<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6682462103240029109</id><updated>2012-01-30T11:39:55.000+07:00</updated><category term='Islam'/><category term='Masjid'/><category term='Yesus'/><category term='ka&apos;bah'/><category term='Alqur&apos;an'/><category term='Tuhan'/><category term='Paulus'/><category term='Majalah'/><category term='Kristen'/><category term='Allah'/><category term='Sholawat'/><category term='download'/><category term='Kristenisasi'/><category term='Buku'/><category term='Injil'/><category term='Konsili Nicea'/><category term='Paus'/><category term='Bible'/><category term='Muhammad'/><category term='Qurban'/><category term='shalat'/><category term='Dosa'/><category term='Trinitas'/><category term='Mukjizat Allah'/><category term='Terorisme'/><category term='Isa'/><category term='humor'/><title type='text'>Media Bil Hikmah</title><subtitle type='html'>Berfikir Jernih dan Sportif</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>mediabilhikmah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>68</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6682462103240029109.post-4426724139456642630</id><published>2012-01-30T11:31:00.004+07:00</published><updated>2012-01-30T11:39:55.010+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Trinitas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Allah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Yesus'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tuhan'/><title type='text'>Ada yang Salah dalam Trinitas</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Doa ditujukan kepada siapa? Tuhan Bapa atau Yesus?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Dimulai dengan konsep Trinit&lt;a href="http://static.republika.co.id/uploads/images/headline/roger-hadden-_120126192521-286.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 360px; height: 260px;" src="http://static.republika.co.id/uploads/images/headline/roger-hadden-_120126192521-286.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;as, yang selalu mengganggu pikiran kebanyakan kristen yang  kadang membuat cukup bingung untuk berdoa. &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;“Apa&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;kah doa saya akan ditujukan kepada Tuhan Bapa atau Yesus,”&lt;/span&gt; ujarnya.&lt;br /&gt;Kristen yang kemudian berbicara dengan beberapa pemuka agama Kristen, untuk mendapatkan penjelasan akan konsep Tritunggal, tentu mereka tidak dapat meyakinkan dirinya. Beberpapa kemudian memutuskan untuk terus membaca dan memahami Alkitab, dengan mencari kebenaran di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Nabi dalam Perjanjian Lama Tidak ada Yang Berdoa kepada Yesus&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Masalah Trinitas membingungkan saya. Karena mengapa semua Nabi dalam Perjanjian Lama berdoa kepada Tuhan dan melakukan tindakan benar berharap pengampunan Tuhan? Dan tidak ada yang berdoa kepada Yesus?"&lt;/span&gt; ujar Roger Hadden.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Ada yang Salah&lt;/span&gt; dengan "Trinitas"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bahkan tidak disebutkan kata 'Trinitas' dalam Perjanjian Lama, dan sebagian pemuka Kristen bahkan berpendapat tidak ada dalam Perjanjian Baru. Hadden tahu, &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;Tuhan tidak pernah berubah dari dulu sampai sekarang&lt;/span&gt;, jadi pasti ada yang salah dengan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadden kemudian berbicara dengan teman-temannya di Universitas. Beberapa mereka beragama Sikh, Katolik, ateis, dan beberapa juga ada yang Muslim. Keingintahuan telah merubah hidup Hadden sepenuhnya, dan ia menemukan jawaban dari sahabat Muslimnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tuhan dalam Islam Tidak Mempunyai Mitra/Partner&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dalam Islam diperintahkan menyembah satu Tuhan, yang tidak memiliki mitra atau partner dengan-Nya. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Saya sangat tertarik dengan konsep ini,&lt;/span&gt;" kata Hadden.&lt;br /&gt;Ia menemukan bahwa Muslim percaya Tuhan mengirim pesan kepada umat manusia melalui para nabi yang berbeda sejak Adam, manusia pertama. Dan semua nabi itu hanya percaya pada satu Tuhan, Allah SWT. Dan Muslim juga percaya bahwa akan ada hari perhitungan di akhir dunia nanti, ketika semua orang akan dibangkitkan dan dihakimi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia memperoleh karunia dan hidayah Allah, Hadden memantapkan hati untuk menjadi seorang Muslim. Ia pun memutuskan memeluk Islam. Ia meyakini keputusannya ini adalah langkah yang tepat. "Alhamdulillah, terima kasih Allah," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: &lt;a href="http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/mualaf/12/01/26/lyenqj-roger-hadden-trinitas-membawaku-memeluk-islam-1"&gt;Republika&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6682462103240029109-4426724139456642630?l=mediabilhikmah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/feeds/4426724139456642630/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6682462103240029109&amp;postID=4426724139456642630' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/4426724139456642630'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/4426724139456642630'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/2012/01/trinitas-membawa-roger-hadden-memeluk.html' title='Ada yang Salah dalam Trinitas'/><author><name>mediabilhikmah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6682462103240029109.post-1787211152502650623</id><published>2012-01-25T09:27:00.003+07:00</published><updated>2012-01-25T09:35:58.713+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Trinitas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Yesus'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tuhan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Isa'/><title type='text'>Siapakah Yesus, Menurut Pengakuannya Sendiri?</title><content type='html'>&lt;a href="http://upscportal.com/civilservices/images/search_icon.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 160px; height: 160px;" src="http://upscportal.com/civilservices/images/search_icon.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Maka Yesus berkata kepada mereka "seorang &lt;span style="color: rgb(51, 255, 51);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;NABI&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; di hormati di mana mana , kecuali di tempat asal tempatnya sendiri  dan di rumahnya "  (MATIUS 13:57 )&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Dalam konteks di atas Yesus Kristus menunjuk,berbicara menyinggung soal dirinya sendiri. Orang orang dan masyarakat bangsa Israel di masa Yesus Kristus memahami dan mengetahui Yesus sebagai seorang nabi .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Siapakah dia?  Orang banyak itu menyahut; " inilah &lt;span style="color: rgb(51, 255, 51);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;NABI&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; Yesus dari Nazaret di Galilie "   ( MATIUS 21:11 )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;orang banyak itu mengangap dia (Yesus) &lt;span style="font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 51);"&gt;NABI&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; ( MATIUS 21:46 )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apa yang terjadi dengan Yesus orang Nazaret, dia adalah seorang &lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 51); font-weight: bold;"&gt;NABI &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;yang berkuasa dalam pekerjaan dan perkataan di depan Allah,..."  ( LUKAS 24:19 )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika orang orang melihat mukjizat itu, mereka berkata; " dia ini (Yesus) adalah benar benar &lt;span style="color: rgb(51, 255, 51);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;NABI &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;yang akan datang,... " (YOHANES 6:14 )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau Allah, satu satu nya TUHAN yang benar, dan Yesus Kristus yang telah&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; Engkau utus&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; "  (YOHANES 17:3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus dan Allah adalah 2 pribadi yang berbeda,..  Yesus adalah NABI ,..  Allah adalah TUHAN,...   Hidup yang kekal itu adalah mengenal Allah sebagai satu satunya TUHAN dan Yesus Kristus sebagai orang yang di utus oleh TUHAN,..  orang di utus oleh TUHAN di namakan UTUSAN TUHAN,.. atau NABI ,...!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;YESUS menyebut dirinya sebagai Anak Manusia,... Anak Manusia,... Anak Manusia,... Anak Manusia,... Anak Manusia,...  anda bisa menghitungnya dalam ALKITAB mungkin lebih dari 80 X,....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak Manusia artinya ia manusia biasa seperti halnya anda dan kita, Yesus adalah anak Maryam,... seorang NABI utusan TUHAN,.. seorang Rasul utusan ALLAH,.. Yesus Kristus bukan "Anak TUHAN" .     karena "Anak TUHAN" &lt;span style="font-style: italic;"&gt;hanyalah istilah dan kata kiasan dalam bahasa Ibrani&lt;/span&gt; ,...!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika istilah dan kata "Anak Tuhan" itu di adopsi ke bahasa Inggris dan bahasa Indonesia , maka orang menjadi salah paham dan salah meng-artikan, di sisi lain kata "Anak Tuhan" ini terkontaminasi dan mengandung konotasi seksual. Seakan akan TUHAN punya anak,...kalau TUHAN punya anak, tentu, DIA juga mempunyai isteri, mempunyai bapak, ibu, mertua, ,... kalau TUHAN mempunyai anak, tentu DIA juga bercinta, bersetubuh intim dengan isteriNYA,...  Kalau TUHAN punya anak tentu DIA juga ,.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maha Suci ALLAH TUHAN Sang Maha Pencipta dari segala anggapan, ucapan dan konotasi di atas,....!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu saudara,.... YESUS KRISTUS adalah manusia seperti anda dan kita semua, dia adalah seorang NABI, RASUL utusan TUHAN,. ... bukan TUHAN dan juga bukan "Anak Tuhan"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: &lt;a href="http://kubukapintuhatimu.webs.com/siapakahyesuskristusmenurutpengakuandiasendiri.htm"&gt;kubukapintuhatimu&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6682462103240029109-1787211152502650623?l=mediabilhikmah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/feeds/1787211152502650623/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6682462103240029109&amp;postID=1787211152502650623' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/1787211152502650623'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/1787211152502650623'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/2012/01/siapakah-yesus-menurut-pengakuannya.html' title='Siapakah Yesus, Menurut Pengakuannya Sendiri?'/><author><name>mediabilhikmah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6682462103240029109.post-3976661794123498241</id><published>2012-01-16T11:46:00.002+07:00</published><updated>2012-01-16T11:50:19.676+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Paulus'/><title type='text'>Siapakah Paulus?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://s292.photobucket.com/albums/mm17/BangNonki/st-paulus.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 390px;" src="http://s292.photobucket.com/albums/mm17/BangNonki/st-paulus.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Paulus adalah anak didik &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Gamalied&lt;/span&gt;,  seorang  guru  yang  termasyhur, akhli  Taurat  dan Falsafah. Ibu  Paulus adalah orang Yunani, dan ayahnya orang  Yahudi,  sehingga   pelajaran  agama  yang diperolehnya  adalah gabungan daripada  kepercayaan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Yahwe&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Helenisme&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Dari  percampuran darah Yahudi dan  Yunani,  yaitu darah cerdas dan darah  pemikir (kita tahu bahwa bangsa Yahudi terkenal karena kecerdasannya,   dan   bangsa Yunani  banyak melahirkan tokoh-tokoh falsafat yang agung),  maka  Paulus  memang luar  biasa.  Otaknya  cemerlang bukan main! Dapat  kita saksikan  nanti  dalam  surat-surat  kirimannya.  Ia  bahkan  dengan  gemilang, sekalipun mendapatkan tantangan yang bukan sedikit,  berhasil menyatukan alam pikiran orang-orang Gerika, Alexandria,   Gybelle  dan Yahudi, yang di kemudian hari merupakan suatu kekuatan yang  luar  biasa.&lt;a name="more"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdorong  oleh  ibunyalah,  barangkali,  makanya ia berkeras hati ingin mengabarkan Injil kepada  orang orang kafir (baca: Gerika),  dan  terdorong oleh kebenciannya  kepada sang ayah - yang menurut penelitian sejarah  tidak  pernah   mencintai  Paulus -  maka  ia  sangat memusuhi  ayahnya,  bahkan bangsa  dan agama ayahnya. Kitapun dapat membaca nanti dalam surat-surat  kirimannya, betapa  ia &lt;span&gt;"&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;mencuci&lt;/span&gt;"&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; &lt;/span&gt; bersih-bersih  orang-orang  Yahudi,  bahkan  sampai kepada Tauratnya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai suku bangsanya, Paulus sendiri memberikan keterangan sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Ia adalah orang Rum, dalam keterangannya kepada orang Rum. (Kisah Para Rasul 16:37)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ia adalah orang Yahudi, dalam keterangannya kepada orang Yahudi. (Kisah Para Rasul 22:2-3)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ia adalah orang Parisi, dalam keterangannya kepada orang Parisi. (Kisah Para Rasul 23:6)&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menurut  logika awam saja,  bila  seseorang memberikan dua keterangan, apalagi  sampai tiga, dan masing-masing keterangan itu berbeda, artinya  manusia   itu  tengah  berdusta.  Paulus   nampaknya menyadari  betul dustanya   ini,  sebab  di kemudian  hari ia bahkan menekankan   kepada    pengikut-pengikutnya   untuk   berbuat serupa  sebagaimana dituliskannya  dalam  I Korintus 9:20  yang berbunyi;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Demikianlah  bagi orang Yahudi aku menjadi seperti orang Yahudi, supaya aku  memenangkan orang-orang Yahudi. Bagi orang-orang yang hidup di bawah  hukum Taurat aku menjadi seperti orang yang hidup di bawah hukum Taurat,  sekalipun aku sendiri tidak hidup di bawah hukum Taurat, supaya aku  dapat memenangkan mereka yang hidup di bawah hukum Taurat.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia kemudian dengan sombongnya mengatakan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 102, 0); font-weight: bold;"&gt;"Bila &lt;span style="font-size:180%;"&gt; dustaku &lt;/span&gt; ini melimpahkan  kepada  kemuliaan  Allah,  adakah aku ini masih akan dihukumkan pula?"&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0); font-weight: bold;"&gt; (Rum 3:7)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pribadi Paulus telah kita kenal. Ia bukan saja  ahli &lt;span&gt;"putar-balik"&lt;/span&gt;   yang mengagumkan, tetapi juga seorang yang keras kepala. Ia pun dengan  bangga menulis bahwa  ia  tidak  mau  tunduk kepada   siapa pun - dapat  diartikan termasuk kepada Yesus, bahkan Tuhan - dan  begitulah   katanya, bahwa segala sesuatu adalah halal baginya, meskipun segala  sesuatu itu belum    tentu    berfaedah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Segala  sesuatu halal bagiku, tetapi bukan semuanya berguna. Segala sesuatu  halal bagiku, tetapi aku tidak membiarkan diriku diperhamba oleh suatu  apa pun.&lt;/span&gt; (I Korintus 6:12)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterangan    dustanya   ini  berlarut-larut terus, sehingga  kita  dapati  pula  nanti, pada   waktu    ia   menerima   "panggilan  Ilhami"  seperti misalnya menurut  keterangannya  yang  pertama,  ia  tidak  melihat  apa-apa, tapi menurut    keterangan   keduanya   ia   melihat  cahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ia  rebah ke tanah dan kedengaranlah olehnya suatu suara yang berkata  kepadanya: "Saulus, Saulus, mengapakah engkau menganiaya Aku?&lt;/span&gt; (Kisah Para Rasul  9:4)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut   keterangannya   yang pertama  bahwa hanya  ia  sendiri  yang  mendengarkan suara itu, sementara menurut keterangannya  yang  kedua,   katanya  kami  semuanya mendengarkan.  Menurut keterangannya yang   pertama ia  mengatakan  bahwa hanya  ia sendiri   yang  jatuh,  namun  menurut  keterangan  yang  kedua  ia mengatakan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"kami semuanya rebah."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dan mereka yang menyertai aku, memang melihat cahaya itu, tetapi suara Dia, yang berkata kepadaku, tidak mereka dengar. &lt;/span&gt;(Kisah Para Rasul 22:9).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kami  semua rebah ke tanah dan aku mendengar suatu suara yang mengatakan  kepadaku dalam bahasa Ibrani: Saulus, Saulus, mengapa engkau menganiaya  Aku? Sukar bagimu menendang ke galah rangsang. &lt;/span&gt;(Kisah Para Rasul 26:14)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Ia  tidak melihat apa-apa,   tetapi dapat menyaksikan   dengan jelas  kawan-kawannya berjatuhan. Tidakkah ini menarik? Apalagi jika anda tahu  bahwa potongan-potongan kisah di atas merupakan bagian dari rangkaian  cerita yang ditulisnya untuk meyakinkan kepada anda bahwa &lt;span&gt;ia telah didatangi oleh Yesus, dan mendengar suara Yesus sendiri yang bertitah, kemudian mengangkatnya menjadi  seorang Rasul!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Di mana menariknya? Perhatikanlah, bahwa meskipun &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"katanya"&lt;/span&gt;  saat peristiwa itu berlangsung ia sedang bersama beberapa orang, tapi  tak seorang pun dari mereka yang ikut melihat, apalagi mendengar ucapan  atau suara Yesus yang bertitah kepadanya. Artinya, tidak ada satu orang  pun saksi  mata yang patut dianggap &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;kredibel&lt;/span&gt; untuk menguatkan pengakuannya itu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://kitabrisalah.blogspot.com/2011/02/siapakah-paulus.html"&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6682462103240029109-3976661794123498241?l=mediabilhikmah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/feeds/3976661794123498241/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6682462103240029109&amp;postID=3976661794123498241' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/3976661794123498241'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/3976661794123498241'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/2012/01/siapakah-paulus.html' title='Siapakah Paulus?'/><author><name>mediabilhikmah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6682462103240029109.post-6763541915138348126</id><published>2012-01-16T11:18:00.003+07:00</published><updated>2012-01-16T11:35:02.974+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Trinitas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Injil'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Allah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Yesus'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Konsili Nicea'/><title type='text'>Konsli Nicea</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Konsili Nicea I dan II&lt;/span&gt;&lt;br style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Konsili di Nicea diadakan dua ka&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_YonamPUYfHU/THcLUvBcraI/AAAAAAAAAEU/kK0D7ZwpF9g/s400/recaredoue0.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 270px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_YonamPUYfHU/THcLUvBcraI/AAAAAAAAAEU/kK0D7ZwpF9g/s400/recaredoue0.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;li, yaitu pada tahun 325 dan 787. Konsili Nicea-I diadakan oleh Kaisar Constantinus untuk menyelesaikan pertikaian tentang Trinitas (Arianisme). Konsili direncanakan semula diadakan di Ancyra namun kemudian dipindahkan ke Nicea dan dibuka pada 20 Mei 325. Konsili dibuka oleh kaisar, Constantinus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan utama Constantinus adalah untuk menjamin adanya kesatuan dan kestabilan politik dalam kerajaannya jika dibandingkan dengan perumusan keputusan teologis tentang Trinitas. Sesudah pidato pembukaan oleh kaisar, pimpinan konsili dialihkan kepada Hosius, uskup Cordoba yang telah menemani Constantinus dari Barat, meskipun ada beberapa pandangan yang menginginkan agar Eusthathius, uskup Antiokia, yang menjadi pemimpin konsili.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Golongan Arian mempersembahkan Pengakuan Iman Arianisme yang disusun oleh Eusebius dari Nikomedia, namun konsili segera menolaknya. Kemudian Eusebius dari Kaesarea mempersembahkan Pengakuan Iman baptisan yang berlaku dalam jemaatnya di Palestina. Pengakuan iman ini diterima oleh konsili sebagai pengakuan iman yang sah setelah ditambahkan kata homoousios di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengakuan Iman Nicea berbunyi: &lt;span&gt;"Aku percaya kepada satu Allah, Bapa yang Mahakuasa, Pencipta segala yang kelihatan dan yang tidak kelihatan.Dan kepada satu Tuhan, Yesus Kristus, Anak Allah yang diperanakkan dari Bapa, yang dari hakikat Bapa, Allah dari Allah, Terang dari Terang. Allah sejati dari Allah sejati, yang diperanakkan, bukan dijadikan, sehakikat (homoousios) dengan Bapa, yang oleh-Nya segala sesuatu ada, yaitu apa yang di surga dan yang di bumi. Yang demi kita manusia dan demi keselamatan kita, turun dan menjadi daging, menjelma menjadi manusia, menderita sengsara dan bangkit pula pada hari yang ketiga, naik ke surga, dan akan datang untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati. Dan kepada Roh Kudus.&lt;/span&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsili memutuskan empat anathema anti Arianisme. Pengakuan ini ditandatangani oleh semua uskup yang hadir kecuali dua orang uskup, yaitu Theonas dari Marmanika dan Sekondus, uskup Ptolemais. Keduanya dipecat dan diusir oleh konsili.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah peserta dianggap 318 uskup. Data ini didasarkan pada tulisan Athanasius. Tampaknya angka ini hanyalah perelambang dari jumlah hamba Abram dalam Kejadian 14:14. Jumlah peserta mungkin 220 hingga 250 orang. Itulah sebabnya konsili ini dikenal juga dengan sebutan Sinode 318 Bapa Gereja. Konsili Nicea I ini disebut juga sebagai konsili oikumenis yang pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsili Nicea-II (787) diadakan oleh Ratu Irene atas permintaan Tarasius, patriarkh Constantinopel untuk menyelesaikan pertikaian Ikonoklastik. Paus Hadrianus-I menerima undangan Ratu Irene dan ia mengirim dua orang wakilnya dengan syarat: Sinode Ikonoklasik di Hiera pada tahun 753 harus dikutuk. Patriarkh Antiokia, Aleksandria dan Yerusalem tidak dapat menghadiri konsili karena wilayah mereka berada dalam kekuasaan Islam. Mereka masing-masing diwakili oleh dua biarawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsili dibuka pada 17 Agustus 786 namun konsili dibubarkan oleh tentara Ikonoklastik sehingga tidak bersidang hingga 24 September 787. Konsili menyatakan bahwa ikon hanya mendapat penghormatan (proskunesis) seperti penjelasan Paus dalam suratnya kepada konsili. Namun konsili menambahkan bahwa mereka menghormati ikon dengan kasih yang relatif (schtikoi pothoi) karena pemujaan (latreia) hanya ditujukan kepada Tuhan Allah saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keputusan konsili ditandatangani oleh semua yang hadir dan juga oleh kaisar serta anaknya Constantinus. Konsili menghasilkan 22 kanon yang berhubungan dengan masalah disiplin gereja seperti membatalkan pemilihan uskup, imam dan diakon oleh pemerintah, simoni dikutuk, imam dilarang meninggalkan diosis-nya tanpa seizin uskup, wanita dilarang tinggal di rumah uskup dan dalam biara laki-laki, dan kesederhanaan para klerus dipertegaskan lagi. ﻿&lt;br /&gt;&lt;br style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ARIAN VS ORTODOKSI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara teritorial, pada tahun 284 M. kaisar Diocletian menghasilkan keputusan strategis untuk membagi kekaisaran Romawi dalam dua teritori dengan penguasanya sendiri-sendiri, untuk alasan keamanan dan kemudahan administrasi. Penyatuan kekaisaran dilakukan kembali oleh Konstantin setelah ia mengalahkan penguasa Romawi Timur, tetapi kemudian terbagi lagi pada tahun 392 M. saat Theodosius-I membagi kembali teritori kekuasaan Kekaisaran kepada dua anaknya yang masih kecil, wilayah timur untuk anaknya Arcadius yang masih berumur 18 tahun, dan bagian barat kepada Honorius yang masih berumur 10 tahun. Tindakan ini menandakan awal kehancuran kekaisaran Romawi. Gereja Barat dikepung dan oleh bangsa barbar, sedangkan Gereja Timur akan menghadapi tekanan dari Kerajaan Persia dan Muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali pada masa kekuasaan Konstantin, Pada masa awal pertumbuhan kekristenan, paska digelarnya konsili Nicea, polarisasi antara gereja wilayah Romawi barat dan timur mulai meruncing. Pada dasarnya perbedaan utama kedua gereja tersebut terletak pada kecenderungan mereka terhadap penerimaan baik paham Arian maupun Athanasius. Gereja barat yang dimotori kekaisaran dapat menerima sepenuhnya kredo Nicea yang dipengaruhi pemikiran Tertullian dan Athanasius. Sedangkan di pihak lain, gereja Timur lebih dipengaruhi Arian dan pemikiran Origen bahwa anak (Yesus) lebih rendah dari Bapak. Pendukung doktrin Arian terutama adalah Kaisar Konstantin dan anak-anaknya. Nantinya, Gereja Timur akan berpusat di Konstantinopel, Byzantium, kota yang didirikan oleh Konstantin tahun 330 M. dan menjadi Ibu Kota Romawi guna menggantikan teritori barat yang semakin terancam bangsa barbar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsili Nicea tidak berhasil meredam kekisruhan antar pengikut Kristen, hal ini sangat dirisaukan Konstantin. Konsensus tidak berhasil ditemukan dan Konstantin mendesak agar Athanasius mau berunding kembali, sayangnya pendirian Athanasius terlalu kuat untuk menerima tawaran tersebut. Hal ini membuat sang kaisar putus asa. Ia dan penerusnya menganggap Athanasius sebagai pembuat masalah. Pada tahun 330, sang Kaisar memanggil kembali Arius dan kawan-kawan yang telah diasingkan oleh keputusan Nicea. Ia ingin mengembalikan nama Baik Arius dan pendukungnya. Usaha Konstantin ini didukung oleh Eusebius dari Nicomedia dan Origen, pendukung setia faksi Arius, yang juga haus akan balas dendam terhadap pendukung doktrin Nicea, khususnya Athanasius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tindakan paling nekat mereka adalah menyerang Athanasius yang saat itu menjabat sebagai uskup Alexandria menggantikan Alexander. Ia dikeluarkan dari kantornya berdasarkan keputusan Konsili Tyre di tahun 335 M. Dan kemudian dibuang ke Gaul. Tetapi Athanasius adalah orang yang keras kepala dan selalu berusaha untuk pulang kembali ke Alexandria. Bahkan pengusiran Athanasius dari Alexandria sempat dilakukan oleh 6 kaisar yang berbeda. Kebebalan Athanaius sangat dikenal saat itu hIngga sempat muncul frase “Athanasius contra mundum” atau Athanasius melawan dunia. Di tahun yang sama, Arius dan kerabatnya diijinkan untuk mendapat komuni Gereja di konsili Yerusalem. Tetapi semua ini tetap tidak dapat meyakinkan para penatua di Alexandria untuk menerima Arius sepenuhnya. Konstantin selajutnya memanggil Arius ke Konstantinople pada 336 M., dan memerintahkan Alexander, uskup kota tersebut untuk mengijinkan Arius memasuki gereja kota tersebut. Tetapi sebelum hal itu tewujud, Arius keburu tewas akibat penyebab yang misterius, beberapa mencurigai kalau ia diracuni. Beberapa pihak mencurigai bahwa rival Arius berada di balik kematian ini. Konstantin menyusul kematian Arius tidak lama setelahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun doktrin Arian mungkin akan dirasakan asing oleh umat Kristen awal-generasi Yakobus. Ia mungkin masih memiliki beberapa kesamaan dalam memandang posisi Yesus yang lebih rendah dari Bapa. Bertentangan dengan pandangan kebanyakan, yang menganggap Gereja Barat dengan pusatnya Roma sebagai asal mula penyebaran Kristen, Gereja Timur ternyata memiliki konsep-konsep kekristenan yang lebih tua. Perlu diingat bahwa Penyebaran Kristen awal dimulai di Jerusallem oleh dewan rasul, bukan di Roma. Konsep Kristen Gereja Barat lebih terpengaruh oleh pemikiran Paulus dan pagan Romawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kematian Konstantin mengantar salah satu anaknya, Konstantius, kaisar romawi Timur beserta kalangan terdekatnya untuk tetap mendukung perkembangan doktrin Arius. Saudaranya, Constans yang menguasai gereja barat mendapat dukungan dari faksi konsili Nicea. Kemudian terjadilah berbagai intrik dan pesaingan untuk memperebutkan kekuasaan. Berbagai konsili berbau politik diadakan oleh kedua belah pihak untuk menyerang satu sama lain. Constans meninggal di tahun 350 M., dan dua tahun kemudian sebagian besar daerah kekuasaanya dikuasai oelh saudaranya, Konstantinus. Peristiwa ini merupakan pukulan telah bagi faksi Nicea. Sang Kaisar merupakan pendukung Arianisme sejati, dan memperlakukan pendukung faksi Nicea dengan penuh kekejaman untuk memasukan mereka ke dalam paham Arian. Sejarah Kristen dalam era Konstantinus dikenal sebagai periode yang kelam. Kaum Arian akhirnya memiliki kesempatan untuk membalas segala perlakuan yang merek dapat paska doktrin Nicea diberlakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kematian Konstantinus di tahun 362 M. Menandakan berakhirnya masa keemasan Arianisme. Penggantinya, Julianus tidak memiliki pendirian di antara baik paham Arian maupun Ortodoksi Nicean. Julianus adalah seorang Pagan sejati. Selanjutnya Jovian mendukung sentimen ortodox dan menentang Arianisme, akibatnya seluruh bagian Barat mengikuti pandangannya dan kembali mempercayai doktrin Nicea. Tetapi keandaanya mulai berubah saat dua bersaudara Valentinian dan Valens, memasuki kekuasaan tahun 364 M.. Valentinian mendukung keputusan Nicea dan menghabisi seluruh gereja Arian di barat. Bersebrangan dengannya, Valens mengambil posisi Arianisme dan menyerang penyebaran ortodksi di bagian Timur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya sang Kaisar terburu menghadapi perang dengan bangsa Goth di tahun 378 M., Gratian, yang menggantikan Valentinian di Barat, di tahun 376, menjadi penguasa seluruh kekaisaran di tahun 378 - mengembalikan posisi ortodoks ke atas angin. Selanjutnya Theodosius Agung, dengan melarang penyebaran Arianisme di gereja-gereja dan mengeluarkan peraturan yang membatasi gerak Arianisme, menghasilkan kejayaan Doktrin Nicea di mana-mana. Tidak ada yang berani mengexpresikan pandangan Arianisme kecuali Bangsa Barbar seperti Goth, Vandal, dan Burgundy. Tampaknya sejarah persaingan antar faksi yang penuh kekerasan ini belum bisa berakhir, dengan tidak ada pihak yang bisa dipersalahkan atas kesalahan terbesar. Tahun 382 Konsili Konstantinopel digelar oleh pendukung Athanasius dan berhasil menguatkan posisi ortodoks. Sayangnya kemenangan ini tidak sempat disaksikan Athanasius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaum Arian akan memiliki posisi yang lebih kuat seandainya mereka tidak saling bertikai di dalam faksi mereka sendiri. Sebagaimana diketahui, setelah putusan Nicea diberlakukan, kaum Arian terbagi atas berbagai sekte yang masing-masing darinya mengklaim kebenaran. Beberapa bahkan sudah melenceng jauh dari pemikiran Arius yang sebenarnya. Kaum Arian yang berusaha menafsirkan sendiri pemikiran Arius cenderung memasuki kesalahan yang sama. Terdapat tiga faksi utama dalam tubuh Arianisme, yang pertama adalah Anomeans, yang menekankan perbedaan antara Bapa dan Anak; Homeans, yang menyiratkan kesamaan antara anak dan Bapa “berdasarkan kesesuaian kitab suci”, dan Semi-Arians, yang menekankan istilah homoiousion, yang mengexpresikan baik kesamaan dan perbedan antara Bapa dan Anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di abad kelima, kaum Arian yang semakin tertekan oleh perlakukan Kekaisaran, mengungsi kepada bangsa-bangsa Barbar yang lambat laun mulai menguasai Romawi barat. Mereka menemukan tempat di antara kaum Goth, Heruli, Suevi, Vandals, dan Burgundy. Setelah merasa aman, mereka kemudian memperlakukan kaum ortodoks dengan kekejaman yang hampir sama dengan yang pernah mereka dapatkan. Kaum Vandal, yang menancapkan kekuasaan di Afrika, turut memberlakukan kebijakan yang sama terhadap pendukung Nicea. Awalnya Ginseric, raja mereka, dan kemudian Huneric, anaknya, menghancurkan gereja-gereja dan membuang uskup-uskupnya ke pengasingan, dengan dasar perlakukan tersebut serupa dengan yang pernah dilakukan Kaisar terhadap kaum Donatik, Arian, dan lainnya yang dianggap menyimpang dari ajaran ortodoks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dio awal abad keenam, kaum Arian berjaya di sebagian Asia, Eropa, dan Afrika. Banyak dari uskup Asia yang mendukung Arianisme. Kaum Vandal di Afrika, Goth di Italia, kaum Gaul, babgsa Suevi, Burgundy, dan Spaniard dengan terbuka menyokong kepercayaan Arianisme mereka. Kaum Yunani yang sempat mendukung doktrin Nicea turut memperoleh kekerasan dimanapun mereka berada. Dalam periode yang disebut sebagai abad kegelapan di Eropa ini, kekerasan antara Arian dan Ortodoks terjadi seakan tidak pernah berhenti dan selalu berulang. Hingga kemudian Justinian berkuasa dan merestorasi keadaan. Ia berhasil mengusir kaum Vandal dari Afrika dan Goth dari Italia. Akhirnya beberapa raja penganut Arian, seperti Sigismund, raja Burgundy, Theodimir-Raja Suevi di Lusitania, dan Receared, raja Spanyol, tanpa penumpahan darah mengakui pelepasan meeka dari doktrin Arian. Entah ada alasan apa di balik peristiwa tersebut, tetapi efeknya sejak itu, Kaum Arian mulai sedikit demi sedikit melemah dan tidak pernah memperoleh kekuatan yang sama lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal penggunaan kitab Suci, Saat gereja barat tengah menuju persetujuan dalam penentuan canon Perjanjian Baru, Gereja timur masih belum sepenuhnya sepakat dalam hal tersebut. Penyebabnya antara lain, Gereja timur mencakup wilayah yang lebih heterogen, mulai dari Syria, Turki (Byzantium) hingga Mesir. Sebelumnya gereja di wilayah-wilayah tersebut sudah memiliki pilihan canon kitab suci masing-masing. Gereja Syria contohnya, walaupun sempat menggunakan canon Tatian selama beberapa waktu, pada abad keempat seluruh naskah Diatessaron dimusnahkan oleh perintah Uskup Theodoretus dari Cyrrhus dan Rabbula dari Edessa. Mereka menggantikannya dengan empat Injil yang terpisah. Pada abad kelima, gereja Syria menggunakan Pesshita yang berisi seluruh kitab Perjanjian Baru kecuali surat II dan III Johannes, II Petrus, Yudas, dan kitab Wahyu. Beberapa aliran gereja timur masih menggunakan canon tersebut hingga saat ini. Tetapi secara keseluruhan, konsep kristianitas versi Paulus yang menyebar pesat di barat mengelami penerimaan yang lebih lambat di kawasan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya sebagai pengingat, ada pula gereja Afrika (Koptik) yang berpusat di Alexandria. Dalam hal penggunaan kitab suci, gereja ini sangat dipengaruhi pemikiran Clement dari Alexandria. Contohnya gereja ini mengakui dua surat Clement sebagai bagian dari kitab suci. Gereja aliran lain yang berpusat di Ethiopia bahkan menggunakan kitab-kitab tak dikenal seperti Sinodos (kumpulan doa yang dianggap sebagai karya Clement dari Roma), Octateuch (dianggap ditulis Petrus kepada Clement dari Roma), Kitab Perjanjian (berisikan instruksi Yesus sebelum peristiwa kenaikan), dan Didascalia (lebih seperti Didache yang berisikan peraturan-peraturan gereja). Naskah tertua yang pernah ditemukan saat ini merupakan naskah yang berasal dari keluarga Alexandria, tidak lain adalah codex Sinaiticus yang turut memuat kitab Hermas dan surat Barnabas. Membuktikan bahwa pada abad keempat masih ada gereja yang tidak menggunakan canon resmi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang telah disebutkan tadi bahwa gereja barat lebih sepakat dalam menentukan canon, hal tersebut dipengaruhi oleh keadaan politik dan sosial pasca-Nicea. Contohnya saat Athanasius melarikan diri dari tekanan gereja timur (yang masih menganut Arianisme), ia malah mendapatkan tanggapan yang baik di gereja barat. Sinode Carthage merupakan penentu akhir kontroversi canonisasi, dan setelah itu hampir-hampir tidak ada revisi terhadap Perjanjian Baru. Gereja Katolik tidak segera meresmikan susunan Bible hingga tanggal 8 April 1546, di mana konsili Trent terpaksa diadakan akibat tekanan politik. Gereja Katolik akhirnya mengakui Bible yang berisi 73 kitab sebagai bacaan utama mereka. Keputusan ini mengakibatkan perbedaan dengan aliran Protestan yang hanya menggunakan Bible yang berisi 66 kitab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pihak Protestan menyebut 7 kitab tambahan yang digunakan Katolik sebagai apokrip, sedangkan Martin Luther walaupun tidak secara terbuka menolak keotentikan beberapa surat dalam Perjanjian Baru, kadang ia menempatkan beberapa surat dalam derajat yang rendah dibandingkan dengan surat lainnya. Seperti Marcion, ia menempatkan surat–surat Paulus dalam derajat utama dan harus dianggap sebagai sumber keterangan utama mengenai ajaran Kristen. Surat lainnya seperti Yudas, Yakobus, dan Petrus (Catholic Epistles) ia tempatkan pada derajat yang lebih rendah karena menyiratkan pertentangan terhadap ajaran Paulus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga kini dapat kita simpulkan bahwa canonisasi Perjanjian Baru tidak pernah didasarkan atas pertimbangan literal atau historis, melainkan lebih atas dasar konsensus di antara gereja-gereja masa lampau. Akibatnya seperti yang bisa ditemukan saat ini, berupa banyaknya kontradiksi ditemukan di antara kita-kitab Perjanjian Baru. Martin Luther yang menyadari adanya pertentangan ajaran Paulus dalam beberapa surat akhirnya harus menempatkan beberapa surat dalam derajat yang berbeda. Belum lagi dengan ditemukannya berbagai keraguan atas keotentikan kitab-kitab tertentu di abad pasca-pencerahan yang menambah keraguan terhadap kredibilitas para Bapak Gereja awal dalam memproses canonisasi Perjanjian Baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa naskah kuno yang selama ini diungkap bahkan seakan membuka mata kita bahwa selama ini terdapat berbagai bacaan lain di luar Perjanjian Baru yang dianggap sebagai tulisan suci oleh gereja-gereja di abad awal. Masalah hilangnya beberapa bacaan tersebut dari sejarah, kita dapat menyalahkannya pada tindakan-tindakan gereja pada masa sesudahnya yang sangat protektif.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://gusmendem.blogspot.com/2010/08/arian-vs-ortodoksi.html"&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6682462103240029109-6763541915138348126?l=mediabilhikmah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/feeds/6763541915138348126/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6682462103240029109&amp;postID=6763541915138348126' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/6763541915138348126'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/6763541915138348126'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/2012/01/konsli-nicea.html' title='Konsli Nicea'/><author><name>mediabilhikmah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_YonamPUYfHU/THcLUvBcraI/AAAAAAAAAEU/kK0D7ZwpF9g/s72-c/recaredoue0.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6682462103240029109.post-238214827305916480</id><published>2012-01-16T11:09:00.002+07:00</published><updated>2012-01-16T11:12:16.077+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Injil'/><title type='text'>Tentang Injil</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-AKV-3THGOac/TWlzMGu37gI/AAAAAAAAFfo/nh8YcrdSTyo/s400/Injil-300x230.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 230px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-AKV-3THGOac/TWlzMGu37gI/AAAAAAAAFfo/nh8YcrdSTyo/s400/Injil-300x230.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span&gt;Kitab ini d&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;itu&lt;/span&gt;runkan pada Nabi Isa a.s dalam bahasa Yahudi Kuno (Ibrani).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Kitab pertama yang asli telah dimusnahkan ol&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;eh &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Paulus dari Gereja Pauline pada 325 M. Semua naskah Injil yang bertentangan dengan Injil resmi kerajaan Romawi saat&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu &lt;/span&gt;dibakar.  Siapa saja yang memiliki salinan naskah asli dihukum mati. Kitab Injil  tertua saat ini ada dalam bahasa Yunani Kuno, bukan Yahudi kuno  (Ibrani), yang terdiri dari:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Kitab Perjanjian Lama (Old Testament)  yang berisi Taurat dan Zabur&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kitab  Perjanjian Baru (New Testament) yang berisi Injil Markus, Matius, Lukas  dan Yahya, perkataan Nabi Isa dan surat pendakwah (Paulus)&lt;a name="more"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Siapakah Yang Menulis Kitab Injil?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Di dalam kitab Injil&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; terdapat &lt;/span&gt;2 bagian ya&lt;/span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;itu &lt;/span&gt;Kitab Perjanjian Lama dan Kitab Perjanjian Baru. Namun beg&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;itu &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Umat Kristian melarang penganutan terhadap Kitab Perjanjian Lama. Sebelum diad&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;akan &lt;/span&gt;usaha-usaha membentuk kitab Perjanjian Baru, kitab Injil terdiri daripada 75 bab/surah. Surah ini dikarang ol&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;eh &lt;/span&gt;&lt;span&gt;perorangan  atau kumpulan pendeta. Inilah yang menyebabkan kitab tersebut  mengandung banyak pertentangan dan perbedaan yang serius dan nyata.  Pengumpul-pengumpul isi kitab tersebut juga tidak hidup pada zaman Nabi  Isa atau tatkala Nabi Isa masih hidup. Kebany&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;akan &lt;/span&gt;mereka  lahir 20-40 tahun setelah peristiwa penyaliban. Kitab Perjanjian Baru  ini baru ada setelah persidangan Nicea pada tahun 325 M, di mana seluruh  pemuka gereja berkumpul guna menetapkan kembali isi kitab Injil.  Hanya  27 risalah saja dari sekian banyak risalah yang "dianggap benar" untuk  selanjutnya dijilid menjadi kitab Perjanjian Baru.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Kitab  perjanjian ini terdiri dari sejarah dan pelajaran. Bagian sejarah  terkandung dalam Injil Matius, Markus, Lukas dan Yahya. Sementara bagian  pelajaran terdiri dari 21 risalah ,ya&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;itu&lt;/span&gt;: 14 risalah Paulus, 3 risalah Yahya, 2 risalah Petrus, 1 Yakub dan Yahuda.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Injil Markus&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Injil Markus adalah kitab kedua Perjanjian Baru. Meskipun ini merup&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;akan &lt;/span&gt;kitab kedua, kitab ini dianggap yang tertua ol&lt;/span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;eh &lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;para  pakar Alkitab. Injil Markus termasuk Injil Sinoptis. Penulis Injil ini  adalah Markus, yang disebut juga Yohanes (cf. Kisah Para Rasul 12:12,  12:25, 15:37), kemen&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;akan &lt;/span&gt;Barnabas,  rekan sekerja Paulus (cf. Kolose 4:10, yang disebut Petrus sebagai  "anaknya", kemungkinan besar merujuk pada istilah anak rohani, atau  semacam muridnya. (1 Petrus 5:13).  Markus menulis Injil ini terutama  untuk orang-orang Grika dan bangsa-bangsa lainnya yang berbicara bahasa  Yunani di kekaisaran Romawi, berbeda dengan Matius yang menulis untuk  orang-orang Yahudi. Hal ini dapat dilihat dari pilihan kata yang digun&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;akan&lt;/span&gt;, referensi-referensi Perjanjian Lama yang dicantumkan, penjelasan tentang adat-istiadat orang Yahudi yang d&lt;/span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;itu&lt;/span&gt;&lt;span&gt;jukan kepada kaum non-Yahudi. Markus juga menggun&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;akan &lt;/span&gt;istilah Anak Allah untuk menyebut Tuhan Yesus (Markus 1:1), bandingkan dengan Matius yang menggun&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;akan &lt;/span&gt;istilah Anak Daud (Matius 1:1) dan Lukas yang menggun&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;akan &lt;/span&gt;istilah Anak Manusia dan Firman.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Injil Matius&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Nama  Injil Matius diambil dari nama pendeta Matius dari gereja Alexandria  Mesir dalam bahasa Hebrew. Beliau dipercayai sebagai orang pertama yang  menghasilkan risalah kandungan sejarah. Hasil karangan Matius ini  dikarang 20 – 27 tahun setelah Nabi Isa tiada. Bahkan kitab asli  karangan Matius sendiri telah hilang, ini diakui sendiri ol&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;eh &lt;/span&gt;&lt;span&gt;umat Kristian. Setelah&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu &lt;/span&gt;&lt;span&gt;injil dalam Bahasa Yunani dijumpai, dan dikat&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;akan &lt;/span&gt;sebagai Injil karangan Matius. Banyak tokoh Kristian menolak pendapat bahwa Injil ini merup&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;akan &lt;/span&gt;karangan Matius, tetapi sebaliknya merup&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;akan &lt;/span&gt;karangan gurunya, Petrus.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Injil Lukas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Injil  Lukas diambil dari nama pendeta Lukas dari tahun 25 – 30 M. Beliau juga  tidak pernah bertemu Nabi Isa. Banyak tokoh Kristian sendiri mengakui  bahwa Injil karangan Lukas merup&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;akan &lt;/span&gt;fakta palsu yang bukan merup&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;akan &lt;/span&gt;ajaran Nabi Isa. Sebenarnya beliau mengarang injil ini di&lt;/span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;sebab&lt;/span&gt;&lt;span&gt;kan tekanan gereja waktu&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu&lt;/span&gt;. Beg&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;itu &lt;/span&gt;juga dengan Markus dan Yahya. Kesemuanya tidak pernah hidup sezaman dengan Nabi Isa.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Injil Yahya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Kitab Injil Yahya diambil dari nama pendeta Yahya atau lebih dikenal sebagai Yohanes. Beliau merup&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;akan &lt;/span&gt;putera saudara perempuan Maryam ya&lt;/span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;itu &lt;/span&gt;ibu  Nabi Isa. Yahya mengarang injilnya dalam bahasa Yunani antara tahun 45 –  65 M. Banyak pendeta meragukan kandungan Injil Yohanes ini. Bahkan  Encyclopedia Britanica menegaskan bahwa Injil yahya tidak syak lagi di  karang ol&lt;/span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;eh &lt;/span&gt;&lt;span&gt;seorang mahasiswa Inst&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;itu&lt;/span&gt;si Iskandariah dan bukannya karangan Yahya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Persoalan mengapa di dalamnya berisi Taurat juga tidak dapat dijawab dengan pasti. Ini mungkin juga merup&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;akan &lt;/span&gt;bukti bahwa bangsa Yahudi selalu ingin memalsukan fakta Injil asli, karena mereka, orang-orang Yahudi&lt;/span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu&lt;/span&gt;, senang bila dapat menyesatkan kaum Kristian dari ajaran asli Nabi Isa, dan nampaknya mereka berhasil melakukannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Persidangan Nicea&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Menurut  perkiraan para ahli sejarah, kitab Injil yang masih asli belum diikuti  campur tangan para pendeta, masih ada hingga 325 M.  Namun setelah tahun  325 M, kitab ini mulai dinodai ol&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;eh &lt;/span&gt;Raja Konstantin Roma melalui mekanisme &lt;/span&gt;&lt;a href="http://gusmendem.blogspot.com/2010/08/arian-vs-ortodoksi.html" target="_new"&gt;Persidangan Nicea&lt;/a&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;. Karena semasa persidangan ini&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; terdapat &lt;/span&gt;perdebatan  dan pertentangan pendapat mengenai ketuhanan dan kenabian Isa,  perdebatan dalam ajaran pokok akidahnya. Satu pendapat (Golongan Arius)  mengat&lt;/span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;akan &lt;/span&gt;bahwa Nabi Isa hanyalah seorang manusia dan Nabi yang membawa ajaran agama dari Tuhan. Satu pihak lagi mengat&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;akan &lt;/span&gt;bahwa Nabi Isa ialah “anak Tuhan”.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Pendapat tentang Isa “anak Tuhan” ini didukung ol&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;eh &lt;/span&gt;pihak gereja dari Alexandria yang diketuai ol&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;eh &lt;/span&gt;penolong Bishop Iskandariah bernama Athanasius.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raja  Konstantin mempunyai niat tersirat untuk campur tangan dalam hal agama,  demi menjaga hak politiknya agar tidak jatuh ke tangan orang lain.  Semasa persidangan tersebut, sebanyak 2048 orang Uskup telah hadir untuk  membincangkan perselisihan pendapat mengenai Nabi Isa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Sebanyak 1730 orang telah setuju bahwa Nabi Isa adalah seorang manusia biasa yang diutus Allah, 318 orang mengat&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;akan &lt;/span&gt;bahwa  Isa ialah Anak Tuhan. Walau bagaimanapun majoritas pendapat ini ditolak  mentah-mentah Raja Konstantin dan mengambil pendapat minoritas, ya&lt;/span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;itu &lt;/span&gt;Nabi Isa adalah seorang anak Tuhan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Arius ketua pendukung bahwa Nabi Isa bukan anak Tuhan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Arius  (250-336 M) adalah salah seorang murid utama Lucian berbangsa Libya  yang juga bersama-sama dengan gurunya menegakkan ajaran Tauhid kepada  Allah, Arius merup&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;akan &lt;/span&gt;seorang presbyter (ketua majelis agama/gereja) digereja Baucalis Alexandria, salah satu gereja tertua dan terpenting di kota&lt;/span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu &lt;/span&gt;pada tahun 318 M.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak  mangkatnya Lucian pada tahun 312 M ditangan orang-orang gereja Paulus,  perlawanan Arius terhadap doktrin Trinity semakin memuncak, dan dalam  perjuangannya ini, Arius mendapatkan dukungan dua orang saudara Kaisar  Constantin yang bernama Constantina dan Licunes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Penentangan Arius Terhadap Teori Trinitas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;“Jika Jesus&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu &lt;/span&gt;benar-benar anak Tuhan atau Tuhan&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu &lt;/span&gt;sendiri, maka Bapa harus ada lebih dahulu. Ol&lt;/span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;eh &lt;/span&gt;&lt;span&gt;karena&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu &lt;/span&gt;harus ada “masa” sebelum adanya anak. Artinya anak adalah makhluk. Maka anak&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu &lt;/span&gt;pun  tidak selamanya ada atau tidak abadi. Sedangkan Tuhan yang sebenarnya  haruslah abadi, berarti Jesus tidaklah sama dengan Tuhan.“&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Atas  pandangan Arius tersebut, sebanyak 100 orang pendeta Mesir dan Libya  berkumpul untuk mendengar pandangan Arius. Dalam kesempatan ini Arius  mengemuk&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;akan &lt;/span&gt;kembali pendangannya:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Ada  masa sebelum adanya Jesus, sedangkan Tuhan sudah ada sebelumnya. Jesus  ada kemudian, dan Jesus hanyalah makhluk biasa yang bisa binasa seperti  makhluk-makhluk lainnya. Tetapi Tuhan tidak mungkin binasa!”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arius memperkuat pendapatnya dengan sejumlah ayat-ayat Bible seperti Yohanes 14:8, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Bapa  lebih besar daripada Jesus”; Seandainya kita mengakui bahwa Jesus  adalah sama dengan Tuhan, maka kita harus menolak kebenaran ayat Yohanes  tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat Arius ini secara sederhana dapat dijelaskan sebagai berikut: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span&gt;"Jika Jesus memang “anak Tuhan”, maka&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; akan &lt;/span&gt;segera disertai pengertian bahwa “Bapak Tuhan” haruslah ada terlebih dahulu sebelum adanya sang “Anak”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Ol&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;eh &lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;sebab &lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;itu &lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;tentulah &lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;akan &lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;terdapat &lt;/span&gt;jurang waktu ketika “Anak” belum ada. Ol&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;eh &lt;/span&gt;&lt;span&gt;karena “Anak” adalah makhluk yang tersusun dari sebuah “esensi” atau makhluk yang tidak selalu ada. Sementara Tuhan merup&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;akan &lt;/span&gt;  zat yang bersifat mutlak, kekal, tidak terlihat dan berkuasa, maka  Jesus tidak mungkin bisa menjadi sifat yang sama sebagaimana sifat  Tuhan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Argumen Arius ini tidak dapat dilawan lagi, maka mulai tahun 321 M Arius dikenal sebagai seorang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;presbyter&lt;/span&gt;  pembangkang. Ia mendapat banyak dukungan dari Uskup-uskup di daerah  Timur. Hal ini membuat Alexandria (yang pernah menghukum mati Origen  tahun 250 M) menjadi semakin marah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Arius pula orangnya yang sangat menentang keras keputusan Nicea  tahun 325 M, s&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;eh&lt;/span&gt;ingga  senantiasa mendapatkan tantangan dari orang-orang gereja Paulus. Pada  tahun 336 Arius dibunuh di Constantinopel dalam satu muslihat yang  licik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Setelah pembunuhan ini segala usaha  menentang trinitas dilawan habis-habisan. Naskah Injil diseragamkan.  Naskah yang tidak sama dengan milik Gereja Pauline dimusnahkan dan  dihapuskan dari bumi Kerajaan Romawi. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Inilah sejarah awal tersesatnya ajaran Kristian.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Tentang Bible &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Dalam  persidangan Nicea, beberapa Doktrin diperkenalkan, diantaranya Doktrin  Trinitas dan Doktrin Penebusan Dosa. Konsep Trinitas sebenarnya telah  direka ol&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;eh &lt;/span&gt;Athanasius, seorang pegawai Gereja Mesir dari Iskandariah, diterima ol&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;eh &lt;/span&gt;Majelis Nicaea pada 325 M.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Konsep  Trinity [KeEsaan Tiga] ini serupa filsafat Plato, kepercayaan Yunani,   "Neo-Platonisme” yang mempercayai “Tiga Kekuatan”. Kemungkinan doktrin  trinitas tertulari kepercayaan Yunani kuno ini. Trinity yang di pelopori  ol&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;eh &lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Paulus merup&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;akan &lt;/span&gt;ajaran agama Yunani-Romawi, ya&lt;/span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;itu &lt;/span&gt;kerajaan yang berkuasa di Roma pada masa&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu&lt;/span&gt;&lt;span&gt;. Jadi paham trinitas dari Katolik Roma atau pun aliran kristen yang lain jelas merup&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;akan &lt;/span&gt;hasil proses masuknya ajaran lain dalam ajaran Isa, dan bukannya ajaran asli Nabi Isa sendiri!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Beg&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;itu &lt;/span&gt;&lt;span&gt;juga dengan Dokrin Penghapusan Dosa yang dipelopori Gereja Alexandria di mana mereka mengat&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;akan &lt;/span&gt;bahwa  Nabi Isa telah disalib demi tujuan menyelamatkan seluruh umat manusia.  Ajaran ini juga jelas hasil proses masuknya ajaran agama romawi Kuno.  Hari Minggu yang dianggap hari Suci bagi agama Kristian merup&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;akan &lt;/span&gt;hasil pengaruh daripada Kepercayaan ini dan tanggal 25 Desember yang diperingati sebagai Natal, Sebenarnya merup&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;akan &lt;/span&gt;tanggal kelahiran tuhan Matahari mereka ya&lt;/span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;itu &lt;/span&gt;“Mithra” dan jelas bukan tanggal lahir Nabi Isa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Mulai tahun 1582 di Rheims, Bible diterjemahkan dari bahasa Latin berdasarkan Bible Versi Tyndale (yang digun&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;akan &lt;/span&gt;Gereja Katolik Roma), juga dikenali sebagai Roman Chatolic Version. Ini merup&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;akan &lt;/span&gt;versi bible yang tertua yang dikenal.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Sejak&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu &lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;sebanyak  4 kali terjemahan telah dibuat. Pada tahun 1611 King James-I telah  memerintahkan supaya dilakukan penulisan ulang karena&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; terdapat&lt;/span&gt;nya pertentangan-pertentangan yang meragukan. Versi penulisan ulang ini kini dinam&lt;/span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;akan &lt;/span&gt;King James Version (KJV)  ya&lt;/span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;itu &lt;/span&gt;&lt;span&gt;dengan  tidak memasukkan 7 buku kecil (bab). Versi ini selanjutnya dirilis  ulang pada tahun 1881 dan diperbaharui pada tahun 1952 dan 1971. kedua  Versi terakhir ini dinam&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;akan &lt;/span&gt;Revised Standard Version (RSV).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Collin ya&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;itu &lt;/span&gt;&lt;span&gt;percet&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;akan &lt;/span&gt;yang mengeluarkan Revised Standard Version (RSV) melaporkan bahwa:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;“Meskipun beg&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;itu&lt;/span&gt;, Versi Raja James memiliki cacatan-cacat yang serius, dan cacat ini ada terlalu banyak dan terlalu serius s&lt;/span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;eh&lt;/span&gt;ingga satu penulisan ulang masih benar-benar diperlukan.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Pada masa kini&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; terdapat &lt;/span&gt;lebih  kurang 1.500 naskah Bible pelbagai bahasa, telah diterjemahkan ke dalam  bahasa ibu suatu negara dan ethniknya. Bagaimana pula jauhnya  penyimpangan mengingat keterbatasan kosakata setiap bahasa? Dan manakah  yang bisa dijadikan standar pengajaran?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Umat Kristian sendiri ada yang secara jujur dan arif mengakui bahwa Injil telah dinodai ol&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;eh &lt;/span&gt;tangan mereka sendiri. Bagaimanakah umat Kristian di Indonesia, apakah berani sejujur ini?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. The Bible Society Of Singapore, Malaysia &amp;amp; Brunei 1987 Perjanjian Baharu Berita Baik Untuk Manusia Modern - Pendahuluan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span&gt;“…….Walaupun  kandungan kitab-kitab ini berlainan, tetapi diseluruh kitab ini pokok  fikirannya satu. Kesatuannya ialah bahwa kasih Allah telah dinyat&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;akan &lt;/span&gt;kepada manusia dengan perantaraan Yesus Kristus.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;"&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span&gt;“Tiap-tiap kitab didahului ol&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;eh &lt;/span&gt;&lt;span&gt;pendahuluan, yang menerangkan pokokfikiran dan garis besar kitab&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu&lt;/span&gt;&lt;span&gt;. Ayat yang ditandai dengan [ ] bererti ayat tersebut tidak&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; terdapat &lt;/span&gt;pada naskah perjanjian Baharu yang tertua dan terbaik.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh ayat-ayat yang memiliki tanda [ ] dalam Perjanjian Baru:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Matius 6 : 13&lt;br /&gt;[Engkaulah raja engkaulah,dan engkaulah yang mempunyai kuasa dan kemuliaan selama-lamanya]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Matius 23 : 14&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;[alangkah dasyatnya bagi kamu guru-guru Taurat dan orang Farisi: kamu munafik!, kamu memperday&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;akan &lt;/span&gt;janda-janda dan merampas rumah-rumah mereka, lalu berpura-pura berdoa panjang-panjang,&lt;/span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; sebab &lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;itu&lt;/span&gt;&lt;span&gt;, hukuman kamu&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; akan &lt;/span&gt;menjadi lebih berat!]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Markus 7 : 15&lt;br /&gt;&lt;span&gt;[&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;Sebab &lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;itu&lt;/span&gt;, jika kamu bertelinga, dengarkanlah!]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Markus 10 : 44 &amp;amp; 46&lt;br /&gt;[Di  sana ulatnya tidak mati-mati dan apinya tidak padam-padam] 44 [Di sana  ulatnya tidak mati-mati dan apinya tidak padam-padam] 46&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Lukas 17 : 36&lt;br /&gt;&lt;span&gt;[Dua orang laki-laki yang sedang berada di ladang: seorang&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; akan&lt;/span&gt;,  seorang lagi ditinggalkan]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Lukas 22 : 19 – 20&lt;br /&gt;&lt;span&gt;”inilah  tubuhku [yang diberikan untuk kamu. Buatlah sedemikian untuk  memperingati aku. "…. cawan ini ialah perjanjian Allah yang Baharu, yang  dimenteraikan dengan darahku, darah yang d&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;itu&lt;/span&gt;mpahkan untuk kamu]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Lukas 22 : 43 – 44&lt;br /&gt;&lt;span&gt;[Seorang malaikat tampak kepadanya dan menguatkannya karena penderitaan nya lebih tekun lagi dia berdoa, s&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;eh&lt;/span&gt;ingga peluhnya menitik ke tanah seperti darah]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Lukas 23 : 17&lt;br /&gt;[Pada tiap perayaan paskah, Pilatus melepaskan seorang tahanan bagi rakyat]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Bukti di atas merup&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;akan &lt;/span&gt;sebagian saja yang telah ditambah s&lt;/span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;eh&lt;/span&gt;ingga  timbul pertanyaan:  berapa banyakkah sebenarnya jumlah ayat yang telah  ditambah, atau bahkan dikurangi? Tidak  ada yang mengetahuinya secara  pasti!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarah telah jujur dan nyata membuktikan bahwa  Injil telah mengalami banyak perubahan selama berabad-abad. The Revised  Standard Version 1952 &amp;amp; 1971, The New American Standart Bible dan  The New World Transalation Of The Holly scriptures telah menghapuskan  beberapa ayat dalam The King James Version. Reader’s Digest telah  mengurangi isi kandungan Kitab Perjanjian Lama sebanyak 50 % dan Kitab  Perjanjian Baru sebanyak 25 %. Persoalan yang kemudian timbul adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Dari manakah datangnya ayat-ayat di atas?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Siapa yang mengarang ayat tersebut?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sebenarnya ayat mana saja yang masih perlu diuji kesahihannya?&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span&gt;Sesungguhnya diantara mereka ada segolongan yang memutar-mutar lidahnya membaca Al Kitab, supaya kamu menyangka yang dibacanya&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu &lt;/span&gt;&lt;span&gt;sebagian dari Al Kitab, padahal ia bukan dari Al Kitab dan mereka mengat&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;akan&lt;/span&gt;: "Ia (yang dibaca&lt;/span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu &lt;/span&gt;datang) dari sisi Allah", padahal ia bukan dari sisi Allah. Mereka berkata dusta terhadap Allah sedang mereka mengetahui.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;”&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; &lt;/span&gt;(QS. Al Imran[3]:78)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh peristiwa besar yang bertentangan dengan akal atau ayat yang saling bertentangan di antaranya adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Nabi Daud berzina dengan istri orang lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span&gt;“Dan Nabi Daud mengantar para utusan, dan mengambilnya (isteri Uriah); lalu ia datangi dan tidur bersama maka setelah perempuan&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu &lt;/span&gt;membersihkan dirinya, lalu kembali ke rumahnya. Dan wanita&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu &lt;/span&gt;telah hamil, lalu mengirim dan memberitahu Daud dan katanya saya bersama bayi.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; (II Samuel 11: 4-5)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Mungkinkah ini ayat dari Allah? Atau d&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;itu&lt;/span&gt;lis ol&lt;/span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;eh &lt;/span&gt;rasul suci ? Pikirkanlah!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Nabi Nuh Mabuk dan Bugil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span&gt;”Dan Shem dan Japhet mengambil s&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;eh&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;elai pakaian, dan melet&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;akan &lt;/span&gt;di atas bahu mereka, dan berjalan undur ke bel&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;akan&lt;/span&gt;g dan menutup tubuh bapanya yang telanjang dan muka mereka membel&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;akan&lt;/span&gt;gi bapa mereka agar tidak melihat tubuh bapa mereka yang bugil&lt;/span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu&lt;/span&gt;. Dan Nuh tersadar dari araknya, dia tahu apa yang telah dilakukan ol&lt;/span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;eh &lt;/span&gt;kedua anaknya.” &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;(Kejadian 9  23-24)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Apakah Allah mengutus Nabi Nuh yang digambarkan berperilaku seperti&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu&lt;/span&gt;? Pikirkanlah! Mungkinkah ini penyelewengan yang dilakukan Yahudi untuk menyesatkan kaum kristian?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Kematian Yudas Pengkhianat, bandingkan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span&gt;“…  Bila Yudas melihat Yesus telah dijatuhkan hukuman mati, dia menyesal  lalu dia mengembalikan 30 uang perak upahnya kepada imam Yahudi; dan  berkata : Aku telah berdosa mengkhianati orang yang tidak berdosa s&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;eh&lt;/span&gt;&lt;span&gt;ingga dihukum mati. Yudas melempar uang&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu &lt;/span&gt;ke dalam bilik sembahyang , lalu dia menggantungkan diri." &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;(Matius 27 : 3-5)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span&gt;"Apa yang terjadi ya&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;itu &lt;/span&gt;dengan uang yang diterima Yudas dari perbuatannya yang jahat&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu&lt;/span&gt;, dia membeli sebidang tanah. Di s&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;itu &lt;/span&gt;dia tersungkur mati. Badannya terbelah dan perutnya terburai. Semua orang yang tinggal di Yerusalem mendengar kejadian ini.” &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;(Kisah Para Rasul 1: 18-19)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Misteri Malkisedik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span&gt;“Adapun Malkisedik&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu&lt;/span&gt;, ya&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;itu &lt;/span&gt;raja  di Salem dan Imam Allah Taala, yang sudah berjumpa dengan Ibrahim  tatkala Ibrahim kembali daripada menewaskan raja-raja lalu diberkatinya  Ibrahim.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span&gt;“Kepadanya juga Ibrahim sudah memberi bagian sepuluh esa. Makna Malkisedik&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu &lt;/span&gt;kalau diterjemahkan, pertama-tama artinya raja keadilan, kemudian pula raja di Salem, ya&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;itu &lt;/span&gt;&lt;span&gt;raja  damai.” Yang tiada berbapak dan tiada beribu, dan tiada bersilsilah dan  tiada berawal atau berkesudahan hidupnya, melainkan ia disam&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;akan &lt;/span&gt;dengan Anak Allah, maka kekallah ia imam selama-lamanya.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; (Ibrani 7 : 1-3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jelas  sekarang, bahwa Malkisedik seorang raja di Salem tanpa bapa dan ibu,  malah tiada silsilahnya. Apakah cerita yang disebutkan dalam Kitab Injil  ini benar ayat dari Allah atau cuma dongeng purba atau dongeng sebelum  bobo buat adik bayi kita supaya tertidur?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Jika umat Kristian memuja k&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;eh&lt;/span&gt;&lt;span&gt;ebatan Yesus, memujanya sebagai anak tuhan, bahkan Tuhan&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu &lt;/span&gt;sendiri  - yang tidak berawal serta berakhir - maka kenapa Malkisedik yang sakti  mandraguna ini tidak diangkat sebagai salah satu cabang Tuhan juga?  mungkin bisa menjadi tokoh ke-4 memainkan peranan Tuhan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Yesus ternyata tewas dibanding Malkisedik, Yesus masih dilahirkan ol&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;eh &lt;/span&gt;Mariam  atas kekuasaan Tuhan Bapa, sementara Malkisedik tidak memiliki Bapa dan  tidak memiliki ibu sama sekali, silsilahnya pun tidak ada.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika  memang Malkisedik ini kekal. Dimana beliau sekarang berada dan apa yang  tengah ia lakukan? Jadi masih mungkinkah kitab ini dipercaya, atau yang  mempercayainya masih serupa mereka yang mempercayai keris, tanpa ilmu  pengetahuan, hanya kebutaan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Alkitab&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;Kitab Suci/Holy Bible dalam agama kristen  terbagi dalam dua bagian, ya&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;itu&lt;/span&gt;:  Old Testament (Perjanjian Lama) dan New Testament (Perjanjian Baru).  Literatur kristen dalam bahasa Indonesia menyebut salinan kitab suci ini  dengan “Alkitab”.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Biblia, yang merup&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;akan &lt;/span&gt;Kitab Suci dalam agama Yahudi, disebut ol&lt;/span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;eh &lt;/span&gt;&lt;span&gt;pemeluk kristen sebagai Perjanjian Lama dan merup&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;akan &lt;/span&gt;bagian dari kitab suci agama kristen.  Sedangkan Biblia tersebut terbagi atas tiga bagian, yakni: &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Torah&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Nebiim&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kethubiim.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Kitab suci agama Yahudi&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu &lt;/span&gt;&lt;span&gt;disebut  juga "Perjanjian“. Inti isinya termaktub dalam Sepuluh Perintah (Ten  Commadments) seperti termuat dalam Keluaran (20: 1-12) dan dalam Ulangan  (5:1-21), yang merup&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;akan &lt;/span&gt;perjanjian Yahuwa dengan bani Israil.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Sepuluh Perintah&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu &lt;/span&gt;termuat dalam dua buah Luh, yang dibawa turun ol&lt;/span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;eh &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Nabi Musa dari puncak sebuah bukit batu di semenanjung Sinai, yang pada puncak yang terpandang suci&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Nabi Musa menerim&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;akan &lt;/span&gt;perjanjian dari Allah Maha Kuasa (Yahuwa)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Di dalam hubungan perjanjian Yahuwa dengan bani Israil&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu&lt;/span&gt;,  Kitab Suci Al-Qur’an dari agama Islam menyebut „Perjanjian“ tersebut  dalam berbagai Surah dengan al-Mitsaq , (Baqarah, 27; Ra’ad, 27; Nisak,  153; Maidah, 15; Baqarah, 63, 84,93; dan berbagai Surah lainnya), yang  bermakna: Perjanjian.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Karena pihak kristen berpendirian bahwa ketetapan yang diberikan Allah Maha Kuasa kepada Jesus (Isa Al-Masih)&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu &lt;/span&gt;&lt;span&gt;pun merup&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;akan &lt;/span&gt;perjanjian, maka lahir dua istilah dalam dunia kristen, ya&lt;/span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;itu &lt;/span&gt;: Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Perjanjian Baru (New Testament)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Perjanjian Baru merup&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;akan &lt;/span&gt;kitab suci yang paling azasi dalam agama kristen sekalipun dunia kristen&lt;/span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu &lt;/span&gt;&lt;span&gt;mengakui kitab suci agama Yahudi merup&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;akan &lt;/span&gt;bagian dari kitab sucinya juga.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Perjanjian Baru&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu &lt;/span&gt;terbagi atas empat bagian:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Gospels (himpunan Injil) terdiri atas empat Injil&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Injil Matius, karya Matius.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Injil Markus, karya Markus.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Injil Lukas, karya Lukas.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Injil Yahya, karya Yahya.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;2. Acts of Apostles (Kisah Rasul-Rasul) terdiri atas sebuah kitab saja, yang merup&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;akan &lt;/span&gt;karya Lukas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;3.  Epistles (himpunan Surat) terdiri dari 14 buah Surat Paulus (Rum,  Korintus Pertama, Korintus Kedua, Galatia, Epesus, Pilipi, Kolose,  Tesalonika Pertama. Tesalonika Kedua, Timotius Pertama, Timosius Kedua, T&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;itu&lt;/span&gt;s, Pilemon, Ibrani, 1 buah Surat Yakub (James), 2 buah Surat Peterus, 3 buah Surat Yahya, 1 buah Surat Yahuda.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;4. Apocalypse (Wahyu) terdiri’ atas sebuah kitab saja, yang merup&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;akan &lt;/span&gt;karya Yahya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;table style="width: 377px; height: 211px; text-align: left; margin-left: 0px; margin-right: 0px;" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;colgroup&gt;&lt;col style="width: 96pt;" width="128"&gt;  &lt;col style="width: 31pt;" width="41"&gt;  &lt;col style="width: 48pt;" width="64"&gt;  &lt;/colgroup&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr style="height: 15pt;" height="20"&gt;   &lt;td style="height: 15pt; width: 96pt;" width="128" height="20"&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Injil Matius&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="width: 31pt;" width="41" align="right"&gt;93&lt;/td&gt;   &lt;td style="width: 48pt;" width="64"&gt;  halaman&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 15pt;" height="20"&gt;   &lt;td style="height: 15pt;" height="20"&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Injil Markus&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td align="right"&gt;60&lt;/td&gt;   &lt;td&gt;  halaman&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 15pt;" height="20"&gt;   &lt;td style="height: 15pt;" height="20"&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Injil Lukas&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td align="right"&gt;97&lt;/td&gt;   &lt;td&gt;  halaman&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 15pt;" height="20"&gt;   &lt;td style="height: 15pt;" height="20"&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Injil Yahya&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td align="right"&gt;74&lt;/td&gt;   &lt;td&gt;  halaman&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 15pt;" height="20"&gt;   &lt;td style="height: 15pt;" height="20"&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Kisah Rasul-Rasul&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td align="right"&gt;90&lt;/td&gt;   &lt;td&gt;  halaman&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 15pt;" height="20"&gt;   &lt;td style="height: 15pt;" height="20"&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Surat Paulus&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td align="right"&gt;216&lt;/td&gt;   &lt;td&gt;  halaman&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 15pt;" height="20"&gt;   &lt;td style="height: 15pt;" height="20"&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Surat-Surat Lain&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td align="right"&gt;43&lt;/td&gt;   &lt;td&gt;  halaman&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 15pt;" height="20"&gt;   &lt;td style="height: 15pt;" height="20"&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Kitab Wahyu&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td align="right"&gt;45&lt;/td&gt;   &lt;td&gt;  halaman&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 15pt;" height="20"&gt;   &lt;td class="xl63" style="height: 15pt;" height="20"&gt;JUMLAH&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl63" align="right"&gt;718&lt;/td&gt;   &lt;td class="xl63"&gt;  halaman&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Perbandingan luas isi dari keempat bagian Injil&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu&lt;/span&gt;&lt;span&gt;, dengan meminjam Kitab Perjanjian Baru cet&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;akan &lt;/span&gt;1955 yang diterbitkan Gedung Alkitab di Jakarta, tercatat sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Melihat perbandingan luas isi di atas dapat disimpulkan bahwa himpunan Surat-Surat Paulus&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu &lt;/span&gt;&lt;span&gt;merup&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;akan &lt;/span&gt;bagian yang sangat dominan di dalam Perjanjian Baru. Hal, ini tentu saja, mengundang tanya; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://kitabrisalah.blogspot.com/2011/02/siapakah-paulus.html"&gt;&lt;span&gt;siapakah sesuangguhnya Paulus&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu&lt;/span&gt;?&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Synoptic Gospels&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Keempat Injil di atas&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu &lt;/span&gt;adalah tulisan empat tokoh mengenai peristiwa-peristiwa dalam k&lt;/span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;eh&lt;/span&gt;idupan  Jesus, semenjak lahir sampai menjalankan missinya dalam wilayah Galelia  (Palestina Utara) dan terakhir dalam wilayah Judea (Palestina Selatan).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Tiga Injil yang pertama (Matius, Markus, Lukas)&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu &lt;/span&gt;disebut dengan Synoptic Gospels, yakni Injil-Injil yang hampir bersamaan isinya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Sekalipun dijumpai perbedaan-perbedaan kecil di sana sini mengenai urutan Silsilah, urutan Kejadian, ragam Peristiwa,&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; akan &lt;/span&gt;tetapi dalam rangka keseluruhannya hampir bersamaan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Kalangan Sarjana-sarjana-Bible (Biblical Scholars), yang melakukan penelitian secara intensif terhadap satu persatu Injil&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu&lt;/span&gt;&lt;span&gt;, menyimpulkan bahwa masing-masing penulis Injil sama-sama memungut dari suatu Sumber Asal,&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; akan &lt;/span&gt;tetapi Sumber-Asal (Q)&lt;/span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu &lt;/span&gt;sudah tidak dijumpai kini dan tidak dikenal sama sekali.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Sebaliknya Injil Yahya mempunyai cara sendiri di dalam mengisahkan k&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;eh&lt;/span&gt;&lt;span&gt;idupan beserta missi dari Jesus&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu&lt;/span&gt;. Baikpun urutan Kejadian maupun ragam peristiwa agak jauh berbeda dengan 3 Injil yang disebut Synoptic Gospels&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Perbedaan lainnya bahwa 3 lnjil yang pertama&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu &lt;/span&gt;&lt;span&gt;bercerita dalam bentuk yang sederhana dan mudah dipahami,&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; akan &lt;/span&gt;tetapi Injil Yahya telah dipenuhi ol&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;eh &lt;/span&gt;ungkapan-ungkapan filosofis.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Perbedaan  lainnya yang sangat tajam sekali ialah mengenai lama missi yang  dijalankan Jesus dalam wilayah Galelia dan wilayah Judea&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu&lt;/span&gt;. 3 Injil pertama bercerita bahwa Jesus Kristus&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu &lt;/span&gt;menjalankan missinya dalam masa satu kali Perayaan Paskah, lalu tertangkap pada masa perayaan Paskah&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu &lt;/span&gt;di Jerusalem. Jadi, Jesus menjalankan missinya dalam tempo lebih kurang satu tahun saja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Tetapi Injil Yahya bercerita bahwa Jesus Kristus&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu &lt;/span&gt;menjalankan  missinya dalam masa tiga kali Perayaan Paskah, dan terakhir ditangkap  dalam Perayaan Paskah di Jerusalem. Jadi menurut Yahya, Jesus Kristus  menjalankan missinya dalam tempo 3 tahun, bukan satu tahun seperti  keterangan ketiga Injil yang tergolong Synoptic Gospels&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Keempat Injil&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu &lt;/span&gt;disusun  penulisnya di dalam bahasa Grika kuno (Yunani). Sedangkan Jesus Kristus  lahir dan hidup dalam lingkungan masyarakat Yahudi di Palestina, yang  dewasa&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu &lt;/span&gt;berada di bawah kekuasaan imperium Roma, dan menjalankan missinya dalam lingkungan masyarakat Yahudi&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu&lt;/span&gt;, yang dewasa&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu &lt;/span&gt;&lt;span&gt;cuma mengenal dan mempergun&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;akan &lt;/span&gt;bahasa Arainik ya&lt;/span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;itu &lt;/span&gt;suatu dialek dari bahasa Ibrani (Yahudi).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Nazarenes dan Christians&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Pengikut Jesus yang pertama sekali terdiri atas kelompok-kelompok Yahudi dalam wilayah Galelia maupun Judea, yang ol&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;eh &lt;/span&gt;kalangan Sarjana-sarjana Bible (Biblical Sholan) disebut dengan Early Christians, yakni Orang kristen yang pertama sekali.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Pada masa hidup Jesus sendiri maupun masa berikutnya belum dikenal sebutan orang kristen (Christianis). Mereka&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu &lt;/span&gt;cuma disebut ol&lt;/span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;eh &lt;/span&gt;kalangan lainnya, terutama ol&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;eh &lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;pihak-pihak yang menantang Jesus, dengan sebutan Nazarenes. Yakni para pengikut Nazareth. Hal&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu &lt;/span&gt;di&lt;/span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;sebab&lt;/span&gt;kan Jesus sekalipun dilahirkan di Bethl&lt;/span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;eh&lt;/span&gt;&lt;span&gt;em,&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; akan &lt;/span&gt;tetapi keluarganya menetap di kota-kecil Nazareth dalam wilayah Galelia.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Ol&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;eh &lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;sebab &lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;itu&lt;/span&gt;lah para mukmin pertama&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu &lt;/span&gt;disebut pihak lawannya dengan pengikut orang Nazareth atau Nazarenes. Dari sebutan Nazarenes&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu&lt;/span&gt;lah lahir sebutan Nashara dalam bahasa Arab dan sebutan Nasrani dalam bahasa Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Sedangkan sebutan Christians (Kristen) baru muncul pada masa bel&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;akan&lt;/span&gt;gan, jauh sepeninggal Jesus. Sebutan&lt;/span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu &lt;/span&gt;bermula lahir di kota besar Antiokia di Syria Utara, sewaktu Barnabas dan Paulus menjalankan missinya di kota besar&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu&lt;/span&gt;, yang mempunyai kedudukan sebagai ibukota imperium Roma untuk wilayah belahan Timur.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Di&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;sebab&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;kan Barnabas dan Paulus di dalam missinya tidak henti-hentinya menyat&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;akan &lt;/span&gt;dan menegaskan bahwa Jesus&lt;/span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu &lt;/span&gt;adalah Christos (AI-masih) maka orang sekitarnya memanggilkan mereka&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu &lt;/span&gt;dengan para pengikut Kristus (Christians). Dari s&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;itu&lt;/span&gt;lah lahir sebutan Orang kristen di dalam bahasa Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Jesus wafat, menurut A. Powell Davies di dalam The First Christian cet&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;akan &lt;/span&gt;1957 halaman 13, sekitar tahun 29 Mas&lt;/span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;eh&lt;/span&gt;&lt;span&gt;i. Pendapat&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu &lt;/span&gt;dikukuhkan ol&lt;/span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;eh &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Hugh J. Schonfield dalam The Authentic New Testament cet&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;akan &lt;/span&gt;1958 halaman XIV.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Sedangkan peristiwa pada kota-besar Antiokia&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu &lt;/span&gt;terjadi, menurut Hugh J. Schonfield, sekitar tahun 46-48 mas&lt;/span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;eh&lt;/span&gt;i. Jadi Iebih kurang dua puluh tahun sepeninggal Jesus barulah muncuI sebutan Christians (orang Kristen).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Early Christians &amp;amp; Gentile Christians&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Pada akhirnya pecah sengketa sengit antara Barnabas dengan Paulus pada kota-kota besar Antiokia&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu &lt;/span&gt;(Kisah Rasul-Rasul, 15 :39), dan juga Peteros dengan Paulus pada kota-besar Antiokia&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu &lt;/span&gt;ia, 2: 11-21 ). Inti pokok yang menyebabkan sengketa&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu &lt;/span&gt;&lt;span&gt;tidak pernah dijelaskan di dalam Kisah Rasul-Rasul,&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; akan &lt;/span&gt;tetapi hal&lt;/span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu &lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;akan &lt;/span&gt;dicoba dijelaskan dalam uraian berikut.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Karena sengketa sengit&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu &lt;/span&gt;Paulus  bersama Silas meninggalkan kota-besar Antiokia untuk selama-lamanya  (Kisah Rasul-Rasul, 15:40-41) menuju Asia Kecil dan Makedonia dan  semenanjung Achaia (Grika) guna mengembangkan ajarannya dalam lingkungan  orang Grika dan mereka&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu&lt;/span&gt;lah yang disebut dengan Gentile Christians (Orang kristen Asing).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Sebutan&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu &lt;/span&gt;&lt;span&gt;lahir dalam dunia kristen untuk membed&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;akan &lt;/span&gt;kelompok Pengikut yang Baru&lt;/span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu &lt;/span&gt;dengan  Kristen Petama, Early Christians, yakni para pengikut Jesus Kristus  yang mula-mula dalam lingkungan masyarakat Yahudi di Palestina, yang  disebut dengan Nazarenes&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Para pengikut yang pertama diyakini telah musnah sebagian besarnya pada masa pemberont&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;akan &lt;/span&gt;total bangsa Yahudi di Palestina terhadap penindasan imperium Roma, yang berlangsung sepuluh tahun lamanya, ya&lt;/span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;itu &lt;/span&gt;antara tahun 65 sampai 75 mas&lt;/span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;eh&lt;/span&gt;i.  Legiun X dari pihak Roma melakukan pembunuhan-pembunuhan massal  (massacre) pada perkampungan-perkampungan Yahudi di seluruh Palestina,  kecuali yang sempat melarikan diri ke lembah Mesopotamia dan Arabia  Selatan dan berbagai wilayah lainnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Sewaktu Panglima T&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;itu&lt;/span&gt;s pada tahun 70 mas&lt;/span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;eh&lt;/span&gt;&lt;span&gt;i berhasil merebut dan menguasai benteng pertahanan terakhir dari pihak Yahudi, ya&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;itu &lt;/span&gt;Kota Suci Jerusalem, maka berlangsung pembunuhan massal lagi. Panglima T&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;itu&lt;/span&gt;s bertindak menghancurkan Bait Allah di atas bukit Zion, yakni Bait Allah yang terkenal megah dan agung&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu&lt;/span&gt;, yang pada masa dulu bermula dibangun ol&lt;/span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;eh &lt;/span&gt;Nabi Sulaiman dan dikenal dengan Kuil Sulaiman (Solomon’s Temple).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Panglima T&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;itu&lt;/span&gt;s mengumumkan wilayah Jerusalem dan sekitarnya dikuasai kini ol&lt;/span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;eh &lt;/span&gt;pihak imperium Roma dan wilayah tersebut diberi nama dengan Aeliae Capitolae. Semenjak tahun 70 mas&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;eh&lt;/span&gt;&lt;span&gt;i&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu &lt;/span&gt;setiap orang Yahudi tidak di izinkan memasuki wilayah Aelice Capitolae&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Semenjak pemberont&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;akan &lt;/span&gt;total yang gagal&lt;/span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu&lt;/span&gt;lah dikenal dalam sejarah bangsa Yahudi dengan Great Diaspora, yakni masa memencar tanpa tanah air. Pada masa yang sangat tragis&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu &lt;/span&gt;&lt;span&gt;diyakini  kelompok-kelompok pengikut Jesus yang pertama-tama (Early Christians)  ikut musnah. Kecuali kelompok kecil yang sempat meliputkan dirinya ke  kota Pella di seberang sungai Jordan, yang pada masa bel&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;akan&lt;/span&gt;gan  dikenal dengan sekte Ebionites yang mempunyai Injil sendiri yang  dikenal dalam sejarah dengan Ebionite Gospel (Injil Ebionites), yang  isinya jauh berbeda dengan Injil-Injil yang menjadi pegangan dunia  kristen pada masa berikutnya dan kini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: fatimah.org&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Karena kelompok yang pertama-tama dapat dikat&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;akan &lt;/span&gt;telah musnah pada masa pemberont&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;akan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt; itu &lt;/span&gt;maka berkembanglah kelompok pengikut yang baru, dibawah ajaran Paulus, ya&lt;span id="dtx-highlighting-item"&gt;itu &lt;/span&gt;Gentile Christians (Orang Kristen Asing).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6682462103240029109-238214827305916480?l=mediabilhikmah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/feeds/238214827305916480/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6682462103240029109&amp;postID=238214827305916480' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/238214827305916480'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/238214827305916480'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/2012/01/tentang-injil.html' title='Tentang Injil'/><author><name>mediabilhikmah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-AKV-3THGOac/TWlzMGu37gI/AAAAAAAAFfo/nh8YcrdSTyo/s72-c/Injil-300x230.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6682462103240029109.post-5278708068594146630</id><published>2011-12-28T11:22:00.005+07:00</published><updated>2011-12-28T11:43:36.045+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Paulus'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Trinitas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kristen'/><title type='text'>Awal Mula Agama Kristen</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Isa Nabinya Bani Israil&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Yesus alias Nabi Isa as. merupakan nabi yang diturunkan Allah kepada  Bani Israil. Tugasnya adalah untuk menyelamatkan Bani Israil dari  kesesatan yang telah lama dilakukan kaum tersebut. Allah SWT masih  menyayangi kaum Musa as. ini dan menurunkan satu nabi lagi khusus untuk  mereka. Nabi Isa as. mengaku jika dirinya diutus Allah hanya untuk  kaumnya saja, Bani Israil, dan bukan untuk umat manusia seluruh dunia.&lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Di dalam Injil sendiri ada peristiwa di mana Yesus menolak seorang  wanita Kanaan (Palestina) yang meminta anaknya disembuhkan dari  kemasukan setan, Yesus menolak dan mengatakan, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“Aku diutus hanya kepada  domba-domba yang hilang dari umat Israel.” (Matius 15 :24). &lt;/span&gt;Yesus  sendiri menolong perempuan itu juga, namun tidak menyuruh perempuan itu  untuk ‘pindah keyakinan’. Penegasan itu juga nampak dari pesan Yesus  kepada para muridnya yang mewantiwanti mereka untuk tidak menyebarkan  ajarannya kepada orang selain dari Bani Israil.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada  mereka: &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke  dalam kota orang Samaria, melainkan pergilah kepada domba-domba yang  hilang dari umat Israel." (Matius 10:5-6)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Telah jelas bahwa Yesus menegaskan dirinya hanya untuk Bani Israil.  Namun para misionaris mengklaim bahwa hal itu hanya berlaku sebelum  kebangkitan. Setelah dibangkitkan maka misinya untuk umat manusia  seluruh dunia. Perubahan mendasar ini berangkat dari ajaran Paulus,  seorang Yahudi dari Tarsus yang mengaku-aku sebagai murid Yesus.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Ajaran Paulus inilah, ditulis pada 49 M (Galatia), yang mempengaruhi  Injil-injil yang ditulis sesudahnya yakni injil Markus (55 M), Injil  Matius (60-an M), Injil Yohanes (80 M), dan Injil Lukas (60 M). Paulus,  Yahudi dari Tarsus, di dalam banyak ayat Injil digambarkan sebagai  seorang murid yang banyak tidak patuh pada Yesus, bahkan Yesus dalam  banyak ayat memarahi dia hingga menendangnya.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Paulus inilah yang kemudian mengubah ajaran Nabi Isa as. yang  berhaluan paganisme Yahudi.  Namun hal ini terjadi tidak terlepas dari  kondisi sosial budaya bangsa Yahudi sebelum masa Nabi Isa. Turun.  Minimal ada tiga kondisi yang bisa kita telaah. Pertama, Aqidah  orang-orang Yahudi telah terkontaminasi kepercayaan Paganisme Babilonia.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sekitar 50 tahun (586-535 SM) bangsa Yahudi berada di pengasingan di  Babilonia yang masyarakatnya menyembah berhala.  Kedua, pada tahun 334  SM, Alexander raja Yunani menguasai bangsa Yahudi dan menyebarkan faham  Filsafat yang kemudian mempengaruhi pemikiran orang-orang Yahudi.  Ketiga, bangsa-bangsa yang menaklukan orang-orang Yahudi adalah penganut  politeisme. Ini pun berpengaruh kepada aqidah bangsa Yahudi.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Ketika Nabi Isa as, menyampaikan ajaran Allah SWT, pengaruh  kepercayaan paganisme memang sudah mengakar kuat di tengah-tengah  masyarakat, maka terjadilah penyimpangan pemahaman oleh Paulus terhadap  ajaran yang dibawa Nabi Isa as. Paulus pun mengklaim bahwa telah bertemu  Yesus (Isa) dan diangkat sebagai rasulnya. Ia kemudian mengajarkan  ajaran Isa yang telah dicampur adukkan dengan filsafat Yunani dan  Paganisme.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Allah SWT sudah mengingatkan hal ini dalam Surah Al Baqarah ayat 87,&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; font-weight: bold;"&gt;“..Dan Sesungguhnya Kami telah mendatangkan Al kitab (Taurat) kepada  Musa, dan Kami telah menyusulinya (berturut-turut) sesudah itu dengan  rasul-rasul, dan telah Kami berikan bukti-bukti kebenaran (mukjizat)  kepada Isa putera Maryam dan Kami memperkuatnya dengan Ruhul Qudus.  Apakah Setiap datang kepadamu seorang Rasul membawa sesuatu (pelajaran)  yang tidak sesuai dengan keinginanmu lalu kamu menyombong; Maka beberapa  orang (diantara mereka) kamu dustakan dan beberapa orang (yang lain)  kamu bunuh?”&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Tiga abad setelah peristiwa penyaliban, pengikut ajaran Nabi Isa as.  berkembang dengan beragam corak pemahamannya. Terjadi bentrokan diantara  mereka antara kalangan yang pro ajaran Tauhid dari Nabi Isa as. dengan  yang kontra. Mereka yang kontra notabene adalah kelompok pro ajaran  Paulus yang paganis. Peperangan ini sampai mengancam keutuhan kerajaan  Roma.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; font-weight: bold;"&gt;Aksi Walkout Konslini Nicea&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Karenanya, atas usulan Konstantin diadakanlah Muktamar di Nicea pada  tahun 325 M yang dihadiri sekitar 2048 orang dengan pendiriannya  masing-masing. Terjadi perdebatan yang sengit dan tak ada titik temu.  Akhirnya Konstantin yang cenderung pada paganis memanggil 318 orang yang  berfaham Paulus dan menyatakan dukungannya. Setelah itu muktamar  dilanjutkan, sementara itu peserta lainnya melakukan &lt;em&gt;walk out&lt;/em&gt;.  Di dalam muktamar ini banyak dipilih doktrin-doktrin dan syiar–syiar  ibadah secara voting (tanggal paskah, peranan uskup, dan tentu saja  tentang ketuhanan Yesus). Setelah itu diadakanlah revisi terhadap Injil.  Sementara injil-injil lain yang bertentangan dimusnahkan. Dan orang  yang berani membaca injil terlarang itu akan dicap sebagai heretis  (berlaku bid’ah).&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Perihal apakah injil yang asli masih adakah sampai saat ini?  Allahua’lam. Permasalahannya bukan pada masih ada yang  aseli atau tidak, namun injil hanya berlaku bagi kaum Nabi Isa as.  saja, sedangkan sekarang kita sebagai umat muslim telah memiliki kitab  Suci Al Qur’an sebagai kitab yang dijaga keasliannya oleh Allah SWT  hingga akhir zaman.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Kristen Pada Masa Rasulullah SAW&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Tentu pada zaman Rasulullah SAW ada golongan yang beragama Nashrani.  Menurut Imam Ibnul Qayyim Al Jauzi, dalam Hidayatu Al-Hayara fi Ajwibati  Al-Yahud wa An-Nashara, umat Nasrani pada masa Rasulullah sudah  tersebar di sebagian belahan dunia. Di Syam, (hampir) semua penduduknya  adalah Nasrani. Adapun di Maghrib, Mesir, Habasyah, Naubah, Jazirah,  Maushil, Najran, dan lain-lain, meski tidak semuanya, namun mayoritas  penduduknya adalah Nasrani.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Terhadap mereka, Rasulullah SAW senantiasa melakukan Dakwah, seperti  yang pernah beliau lakukan kepada Raja Najasyi, seorang Raja Nashrani  yang tinggal di Ethiopia.  Rasulullah SAW pun mengirimi surat kepada  Najasyi untuk bertauhid kepada Allah SWT. Berikut adalah pesan surat  tersebut,&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://hbis.files.wordpress.com/2010/10/srt-rasul.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 263px; height: 192px;" src="http://hbis.files.wordpress.com/2010/10/srt-rasul.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-weight: bold;"&gt;"Dari Muhammad utusan Islam untuk An-Najasyi, penguasa Abyssinia  (Ethiopia). Salam bagimu, sesungguhnya aku bersyukur kepada Allah yang  tidak ada Tuhan kecuali Dia, Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Sejahtera,  Yang Mengaruniakan keamanan, Yang Maha Memelihara, dan aku bersaksi  bahwa Isa putra Maryam adalah ruh dari Allah yang diciptakan dengan  kalimat Nya yang disampaikan Nya kepada Maryam yang terpilih, baik dan  terpelihara. Maka ia hamil kemudian diciptakan Isa dengan tiupan ruh  dari-Nya sebagaimana diciptakan Adam dari tanah dengan tangan Nya.  Sesungguhnya aku mengajakmu ke jalan Allah. Dan aku telah sampaikan dan  menasihatimu maka terimalah nasihatku. Dan salam bagi yang mengikuti  petunjuk."&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Ketika Rasulullah sholallahu ‘alaihi wasallam menulis surat (dituliskan oleh sahabat, karena beliau tidak bisa menulis) kepada  Raja Najasyi untuk menjadi seorang muslim, maka Raja Najasyi mengambil  surat itu, beliau lalu meletakkan ke wajahnya dan turun dari singgasana.  Beliaupun masuk Islam melalui Ja’far bin Abi Tholib radiyallahu ‘anhu.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Namun Rasulullah SAW juga pernah melakukan perperangan terhadap kaum  Nashrani. Hal ini bermula ketika salah satu surat beliau telah dibawa  oleh Harits bin Umair ra. yang akan diberikan kepada Raja Bushra yang  Nashrani. Ketika sampai di Mu’tah, maka Syarahbil Ghassani yang ketika  itu menjadi salah seorang hakim kaisar telah membunuh utusan Rasulullah  SAW. Membunuh utusan, menurut aturan siapa saja, adalah suatu kesalahan  besar. Rasulullah SAW sangat marah atas kejadian itu.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Maka Rasulullah SAW menyiapkan pasukan sebanyak tiga ribu orang. Zaid  bin Haritsah ra. telah dipilih menjadi pemimpin pasukan tersebut.  Rasulullah SAW bersabda, "Jika ia mati syahid dalam peperangan, maka  Ja'far bin Abi Thalib ra. menggantinya sebagai pemimpin pasukan. Jika ia  juga mati syahid, maka penlimpin pasukan digantikan oleh Abdullah bin  Rawahah ra. Jika ia juga mati syahid, maka terserah kaum muslim untuk  memilih siapa pemimpinnya".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: &lt;a href="http://www.eramuslim.com/konsultasi/konspirasi/awal-mula-agama-kristen.htm"&gt;eramuslim&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6682462103240029109-5278708068594146630?l=mediabilhikmah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/feeds/5278708068594146630/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6682462103240029109&amp;postID=5278708068594146630' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/5278708068594146630'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/5278708068594146630'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/2011/12/awal-mula-agama-kristen.html' title='Awal Mula Agama Kristen'/><author><name>mediabilhikmah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6682462103240029109.post-1300445257401389589</id><published>2011-12-28T11:01:00.006+07:00</published><updated>2011-12-28T11:50:38.832+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Paulus'/><title type='text'>Paulus, Agen Yahudi Perusak Aqidah Nasrani</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Penyusupan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedekatan Zionis Yahudi dengan Kekristenan sekarang sesungguhnya hasil dari suatu penyusupan yang dilakukan kaum Yahudi ke dalam Gereja. Mereka menguasai Gereja dengan menjadi pendeta dan menghancurkan nilai-nilai asasi Gereja dari dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu yang dicatat sejarah adalah apa yang diperbuat Pemimpin Tertinggi Kaum Yahudi di Istambul. Dalam surat balasannya, 24 Juli 1489, kepada Rabbi Shamur dan komunitas Yahudi di Perancis yang sedang ditindas oleh Raja dan Gereja, dia menyatakan agar orang-orang Yahudi segera memeluk Kristen sebagai kamuflase dan menghancurkan agama itu dari dalam. Mereka memenuhi Gereja agar bisa menjadi pemimpin-pemimpinnya dan kemudian menghancurkan nilai-nilai asasi dari Gereja dan menggantinya dengan nilai-nilai serta keyakinan Kabbalis mereka sendiri. Tentu saja, semua ini dilakukan dengan penuh kerahasiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu hal yang paling mendasar untuk menaklukkan dan menunggangi Gereja dan umatnya adalah dengan merusak kitab suci umat Kristen itu sendiri. Untuk tugas ini, kaum Yahudi menyusupkan agennya bernama Paulus merapat ke Yesus sehingga dikenal sebagai Santo (orang suci) Paulus. Siapa sebenarnya Paulus?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Konsili Nicea&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Belum cukup dengan Paulus, karena rupanya tidak semua orang Kristen mentaati Paulus ketimbang Yesus, maka Yahudi Talmudian memusnahkan semua Injil yang tidak mendukung kepentingannya. Alatnya adalah Konsili Nicea 325 M yang menghancurkan ratusan Injil yang tidak mengakui konsep ketuhanan Paulus dan hanya mengakui empat Injil yang semuanya mendukung Trinitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-tsIQX3vM_x0/TeX8FYVJ1MI/AAAAAAAAChc/jDPxGSnLbLs/s320/konsili-nicea212.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/-tsIQX3vM_x0/TeX8FYVJ1MI/AAAAAAAAChc/jDPxGSnLbLs/s320/konsili-nicea212.jpg" border="0" height="270" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Gambaran Konsili Nicea&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Dr. Muhammad Ataur Rahim yang meneliti sejarah kekristenan dan Yesus selama 30 tahun menyatakan bahwa pada abad pertama sepeninggal Yesus, murid-murid Yesus masih tetap mempertahankan ketauhidan secara murni. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“Hal ini dapat dibuktikan dalam naskah The Shepherd (Gembala) karya Hermas, yang ditulis sekitar tahun 90 Masehi. Menurut Gereja, naskah itu termasuk kitab kanonik (yang dianggap suci). Di antara isi dari naskah tersebut berbunyi, ‘Pertama, percayalah bahwa Allah itu Esa. Dialah yang menciptakan dan mengatur segalanya. Dia menciptakan sesuatu dari tidak ada menjadi ada. Dia meliputi segala sesuatu, tetapi dia tidak diliputi oleh apa pun…’”&lt;/span&gt; Bahkan menurut Theodore Zahn, sebagaimana dikutip EJ. Goodspeed di dalam Apostolic Fathers, sampai dengan sekitar tahun 250 Masehi, kalimat keimanan umat Kristen masih berbunyi, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“Saya percaya kepada Allah yang Maha Kuasa.&lt;/span&gt;”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Penambahan kata "Bapa"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Namun walau demikian, antara tahun 180 sampai dengan 210 Masehi, memang telah ada upaya-upaya untuk menambahkan kata “Bapa” di depan kata “Yang Maha Kuasa”. Uskup Victor dari Zephysius mengutuk penambahan kata tersebut dan menganggapnya sebagai pencemaran kemurnian kitab suci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu &lt;a href="http://mediabilhikmah.blogspot.com/2011/11/tokoh-tokoh-kristen-penentang-trinitas.html"&gt;tokoh penentang Gereja Paulus&lt;/a&gt; adalah Uskup Diodorus dari Tarsus. Lucian, seorang pakar Injil merevisi kitab ‘Septuaginta’, sebuah Injil berbahasa Yunani, dan memisahkan segala hal yang diyakininya tidak benar. Setelah bekerja keras, akhirnya Lucian menghasilkan empat buah Injil yang menurutnya adalah Injil yang benar-benar bersih dan bisa dipercaya. Namun dalam Konsili Nicea 325 Masehi, keempat Injilnya itu termasuk ke dalam kelompok Injil yang dimusnahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau demikian, Lucian tidak melupakan kaderisasi. Salah satu muridnya bernama Arius, yang akan menjadi tokoh terkemuka dalam mempertahankan kemurnian ajaran Yesus Kristus dari serangan Gereja Paulus. Arius meyakini, umat Kristen seharusnya mengikuti ajaran sebagaimana yang diajarkan Yesus, bukan Paulus. Yesus diutus Tuhan untuk melengkapi dan meluruskan kembali Taurat Musa, hanya itu. Guru Arius, Lucian, dieksekusi mati oleh Gereja Paulus pada tahun 312 Masehi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tigabelas tahun kemudian, Konsili Nicea digelar. Kaisar Konstantin akhirnya mengeluarkan empat buah keputusan resmi. Keputusan itu adalah :&lt;br /&gt;&lt;ul style="font-weight: bold;"&gt;&lt;li&gt; Pertama, menetapkan hari kelahiran Dewa Matahari dalam ajaran pagan, tanggal 25 Desember, sebagai hari kelahiran Yesus.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Kedua, hari Matahari Roma menjadi hari Sabbath bagi umat Kristen, dengan nama Sun-Day, Hari Matahari (Sunday).&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Ketiga, mengadopsi lambang silang cahaya yang berbentuk salib menjadi lambang kekristenan, dan&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Keempat, mengambil semua ritual ajaran paganisme Roma ke dalam ritual atau upacara-upacara kekristenan.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Selepas Konsili Nicea, antara Athanasius (Kubu Trinitas) masih saja berhadapan dengan Arius (Kubu Unitarian). Namun dengan adanya kompromi politik dan juga ancaman dari Konstantin, maka Arius dan pengikutnya pun dikalahkan. Ketika itu ratusan Injil yang tidak sesuai dengan konsep Trinitas dimusnahkan. Bahkan Gereja mengancam, siapa pun yang masih menyimpan Injil yang dilarang maka mereka akan dikenai hukuman mati. Suatu ancaman yang tidak main-main. Konsili Nicea menjadi ‘kemenangan besar’ bagi Gereja Paulus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya, Athanasius sendiri sebenarnya juga meragukan konsep Trinitas. Ia pernah menyatakan, “Tiap berusaha memaksakan diri untuk memahami dan merenungkan konsep ketuhanan Yesus, saya merasa keberatan dan sia-sia. Hingga makin banyak menulis untuk mengungkapkan hal itu, ternyata hal ini tidak mampu dilakukan. Saya sampai pada kata akhir, Tuhan itu bukanlah tiga oknum melainkan satu. Kepercayaan kepada doktrin Trinitas itu sebenarnya bukan suatu keyakinan, tetapi hanya disebabkan oleh kepentingan politik dan penyesuaian keadaan di waktu itu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 335 Masehi diadakan lagi Konsili di Tyre (sekarang masuk Lebanon). Di sini terjadi anti-klimaks. Athanasius dikutuk, dan kemudian disingkirkan ke Gaul. Arius bahkan diangkat menjadi Uskup Konstantinopel. Ini kemenangan bagi kaum Unitarian. Dua tahun setelah Konsili Tyre, Konstantin meninggal. Sepeninggal Konstantin, dua konsili lagi diselenggarakan: Konsili Antiokia tahun 351 Masehi dan Konsili Sirmium tahun 359 Masehi. Kedua konsili ini menetapkan bahwa keesaan Tuhan merupakan dasar kekristenan dan tidak mengakui konsep Trinitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun di luar, Gereja Paulus sudah berkembang dengan cepat di Eropa sehingga rakyatnya tidak menghiraukan hasil dua konsili ini.Tahun 387, Santo Jerome (dalam bahasa latin disebut sebagai Eusebius Hieronymus) menyelesaikan penulisan ulang Bibel Vulgate, Injil berbahasa latin pertama dan terlengkap, yang mencakup Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Bibel Vulgate inilah yang kemudian dijadikan dasar bagi penulisan-penulisan Injil lainnya di Barat dan juga Dunia hingga hari ini. Vatikan pun aktif menghancurkan kembali semua Injil yang bukan berasal dari Jerome.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara diam-diam, kaum Yahudi Talmudian dan tentu saja Yahudi Khazar mengawal pertumbuhan Gereja, sehingga hanya Gereja Paulus saja yang berkembang. Namun mereka ini juga bermain di sisi yang berlainan. Saat Martin Luther dan gerakan protesnya mencuat, ordo ini menungganginya, juga dengan Calvinisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lahirnya Judeo Christianity&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Patut dicatat, kedua gerakan reformasi gereja ini sebenarnya tidak menyentuh akar kekristenan Gereja Paulus dan tetap menerima konsep Trinitas sebagai dasar keimanannya. Kaum Yahudi Talmudian percaya jika penafsiran dan penulisan Injil harus selalu sesuai dengan perkembangan zaman. Sebab itu, ketika wacana negara Israel terangkat ke permukaan seperti yang dicetuskan dalam Kongres Zionis Internasional I di Basel Swiss tahun 1897, hampir secara bersamaan, kaum Yahudi ini pun melakukan penulisan ulang Injil versi King James yang menjadi Injil utama negara-negara berbahasa Inggris di dunia. Konspirasi memerintahkan agennya, Cyrus L. Scofield, melakukan tugas ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-cQZc4Atout4/TeX70bCwfII/AAAAAAAAChY/wF7BNOJn4UM/s1600/scofield212.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/-cQZc4Atout4/TeX70bCwfII/AAAAAAAAChY/wF7BNOJn4UM/s320/scofield212.jpg" border="0" height="270" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Cyrus Ingerson Scofield (lahir 19 Agustus 1843) adalah seorang veteran perang saudara Amerika. Dia sama sekali bukan ahli agama, pastor, atau pun sarjana. Scofield tak lebih dari seorang petualang yang pintar berbicara dan mudah meyakinkan orang. Tipikal orang seperti inilah yang kemudian dirasa cocok oleh kaum Zionis Yahudi untuk menjalankan misinya mengubah penafsiran umat Kristen terhadap Alkitab, yang mampu membawa rahasia ini ke dalam liang kuburnya. Latar belakang Scofield sendiri berasal dari keluarga yang berantakan, punya catatan kejahatan, dan sering menipu orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Perkembangan Awal Abad 20&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada awal abad ke-20, Scofield mulai memberikan catatan kaki pada Injil versi King James, Injil yang dipergunakan oleh negara-negara berbahasa Inggris, termasuk Amerika. Ayat-ayat di dalam Injil tersebut sama sekali tidak diganti, namun di bawahnya diberi banyak sekali catatan-catatan kaki yang seluruhnya berisi dukungan dan pembenaran bagi berdirinya negara Zionis-Israel di tanah Palestina. Catatan kaki itu bahkan lebih banyak daripada ayat Injil itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-N75ytDIWT78/TeYBfsG03aI/AAAAAAAACiE/F0tXxPFaUG0/s320/judeo212.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/-N75ytDIWT78/TeYBfsG03aI/AAAAAAAACiE/F0tXxPFaUG0/s320/judeo212.jpg" border="0" height="270" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;The Oxford University membayar Scofield yang disebutnya sebagai pastor dan menerbitkan Injil tersebut dengan jumlah yang teramat besar. Di tahun 1908 Scofield merampungkan kerjanya ini dan Injil versi King James yang telah ditulisi ratusan bahkan ribuan catatan kakinya itu disebut sebagai The Scofield Reference Bible, The Holy Bible. Oxford University Press menerbitkan Injil Scofield pada tahun 1909 dan melakukan promosi gila-gilaan sehingga Injil Scofield menjadi Injil paling laris di Amerika Serikat dan bahkan di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam Injilnya, Scofield sebenarnya meneruskan pandangan John N. Darby yang secara umum telah diterima oleh evangelikalisme arus utama dan fundamentalisme Protestan Amerika. Scofield Reference Bible kemudian menjadi Alkitab kaum fundamentalis Kristen di AS dan dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang murid Scofield yang paling berpengaruh, Lewis Sperry Chafer, di tahun 1924 mendirikan Dallas Theological Seminary, Sekolah Theologi Amerika yang begitu bersemangat membela pandangan dispensasionalisme pra-millenialis Darby dan Injil Scofield, dan yang jelas juga, mereka membela habis-habisan kepentingan Zionisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para elit Zionis tidak saja memerintahkan Scofield ‘menulis ulang’ Injil, tetapi juga menyiapkan infrastrukturnya. Sesaat setelah terbitnya Injil Scofield, sejumlah gerakan Kristen evangelikal yang sedang tumbuh di Amerika segera menyambutnya dengan penuh semangat. Bahkan beberapa di antaranya tercatat sebagai anggota redaksi penulisan Injil Scofield ini. Injil baru ini pun kemudian menyebar di seantero Amerika dan juga Eropa, dipakai sebagai pegangan utama di gereja-gereja evangelikal, seminari, dan juga kelompok-kelompok studi Alkitab yang bertebaran di seluruh negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendeta Billy Graham dan sejumlah pendeta-pendeta radikal yang memang dipersiapkan oleh elit Zionis Yahudi Internasional dengan penuh semangat mengkhotbahkan bahwa Injil Scofield merupakan Injil yang paling baik dari segi penafsiran. Kepada para jemaatnya, mereka menyatakan bahwa antara Kristen dengan kaum Yahudi itu satu kepentingan dan satu missi. Bahkan mereka, dengan mengutip ayat-ayat Injil secara serampangan, menyatakan siapa pun orang Kristen yang tidak mendukung Israel adalah terkutuk dan menentang kehendak Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan promosi besar-besaran dan didukung pabrik propaganda Yahudi Internasional, dari harian, majalah, bulletin, hingga radio, televisi, dan internet, serta kelompok-kelompok studi Alkitab yang banyak didirikan, secara perlahan namun pasti opini yang dikehendaki mereka pun terbentuk. Banyak sekali orang Amerika yang sekarang menganggap keberadaan Israel di tanah Palestina adalah sesuatu yang sah, sesuai dengan takdir Tuhan. Mereka kini mendukung Zionis-Israel tidak sekadar pertimbangan politik atau ekonomi, tetapi sudah menjadi bagian dari keyakinan keberagamaan mereka. Konspirasi Yahudi telah sangat berhasil mengubah opini warga Amerika, yang kemudian diikuti oleh gereja-gereja evangelikal di Eropa dan seluruh dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah sebabnya sekarang kita bisa dengan mudah melihat, begitu dekatnya dan setianya umat Kristen mendukung segala kebejatan dan kebiadaban yang dilakukan Israel, bahkan sekali pun pasukan Zionis itu menembaki gereja tempat Yesus dilahirkan. Injil Scofield merupakan Injil pijakan ideologis kelompok Judeo-Christian atau Zionis Kristen di Amerika dan juga dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai conoh, beberapa catatan kaki buatan Scofield, yang tidak terdapat dalam Injil sebelumnya, adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mereka yang menzalimi orang Yahudi niscaya akan bernasib buruk, (dan) mereka yang melindunginya akan bernasib baik. Masa depan akan membuktikan prinsip ini dengan cara yang luar biasa” (Catatan kaki 2, Genesis 12: 1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tuhan telah berjanji pada suatu janji pemberkatan tanpa syarat kepada negara Israel untuk mewarisi suatu wilayah tertentu untuk selama-lamanya” (Catatan kaki 2, Genesis 12:1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bagi suatu bangsa yang melakukan dosa berupa anti-semitisme—kepada mereka—akan menyebabkan penghukuman yang tidak bisa dielakkan” (Catatan kaki 3, Genesis 15: 1-7).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sumber :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.eramuslim.com/berita/laporan-khusus/siapakah-zionis-israel-itu-1.htm"&gt;Siapakah Zionis Israel Itu&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6682462103240029109-1300445257401389589?l=mediabilhikmah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/feeds/1300445257401389589/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6682462103240029109&amp;postID=1300445257401389589' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/1300445257401389589'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/1300445257401389589'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/2011/12/paulus-agen-yahudi-perusak-aqidah.html' title='Paulus, Agen Yahudi Perusak Aqidah Nasrani'/><author><name>mediabilhikmah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-tsIQX3vM_x0/TeX8FYVJ1MI/AAAAAAAAChc/jDPxGSnLbLs/s72-c/konsili-nicea212.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6682462103240029109.post-4932736169731637330</id><published>2011-12-14T10:12:00.003+07:00</published><updated>2011-12-14T10:17:34.277+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ka&apos;bah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Masjid'/><title type='text'>Kewajiban Ke Masjid</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Umat muslim datang ke tempat-tempat ibadah mempunyai dasar yang kuat.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;a. Ayat-ayat Al-Qur’an&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk.&lt;br /&gt;(QS. At-Taubah (9):18)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertasbih *) kepada Allah di masjid-masjid yang telah diperintahkan untuk dimuliakan dan disebut nama-Nya di dalamnya, pada pagi dan waktu petang (36)&lt;br /&gt;*Laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan tidak (pula) oleh jual beli&lt;br /&gt;dari mengingati Allah, dan (dari) mendirikan sembahyang,&lt;br /&gt;dan (dari) membayarkan zakat, mereka takut kepada suatu hari&lt;br /&gt;yang (di hari itu) hati dan penglihatan menjadi goncang. (37)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;(QS. An-Nur : 36- 37)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;b. Hadits-hadits Nabi Muhammad saw.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Dari Ibnu ‘Abbas, ia berkata, “Masjid adalah rumah-rumah Allah di bumi yang menyinari penduduk langit sebagaimana bintang-bintang di langit menyinari penduduk bumi.”&lt;br /&gt;(H.R. Thabarani, Majma’uz-Zawaid)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari ‘Umar bin Khaththab r.a., bahwasanya ia berkata “Aku mendengar Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa membangun sebuah masjid yang di dalamnya disebut nama Allah, niscaya Allah akan membangunkan baginya sebuah rumah di surga”&lt;br /&gt;(H.R. Ibnu Hibban)&lt;br /&gt;Dari Abu Hurairah r.a., dari Nabi saw., beliau bersabda, “Barangsiapa pergi di waktu pagi maupun sore hari ke masjid, niscaya Allah mempersiapkan untuknya sebuah hidangan di surga setiap kali ia pergi baik pagi atau sore hari”.&lt;br /&gt;(H.R. Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Umammah r.a., ia berkata, “Rasulullah saw bersabda “Pergi ke masjid di waktu pagi maupun sore hari termasuk jihad di jalan Allah”&lt;br /&gt;(H.R. Thabarani, Majma’uz-Zawaid)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Sa’id Al-Khudri r.a., ia berkata, Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa menyukai masjid, maka Allah pun menyukainya.&lt;br /&gt;(H.R. Thabarani, Majma’uz-Zawaid)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Dari Abu Darda r.a., ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah saw bersabda, “Masjid adalah rumah setiap orang yang bertaqwa, dan Allah menjamin orang yang menjadikan masjid sebagai rumahnya dengan jaminan berupa rahmat dan dia bisa melewati shirath menuju keridhaan-Nya, yakni menuju syurga”.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;(H.R. Thabarani, Majma’uz-Zawaid)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6682462103240029109-4932736169731637330?l=mediabilhikmah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/feeds/4932736169731637330/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6682462103240029109&amp;postID=4932736169731637330' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/4932736169731637330'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/4932736169731637330'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/2011/12/kewajiban-ke-masjid.html' title='Kewajiban Ke Masjid'/><author><name>mediabilhikmah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6682462103240029109.post-3377819788417857092</id><published>2011-12-13T10:59:00.005+07:00</published><updated>2011-12-13T11:47:08.203+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='shalat'/><title type='text'>Syarat dan Rukun Sholat</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Syarat-syarat sahnya Sholat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;Secara bahasa,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 204, 0);"&gt; syuruut&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-IigB_oSYZko/TubYt2G-QcI/AAAAAAAAATo/A95rXxgUEb4/s1600/muslim%2Bkhazaktan.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 290px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-IigB_oSYZko/TubYt2G-QcI/AAAAAAAAATo/A95rXxgUEb4/s400/muslim%2Bkhazaktan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5685469861732303298" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;h &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;(syarat-syarat) adalah bentuk jamak dari kata syarth yang berarti alamat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;Sedangkan me&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;nurut istilah adalah apa-apa yang ketiadaannya menyebabkan  ketidakadaan (tidak sah), tetapi adanya tidak mengharuskan (sesuatu itu)  ada (sah). Contohnya, jika tidak ada thaharah (kesucian) maka shalat  tidak ada (yakni tidak sah), tetapi adanya thaharah tidak berarti adanya  shalat (belum memastikan sahnya shalat, karena masih harus memenuhi  syarat-syarat yang lainnya, rukun-rukunnya, hal-hal yang wajibnya dan  menghindari hal-hal yang membatalkannya, pent.). Adapun yang dimaksud  dengan syarat-syarat shalat di sini ialah syarat-syarat sahnya shalat  tersebut. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;br /&gt;Adapun syarat-syaratnya ada sembilan: 1. Islam, 2. Berakal, 3. Tamyiz (dapat membedakan antara yang baik dan yang buruk), 4. Menghilangkan hadats, 5. Menghilangkan najis, 6. Menutup aurat, 7. Masuknya waktu, 8. Menghadap kiblat, 9. Niat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Penjelasan Sembilan Syarat Sahnya Shalat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;1. Islam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Lawannya adalah kafir. Orang kafir amalannya tertolak walaupun dia banyak mengamalkan apa saja, dalilnya firman Allah 'azza wa jalla, "Tidaklah pantas bagi orang-orang musyrik untuk memakmurkan masjid-masjid Allah padahal mereka menyaksikan atas diri mereka kekafiran. Mereka itu, amal-amalnya telah runtuh dan di dalam nerakalah mereka akan kekal." (At-Taubah:17)&lt;br /&gt;Dan firman Allah 'azza wa jalla, "Dan Kami hadapi segala amal yang mereka kerjakan, lalu Kami jadikan amal itu (bagaikan) debu yang berterbangan." (Al-Furqan:23)&lt;br /&gt;Shalat tidak akan diterima selain dari seorang muslim, dalilnya firman Allah 'azza wa jalla, "Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi." (Aali 'Imraan:85)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Berakal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Lawannya adalah gila. Orang gila terangkat darinya pena (tidak dihisab amalannya) hingga dia sadar, dalilnya sabda Rasulullah,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;رُفِعَ الْقَلَمُ عَنْ ثَلاَثَةٍ: النَّائِمِ حَتَّى يَسْتَيْقِظَ، وَالْمَجْنُوْنِ حَتَّى يُفِيْقَ، وَالصَّغِيْرِ حَتَّى يَبْلُغَ. (رَوَاهُ أَحْمَدُ وَأَبُوْ دَاوُوْدَ وَالنَّسَائِيُّ وَابْنُ مَاجَه)&lt;br /&gt;"Diangkat pena dari tiga orang: 1. Orang tidur hingga dia bangun, 2. Orang gila hingga dia sadar, 3. Anak-anak sampai ia baligh." (HR. Ahmad, Abu Dawud, An-Nasa-i, dan Ibnu Majah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. Tamyiz&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Yaitu anak-anak yang sudah dapat membedakan antara yang baik dan yang buruk, dimulai dari umur sekitar tujuh tahun. Jika sudah berumur tujuh tahun maka mereka diperintahkan untuk melaksanakan shalat, berdasarkan sabda Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مُرُوْا أَبْنَاءَكُمْ بِالصَّلاَةِ لِسَبْعٍ وَاضْرِبُوْهُمْ عَلَيْهَا لِعَشْرٍ وَفَرِّقُوْا بَيْنَهُمْ فِى الْمَضَاجِعِ. (رَوَاهُ الْحَاكِمُ وَاْلإِمَامُ أَحْمَدُ وَأَبُوْ دَاوُوْدَ)&lt;br /&gt;"Perintahkanlah anak-anak kalian shalat ketika berumur tujuh tahun, dan pukullah mereka ketika berumur sepuluh tahun (jika mereka enggan untuk shalat) dan pisahkanlah mereka di tempat-tempat tidur mereka masing-masing." (HR. Al-Hakim, Al-Imam Ahmad dan Abu Dawud)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4. Menghilangkan Hadats (Thaharah)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Hadats ada dua: hadats akbar (hadats besar) seperti janabat dan haidh, dihilangkan dengan mandi (yakni mandi janabah), dan hadats ashghar (hadats kecil) dihilangkan dengan wudhu`, sesuai sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam,&lt;br /&gt;"Allah tidak akan menerima shalat tanpa bersuci." (HR. Muslim dan selainnya)&lt;br /&gt;Dan sabda Rasul shallallahu 'alaihi wa sallam, "Allah tidak akan menerima shalat orang yang berhadats hingga dia berwudlu`." (Muttafaqun 'alaih)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5. Menghilangkan Najis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Menghilangkan najis dari tiga hal: badan, pakaian dan tanah (lantai tempat shalat), dalilnya firman Allah 'azza wa jalla, "Dan pakaianmu, maka sucikanlah." (Al-Muddatstsir:4)&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;تَنَزَّهُوْا مِنَ الْبَوْلِ فَإِنَّ عَامَّةَ عَذَابِ الْقَبْرِ مِنْهُ.&lt;br /&gt;"Bersucilah dari kencing, sebab kebanyakan adzab kubur disebabkan olehnya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;6. Menutup Aurat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Menutupnya dengan apa yang tidak menampakkan kulit (dan bentuk tubuh), berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, "Allah tidak akan menerima shalat wanita yang telah haidh (yakni yang telah baligh) kecuali dengan khimar (pakaian yang menutup seluruh tubuh, seperti mukenah)." (HR. Abu Dawud)&lt;br /&gt;Para ulama sepakat atas batalnya orang yang shalat dalam keadaan terbuka auratnya padahal dia mampu mendapatkan penutup aurat. Batas aurat laki-laki dan budak wanita ialah dari pusar hingga ke lutut, sedangkan wanita merdeka maka seluruh tubuhnya aurat selain wajahnya selama tidak ada ajnaby (orang yang bukan mahramnya) yang melihatnya, namun jika ada ajnaby maka sudah tentu wajib atasnya menutup wajah juga.&lt;br /&gt;Di antara yang menunjukkan tentang mentutup aurat ialah hadits Salamah bin Al-Akwa` radhiyallahu 'anhu, "Kancinglah ia (baju) walau dengan duri."&lt;br /&gt;Dan firman Allah 'azza wa jalla, "Wahai anak cucu Adam, pakailah pakaian kalian yang indah di setiap (memasuki) masjid." (Al-A'raaf:31) Yakni tatkala shalat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;7. Masuk Waktu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dalil dari As-Sunnah ialah hadits Jibril 'alaihis salam bahwa dia mengimami Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam di awal waktu dan di akhir waktu (esok harinya), lalu dia berkata: "Wahai Muhammad, shalat itu antara dua waktu ini."&lt;br /&gt;Dan firman Allah 'azza wa jalla, "Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman." (An-Nisa`:103)&lt;br /&gt;Artinya diwajibkan dalam waktu-waktu yang telah tertentu. Dalil tentang waktu-waktu itu adalah firman Allah 'azza wa jalla, "Dirikanlah shalat dari sesudah tergelincirnya matahari sampai gelap malam dan (dirikanlah pula shalat) Shubuh. Sesungguhnya shalat Shubuh itu disaksikan (oleh malaikat)." (Al-Israa`:78)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;8. Menghadap Kiblat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dalilnya firman Allah, "Sungguh Kami melihat wajahmu sering menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke Kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah wajahmu ke arah Masjidil-Haram, dan di mana saja kalian berada maka palingkanlah wajah kalian ke arahnya." (Al-Baqarah:144)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;9. Niat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tempat niat ialah di dalam hati, sedangkan melafazhkannya adalah bid'ah (karena tidak ada dalilnya). Dalil wajibnya niat adalah hadits yang masyhur, "Sesungguhnya amal-amal itu didasari oleh niat dan sesungguhnya setiap orang akan diberi (balasan) sesuai niatnya." (Muttafaqun 'alaih dari 'Umar Ibnul Khaththab) &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 204, 102);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rukun-rukun Sholat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Tahoma, Verdana, Arial, sans-serif;color:#333333;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 255);"&gt;Rukun-rukun shalat ada empat belas: 1. Berdiri bagi yang mampu, 2. Takbiiratul-Ihraam, 3. Membaca Al-Fatihah, 4. Ruku', 5. I'tidal setelah ruku', 6. Sujud dengan anggota tubuh yang tujuh, 7. Bangkit darinya, 8. Duduk di antara dua sujud, 9. Thuma'ninah (Tenang) dalam semua amalan, 10. Tertib rukun-rukunnya, 11. Tasyahhud Akhir, 12. Duduk untuk Tahiyyat Akhir, 13. Shalawat untuk Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, 14. Salam dua kali.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 255);"&gt;Penjelasan Empat Belas Rukun Shalat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 204, 255);"&gt;1. Berdiri tegak pada shalat fardhu bagi yang mampu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 255);"&gt;Dalilnya firman Allah 'azza wa jalla, "Jagalah shalat-shalat dan shalat wustha (shalat 'Ashar), serta berdirilah untuk Allah 'azza wa jalla dengan khusyu'." (Al-Baqarah:238)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 255);"&gt;Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Shalatlah dengan berdiri..." (HR. Al-Bukhary)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 204, 255);"&gt;2. Takbiiratul-ihraam&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 255);"&gt;, yaitu ucapan: 'Allahu Akbar', tidak boleh dengan ucapan lain&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 255);"&gt;Dalilnya hadits, "Pembukaan (dimulainya) shalat dengan takbir dan penutupnya dengan salam." (HR. Abu Dawud dan dishahihkan Al-Hakim)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 255);"&gt;Juga hadits tentang orang yang salah shalatnya, "Jika kamu telah berdiri untuk shalat maka bertakbirlah." (Idem)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 204, 255);"&gt;3. Membaca Al-Fatihah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 255);"&gt;Membaca Al-Fatihah adalah rukun pada tiap raka'at, sebagaimana dalam hadits,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(51, 204, 255);"&gt;لاَ صَلاَةَ لِمَنْ لَمْ يَقْرَأْ بِفَاتِحَةِ الْكِتَابِ.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 255);"&gt;"Tidak ada shalat bagi orang yang tidak membaca Al-Fatihah." (Muttafaqun 'alaih)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 204, 255);"&gt;4. Ruku'&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 204, 255);"&gt;5. I'tidal (Berdiri tegak) setelah ruku'&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 204, 255);"&gt;6. Sujud dengan tujuh anggota tubuh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 204, 255);"&gt;7. Bangkit darinya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 204, 255);"&gt;8. Duduk di antara dua sujud&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 255);"&gt;Dalil dari rukun-rukun ini adalah firman Allah 'azza wa jalla, "Wahai orang-orang yang beriman ruku'lah dan sujudlah." (Al-Hajj:77)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 255);"&gt;Sabda Rasul shallallahu 'alaihi wa sallam, "Saya telah diperintahkan untuk sujud dengan tujuh sendi." (Muttafaqun 'alaih)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 204, 255);"&gt;9. Thuma'ninah dalam semua amalan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 204, 255);"&gt;10. Tertib antara tiap rukun&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 255);"&gt;Dalil rukun-rukun ini adalah hadits musii` (orang yang salah shalatnya),&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 255);"&gt;"Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, ia berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam masuk mesjid, lalu seseorang masuk dan melakukan shalat lalu ia datang memberi salam kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menjawab salamnya dan bersabda: 'Kembali! Ulangi shalatmu! Karena kamu belum shalat (dengan benar)!, ... Orang itu melakukan lagi seperti shalatnya yang tadi, lalu ia datang memberi salam kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menjawab salamnya dan bersabda: 'Kembali! Ulangi shalatmu!t Karena kamu belum shalat (dengan benar)!, ... sampai ia melakukannya tiga kali, lalu ia berkata: 'Demi Dzat yang telah mengutusmu dengan kebenaran sebagai Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, saya tidak sanggup melakukan yang lebih baik dari ini maka ajarilah saya!' Maka Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda kepadanya: 'Jika kamu berdiri hendak melakukan shalat, takbirlah, baca apa yang mudah (yang kamu hafal) dari Al-Qur`an, kemudian ruku'lah hingga kamu tenang dalam ruku', lalu bangkit hingga kamu tegak berdiri, sujudlah hingga kamu tenang dalam sujud, bangkitlah hingga kamu tenang dalam duduk, lalu lakukanlah hal itu pada semua shalatmu." (HR. Abu Dawud dan dishahihkan Al-Hakim)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 204, 255);"&gt;&lt;br /&gt;11. Tasyahhud Akhir&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 255);"&gt;Tasyahhud akhir termasuk rukun shalat sesuai hadits dari Ibnu Mas'ud radhiyallahu 'anhu, ia berkata, "Tadinya, sebelum diwajibkan tasyahhud atas kami, kami mengucapkan: 'Assalaamu 'alallaahi min 'ibaadih, assalaamu 'alaa Jibriil wa Miikaa`iil (Keselamatan atas Allah 'azza wa jalla dari para hamba-Nya dan keselamatan atas Jibril 'alaihis salam dan Mikail 'alaihis salam)', maka Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 255);"&gt;"Jangan kalian mengatakan, 'Assalaamu 'alallaahi min 'ibaadih (Keselamatan atas Allah 'azza wa jalla dari para hamba-Nya)', sebab sesungguhnya Allah 'azza wa jalla Dialah As-Salam (Dzat Yang Memberi Keselamatan) akan tetapi katakanlah, 'Segala penghormatan bagi Allah, shalawat, dan kebaikan', ..." Lalu beliau shallallahu 'alaihi wa sallam menyebutkan hadits keseluruhannya. Lafazh tasyahhud bisa dilihat dalam kitab-kitab yang membahas tentang shalat seperti kitab Shifatu Shalaatin Nabiy, karya Asy-Syaikh Al-Albaniy dan kitab yang lainnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 204, 255);"&gt;12. Duduk Tasyahhud Akhir&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 255);"&gt;Sesuai sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, "Jika seseorang dari kalian duduk dalam shalat maka hendaklah ia mengucapkan At-Tahiyyat." (Muttafaqun 'alaih)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 204, 255);"&gt;&lt;br /&gt;13. Shalawat atas Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 255);"&gt;Sebagaimana dalam sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, "Jika seseorang dari kalian shalat... (hingga ucapannya beliau shallallahu 'alaihi wa sallam) lalu hendaklah ia bershalawat atas Nabi."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 255);"&gt;Pada lafazh yang lain, "Hendaklah ia bershalawat atas Nabi lalu berdoa." (HR. Ahmad dan Abu Dawud)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 204, 255);"&gt;14. Dua Kali Salam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 255);"&gt;Sesuai sabda Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, "... dan penutupnya (shalat) ialah salam."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 255);"&gt;Inilah penjelasan tentang syarat-syarat dan rukun-rukun shalat yang harus diperhatikan dan dipenuhi dalam setiap melakukan shalat karena kalau meninggalkan salah satu rukun shalat baik dengan sengaja atau pun lupa maka shalatnya batal, harus diulang dari awal. Wallaahu A'lam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6682462103240029109-3377819788417857092?l=mediabilhikmah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/feeds/3377819788417857092/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6682462103240029109&amp;postID=3377819788417857092' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/3377819788417857092'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/3377819788417857092'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/2011/12/syarat-dan-rukun-sholat.html' title='Syarat dan Rukun Sholat'/><author><name>mediabilhikmah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-IigB_oSYZko/TubYt2G-QcI/AAAAAAAAATo/A95rXxgUEb4/s72-c/muslim%2Bkhazaktan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6682462103240029109.post-9039602900716615229</id><published>2011-12-12T09:34:00.003+07:00</published><updated>2011-12-12T09:42:45.493+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kristenisasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kristen'/><title type='text'>Detik-detik Kematian Kristen di Eropa</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;Di Jerman, perkembangan Islam meningkat pesat. Surat kabar ‘Field’ seperti yang  dikutipnya dari sebuah penelitian yang dilakukan Pusat Kajian Arsip  Islam menjelaskan, masjid yang memiliki menara dan kubah meningkat  jumlahnya di Jerman dan ratusan masjid lainnya masih dalam tahap pembangunan. Demikian  seperti yang dilansir kantor berita Jerman (DBA).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari penelitian ‘Bank Dresdn’ memperkirakan jumlah gereja terus berkurangdi Jerman selama beberapa tahun ke depan.  Ritual yang disebut&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; ‘Penyucian Agama’&lt;/span&gt; di 96 gereja dari total 350 gereja  di bawah kekardinalan ‘Eshen’ saja &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;tinggal menunggu waktu untuk  dihentikan&lt;/span&gt;. Demikian pula, sejumlah bangunan gereja telah dialih  fungsikan untuk tujuan lain. Hal itu disebabkan berkurangnya jumlah  pengunjung gereja-gereja dan merosotnya pendapatan yang dihasilkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu muslimin di Belanda sedang berjuang mewujudkan Masjid an-Nashr  di kota Routerdam dalam penampilan barunya setelah diumumkan adanya   sebuah proyek besar untuk renovasi bangunan yang asalnya adalah sebuah  gereja yang berhasil dibeli oleh minoritas muslim dari pengurus gereja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panitia pembaharuan masjid berkeinginan untuk menjadikan masjid tersebut  sebagai masjid terbesar di benua Eropa, serta ingin menambahkan  bangunan-bangunan lain untuk  penyempurnaan fungsi masjid sebagai  lembaga sosial dan kebudayaan di samping fungsinya sebagai tempat  peribadatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ali at-Tasyi, Direktur Yayasan Masjid an-Nashr menjelaskan bahwa masjid  akan mengalami pembaharuan dalam penampilan dan pelebarannya setelah  beberapa pihak tertentu pada tahun-tahun terakhir ini menutup sebagian  lokasi masjid karena bekas gereja rapuh dan hampir runtuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;At-Tasyi menambahkan: “25 tahun yang lalu kami mampu membeli bangunan  tersebut seharga setengah juta Euro, dan bangunan masjid ini dulunya  adalah sebuah gereja, lalu kaum muslimin membelinya pada tahun 1982.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah telah diumumkan bahwa sejumlah LSM mengunjungi masjid  tersebut tentang persiapannya untuk saling membantu dan bekerja sama  dengan yayasan masjid dalam renovasi dan perluasan yang keduanya akan  memakan biaya lebih dari sepuluh juta Euro.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemusatan kaum muslimin Belanda terhadap urgensi fungsi masjid dalam  kehidupan minoritas muslim, serta sebagai penopang hubungan dengan  komunitas lain, datang  setelah keputusan pemerintah Belanda untuk  mewajibkan pelarangan pemakaian cadar secara merata di seluruh tempat  umum. Yang demikian menjadikan Belanda adalah Negara Eropa pertama kali  yang mengambil keputusan seperti ini, dengan klaim bahwa penutup wajah  membentuk sebuah ancaman teroris, atau dengan kata lain identik dengan  teroris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga perkembangan di Perancis, Inggris, Belgia dan beberapa negara Eropa. Kejayaan gereja detik demi detik menuju kematiannya. Sedangkan perkembangan Islam sangat menggembirakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu disebutkan bahwa sebuah harian nasional milik umat Kristiani  menyebutkan dengan terang-terangan bahwa Eropa baru telah muncul, dan  seolah-olah ia mencampakkan orang-orang Nasrani. Gereja-gereja kosong  dan roboh mengubur dirinya. Gedung-gedung yang bersejarah dijual dengan  harga yang sangat murah untuk dirubah menjadi apartemen tempat tinggal,  restoran, dan fungsi ibadah agama selain Nasrani.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6682462103240029109-9039602900716615229?l=mediabilhikmah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/feeds/9039602900716615229/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6682462103240029109&amp;postID=9039602900716615229' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/9039602900716615229'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/9039602900716615229'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/2011/12/detik-detik-kematian-kristen-di-eropa.html' title='Detik-detik Kematian Kristen di Eropa'/><author><name>mediabilhikmah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6682462103240029109.post-3645541699438109203</id><published>2011-12-09T10:04:00.005+07:00</published><updated>2011-12-09T10:51:31.529+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dosa'/><title type='text'>Dosa Warisan itu Memang Hoax</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-qWw1k_JyDTc/TuGE7VpRj8I/AAAAAAAAATQ/cA-czLunLfI/s1600/MABUK.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 332px; height: 211px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-qWw1k_JyDTc/TuGE7VpRj8I/AAAAAAAAATQ/cA-czLunLfI/s400/MABUK.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5683970359675686850" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kalo Bapak Dosa Begini, Kamu Juga Lho...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selama ini kristeners sangat getol mati-matian berpendapat adanya dosa warisan ini. Namun, mereka mengingkari hati nurani mereka sendiri, bahkan hal tersebut bertentangan dalam kitabnya. Inilah ayat yang saya maksud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Janganlah ayah dihukum mati karena  anaknya, janganlah pula anak dihukum mati karena ayahnya; Setiap orang  harus dihukum mati karena dosanya sendiri." (Ulangan 24:16)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Orang yang berbuat  dosa, itulah yang harus mati. Anak tidak akan ikut menanggung kesalahan  ayahnya dan ayah pun tidak akan ikut menanggung kesalahan anaknya. Orang  benar akan menerima berkat kebenarannya, dan kefasikan orang fasik akan  tertanggung diatasnya." (Yehezkiel 18:20)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dagangannya Paulus&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pengaruh “rasul” Kristen, yakni paulus yang mengajarkan pentingnya  penghapusan dosa waris yang diwariskan atas kesalahan nabi Adam a.s. dan  istrinya yang dianggap sebagai kesalahan akibat makan buah terlarang  akibat digoda ular, (satu-satunya binatang yang ada di sorga versi  Kristen dan dikutuk makan debu saja seumur hidupnya) sehingga mereka  dianggap terusir atau diusir oleh Allah SWT dari surga yang indah.  Sehingga oleh “rasul palsu” ini, mengajarkan kepada orang-orang pemuja Yesus  itu harus melakukan pembabtisan. Guna menghapus dosa warisan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aneh bin ajaib, belum tau apa-apa sebagai bayi yang baru saja lahir,  tapi sudah harus memikul dosa yang tidak pernah diperbuatnya. Itulah  salah satu dogma Kristen.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6682462103240029109-3645541699438109203?l=mediabilhikmah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/feeds/3645541699438109203/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6682462103240029109&amp;postID=3645541699438109203' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/3645541699438109203'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/3645541699438109203'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/2011/12/dosa-warisan-itu-memang-hoax.html' title='Dosa Warisan itu Memang Hoax'/><author><name>mediabilhikmah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-qWw1k_JyDTc/TuGE7VpRj8I/AAAAAAAAATQ/cA-czLunLfI/s72-c/MABUK.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6682462103240029109.post-4851363934044436153</id><published>2011-12-06T14:55:00.010+07:00</published><updated>2011-12-09T09:36:14.572+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kristenisasi'/><title type='text'>Adakah Kristenisasi di Balik Rok Mini dan Celana Pendek?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Cara-cara Klasik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai cara ditempuh untuk melancarkan proyek  kristenisasi. Ada yang memalsukan Al-Quran, pendeta mengaku haji, mengaku murtadin (padahal palsu).  &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kawin antar-agama&lt;/span&gt; hanyalah salah satu cara kristenisasi, tentu didahului dengan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;menghamili muslimah&lt;/span&gt; terlebih dahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tahun 80-an missionaris menggebu-gebu karena setiap kepala murtadin dihargai jutaan dan di awal abad 20 ini bonusnya cukup besar untuk mangsa usia anak SD, SLTP dan mangsa SLTA jumlahnya berbeda-beda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini,  kristenisasi lebih diprioritaskan untuk menjauhkan ummat Islam dari agama, baru  kemudian memurtadkannya. Al-Quran Surat Al-Baqarah: 109,  &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Sebagian besar Ahli Kitab menginginkan agar mereka dapat mengembalikan kamu  kepada kekafiran setelah kamu beriman..."&lt;/span&gt; Juga Al-Baqarah: 120, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Orang-orang  Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama  mereka."  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;p style="margin-top: 0; margin-bottom: 0" align="JUSTIFY"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="JUSTIFY"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="JUSTIFY"&gt;Dalam Konferensi  Misionaris di kota Quds (1935), Samuel Zweimer, seorang Yahudi yang menjabat  direktur organisasi misi Kristen, menyatakan, &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;"Misi utama kita bukan  menghancurkan kaum Muslimin sebagai seorang Kristen, namun mengeluarkan seorang  Muslim dari Islam agar jadi orang yang tidak berakhlaq sebagaimana seorang  Muslim. Tujuan kalian adalah mempersiapkan generasi baru yang jauh dari Islam,  generasi yang sesuai de&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;ngan kehendak kaum penjajah, generasi malas dan hanya  mengejar kepuasan hawa nafsu"&lt;/span&gt;. (Sumber: hidayatullah)&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="JUSTIFY"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0; margin-bottom: 0" align="JUSTIFY"&gt;&lt;span&gt;Upaya secara terorganisir mendunia juga dilakukan antara lain perusakan citra Islam dengan konspirasi isu Terorisme, Islamophobia dan fitnah-fitnah lainnya.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0; margin-bottom: 0" align="JUSTIFY"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-top: 0; margin-bottom: 0" align="JUSTIFY"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="JUSTIFY"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; font-weight: bold;" align="JUSTIFY"&gt;Cara Terkini dengan Rok Mini?&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="JUSTIFY"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="JUSTIFY"&gt;Usaha kristenisasi sanga&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-52eJovp2IxM/Tt3Rns0YCSI/AAAAAAAAATE/WcXcpu1Adxg/s1600/BikiniMonkey.JPG"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 269px; height: 382px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-52eJovp2IxM/Tt3Rns0YCSI/AAAAAAAAATE/WcXcpu1Adxg/s400/BikiniMonkey.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5682928784787376418" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;t susah melalui para intelektual dan netter, justru intelektual muda muslim semakin bertambah keimanannya dan cara ini tidak efektif. Perang via forum FFI justru menjungkalkan dan membongkar kesesatan kristen secara luas. Faktanya faithfreedom mengalami kekalahan telak. Kemudian juga melalui Gerakan Jarngan Islam Liberal (JIL) dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="JUSTIFY"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="JUSTIFY"&gt;Sekarang ini terindikasi lebih kuat kepada pelemahan moral, dapat kita lihat beberapa program acara media massa telah mempropagandakan kebudayaan berpakaian seksi dan mengumbar aurat. Ini tidak lain adalah salah satu upaya program pelemahan akidah Islam dan diperbudak nafsu.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="JUSTIFY"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="JUSTIFY"&gt;Gencarnya &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Girls Band&lt;/span&gt; dengan pakaian serba mini adalah indikasi salah satu andalannya. Pengaruhnya ditujukan gaya berpakaian wanita-wanita terutama ABG-ABG sebagai sasaran empuk, sehingga tidak malu-malu lagi untuk pakai celana ketat pendek, rok mini di jalan-jalan mengobral aurat. Ini akan menjadi efek domino dengan biaya murah untuk membuat bobrok umat.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="JUSTIFY"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="JUSTIFY"&gt;Wahai Muslimah.... TUTUPLAH AURATMU.... BUDAYAKAN JILBAB. Karena lalat tidak suka lemper yang dibungkus.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6682462103240029109-4851363934044436153?l=mediabilhikmah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/feeds/4851363934044436153/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6682462103240029109&amp;postID=4851363934044436153' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/4851363934044436153'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/4851363934044436153'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/2011/12/1001-cara-kristenisasi.html' title='Adakah Kristenisasi di Balik Rok Mini dan Celana Pendek?'/><author><name>mediabilhikmah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-52eJovp2IxM/Tt3Rns0YCSI/AAAAAAAAATE/WcXcpu1Adxg/s72-c/BikiniMonkey.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6682462103240029109.post-1523262375859116576</id><published>2011-12-06T08:41:00.002+07:00</published><updated>2011-12-06T08:56:30.317+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Terorisme'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kristen'/><title type='text'>Teroris? Ketika Kekejaman Kristen Tidak Disebut Teroris</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam kasus terorisme, media memang terkenal tidak adil dalam memberitakan Islam. Islam menjadi agama yang paling banyak disudutkan dalam aksi kekerasan. Jika pada kasus pemboman Bali, Gerakan Amrozi Cs dicari sampai ke akar-akarnya, bahkan ditumpas tak bersisa, menjadi lain ceritanya jika Kristen yang melakukan tindakan sama. Seakan media menjadi bungkam seketika.&lt;br /&gt;Dalam kasus kerusuhan Poso misalnya, pengadilan hanya berhenti pada nama tiga orang terdakwa Fabianus Tibo, Dominggus da Silva, dan Marinus Riwu, dan tidak pernah diteruskan kepada siapa dibalik mereka sampai ke anggota-anggotanya. Padahal jelas Tibo cs bertindak atas nama gerakan.&lt;br /&gt;Begitu juga dalam peberitaan internasional. Bush dan serdadunya -yang dikorbankan semangat Fundamentalisme Kristen-yang membunuh jutaan umat muslim di Timur Tengah, seakan-akan lenyap tanpa dosa. Media-media pun tidak ada yang memanggil Bush dengan sapaan teroris. Berbeda jika Usamah Bin Ladin yang diberitakan, baik media cetak maupun televisi ramai-ramai mencapnya teroris tanpa mendudukan kronologis dan pra asumsi yang berkembang.&lt;br /&gt;Kita tentu bertanya-tanya, entah mengapa jika Kristen yang melakukan aksi kekerasan, stigma teroris menjadi kebal bagi mereka. Padahal sejarah mencatat bagaimana kekejaman yang dilakuakn Kristen bukanlah isapan jempol semata, mereka tidak hanya membantai Islam, tapi juga Yahudi, kaum Pagan, pelaku bid’ah secara keji dan tak beradab. Tulisan ini bukan untuk membangkitkan luka, namun bisa jadi pelajaran bagi kita untuk meluruskan isu seputar terorisme atas nama agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pembunuhan Kaum Pagan [1]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sejak agama Kristen diresmikan pada tahun 315 M, kuil-kuil kaum Pagan makin banyak dihancurkan oleh pengikut Kristen. Pendeta kaum pagan pun banyak dibunuh. Antara tahun 315 dan abad ke-6, ribuan orang penyembah berhala disembelih. Dan itu semua dilakukan atas nama misi Gereja.&lt;br /&gt;Melaksanakan ritual ibadah pagan menjadi sangat berbahaya bagi pelakunya dan terancam hukuman mati, ini sudah terjadi mulai tahun 356 Masehi. Kaisar Kristen Theodosius (408-450M) bahkan membunuh anak-anaknya sendiri karena mereka bermain-main dengan patung-patung pagan. Menurut penulis Christian Chronicles, kaisar yang melakukan hal tersebut didasari akan kepatuhan terhadap seluruh ajaran Kristen.&lt;br /&gt;Akhirnya, pada abad ke 6 seluruh hak hidup para penganut Pagan dinyatakan dicabut. Bahkan sebelumnya pada awal abad ke-4, filosof Sopratos dihukum mati atas perintah penguasa Kristen.&lt;br /&gt;Selanjutnya di tahun 415 M, Hypatia dari Alexandria, seorang filosof wanita yang terkenal, diseret kemudian dipotong-potong tubuhnya oleh orang-orang Kristen Koptik radikal yang dipimpin oleh pendeta Peter. Hypatia sendiri adalah seorang ilmuwan Yunani dari Alexandria Mesir. Hypatia dibunuh karena menjadi penyebab kekacauan dalam agama. Ia dijuluki sebagai “pembela ilmu pengetahuan yang gagah berani melawan agama”. Dan beberapa pendapat mengatakan kematiannya menandai akhir dari zaman Hellenistik dan dimulainya zaman kegelapan (The Dark Ages).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pembunuhan Atas Nama Misi Gereja&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Selain membunuh secara kejam dan membabi buta kaum pagan, Kristen juga melakukan terorisme dan kesadisan terhadap mereka-mereka yang tidak mau ikut agamanya. Kaisar Karl (Charlemagne), misalnya, pada tahun 782 M tanpa punya nurani memenggal kepala 4500 orang Saxon, karena mereka tidak mau memeluk agama Kristen.&lt;br /&gt;Kaum tani yang tidak mau membayar sumbangan kepada Gereja pun mengalami hal serupa. Mereka dijatuhi hukuman mati layaknya manusia penuh dosa. Jumlahnya pun tidak main-main, antara 5000 sampai 11.000 pria, wanita dan anak-anak, dibunuh pada tanggal 27 Mei 1234 dekat Altenesch (Jerman).&lt;br /&gt;Lalu pada abad ke 16 dan 17 M, tercatat puluhan ribu warga Irlandia dibunuh. Pasukan Inggris terjun ke wilayah ini semata-mata demi menjinakkan orang-orang Irlandia yang liar. Mereka di anggap tidak lebih dari binatang yang hidup tanpa mengindahkan hukum-hukum Tuhan. Seorang pimpinan tentara Inggris yang terkenal kejam adalah Humphrey Gilbert yang memerintahkan untuk memenggal kepala semua tawanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pembantaian Dalam Perang Salib&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Belum lagi fakta, di Semlin dan Wieselburg (Hungaria), pada tanggal 12 sampai 24 Juni 1096 ribuan orang dihilangkan nyawanya secara kejam. Hanya dalam waktu hitungan hari dari tanggal 9 sampai 26 September 1096 sekitar 1000 orang dibunuh di Nikala atau Xerigordon (Turki).&lt;br /&gt;Kita juga tidak lupa pada tanggal 11 Desember 1098, seribu orang Muslim di bantai di Marra. Tentara Salib yang lapar karena kehabisan makanan sampai-sampai mengambil daging mayat musuh yang sudah mulai membusuk dan memakannya (Christian Chronicle, Albert Aquensis).&lt;br /&gt;Penaklukkan kota Jerusalem yang terjadi pada tanggal 15 Juli 1099 pun dihiasi kematian 60.000 warga Muslim, Yahudi, laki-laki dan anak-anak, yang dibunuh secara keji oleh Pasukan Perang Salib. Puluhan ribu kaum muslim yang mencari penyelamatan diatas masjid Al Aqsha pun dikejar sampai dapat dan mereka dibantai dengan sangat sadis.&lt;br /&gt;Kekejaman demi kekejaman pasukan salib memang sulit dinalar oleh akal sehat. Setahun sebelumnya, pada tahun 1098, pasukan tentara bengis itu telah membunuh ratusan ribu kaum muslim di Arra’t-un-Noman, salah satu kota di Syria. [2] Mereka bergerak atas “sabda” Paus Urban yang menyeru “Killing these godless monsters was a holy act: it was a Christian Duty to exterminate thi vile race from our lands” atau “Membunuh para monster tak bertuhan itu adalah tindakan suci: adalah kewajiban umat Kristen untuk memusnahkan angsa jahat itu dari wilayah kita.”&lt;br /&gt;Salah satu saksi mata sampai-sampai menyatakan bahwa ,”Genangan darah manusia di depan Kuil Solomon setinggi pergelangan kaki orang dewasa”. Sedangkan, salah seorang penulis Kristen bernama Eckehad dari Aura mengatakan, “bahkan berlanjut hingga musim panas, udara di seluruh Palestina masih tercemari oleh bau mayat-mayat yang membusuk”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pembunuhan Terhadap Orang Bid’ah (Inkuisisi)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sejatinya, Inkuisisi (dengan huruf I besar) adalah istilah yang secara luas digunakan untuk menyebut pengadilan terhadap bidaah oleh Gereja Katolik Roma. Undang-undang ini mengandung peraturan-peraturan yang sangat keras. Sanksi pelaku bid’ah bahkan bisa sangat mengerikan daripada kaum pagan yang jelas-jelas kafir dalam konsep mereka.&lt;br /&gt;Dalam sejarahnya, Gereja Trinitarian yang menjatuhkan keputusan bersalah kepada seorang pelaku bid’ah akan memberikan hukuman tak berperi dari mulai penyiksaan, pembakaran sampai pemenggalan kepala.&lt;br /&gt;Kasus ini sempat menimpa kaum Manichaean. Kaum Manichean adalah salah satu sekte yang dinyatakan bid’ah dalam Kristen karena melakukan praktek pengendalian kelahiran (KB) yang tidak diajarkan oleh Gereja Katholik. Bayangkan karena hal itu, ribuan orang Manichean menjadi korban seiring kampanye besar-besaran ke seluruh kekaisaran Romawi antara tahun 372 M sampai 444 M.&lt;br /&gt;Selain pembasmian yang menimpa kaum Manichean, hal serupa juga menimpa kelompok Cathars. Orang-orang Cathars pada dasarnya menganut Kristen dengan baik, tetapi pada sisi lain mereka menolak segala peraturan Gereja Katholik Roma yang dirasa tidak adil seperti pajak dan larangan pengendalian kelahiran.&lt;br /&gt;Lantas hanya karena hal itu, Paus Innocent III memerintahkan untuk membunuh para pengikut Cathars di tahun 1209. Kota Beziers (Perancis) pada tanggal 22 Juni 1209 pun dihancurkan. Semua makhluk yang hidup di dalamnya pun dibantai tanpa ampun. Jumlah korban menurut catatan sejarah berkisar pada angka 70.000 manusia, angka itu termasuk jumlah pemeluk Katolik yang menolak untuk menyerahkan tetangga dan sahabatnya yang di kategorikan bid’ah oleh Gereja.&lt;br /&gt;Bid'ah lainnya yang juga dilakukan oleh Waldensians, Paulikians, Runcarians, Josephite dan lain-lain juga dienyahkan hingga tak bersisa. Ratusan ribu orang kemudian mati tak bernyawa oleh kekejeman pihak gereja. Bahkan John Huss, yang mengkritisi “Papal Infallibility” (Kemustahilan Paus berbuat salah) dan Surat penebusan dosa, dibakar hidup-hidup di tiang pancang pada tahun 1415.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pembunuhan Terhadap Yahudi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Yang juga turut mengalami kekejaman selain Islam adalah kaum Yahudi. Max Margolis dan Alexander Marx dalam “A History of Jewish People” menceritakan bahwa pada periode 612-620 M, banyak kasus terjadi dimana Yahudi dibaptis secara paksa. Euric (680-687) membuat keputusan bahwa seluruh orang Yahudi yang dibaptis secara paksa ditempatkan dibawah pengawasan khusus pejabat dan pemuka gereja. Setelah diKristenkan secara paksa, orang-orang Yahudi itu tetap diawasi secara ketat oleh gereja, takut kalau-kalau mereka kembali melakukan ibadah Yahudi.&lt;br /&gt;Bahkan Raja Egica (687-701) membuat keputusan bahwa semua Yahudi di Spanyol dinyatakan sebagai budak. Keputusan sepihak itu tidak saja berlangsung dalam satu sampai dua tahun, namun untuk selamanya. Harta benda kaum Yahudi disita dan mereka diusir dari rumah-rumah sehingga tersebar ke berbagai provinsi. Lebih dari itu anak-anak Yahudi yang berumur tujuh tahun ke atas diambil paksa dari orangtuanya dan diserahkan kepada keluarga Kristen. [3]&lt;br /&gt;Selanjutnya pada tahun 1096, saat Perang Salib pertama, ribuan orang Yahudi dibunuh oleh Salibis Kristen di kota Worm teparnya pada tanggal 18 Mei 1906, di Mainz. Lalu pada tanggal 27 Mei 1096 sekitar 1100 orang Yahudi juga mengalami pembantaian.&lt;br /&gt;Dalam Perang Salib itu, tercatat 12.000 orang Yahudi dibunuh dimana tempatnya membentang dari Worms, Mainz, Cologne, Neuss, Altenahr, Wevelinghoven, Xanten, Moers, Dortmund, Kerpen, Trier, Regensburg, Prag hingga Metz di Perancis.&lt;br /&gt;Sedangkan pada tahun 1348 nasib naas juga dialami Yahudi, dua ribu orang diantara mereka dibunuh di Bassel (Swiss) dan Strassbourg. Sedangkan pada tahun 1349 diKita Praha, data menyatakan bahwa 3000 orang Yahudi telah tewas terbunuh. Sedang pada 42 tahun selanjutnya, takni pada tahun 1391, kaum Yahudi Seville habis oleh Kardinal Martines. Dalam catatan sejarah tercatat sebanyak 4000 orang Yahudi tewas dan 25.000 lainnya dijual sebagai budak.&lt;br /&gt;Ternyata itu pun belum berakhir. Abad 15 adalah abad yang menjadi saksi pembantaian besar-besaran kaum Yahudi dan muslim di Spanyol dan Portugal. Pada tahun 1483 misalnya, 13.ooo orang Yahudi dieksekusi atas perintah komandan inquisisi Spanyol, Faray Thomas de Torquemada.&lt;br /&gt;Jatuhnya Granada ke tangan Spanyol juga berbuah ancaman bagi Yahudi. Hanya dalam beberapa bulan antara akhir April sampai 2 Agustus 1492, sekitar 150.000 kaum Yahudi diusir dari Spanyol. Sebagian besar dari mereka kemudian mengungsi ke wilayah Turki Utsmani yang menyediakan tempat aman bagi Yahudi.&lt;br /&gt;Stand J Shaw dalam “The Jews of the Ottoman Empire and the Turkish Republic” mencatat jumlah Yahudi yang terusir dari Spanyol tahun itu sebanyak 160.000. Dari jumlah itu, 90.000 mengungsi ke Turki. 25.000 ke Belanda, 20.000 ke Maroko, 10.000 ke Prancis, 10.000 ke Italia dan 5.000 ke Amerika. Yang mati dalam perjalanan diperkirakan 20.000 orang. Sedangkan yang dibaptis tetap di Spanyol sebanyak 50.000 orang. [4]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kekejeman Terhadap Muslim di Guantanamo&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dalam perkembangan modern, terror Kristen pun tidak pernah berhenti. Kebencian mereka terhadap Islam dilakukan dalam jejak-jejak pemerintahan Amerika Serikat. Mereka tidak saja membasmi jutaan umat muslim di Afghanistan, Pakistan, Kaukasus, Somalia, Palestina, Bosnia tapi juga menahan tawanan-tawanan muslim di penjara terkejam di Guantanamo. Umat muslim disiksa, dilecehkan, namun lagi-lagi tidak ada yang menyebut mereka dengan sapaan teroriss, bahkan sampai detik ini.&lt;br /&gt;Lawrence Wilkerson, asisten mantan Menteri Luar Negeri AS Colin Powell, pernah membuat pengakuan dalam suatu pernyataan yang ditandatangani untuk mendukung gugatan yang diajukan oleh seorang tahanan Guantanamo, Adel Hassan Hamad.&lt;br /&gt;Hamad, seorang pria Sudan yang ditahan di Teluk Guantanamo sejak Maret 2003 sampai Desember 2007, mengklaim bahwa dia mengalami penyiksaan oleh agen-agen AS saat berada di dalam tahanan dan mengajukan gugatan terhadap beberapa nama pejabat Amerika.&lt;br /&gt;Menurut Wilkerson, baik Dick Cheney maupun Donald Rumsfeld sebenarnya mengetahui bahwa sebagian besar dari 742 tahanan yang pertama kali dikirim ke Guantanamo pada tahun 2002 adalah mereka yang tidak bersalah, tetapi yakin bahwa ada kemungkinan untuk membiarkan para tahanan itu bebas.&lt;br /&gt;Wilkerson, yang menjabat sebagai kepala staf Powell sebelum ia meninggalkan pemerintahan Bush tahun 2005, mengklaim bahwa sebagian besar tahanan, yang terdiri dari anak-anak berumur 12 hingga kakek-kakek setua 93 tahun, tidak pernah melihat seorang tentara AS sebelumnya, kecuali setelah mereka ditangkap.&lt;br /&gt;Dia melanjutkan dengan mengatakan bahwa Rumsfeld dan Cheney pada khususnya, tidak punya belas kasihan bagi orang yang tak bersalah dan harus mendekam di Guantanamo selama bertahun-tahun, serta harus mengalami penderitaan hanya demi kepentingan AS untuk membenarkan perang melawan terornya.&lt;br /&gt;“Dia (Cheney) sama sekali tidak memiliki kekhawatiran bahwa sebagian besar tahanan Guantanamo itu tidak bersalah … Jika ratusan individu yang tidak bersalah harus menderita,” kata Wilkerson.&lt;br /&gt;Selanjutnya, Mohammad al-Kahtani, tersangka ke-20 peledakan serangan 11 September yang ditahan di Teluk Guantanmo, Kuba dalam sebuah catatan harian penjara mengaku dipaksa telanjang sambil menirukan gonggongan anjing saat menjalani penyidikan.&lt;br /&gt;Saat tengah malam, kepala Kahtani kerap digebyuri air dan telinganya dijejali musik-musik keras karena mendadak harus menjalani pemeriksaan. Permintaannya untuk shalat senantiasa ditolak.&lt;br /&gt;Selain itu, warga Arab Saudi ini juga diinterogasi di sebuah ruangan yang didekorasi dengan gambar-gambar korban 11 September. Sudah tak terhitung berapa kali dia harus kencing di celana karena ketakutan. Harga dirinya juga dicabik-cabik ketika lehernya dikalungi gambar wanita setengah bugil. Sampai pernah suatu saat dia minta diperbolehkan bunuh diri.&lt;br /&gt;Gambar-gambar yang sangat mengagetkan dunia, mengenai bagaimana para tahanan diperlakukan pernah beredar di awal tahun 2002 silam. Kondisi mereka lemah, dalam pakaian oranye yang menyala, mata, mulut, dan telinga disekap, kedua tangan dan kaki dirantai. Sel-selnya seperti kandang ayam. Kawat- kawat berduri melintang ke sana kemari siap merobek kulit dan daging.&lt;br /&gt;Selanjutnya, Mohammed Sagheer, 52 tahun, seorang da’i Pakistan yang telah dikeluarkan dari Guantánamo juga menglima terror mental. Para sipir penjara menurutnya menggunakan obat untuk mengendalikan para tahanan. Sagheer menyatakan bahwa para tentara itu memberi tahanan sebuah tablet yang akan membuat para tahanan tak sadarkan diri.&lt;br /&gt;“Saya sembunyikan tablet-tablet itu di bawah lidah, lalu membuangnya begitu penjaga tidak melihat,” katanya. Sagheer mengaku dua kali dihukum di sel isolasi yang gelap karena meludahi penjaga, yang menurutnya telah memprovokasinya dengan melempar Qur’an dan memukulinya. (pz/bersambung)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: &lt;a href="http://oroginak.wordpress.com/2011/07/18/siapa-radikal-siapa-teroris-ketika-kekejaman-kristen-tidak-disebut-teroris/"&gt;Blog&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan Kaki&lt;br /&gt;[1] Bisa dilihat dala tulisan Kelsos dengan judul Victims of The Christian Faith di situs www.truthbeknown.com yang kemudian ditulis kembali oleh Hj. Irena Handono dalam buku Fitnah dan Teror, (Bekasi: Gerbang Publishing, 2008)&lt;br /&gt;[2] Adian Husaini, Tinjauan Historis Konflik Yahudi Kristen Islam, (Jakarta: GIP, 2004) h. 141&lt;br /&gt;[3] Ibid, h. 140&lt;br /&gt;[4] Ibid. h. 145&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6682462103240029109-1523262375859116576?l=mediabilhikmah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/feeds/1523262375859116576/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6682462103240029109&amp;postID=1523262375859116576' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/1523262375859116576'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/1523262375859116576'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/2011/12/teroris-ketika-kekejaman-kristen-tidak.html' title='Teroris? Ketika Kekejaman Kristen Tidak Disebut Teroris'/><author><name>mediabilhikmah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6682462103240029109.post-2889328391363012283</id><published>2011-12-05T09:17:00.013+07:00</published><updated>2011-12-05T15:44:23.093+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Trinitas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Allah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Yesus'/><title type='text'>Mulut Pendeta  Berbusa-busa Menyebut Kuasa dan Mukjizat Tuhan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-cyzl10k6ci4/Ttwr8-OZ-SI/AAAAAAAAAS4/WDuOAf4fJlo/s1600/pray-to-allah.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-cyzl10k6ci4/Ttwr8-OZ-SI/AAAAAAAAAS4/WDuOAf4fJlo/s400/pray-to-allah.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5682465156330289442" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tetapi Akhirnya Berpaling dari Tuhan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sering kita dengar mulut para pendeta berbusa-busa menyebut kuasa, mukjizat, kasih Tuhan yang telah memberikan nikmat kepada manusia. Tetapi, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;perhatikanlah dengan seksama &lt;/span&gt;tiba-tiba mulut mereka terpelintir dan berpaling dari hakikat “Tuhan Allah” yang sebenarnya beralih menyembah Yesus, anak manusia. Terjebak dalam doktrin Trinitas yang mengada-ada, hayalan dan tidak diajarkan Yesus sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Alangkah tragisnya, dibalik semangat yang berkobar-kobar itu, akhirnya terbelok terjerembab kepada kekafiran untuk menyembah manusia. Dengan tiba-tiba, dipaksa untuk PERCAYA.... PERCAYA.... dan PERCAYA. Masak iya sih?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Stop Sembah Manusia, Sembahlah Tuhan ketika Menjadi Allah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Berhentilah wahai kristen, menyembah manusia yang kau paksakan dianggap sebagai Tuhan. Jika engkau melakukan demikian berarti engkau telah menyekutukan-Nya dan berpaling dari Allah. Sembahlah Tuhan ketika Ia sedang melihat anda sekarang, ketika Ia menguasai dunia ini, ketika Ia menjadi Maha Tak Tertandingi dan mempunyai &lt;a href="http://mediabilhikmah.blogspot.com/2011/11/sifat-sifat-allah.html"&gt;sifat-sifat&lt;/a&gt; ketuhanan &lt;a href="http://mediabilhikmah.blogspot.com/2011/11/asmaul-husna.html"&gt;nama-nama yang baik.&lt;/a&gt; Allah tidak pernah menjadi manusia, jenis makhluk yang diciptakannya. Tidak ada satu pernyataanpun bahwa Allah menjadi manusia. Karena dari &lt;a href="http://mediabilhikmah.blogspot.com/2011/09/tabel-perkembangan-ajaran-trinitas.html"&gt;Sejarah Trinitas&lt;/a&gt;, terbukti trinitas ini hanyalah khalayan dan mengada-ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Menganggap Tuhan Sebagai Manusia adalah Menghina&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ketika engkau menganggap Tuhan dalam bentuk manusia berarti, merendahkan sifat Tuhan sehina-hinanya. Tuhan adalah Maha Kuasa yang Mempunyai Nama dan Sifat-sifat Sempurna, Bukan manusia yang penuh kekurangan, kehinaan, kelemahan tiada daya, kencing, beol, kentut, tidur, pelupa, lahir dari lubang yang pesing dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sebaliknya, manusia dianggap sebagai Tuhan, ini mustahil dan tidak mungkin, manusia lemah terlalu hina untuk menjadi Yang Maha Sempurna. Ditinjau dari segi manapun, ini adalah sebuah kesesatan belaka.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tak ada Kuasa Selain Milik Allah &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah ketika Yesus berteriak &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;“Eli, Eli, lama sabakhtani?” &lt;/span&gt;Ini menunjukkan dua buah oknum yang sedang berkomunikasi. Kepada siapa Yesus berteriak, tentu kepada Tuhan. Ketika Tuhan dalam Bentuk Allah. Dan akhirnya Yesus diselamatkan dari penyaliban, dengan keajaiban dan mukjizat Allah, Tuhan yang sebenarnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6682462103240029109-2889328391363012283?l=mediabilhikmah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/feeds/2889328391363012283/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6682462103240029109&amp;postID=2889328391363012283' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/2889328391363012283'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/2889328391363012283'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/2011/12/mulut-berbusa-busa-menyebut-kuasa-dan.html' title='Mulut Pendeta  Berbusa-busa Menyebut Kuasa dan Mukjizat Tuhan'/><author><name>mediabilhikmah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-cyzl10k6ci4/Ttwr8-OZ-SI/AAAAAAAAAS4/WDuOAf4fJlo/s72-c/pray-to-allah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6682462103240029109.post-2821612577465925919</id><published>2011-11-28T15:26:00.002+07:00</published><updated>2011-11-28T15:39:21.368+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Alqur&apos;an'/><title type='text'>Apa Itu Al-Qur'an</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-EyyvPgvvJUQ/TtNIrZOPZFI/AAAAAAAAASs/Hpyd9R__o_M/s1600/seorang-gadis-tuna-netra-tengah-membaca-alquran-braille-_110808203206-407.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 360px; height: 260px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-EyyvPgvvJUQ/TtNIrZOPZFI/AAAAAAAAASs/Hpyd9R__o_M/s400/seorang-gadis-tuna-netra-tengah-membaca-alquran-braille-_110808203206-407.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5679963465386517586" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0px; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;Definisi Al-Qur’an&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;a. Segi Bahasa&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Dari segi bahasa, &lt;strong&gt;Qur’an &lt;/strong&gt;berasal dari &lt;i&gt;qara’a&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;, yang berarti menghimpun dan menyatukan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;"&gt;. Sedangkan &lt;i&gt;Qira’ah &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;"&gt;berarti menghimpun huruf-huruf dan kata-kata &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;"&gt;yang satu dengan yang lainnya dengan susunan yang rapih. (Al-Qattan, 1995&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;"&gt;: 20). Mengenai hal ini, Allah berfirman dalam QS. Al Qiyamah (75) ayat 17-18:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;  &lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:TimesNewRomanOOEnc;"&gt;&lt;img src="http://www.jkmhal.com/quran/images/75/75_17.png" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;"&gt;&lt;em&gt;“Sesungguhnya atas tanggungan Kamilah mengumpulkannya (di dadamu)dan &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;"&gt;&lt;em&gt;(membuatmu pandai) membacanya. (Al Qiyamah: 17) &lt;/em&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;img src="http://www.jkmhal.com/quran/images/75/75_18.png" /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;&lt;em&gt;Apabila Kami telah selesai membacakannya maka ikutilah bacaannya itu. (Al Qiyamah: 18)&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;"&gt;&lt;strong&gt;          &lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;"&gt; Qur’an&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;"&gt;, secara bahasa dapat pula  berarti &lt;em&gt;“bacaan”, &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;"&gt;sebagai masdar dari kata qara’a. Dalam arti seperti ini, firman Allah SWT dalam Q.S.Fushshilat (41) ayat 3:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Traditional Arabic;font-size:100%;"&gt; &lt;img src="http://www.jkmhal.com/quran/images/41/41_3.png" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;“Kitab yang dijelaskan ayat-ayatnya, yakni bacaan dalam bahasa Arab, untuk kaum yang mengetahui.”&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;b. &lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;"&gt;Secara Istilah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;        Adapun dari segi istilahnya, Dr. Subhi Al Salih mendefinisikan Al-Qur'an sebagai berikut, Al-Qur’an adalah:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:TimesNewRomanOOEnc;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt; &lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;كَلاَمُ  اللهِ الْمُعْجِزُ الْمُنَزَّلُ عَلَى قَلْبِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ  عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَنْقُوْلُ بِالتَّوَاتِرِ الْمُتَعَبَّدُ  بِتِلاَوَتِهِ&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;"&gt;&lt;em&gt;AlQur’an adalah Kalamullah yang merupakan mu’jizat yang ditunukan kepada nabi &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;"&gt;&lt;em&gt;Muhammad SAW, yang disampaikan kepada kita secara mutawatir dan dijadikan &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;"&gt;&lt;em&gt;membacanya sebagai ibadah.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;"&gt;Adapun Muhammad 'Ali ash-Shabuni mendefinisikan Al-Qur'an sebagai berikut: &lt;i&gt;"Al-Qur'an adalah firman Allah yang tiada tandingannya, diturunkan kepada Nabi Muhammad &lt;/i&gt;&lt;i&gt;  penutup para Nabi dan Rasul, dengan perantaraan Malaikat Jibril a.s.  dan ditulis pada mushaf-mushaf yang kemudian disampaikan kepada kita  secara mutawatir, serta membaca dan mempelajarinya merupakan ibadah,  yang dimulai dengan surat Al-Fatihah dan ditutup dengan surat An-Nas"&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;Nama-nama Al-Qur’an&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;Al-Qur’an (Al Isra' (17) ayat : 9) &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;h2 style="TEXT-ALIGN: center;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;color:#000000;"&gt; &lt;img src="http://www.jkmhal.com/quran/images/17/17_9.png" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;h2 style="TEXT-ALIGN: center;"&gt; &lt;/h2&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: center;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;Sesungguhnya  Al Qur’an ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan  memberi kabar gembira kepada orang-orang Mukmin yang mengerjakan amal  saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar. (Surat Al Isra’ ayat 9)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Garamond;font-size:100%;"&gt;Nama-nama Lain Al Qur'an&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;1. Al Kitab (Kitab) &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;h1 style="TEXT-ALIGN: center;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;color:#009900;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt; &lt;img src="http://www.jkmhal.com/quran/images/2/2_2.png" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: center;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: center;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;&lt;em&gt;"Kitab (Al Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa," Q.S. Al Baqarah (2) : 2 &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: center;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: center;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;&lt;img src="http://www.jkmhal.com/quran/images/44/44_2.png" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: center;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;&lt;em&gt;"Demi Kitab (Al Qur'an) yang menjelaskan," Q.S. Dukhan (44) : 2&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;"&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;2. Al Furqan (Pembeda)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;    QS. Al Furqaan (25) : 1&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: center;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;&lt;img src="http://www.jkmhal.com/quran/images/25/25_1.png" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: center;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;Maha  Suci Allah yang telah menurunkan Al-Furqaan (Al Qur’an) kepada  hamba-Nya, agar dia menjadi pemberi peringatan kepada seluruh alam,&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;3. Adz Dzikr (Pemberi Peringatan/Pelajaran) &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;    &lt;/strong&gt;QS. Al Hijr (15) : 9&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: center;"&gt;&lt;span style="font-family:Traditional Arabic;font-size:x-large;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;&lt;img src="http://www.jkmhal.com/quran/images/15/15_9.png" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: center;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Ad Dzikr (Al Qur’an), dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: center;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: center;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;QS. Al Qamar (54) : 17&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: center;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: center;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;"&gt; &lt;img src="http://www.jkmhal.com/quran/images/54/54_17.png" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: center;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;em&gt;Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al Qur’an untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran?&lt;/em&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;4. Mau 'idhoh (Pelajaran) &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;    &lt;/strong&gt;QS. Ali Imron (3) : 138&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: center;"&gt;&lt;span style="font-family:Traditional Arabic;font-size:x-large;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;color:#009900;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;img src="http://www.jkmhal.com/quran/images/3/3_138.png" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: center;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;(Al Qur’an) ini adalah penerangan bagi seluruh manusia, dan petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Garamond;font-size:100%;"&gt;    Q.S. Yunus (10) : 57&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Garamond;font-size:100%;"&gt;&lt;img src="http://www.jkmhal.com/quran/images/10/10_57.png" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;&lt;em&gt;        "Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu  dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan  petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman."&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;5. Al Hukm (Hukum) &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;    Q.S. Ra'd (13) : 37&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt; &lt;img src="http://www.jkmhal.com/quran/images/13/13_37.png" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;&lt;em&gt;"Dan  demikianlah, Kami telah menurunkan Al Hukm (Al Qur'an) itu sebagai  peraturan (yang benar) dalam bahasa Arab. Dan seandainya kamu mengikuti  hawa nafsu mereka setelah datang pengetahuan kepadamu, maka sekali-kali  tidak ada pelindung dan pemelihara bagimu terhadap (siksa) Allah."&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;6. Hikmah (Kebijaksanaan) :&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Garamond;font-size:100%;"&gt;   Q.S. Al Isra' (17) : 39&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Garamond;font-size:100%;"&gt;&lt;img src="http://www.jkmhal.com/quran/images/17/17_39.png" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;&lt;em&gt;"Itulah  sebagian hikmah yang diwahyukan Tuhan kepadamu. Dan janganlah kamu  mengadakan tuhan yang lain di samping Allah, yang menyebabkan kamu  dilemparkan ke dalam neraka dalam keadaan tercela lagi dijauhkan (dari  rahmat Allah)." &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;7. Asy Syifa (Obat) &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Garamond;font-size:100%;"&gt;    Q.S. Al Isra (17) : 82&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Garamond;font-size:100%;"&gt;&lt;img src="http://www.jkmhal.com/quran/images/17/17_82.png" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;"&gt;8. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;"&gt;Al Huda (Petunjuk) &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;    QS. Al Baqarah (2) : 2, 185&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Traditional Arabic;font-size:x-large;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;img src="http://www.jkmhal.com/quran/images/2/2_185.png" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: center;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;Beberapa  hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya  diturunkan (permulaan) Al Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan  penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak  dan yang batil)…........&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;    Q.S. Al Jin (72) : 13&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;&lt;img src="http://www.jkmhal.com/quran/images/72/72_13.png" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;&lt;em&gt;"Dan  sesungguhnya kami tatkala mendengar petunjuk (Al Qur'an), kami beriman  kepadanya. Barang siapa beriman kepada Tuhannya, maka ia tidak takut  akan pengurangan pahala dan tidak (takut pula) akan penambahan dosa dan  kesalahan."&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;    Q.S. At Taubah (9) : 33 &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;"&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: center;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;img src="http://www.jkmhal.com/quran/images/9/9_33.png" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;/span&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Garamond;font-size:100%;"&gt;&lt;em&gt;"Dialah  yang telah mengutus Rasul-Nya (dengan membawa) petunjuk (Al Qur'an) dan  agama yang benar untuk dimenangkan-Nya atas segala agama, walaupun  orang-orang musyrik tidak menyukai."&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;9. At Tanzil &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;         Alasan Al-Qur'an diberi nama dengan &lt;em&gt;At-Tanzil&lt;/em&gt;, sebagaimana tertera dalam firman Allah SWT: &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;img src="http://www.jkmhal.com/quran/images/26/26_192.png" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;em&gt;Dan sesungguhnya Al Qur'an ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan semesta alam, (&lt;/em&gt;Asy-Su'arâ (26) : 192)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Traditional Arabic;font-size:100%;"&gt;&lt;img src="http://www.jkmhal.com/quran/images/26/26_193.png" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;"&gt;dia dibawa turun oleh Ar-Ruh Al Amin (Jibril), &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;"&gt;(Asy-Su'arâ (26) : 193) &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;"&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: center;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;"&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;10. Ar Rahmah (Rahmat), &lt;/strong&gt;QS. Al Israa’ (17) : 82&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Traditional Arabic;font-size:x-large;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;color:#009900;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;img src="http://www.jkmhal.com/quran/images/17/17_82.png" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;Dan  Kami turunkan dari Al Qur’an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi  orang-orang yang beriman dan Al Qur’an itu tidaklah menambah kepada  orang-orang yang lalim selain kerugian.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;11. Ruh, &lt;/strong&gt;QS. Al Mu’min (40) : 15&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Traditional Arabic;font-size:100%;"&gt;&lt;img src="http://www.jkmhal.com/quran/images/40/40_15.png" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: center;"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: center;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(&lt;em&gt;Dialah)  Yang Maha Tinggi derajat-Nya, Yang mempunyai Arasy, Yang mengutus  Jibril dengan (membawa) perintah-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya  di antara hamba-hamba-Nya, supaya dia memperingatkan (manusia) tentang  hari pertemuan (hari kiamat),&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;12. Al Bayan (Penerang) &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;      Q.S. Ali Imran (3) :138 &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;                                &lt;img src="http://www.jkmhal.com/quran/images/3/3_138.png" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;&lt;em&gt;(Al Qur'an) ini adalah penerangan bagi seluruh manusia, dan petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Garamond;font-size:100%;"&gt;13. Kalam (Firman)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;      &lt;/strong&gt;Q.S. Taubah (9) : 6&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;&lt;img src="http://www.jkmhal.com/quran/images/9/9_6.png" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;&lt;em&gt;"Dan  jika seorang di antara orang-orang musyrikin itu meminta perlindungan  kepadamu, maka lindungilah ia supaya ia sempat mendengar firman Allah,  kemudian antarkanlah ia ke tempat yang aman baginya. Demikian itu  disebabkan mereka kaum yang tidak mengetahui."&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;14. &lt;/strong&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;"&gt;&lt;strong&gt;Busyro (Berita Gembira), QS. An Nahl (16) : 89&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: center;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;img src="http://www.jkmhal.com/quran/images/16/16_89.png" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: center;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(&lt;em&gt;Dan  ingatlah) akan hari (ketika) Kami, bangkitkan pada tiap-tiap umat  seorang saksi atas mereka dari mereka sendiri, dan Kami datangkan kamu  (Muhammad) menjadi saksi atas seluruh umat manusia. Dan Kami turunkan  kepadamu Al Kitab (Al Qur’an) untuk menjelaskan segala sesuatu dan  petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah  diri.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt;tab-stops: list .5in;mso-list: l6 level1 lfo3;mso-margin-top-alt: auto;mso-margin-bottom-alt: auto;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;15. An-Nur (cahaya) &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt;tab-stops: list .5in;mso-list: l6 level1 lfo3;mso-margin-top-alt: auto;mso-margin-bottom-alt: auto;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;     &lt;/strong&gt;Q.S. An Nisa' (4):174 &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt;tab-stops: list .5in;mso-list: l6 level1 lfo3;mso-margin-top-alt: auto;mso-margin-bottom-alt: auto;"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt;tab-stops: list .5in;mso-list: l6 level1 lfo3;mso-margin-top-alt: auto;mso-margin-bottom-alt: auto;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;&lt;img src="http://www.jkmhal.com/quran/images/4/4_174.png" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt;tab-stops: list .5in;mso-list: l6 level1 lfo3;mso-margin-top-alt: auto;mso-margin-bottom-alt: auto;"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt;tab-stops: list .5in;mso-list: l6 level1 lfo3;mso-margin-top-alt: auto;mso-margin-bottom-alt: auto;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;&lt;em&gt;Hai  manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu bukti kebenaran dari  Tuhanmu, (Muhammad dengan mukjizatnya) dan telah Kami turunkan kepadamu  cahaya yang terang benderang (Al Qur'an).&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt;tab-stops: list .5in;mso-list: l6 level1 lfo3;mso-margin-top-alt: auto;mso-margin-bottom-alt: auto;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt;tab-stops: list .5in;mso-list: l6 level1 lfo3;mso-margin-top-alt: auto;mso-margin-bottom-alt: auto;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;16. Al-Basha'ir (Pedoman): &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt;tab-stops: list .5in;mso-list: l6 level1 lfo3;mso-margin-top-alt: auto;mso-margin-bottom-alt: auto;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;     &lt;/strong&gt;Q.S. Al Jaatsiyah (45) :20&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt;tab-stops: list .5in;mso-list: l6 level1 lfo3;mso-margin-top-alt: auto;mso-margin-bottom-alt: auto;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt;tab-stops: list .5in;mso-list: l6 level1 lfo3;mso-margin-top-alt: auto;mso-margin-bottom-alt: auto;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;&lt;img src="http://www.jkmhal.com/quran/images/45/45_20.png" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt;tab-stops: list .5in;mso-list: l6 level1 lfo3;mso-margin-top-alt: auto;mso-margin-bottom-alt: auto;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;&lt;em&gt;Al Qur'an ini adalah pedoman bagi manusia, petunjuk dan rahmat bagi kaum yang meyakini.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt;tab-stops: list .5in;mso-list: l6 level1 lfo3;mso-margin-top-alt: auto;mso-margin-bottom-alt: auto;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt;tab-stops: list .5in;mso-list: l6 level1 lfo3;mso-margin-top-alt: auto;mso-margin-bottom-alt: auto;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;17. Al-Balagh (penyampaian/kabar) &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt;tab-stops: list .5in;mso-list: l6 level1 lfo3;mso-margin-top-alt: auto;mso-margin-bottom-alt: auto;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;     &lt;/strong&gt;Q.S. 14:52 &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt;tab-stops: list .5in;mso-list: l6 level1 lfo3;mso-margin-top-alt: auto;mso-margin-bottom-alt: auto;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;&lt;img src="http://www.jkmhal.com/quran/images/14/14_52.png" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt;tab-stops: list .5in;mso-list: l6 level1 lfo3;mso-margin-top-alt: auto;mso-margin-bottom-alt: auto;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;&lt;em&gt;(Al  Qur'an) ini adalah penjelasan yang sempurna bagi manusia, dan supaya  mereka diberi peringatan dengannya, dan supaya mereka mengetahui  bahwasanya Dia adalah Tuhan Yang Maha Esa dan agar orang-orang yang  berakal mengambil pelajaran.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt;tab-stops: list .5in;mso-list: l6 level1 lfo3;mso-margin-top-alt: auto;mso-margin-bottom-alt: auto;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt;tab-stops: list .5in;mso-list: l6 level1 lfo3;mso-margin-top-alt: auto;mso-margin-bottom-alt: auto;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;18. Al-Qaul (perkataan/ucapan) &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0in 0in 0pt;tab-stops: list .5in;mso-list: l6 level1 lfo3;mso-margin-top-alt: auto;mso-margin-bottom-alt: auto;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;     &lt;/strong&gt;Q.S. Al Qashash 28:51&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/span&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;em&gt;                        &lt;img src="http://www.jkmhal.com/quran/images/28/28_51.png" /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;em&gt;Dan sesungguhnya telah Kami turunkan berturut-turut perkataan ini (Al Qur'an) kepada mereka agar mereka mendapat pelajaran.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;19. Al Haq (Kebenaran)&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;     QS. Al Baqarah (2) : 147&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;h1 style="TEXT-ALIGN: center;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;img src="http://www.jkmhal.com/quran/images/2/2_147.png" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: center;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: center;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;Kebenaran (Al Qur'an) itu adalah dari Tuhanmu, sebab itu jangan sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: center;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;Karakteristik Al-Qur’ an&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;• Diturunkan bukan untuk menyusahkan manusia [ 20:2].&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;• Bacaan yang teramat mulia dan terpelihara [56: 77-78] .&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;• Tidak seorang pun yang dapat menandingi keindahan dan keagungan Al-Qur’an [2:23, 17:88] .&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;• Tersusun secara terperinci dan rapi [11:1] .&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;• Mudah difahami dan diambil pelajaran [54: 17, 34, dst]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;Fungsi Al-Qur’an&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;1. Pengganti kedudukan kitab suci sebelumnya yang pernah diturunkan Allah SWT&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;2. Tuntunan serta hukum untuk menempuh kehidupan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;3. Menjelaskan masalah-masalah yang pernah diperselisihkan oleh umat terdahulu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;4. Sebagai Obat &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:Traditional Arabic;font-size:100%;"&gt;&lt;img src="http://www.jkmhal.com/quran/images/17/17_82.png" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;"&gt;Dan  Kami turunkan dari Alquran suatu yang menjadi obat dan rahmat bagi  orang-orang yang beriman, dan (Alquran itu) tidaklah menambah kepada  orang-orang yang zalim selain kerugian”. (Al-Isra' (17): 82).&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;Petunjuk pada jalan yang lurus&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;em&gt;Sesungguhnya Al-Qur'an ini memberi petunjuk pada jalan yang amat lurus.&lt;/em&gt; (Al-Isrâ (17) ayat 9.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;Kedudukan Al Qur’an&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;1. Kitabul Naba wal akhbar (Berita dan Kabar), QS. An Naba’ (7 : 1-2)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;2. Kitabul Hukmi wa syariat (Kitab Hukum Syariah), QS. Al Maidah (5) : 49-50&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;3. Kitabul Jihad, QS. Al Ankabut (29) : 69&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;4. Kitabul Tarbiyah, QS. Ali Imran (3) : 79&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;&lt;em&gt;5. Minhajul Hayah (Pedoman Hidup),  &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;6. Kitabul Ilmi, QS. Al Alaq (96) : 1-5&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0px;TEXT-ALIGN: justify;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:11pt;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;font-size:100%;"&gt;5. Al-Qur’an Sebagai &lt;em&gt;Minhajul Hayah &lt;/em&gt;(Pedoman Hidup)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;"&gt;         Konsepsi inilah yang pada akhirnya dapat mengeluarkan umat manusia dari  kejahiliyahan menuju cahaya Islam. Dari kondisi tidak bermoral menjadi  memiliki moral yang sangat mulia. Dan sejarah telah membuktikan hal ini  terjadi pada &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:garamond, adobe garamond;"&gt;sahabat Rasulullah SAW&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6682462103240029109-2821612577465925919?l=mediabilhikmah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/feeds/2821612577465925919/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6682462103240029109&amp;postID=2821612577465925919' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/2821612577465925919'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/2821612577465925919'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/2011/11/apa-itu-al-quran.html' title='Apa Itu Al-Qur&apos;an'/><author><name>mediabilhikmah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-EyyvPgvvJUQ/TtNIrZOPZFI/AAAAAAAAASs/Hpyd9R__o_M/s72-c/seorang-gadis-tuna-netra-tengah-membaca-alquran-braille-_110808203206-407.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6682462103240029109.post-3323825617463180270</id><published>2011-11-28T09:35:00.003+07:00</published><updated>2011-11-28T09:40:09.260+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Allah'/><title type='text'>Sifat-sifat Allah</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;20 Sifat Wajib Allah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. Wujud : Artinya Ada&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaitu tetap dan benar yang wajib bagi zat Allah Ta’ala yang tiada disebabkan dengan sesuatu sebab. Maka wujud ( Ada ) – disisi Imam Fakhru Razi dan Imam Abu Mansur Al-Maturidi bukan ia a’in maujud dan bukan lain daripada a’in maujud , maka atas qaul ini adalah wujud itu Haliyyah ( yang menepati antara ada dengan tiada) . Tetapi pada pendapat Imam Abu Hassan Al-Ashaari wujud itu  ‘ain Al-maujud , karena wujud itu zat maujud karena tidak disebutkan wujud melainkan kepada zat. Kepercayaan bahwa wujudnya Allah SWT. bukan saja di sisi agama Islam tetapi semua kepercayaan di dalam dunia ini mengaku menyatakan Tuhan itu ada. Firman Allah SWT. yang bermaksud :&lt;br /&gt;” Dan jika kamu tanya orang-orang kafir itu siapa yang menjadikan langit dan bumi nescaya berkata mereka itu Allah yang menjadikan……………” ( Surah Luqman : Ayat 25 )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Qidam : Artinya Sedia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pada hakikatnya menafikan ada permulaan wujud Allah SWT karena Allah SWT. menjadikan tiap-tiap suatu yang ada, yang demikian tidak dapat tidak keadaannya lebih dahulu daripada tiap-tiap sesuatu itu. Jika sekiranya Allah Ta’ala tidak lebih dahulu daripada tiap-tiap sesuatu, maka hukumnya adalah mustahil dan batil. Maka apabila disebut Allah SWT. bersifat Qidam maka jadilah ia qadim. Di dalam Ilmu Tauhid ada satu perkataan yang sama maknanya dengan Qadim Yaitu Azali. Setengah ulama menyatakan bahwa kedua-dua perkataan ini sama maknanya Yaitu sesuatu yang tiada permulaan baginya. Maka qadim itu khas dan azali itu am. Dan bagi tiap-tiap qadim itu azali tetapi tidak boleh sebaliknya, Yaitu tiap-tiap azali tidak boleh disebut qadim. Adalah qadim dengan nisbah kepada nama terbahagi kepada empat bagian :&lt;br /&gt;•        Qadim Sifati ( Tiada permulaan sifat Allah Ta’ala )&lt;br /&gt;•        Qadim Zati ( Tiada permulaan zat Allah Ta’ala )&lt;br /&gt;•        Qadim Idhafi ( Terdahulu sesuatu atas sesuatu seperti terdahulu bapa nisbah kepada anak )&lt;br /&gt;•        Qadim Zamani ( Lalu masa atas sesuatu sekurang-kurangnya satu tahun )&lt;br /&gt;Maka Qadim Haqiqi ( Qadim Sifati dan Qadim Zati ) tidak harus dikatakan lain daripada Allah Ta’ala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. Baqa’ : Artinya Kekal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sentiasa ada, kekal ada dan tiada akhirnya Allah SWT . Pada hakikatnya ialah menafikan ada kesudahan bagi wujud Allah Ta’ala. Adapun yang lain daripada Allah Ta’ala , ada yang kekal dan tidak binasa Selama-lamanya tetapi bukan dinamakan kekal yang hakiki ( yang sebenar ) Bahkan kekal yang aradhi ( yang mendatang jua seperti Arasy, Luh Mahfuz, Qalam, Kursi, Roh, Syurga, Neraka, jisim atau jasad para Nabi dan Rasul ). Perkara –perkara tersebut kekal secara mendatang tatkala ia bertakluq dengan Sifat dan Qudrat dan Iradat Allah Ta’ala pada mengekalkannya. Segala jisim semuanya binasa melainkan ‘ajbu Az-zanabi ( tulang kecil seperti biji sawi letaknya di tungking manusia, itulah benih anak Adam ketika bangkit daripada kubur kelak ). Jasad semua nabi-nabi dan jasad orang-orang syahid berjihad Fi Sabilillah yang mana ianya adalah kekal aradhi jua. Disini nyatalah perkara yang diiktibarkan permulaan dan kesudahan itu terbahagi kepada 3 bagian :&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Tiada permulaan dan tiada kesudahan Yaitu zat dan sifat Alllah SWT.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ada permulaan tetapi tiada kesudahan Yaitu seperti Arash, Luh Mahfuz , syurga dan lain-lain lagi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ada permulaan dan ada kesudahan Yaitu segala makhluk yang lain daripada perkara yang diatas tadi ( Kedua ).&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4. Mukhalafatuhu Ta’ala Lilhawadith. Artinya : Bersalahan Allah Ta’ala dengan segala yang baharu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada zat , sifat atau perbuatannya sama ada yang baru , yang telahada atau yang belum ada. Pada hakikat nya adalah menafikan Allah Ta’ala menyerupai dengan yang baharu pada zatnya , sifatnya atau perbuatannya. Sesungguhnya zat Allah Ta’ala bukannya berjirim dan bukan aradh Dan tiada sesekali zatnya berdarah , berdaging , bertulang dan juga bukan jenis leburan , tumbuh-tumbuhan , tiada berpihak ,tiada bertempat dan tiada dalam masa. Dan sesungguhnya sifat Allah Ta’ala itu tiada bersamaan dengan sifat yang baharu karena sifat Allah Ta’ala itu qadim lagi azali dan melengkapi ta’aluqnya. Sifat Sama’ ( Maha Mendengar ) bagi Allah Ta’ala berta’aluq ia pada segala maujudat tetapi bagi mendengar pada makhluk hanya pada suara saja. Sesungguhnya di dalam Al-Quraan dan Al-Hadith yang menyebut muka dan tangan Allah SWT. , maka perkataan itu hendaklah kita iktiqadkan thabit ( tetap ) secara yang layak dengan Allah Ta’ala Yang Maha Suci daripada berjisim dan Maha Suci Allah Ta’ala bersifat dengan segala sifat yang baharu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5. Qiyamuhu Ta’ala Binafsihi : Artinya : Berdiri Allah Ta’ala dengan sendirinya .&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak berkehendak kepada tempat berdiri ( pada zat ) dan tidak berkehendak kepada yang menjadikannya Maka hakikatnya ibarat daripada menafikan Allah SWT. berkehendak kepada tempat berdiri dan kepada yang menjadikannya. Allah SWT itu terkaya dan tidak berhajat kepada sesuatu sama adapada perbuatannya atau hukumannya. Allah SWT menjadikan tiap-tiap sesuatu dan mengadakan undang-undang semuanya untuk faedah dan maslahah yang kembali kepada sekalian makhluk . Allah SWT menjadikan sesuatu ( segala makhluk ) adalah karena kelebihan dan belas kasihannya bukan berhajat kepada faedah. Allah SWT. Maha Terkaya daripada mengambil apa-apa manafaat di atas kataatan hamba-hambanya dan tidak sesekali menjadi mudharat kepada Allah Ta’ala atas sebab kemaksiatan dan kemungkaran hamba-hambanya. Apa yang diperintahkan atau ditegah pada hamba-hambanya adalah perkara yang kembali faedah dan manafaatnya kepada hamba-hambaNya jua. Firman Allah SWT. yang bermaksud :&lt;br /&gt;” Barangsiapa berbuat amal yang soleh ( baik ) maka pahalanya itu pada dirinya jua dan barangsiapa berbuat jahat maka balasannya (siksaannya ) itu tertanggung ke atas dirinya jua “. ( Surah Fussilat : Ayat 46 ). Syeikh Suhaimi r.a.h berkata adalah segala yang maujudat itu dengan nisbah berkehendak kepada tempat dan kepada yang menjadikannya, terbahagi kepada empat bagian :&lt;br /&gt;•        Terkaya daripada tempat berdiri dan daripada yang menjadikannya Yaitu zat Allah SWT.&lt;br /&gt;•        Berkehendak kepada tempat berdiri dan kepada yang menjadikannya Yaitu segala aradh ( segala sifat yang baharu ).&lt;br /&gt;•         Terkaya daripada zat tempat berdiri tetapi berkehendak kepada yang menjadikannya Yaitu segala jirim. ( Segala zat yang baharu ) .&lt;br /&gt;•        Terkaya daripada yang menjadikannya dan berdiri ia pada zat Yaitu sifat Allah Ta’ala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;6. Wahdaniyyah. Artinya : Esa Allah Ta’ala pada zat, pada sifat &amp;amp; pada perbuatan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Maka hakikatnya ibarat daripada menafikan berbilang pada zat, pada sifat dan pada perbuatan sama ada bilangan yang muttasil (yang berhubung ) atau bilangan yang munfasil ( yang bercerai ).&lt;br /&gt;Makna Esa Allah SWT pada zat itu Yaitu menafikan Kam Muttasil pada Zat ( menafikan bilangan yang berhubung dengan zat ) seperti tiada zat Allah Ta’ala tersusun daripada darah , daging , tulang ,urat dan lain-lain. Dan menafikan Kam Munfasil pada zat ( menafikan bilangan yang bercerai pada zat Allah Ta’ala )seperti tiada zat yang lain menyamai zat Allah Ta’ala.&lt;br /&gt;Makna Esa Allah SWT pada sifat Yaitu menafikan Kam muttasil pada Sifat ( menafikan bilangan yang berhubung pada sifatnya ) Yaitu tidak sekali-kali bagi Allah Ta’ala pada satu-satu jenis sifatnya dua qudrat dan menafikan Kam Munfasil pada sifat ( menafikan bilangan –bilangan yang bercerai pada sifat ) Yaitu tidak ada sifat yang lain menyamai sebagaimana sifat Allah SWT. yang Maha Sempurna.&lt;br /&gt;Makna Esa Allah SWT pada perbuatan Yaitu menafikan Kam Muttasil pada perbuatan ( menafikan bilangan yang bercerai–cerai pada perbuatan ) Yaitu tidak ada perbuatan yang lain menyamai seperti perbuatan Allah bahkan segala apa yang berlaku di dalam alam semuanya perbuatan Allah SWT sama ada perbuatan itu baik rupanya dan hakikatnya seperti iman dan taat atau jahat rupanya tiada pada hakikat-nya seperti kufur dan maksiat sama ada perbuatan dirinya atau perbuatan yang lainnya ,semuanya perbuatan Allah SWT dan tidak sekali-kali hamba mempunyai perbuatan pada hakikatnya hanya pada usaha dan ikhtiar yang tiada memberi bekas. Maka wajiblah bagi Allah Ta’ala bersifat Wahdaniyyah dan ternafi bagi Kam yang lima itu Yaitu :&lt;br /&gt;1.            Kam Muttasil pada zat.&lt;br /&gt;2.            Kam Munfasil pada zat.&lt;br /&gt;3.            Kam Muttasil pada sifat.&lt;br /&gt;4.            Kam Munfasil pada sifat.&lt;br /&gt;5.            Kam Munfasil pada perbuatan.&lt;br /&gt;Maka tiada zat yang lain , sifat yang lain dan perbuatan yang lain menyamai dengan zat , sifat dan perbuatan Allah SWT . Dan tertolak segala kepercayaan-kepercayaan yang membawa kepada menyekutukan Allah Ta’ala dan perkara-perkara yang menjejaskan serta merusakkan iman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;7. Al – Qudrah : Artinya : Kuasa qudrah Allah SWT.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Memberi bekas pada mengadakan meniadakan tiap-tiap sesuatu. Pada hakikatnya ialah satu sifat yang qadim lagi azali yang thabit ( tetap ) berdiri pada zat Allah SWT. yang mengadakan tiap-tiap yang ada dan meniadakan tiap-tiap yang tiada bersetuju dengan iradah. Adalah bagi manusia itu usaha dan ikhtiar tidak boleh memberi bekas pada mengadakan atau meniadakan , hanya usaha dan ikhtiar pada jalan menjayakan sesuatu . Kepercayaan dan iktiqad manusia di dalam perkara ini berbagai-bagaiFikiran dan fahaman seterusnya membawa berbagai-bagai kepercayaan dan iktiqad.&lt;br /&gt;a. Iktiqad Qadariah :&lt;br /&gt;Perkataan qadariah Yaitu nisbah kepada qudrat . Maksudnya orang yang beriktiqad akan segala perbuatan yang dilakukan manusia itu sama ada baik atau jahat semuanya terbit atau berpunca daripada usaha dan ikhtiar manusia itu sendiri dan sedikitpun tiada bersangkut-paut dengan kuasa Allah SWT.&lt;br /&gt;b.  Iktiqad Jabariah :&lt;br /&gt;Perkataan Jabariah itu nisbah kepada Jabar ( Tergagah ) dan maksudnya orang yang beriktiqad manusia dan makhluk bergantung kepada qadak dan qadar Allah semata-mata ( tiada usaha dan ikhtiar atau boleh memilih samasekali ).&lt;br /&gt;c. Iktiqad Ahli Sunnah Wal – Jamaah :&lt;br /&gt;Perkataan Ahli Sunnah Wal Jamaahialah orang yang mengikut perjalanan Nabi dan perjalanan orang-orang Islam Yaitu beriktiqad bahwa hamba itu tidak digagahi semata-mata dan tidak memberi bekas segala perbuatan yang disengajanya, tetapi ada perbuatan yang di sengaja pada zahir itu yang dikatakan usaha dan ikhtiar yang tiada memberi bekas sebenarnya sengaja hamba itu daripada Allah Ta;ala jua. Maka pada segala makhluk ada usaha dan ikhtiar pada zahir dan tergagah pada batin dan ikhtiar serta usaha hamba adalah tempat pergantungan taklif ( hukum ) ke atasnya dengan suruhan dan tegahan ( ada pahala dan dosa ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;8. Iradah : Artinya : Menghendaki Allah Ta’ala.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Maksudnya menentukan segala mumkin ttg adanya atau tiadanya. Sebenarnya adalah sifat yang qadim lagi azali thabit berdiri pada Zat Allah Ta’ala yang menentukan segala perkara yang harus atau setengah yang harus atas mumkin . Maka Allah Ta’ala yang selayaknya menghendaki tiap-tiap sesuatu apa yang diperbuatnya. Umat Islam beriktiqad akan segala hal yang telah berlaku dan yang akan berlaku adalah dengan mendapat ketentuan daripada Allah Ta’ala tentang rezeki , umur , baik , jahat , kaya , miskin dan sebagainya serta wajib pula beriktiqad manusia ada mempunyai nasib ( bagian ) di dalam dunia ini sebagaimana firman Allah SWT. yang bermaksud : ” Janganlah kamu lupakan nasib ( bagian ) kamudi dalam dunia ” . (Surah Al – Qasash : Ayat 77). Kesimpulannya ialah umat Islam mestilah bersungguh-sungguh untuk kemajuan di dunia dan akhirat di mana menjunjung titah perintah Allah Ta’aladan menjauhi akan segala larangan dan tegahannyadan bermohon dan berserah kepada Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;9. ‘Ilmu :  Artinya : Mengetahui Allah Ta’ala .&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Maksudnya nyata dan terang meliputi tiap-tiap sesuatu sama ada yangMaujud (ada) atau yang Ma’adum ( tiada ). Hakikatnya ialah satu sifat yang tetap ada ( thabit ) qadim lagi azali berdiri pada zat Allah Ta’ala. Allah Ta’ala Maha Mengetahui akan segala sesuatu sama ada perkara. Itu tersembunyi atau rahasia dan juga yang terang dan nyata. Maka ’ilmu Allah Ta’ala Maha Luas meliputi tiap-tiap sesuatu diAlam yang fana’ ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;10. Hayat . Artinya : Hidup Allah Ta’ala.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Hakikatnya ialah satu sifat yang tetap qadim lagi azali berdiri pada zat Allah Ta’ala . Segala sifat yang ada berdiri pada zat daripada sifat Idrak ( pendapat ) Yaitu : sifat qudrat, iradat , Ilmu , Sama’ Bashar dan Kalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;11. Sama’ : Artinya : Mendengar Allah Ta’ala.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Hakikatnya ialah sifat yang tetap ada yang qadim lagi azali berdiri pada Zat Allah Ta’ala. Yaitu dengan terang dan nyata pada tiap-tiap yang maujud sama ada yang maujud itu qadim seperti ia mendengar kalamnya atau yang ada itu harus sama ada atau telah ada atau yang akan diadakan. Tiada terhijab (terdinding ) seperti dengan sebab jauh , bising , bersuara , tidak bersuara dan sebagainya. Allah Ta’ala Maha Mendengar akan segala yang terang dan yang tersembunyi. Sebagaimana firman Allah Ta’ala yang bermaksud :&lt;br /&gt;” Dan ingatlah Allah sentiasa Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui “.&lt;br /&gt;( Surah An-Nisa’a – Ayat 148 )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;12. Bashar : Artinya : Melihat Allah Ta’ala .&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Hakikatnya ialah satu sifat yang tetap ada yang qadim lagi azali berdiri pada zat Allah Ta’ala. Allah Ta’ala wajib bersifat Maha Melihat sama ada yang dapat dilihat oleh manusia atau tidak, jauh atau dekat , terang atau gelap , zahir atau tersembunyi dan sebagainya. Firman Allah Ta’ala yang bermaksud : ” Dan Allah Maha Melihat akan segala yang mereka kerjakan “. ( Surah Ali Imran – Ayat 163 )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;13 .Kalam : Artinya : Berkata-kata Allah Ta’ala.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Hakikatnya ialah satu sifat yang tetap ada , yang qadim lagi azali , berdiri pada zat Allah Ta’ala. Menunjukkan apa yang diketahui oleh ilmu daripada yang wajib, maka ia menunjukkan atas yang wajib sebagaimana firman Allah Ta’ala yang bermaksud : ” Aku Allah , tiada tuhan melainkan Aku ………”. ( Surah Taha – Ayat 14 ) Dan daripada yang mustahil sebagaimana firman Allah Ta’ala yang bermaksud : ” ……..( kata orang Nasrani ) bahwasanya Allah Ta’ala yang ketiga daripada tiga……….”. (Surah Al-Mai’dah – Ayat 73). Dan daripada yang harus sebagaimana firman Allah Ta’ala yang bermaksud : ” Padahal Allah yang mencipta kamu dan benda-benda yang kamu perbuat itu”. (Surah Ash. Shaffaat – Ayat 96). Kalam Allah Ta’ala itu satu sifat jua tiada berbilang. Tetapi ia berbagai-bagai jika dipandang dari perkara yang dikatakan Yaitu :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Menunjuk kepada ‘amar ( perintah ) seperti tuntutan mendirikan solat dan lain-lain kefardhuan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menunjuk kepada nahyu ( tegahan ) seperti tegahan mencuri dan lain-lain larangan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menunjuk kepada khabar ( berita ) seperti kisah-kisah Firaundan lain-lain.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menunjuk kepada wa’ad ( janji baik ) seperti orang yang taat dan beramal soleh akan dapat balasan syurga dan lain-lain.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menunjuk kepada wa’ud ( janji balasan siksa ) seperti orang yang mendurhaka kepada ibu &amp;amp; bapak akan dibalas dengan azab siksa yang amat berat.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;14. Kaunuhu Qadiran : Artinya : Keadaan Allah Ta’ala Yang Berkuasa Mengadakan Dan Mentiadakan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hakikatnya Yaitu sifat yang berdiri dengan zat Allah Ta’ala, tiada ia maujud dan tiada ia ma’adum , Yaitu lain daripada sifat Qudrat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;15.Kaunuhu Muridan : Artinya : Keadaan Allah Ta’ala Yang Menghendaki dan menentukan tiap-tiap sesuatu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Hakikatnya Yaitu sifat yang berdiri dengan zat Allah Ta’ala , tiada ia maujud dan tiada ia ma’adum , Yaitu lain daripada sifat Iradat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;16.Kaunuhu ‘Aliman : Artinya : Keadaan Allah Ta’ala Yang Mengetahui akan Tiap-tiap sesuatu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Hakikatnya Yaitu sifat yang berdiri dengan zat Allah Ta’ala, tiada ia maujud dan tiada ia ma’adum , Yaitu lain daripada sifat ‚Ilmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;17.Kaunuhu Hayyun : Artinya : Keadaan Allah Ta’ala Yang Hidup.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Hakikatnya Yaitu sifat yang berdiri dengan zat Allah Ta’ala, tiada ia maujud dan tiada ia ma’adum , Yaitu lain daripada sifat Hayat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;18.Kaunuhu Sami’an : Artinya : Keadaan Allah Ta’ala Yang Mendengar akan tiap-tiap yang Maujud.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Hakikatnya Yaitu sifat yang berdiri dengan zat Allah Ta’ala, tiada ia maujud dan tiada ia ma’adum, Yaitu lain daripada sifat Sama’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;19.Kaunuhu Bashiran : Artinya : Keadaan Allah Ta’ala Yang Melihat akan tiap-tiap yang Maujudat ( Benda yang ada ).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Hakikatnya Yaitu sifat yang berdiri dengan zat Allah Ta’ala, tiada ia maujud dan tiada ia ma’adum , Yaitu lain daripada sifat Bashar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;20.Kaunuhu Mutakalliman : Artinya : Keadaan Allah Ta’ala Yang Berkata-kata.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Hakikatnya Yaitu sifat yang berdiri dengan zat Allah Ta’ala, tiada ia maujud dan tiada ia ma’adum , Yaitu lain daripada sifat Kalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SIFAT MUSTAHIL BAGI ALLAH S.W.T&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wajib atas tiap-tiap mukallaf mengetahui sifat-sifat yang mustahil bagi Allah yang menjadi lawan daripada dua puluh sifat yang wajib baginya. Maka dengan sebab itulah di nyatakan di sini sifat-sifat yang mustahil satu-persatu :&lt;br /&gt;1.  ‘Adam beerti “tiada”&lt;br /&gt;2.  Huduth beerti “baharu”&lt;br /&gt;3.  Fana’ beerti “binasa”&lt;br /&gt;4.  Mumathalatuhu Lilhawadith beerti “menyerupai makhluk”&lt;br /&gt;5.  Qiyamuhu Bighayrih beerti “berdiri dengan yang lain”&lt;br /&gt;6.  Ta’addud beerti “berbilang-bilang”&lt;br /&gt;7.  ‘Ajz beerti “lemah”&lt;br /&gt;8.  Karahah beerti “terpaksa”&lt;br /&gt;9.  Jahl beerti “jahil/bodoh”&lt;br /&gt;10.  Mawt beerti “mati”&lt;br /&gt;11.  Samam beerti “tuli”&lt;br /&gt;12.  ‘Umy beerti “buta”&lt;br /&gt;13.  Bukm beerti “bisu”&lt;br /&gt;14.  Kaunuhu ‘Ajizan beerti “keadaannya yang lemah”&lt;br /&gt;15.  Kaunuhu Karihan beerti “keadaannya yang terpaksa”&lt;br /&gt;16.  Kaunuhu Jahilan beerti “keadaannya yang jahil/bodoh”&lt;br /&gt;17.  Kaunuhu Mayyitan beerti “keadaannya yang mati”&lt;br /&gt;18.  Kaunuhu Asam beerti “keadaannya yang tuli”&lt;br /&gt;19.  Kaunuhu A’ma beerti “keadaannya yang buta”&lt;br /&gt;20.  Kaunuhu Abkam beerti “keadaannya yang bisu”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6682462103240029109-3323825617463180270?l=mediabilhikmah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/feeds/3323825617463180270/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6682462103240029109&amp;postID=3323825617463180270' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/3323825617463180270'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/3323825617463180270'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/2011/11/sifat-sifat-allah.html' title='Sifat-sifat Allah'/><author><name>mediabilhikmah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6682462103240029109.post-7872462649929896287</id><published>2011-11-24T14:51:00.003+07:00</published><updated>2011-11-24T14:55:12.456+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Terorisme'/><title type='text'>Kemuliaan Hati Muhammad s.a.w.</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Para penghasut dan penghujat dari kalangan kafir sering menggambarkan Rasulullah dengan kartun dengan aneka ragam sifat yang buruk, wajah teroris dan lain-lain. Namun, perhatikan salah satu kisah beliau yang mulia berikut ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah Muhammad s.aw. dijuluki Al-Amin (terpercaya) oleh bangsa  quraisy pada jaman itu yang merupakan bangsa yang mayoritas dan  menyembah berhala.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada suatu riwayat, setiap Nabi Muhammad SAW  selesai beribadah dan lewat pada salah satu gang beliau diludahi,  dilempar kotoran oleh salah seorang kafir setiap hari, beliau hanya  berdo’a agar orang kafir itu dibukakan pintunya hatinya seraya tanpa  marah dan dendam. Pada suatu ketika Nabi berjalan di gang yang sama,  setelah beberapa hari Nabi pun heran, kemana orang yang sering melempari  aku ketika aku selesai beribadah di ujung gang ini dan bertanyalah  beliau kepada salah satu penduduk dan penduduk itu menjawab bahwa ia  sedang sakit.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Datanglah rosul ketempat rumah orang yang sering  sekali melampari beliau sambil membawa semangkok makanan, sang pemilik  rumah pun tersentak dan menangis tersedu karena Muhammad s.a.w. yang  sering sekali ia ludahi, ia lempari kotoran dan sekarang, datang  kerumahnya hanya untuk menjenguk dan membawa semangkok makanan seraya  tidak ada dendam dan dengki. Sedangkan tetangga dan kerabatknya belum  menjenguk sama sekali. Muhammad s.a.w. sungguh mulia hatimu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;...&lt;br /&gt;لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللهَ كَثِيرًا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; font-style: italic;"&gt;Sesungguhnya  telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagi kalian  (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) Hari  Kiamat dan dia banyak menyebut Allah. (QS al-Ahzab [33]: 21).&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6682462103240029109-7872462649929896287?l=mediabilhikmah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/feeds/7872462649929896287/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6682462103240029109&amp;postID=7872462649929896287' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/7872462649929896287'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/7872462649929896287'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/2011/11/kemuliaan-hati-muhammad-saw.html' title='Kemuliaan Hati Muhammad s.a.w.'/><author><name>mediabilhikmah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6682462103240029109.post-3268282318678415191</id><published>2011-11-24T11:17:00.007+07:00</published><updated>2011-11-24T11:57:57.007+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Trinitas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Yesus'/><title type='text'>Anak Allah atau Rasul Allah?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-NQ1j08e-3c4/Ts3OYJa91gI/AAAAAAAAASU/8vhmgmxXxH0/s1600/choice.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 167px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-NQ1j08e-3c4/Ts3OYJa91gI/AAAAAAAAASU/8vhmgmxXxH0/s400/choice.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5678421619425269250" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-size:11.0pt;"&gt;1. Makna Gelar ”&lt;i&gt;Anak Allah&lt;/i&gt;” adalah ”&lt;i&gt;Rasul Allah&lt;/i&gt;” &lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-size:11.0pt;"&gt;&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;    &lt;p class="Default" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-size:11.0pt;"&gt;Seseorang dengan gelar anak Allah, &lt;u&gt;berarti ia adalah orang yang sangat diperhatikan Allah, dibimbing secara langsung,&lt;/u&gt;  diunggulkan dari manusia lain, diberi wahyu atau pendek kata ”Anak  Allah” adalah hamba pilihan Allah. Sebagaimana kita sering mendengar  kata: &lt;i&gt;anak negeri, anak sekolah, anak kos, anak jalanan.&lt;/i&gt; Bukanlah berarti anak-nya (&lt;i&gt;negeri&lt;/i&gt;)&lt;i&gt;, &lt;/i&gt;anak-nya&lt;i&gt; &lt;/i&gt;(&lt;i&gt;sekolah&lt;/i&gt;), dan tidak pula berarti&lt;i&gt; kos, jalanan&lt;/i&gt; yang punya anak.&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="Default" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-size:11.0pt;"&gt;Sedangkan kata &lt;u&gt;“Anak Tuhan”&lt;/u&gt; diperuntukkan buat para Nabi dan utusan Allah, bukan untuk &lt;/span&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-size:11.0pt;color:red;"&gt;”Anak-Nya Tuhan”&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;span style="font-size:11.0pt;"&gt;&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="Default" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-size:11.0pt;"&gt;Hal  ini dapat kita buktikan, gelar ”Anak Allah” ini ternyata tidak dimiliki  oleh Yesus saja tetapi nabi-nabi yang lain juga mendapatkan gelar anak  Allah: &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="Default" style="margin-left:.5in;text-align:justify;text-indent:-.25in"&gt;&lt;span style="font-size:11.0pt;"&gt;• Anak Allah kepada nabi Ya’kub : &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="Default" style="text-align:justify;text-indent:.5in"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;mso-bidi-Arial Narrow&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:11.0pt;"  &gt;”...Israel (Ya’kub) ialah anak-Ku, &lt;span style="font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;anak-Ku &lt;/span&gt;yang sulung...” (Keluaran 4:22-23) &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;mso-bidi-Arial Narrow&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:11.0pt;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="Default" style="margin-left:.5in;text-align:justify;text-indent:-.25in"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;mso-bidi-Arial Narrow&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:11.0pt;"  &gt;•&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:11.0pt;"&gt; Anak Allah kepada nabi Daud : &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="Default" style="text-align:justify;text-indent:.5in"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;mso-bidi-Arial Narrow&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:11.0pt;"  &gt;"Aku akan menjadi Bapanya, dan ia akan menjadi &lt;span style="font-size:180%;"&gt;anak-Ku.&lt;/span&gt; " (Samuel 7:13) &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;mso-bidi-Arial Narrow&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:11.0pt;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="Default" style="margin-left:.5in;text-align:justify;text-indent:-.25in"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;mso-bidi-Arial Narrow&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:11.0pt;"  &gt;•&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:11.0pt;"&gt; Anak Allah kepada nabi Adam : &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="Default" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style=" font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;mso-bidi-Arial Narrow&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:11.0pt;"  &gt;&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;”... anak Adam, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;anak Allah&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;,&lt;/span&gt;” (Lukas 3:38) &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="Default" style="margin-left:.5in;text-align:justify;text-indent:-.25in"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;mso-bidi-Arial Narrow&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:11.0pt;"  &gt;•&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:11.0pt;"&gt; Anak Allah kepada orang-orang Israel : &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="Default" style="text-align:justify;text-indent:.5in"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;mso-bidi-Arial Narrow&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:11.0pt;"  &gt;"....datanglah &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-size:180%;" &gt;anak-anak Allah&lt;/span&gt; menghadap Tuhan. (Ayub 1:6) &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="Default" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-size:11.0pt;"&gt;Gelar ”Anak Allah” tersebut bergeser dari maknanya&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;, yang semula berarti hamba Allah kini mulai menjadi bermakna kesyirikan, &lt;/span&gt;&lt;span style=" ;font-size:11.0pt;color:red;"  &gt;yaitu Yesus sebagai Tuhan karena dia adalah ”Anak-&lt;i&gt;Nya&lt;/i&gt; Allah”.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:11.0pt;"&gt; Hal ini terlihat dari gelar yang diberikan kepada Yesus adalah Anak&lt;i&gt;-Nya&lt;/i&gt; Allah oleh orang kristen sekarang, yakni:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:11.0pt;color:red;"&gt; Anak Allah adalah &lt;i style="font-weight: bold;"&gt;"homogenes theos "&lt;/i&gt; yang bermaksud &lt;u&gt;Allah yang tidak diciptakan&lt;/u&gt;,  yang ada dengan sendirinya. Itulah maksud Anak Allah. Anak Allah  menyatakan, membawa konotasi Ke-Allah-an. Apabila Yesus disebut Anak  Allah dimaksudkan bahwa dia memilki segala sifat dan zat Allah. Dia  bagian yang menyatu dalam diri Allah, sebab dia berasal dari Allah  karana dia adalah Allah sendiri-Nya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="Default" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-size:11.0pt;"&gt;Salah satu dalil yang digunakan: &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="Default" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style=" font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;mso-bidi-Arial Narrow&amp;quot;;font-family:&amp;quot;;font-size:11.0pt;color:red;"   &gt;Kerana begitu besar kasih Tuhan akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan &lt;u&gt;Anak-Nya yang tunggal&lt;/u&gt;, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="Default" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style=" font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;mso-bidi-Arial Narrow&amp;quot;;font-family:&amp;quot;;font-size:11.0pt;color:red;"   &gt;(Yohanes 3:16) &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="Default" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-size:11.0pt;"&gt;Pergeseran  makna ini ternyata berakibat fatal, kalaupun demikian mau tidak mau  akan menyebabkan banyaknya Tuhan dalam agama Kristen. Jadi kalau ingin  konsisten Yesus sebagai Tuhan karena gelar Anak&lt;i&gt;-Nya&lt;/i&gt; Allah, maka  Nabi Adam a.s., Nabi Ya’kub a.s., Nabi Daud a.s.dan orang-orang Israel  juga harus dijadikan Tuhan karena mereka juga mendapatkan gelar ”Anak  Allah”, sehingga ada Tuhan Adam ”Anak-&lt;i&gt;Nya&lt;/i&gt; Allah”, Tuhan Ya’kub ”Anak-&lt;i&gt;Nya&lt;/i&gt; Allah”,, Tuhan Daud ”Anak-&lt;i&gt;Nya&lt;/i&gt; Allah”, dan Tuhan-Tuhan Israel ”Anak-anak &lt;i&gt;Nya&lt;/i&gt; Allah”,, bahkan ada yang lebih mencengangkan lagi bila diamati dalam Mazmur 2:7: &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="Default" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style=" font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;mso-bidi-Arial Narrow&amp;quot;;font-family:&amp;quot;;font-size:11.0pt;color:red;"   &gt;Firman Allah kepada nabi Daud: "Anak-Ku engkau! Engkau telah &lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kuperanakkan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;pada hari ini” (Mazmur 2:7) &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="Default" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-size:11.0pt;"&gt;Pada  ayat tersebut sangat ekstrim dan amat jelas nabi Daud disebut sebagai  ”Anak Allah” bahkan dikatakan selanjutnya telah Kuperanakkan, semestinya  Nabi Daud lebih dulu dijadikan Tuhan ketimbang Yesus, karena tidak ada  ayat tentang Yesus se-ekstrim nabi Daud dan Yesus sendiri sebenarnya  tidak pernah mengatakan dirinya sebagai &lt;i&gt;Anak-Nya Allah?&lt;/i&gt; Apakah tidak lebih tepat bahwa yang dimaksud adalah mereka adalah bergelar &lt;i&gt;&lt;u&gt;utusan Allah&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;&lt;u&gt;, rasul Allah dan mereka adalah manusia, &lt;i&gt;rasul juga manusia! seperti yang &lt;/i&gt;lain!&lt;/u&gt;. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="Default" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-size:11.0pt;"&gt;Bahkan secara lembut Yesus sering menyebut dirinya ”anak manusia” : &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="Default" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style=" font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;mso-bidi-Arial Narrow&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:11.0pt;"  &gt;“...apakah Engkau Mesias, Anak Allah, atau tidak", Jawab Yesus: "...kamu akan melihat &lt;u&gt;Anak Manusia&lt;/u&gt; duduk di sebelah kanan Yang Mahakuasa....” (Matius 26:63-64) &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="Default" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-size:11.0pt;"&gt;Rupanya  Yesus tidak ingin umatnya salah paham dalam memaknai ”Anak Allah”  sehingga Yesus harus mengalihkan penyebutan dirinya menjadi anak  manusia, Yesus juga menyebut dirinya di banyak ayat dengan sebutan anak  manusia sebagai bukti bahwa dirinya memang anak manusia, berikut ini  beberapa contoh dari sekian banyak ayat Yesus menyebut dirinya sebagai  anak manusia : &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="Default" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style=" font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;mso-bidi-Arial Narrow&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:11.0pt;"  &gt;Yesus berkata kepadanya: "Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi &lt;u&gt;Anak Manusia&lt;/u&gt; (Yesus) tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya? (Matius 8:20) &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="Default" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style=" font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;mso-bidi-Arial Narrow&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:11.0pt;"  &gt;Yesus dan murid-murid-Nya bersama-sama di   Galilea, Ia berkata kepada mereka: "&lt;u&gt;Anak Manusia&lt;/u&gt; akan diserahkan ke dalam tangan manusia” (Matius 17:22) &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="Default" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-size:11.0pt;"&gt;Dari  dalil-dalil dalam Alkitab tidak satupun makna Anak Allah itu adalah  Tuhan, dan Allah s.w.t. mempertegas dalam Al-Qur’an agar manusia tidak  sesat :&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="Default" style="text-align:justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size:11.0pt;"&gt;Dia tidak beranak dan tiada pula diperanakkan&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size:11.0pt;"&gt;, (Q.S Al Ikhlas (112): 3) &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="Default" style="text-align:justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size:11.0pt;"&gt;Sesungguhnya telah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;kafirlah &lt;/span&gt;orang-orang yang berkata : "Sesungguhnya Allah itu adalah Al-Masih putera Maryam" &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size:11.0pt;"&gt;(Q.S. Al Ma’idah (5) :17) &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="Default" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-size:11.0pt;"&gt;Penciptaan  Nabi Isa a.s adalah sama dengan penciptaan Nabi Adam a.s. yang juga  manusia, tidak mempunyai bapak dan ibu. Bahkan Nabi Adam a.s. lebih  hebat, tidak mempunyai ayah dan ibu, sedangkan Nabi Isa a.s. mempunyai  ibu yang juga seorang manusia, juga diketahui kelahiran dan masa  bayinya. Manusia yang melahirkan manusia. Bagaimanapun itu adalah  pertanda kekuasaan Allah, yang menciptakan Nabi Adam a.s. dari tanah.  Namun mengapa pertanda kekuasaan-Nya itu justru disalahartikan menjadi  sebuah kesyirikan? Yang itu sangat dimurkai oleh Allah s.w.t.? &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="Default" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-size:11.0pt;"&gt;Perhatikan firman Allah dalam Al Qur’an Surat Ali 'Imran (3): 59. Dengan kekuatan firman-Nya dia menciptakan segala sesuatu.&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="Default" style="text-align:justify;page-break-before:always"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size:11.0pt;"&gt;Sesungguhnya  misal (penciptaan) Isa a.s. di sisi Allah, adalah seperti (penciptaan)  Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman  kepadanya: "Jadilah" (seorang manusia), maka jadilah dia. &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size:11.0pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="Default" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-size:11.0pt;"&gt;Jadi, anggapan bahwa Isa a.s. adalah ”Anak Allah” secara fisik tersebut adalah keliru. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="Default" style="text-align:justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size:11.0pt;"&gt;Orang-orang  Yahudi berkata: "Uzair itu putera Allah" dan orang-orang Nasrani  berkata: "Al masih itu putera Allah". Demikianlah itu ucapan mereka  dengan mulut mereka, &lt;u&gt;mereka meniru perkataan orang-orang kafir yang terdahulu&lt;/u&gt;. Dilaknati Allah mereka, bagaimana mereka sampai berpaling? &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size:11.0pt;"&gt;(Q.S. At Taubah (9) :30) &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="Default" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-size:11.0pt;"&gt;Betapa penyebutan ”Anak-&lt;i&gt;Nya&lt;/i&gt; Allah” itu adalah perbuatan yang sangat dimurkai Allah s.w.t.&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;Firman Allah dalam Q.S. Maryam (19): 88-92;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="Default" style="text-align:justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size:11.0pt;"&gt;Dan mereka berkata: "Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak". (88) Sesungguhnya kamu telah mendatangkan &lt;u&gt;sesuatu perkara yang sangat mungkar&lt;/u&gt;,  (89) hampir-hampir langit pecah karena ucapan itu, dan bumi belah, dan  gunung-gunung runtuh, (90) karena mereka mendakwa Allah Yang Maha  Pemurah mempunyai anak. (91) &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size:11.0pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="Default" style="text-align:justify"&gt;&lt;i style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:11.0pt;"&gt;Dan tidak layak bagi Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak (92) &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size:11.0pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="Default" style="text-align:justify"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal"&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-size:11.0pt;"&gt;Yesus adalah Rasul Allah bukan Anak-&lt;i&gt;Nya&lt;/i&gt; Allah &lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight:normal"&gt;&lt;span style="font-size:11.0pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="Default" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style=" font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;mso-bidi-Arial Narrow&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:10.0pt;"  &gt;Dalil: Matius 15:24, Markus 9:37, Yohanes 5:24, 30,7:29,33, 8:16,18,26, 9:4,10:36, II:42,13:20,16:5, 17:3,8,23,25. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="Default" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style=" font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;mso-bidi-Arial Narrow&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:11.0pt;"  &gt;Jawab Yesus:&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; “&lt;/span&gt;&lt;u style="font-weight: bold;"&gt;Aku diutus &lt;/u&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;.” (Matius 15:24)&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="Default" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style=" font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;mso-bidi-Arial Narrow&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:11.0pt;"  &gt;“Barangsiapa  menyambut seorang anak seperti ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku. Dan  barangsiapa menyambut Aku, bukan Aku yang disambutnya,&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt; &lt;u&gt;tetapi Dia yang mengutus Aku&lt;/u&gt;.”&lt;/span&gt; (Markus 9:37)&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=" font-family:&amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;mso-bidi-Arial Narrow&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:11.0pt;"  &gt;Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada &lt;u&gt;Dia yang mengutus Aku&lt;/u&gt;, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup. (Yohanes 5:24)&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6682462103240029109-3268282318678415191?l=mediabilhikmah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/feeds/3268282318678415191/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6682462103240029109&amp;postID=3268282318678415191' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/3268282318678415191'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/3268282318678415191'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/2011/11/anak-allah-atau-rasul-allah.html' title='Anak Allah atau Rasul Allah?'/><author><name>mediabilhikmah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-NQ1j08e-3c4/Ts3OYJa91gI/AAAAAAAAASU/8vhmgmxXxH0/s72-c/choice.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6682462103240029109.post-7099978738522124985</id><published>2011-11-24T08:38:00.006+07:00</published><updated>2011-11-24T08:59:32.576+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Allah'/><title type='text'>Asmaul Husna</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-7oSG3pdEayo/Ts2jQave_RI/AAAAAAAAARY/DU3rVOoHum0/s1600/asmaul%2Bhusna.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 257px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-7oSG3pdEayo/Ts2jQave_RI/AAAAAAAAARY/DU3rVOoHum0/s400/asmaul%2Bhusna.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5678374207635782930" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sekarang, buka tangan Anda, tengadahkan ke atas seperti hendak berdo'a. Lihatlah garis tangan Anda. Anda akan melihat di situ di tangan kiri anda angka arab 81 dan di tangan kanan anda 18. Dan bila dijumlahkan sama dengan 99.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan berikut ini, asmaul husna yang berjumlah 99 itu. Asma’ul Husna artinya nama-nama yang baik. Dalam Islam disebutkan Allah  memiliki 99 nama yang baik yang tertulis di dalam Al Qur’an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari  Abu Hurairah r.a. bahwa Nabi s.a.w bersabda:“Sesungguhnya Allah  mempunyai 99 nama, yaitu 100 kurang satu. Siapa yang menghafalnya akan  masuk syurga.” Sahih Bukhari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“Dialah Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Dia mempunyai asma’ul husna (nama-nama yang baik).” – &lt;/span&gt;(Q.S. Thaa-Haa:8)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Katakanlah:  “Serulah Allah atau serulah Ar-Rahman. Dengan nama yang mana saja kamu  seru, Dia mempunyai al asmaa’ul husna (nama-nama yang terbaik) dan  janganlah kamu mengeraskan suaramu dalam shalatmu dan janganlah pula  merendahkannya dan carilah jalan tengah di antara kedua itu” –&lt;/span&gt; (Q.S. Al Israa’: 110)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“Allah memiliki Asma’ ulHusna, maka memohonlah kepadaNya dengan menyebut nama-nama yang baik itu…”&lt;/span&gt; – (QS. Al A’raaf : 180)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;style type="text/css"&gt;&lt;br /&gt;table.tableizer-table {border: 1px solid #CCC; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px;} .tableizer-table td {padding: 4px; margin: 3px; border: 1px solid #ccc;}&lt;br /&gt;.tableizer-table th {background-color: #104E8B; color: #FFF; font-weight: bold;}&lt;br /&gt;&lt;/style&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;table class="tableizer-table"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr class="tableizer-firstrow"&gt;&lt;th style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;No.&lt;/th&gt;&lt;th style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Asmaul Husna&lt;/th&gt;&lt;th style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Arti&lt;/th&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;1&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Ar Rahman  &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Pemurah&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;2&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Ar Rahiim     &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Penyayang&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;3&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Malik    &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Merajai/Memerintah&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;4&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Quddus    &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Suci&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;5&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;As Salaam     &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Memberi Kesejahteraan&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;6&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Mu`min    &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Memberi Keamanan&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;7&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Muhaimin &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Pemelihara&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;8&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al `Aziiz       &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Yang Memiliki Mutlak Kegagahan&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;9&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Jabbar     &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Perkasa&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;10&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Mutakabbir       &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Megah, Yang Memiliki Kebesaran&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;11&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Khaliq        &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Pencipta&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;12&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Baari`        &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Melepaskan (Membuat, Membentuk, Menyeimbangkan)&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;13&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Mushawwir     &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Membentuk Rupa (makhluknya)&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;14&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Ghaffaar     &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Pengampun&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;15&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Qahhaar     &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Memaksa&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;16&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Wahhaab     &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Pemberi Karunia&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;17&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Ar Razzaaq   &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Pemberi Rejeki&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;18&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Fattaah     &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Pembuka Rahmat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;19&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al `Aliim     &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Mengetahui (Memiliki Ilmu)&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;20&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Qaabidh      &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Menyempitkan (makhluknya)&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;21&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Baasith     &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Melapangkan (makhluknya)&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;22&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Khaafidh     &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Merendahkan (makhluknya)&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;23&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Ar Raafi`     &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Meninggikan (makhluknya)&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;24&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Mu`izz    &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Memuliakan (makhluknya)&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;25&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Mudzil    &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Menghinakan (makhluknya)&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;26&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Samii`      &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Mendengar&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;27&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Bashiir       &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Melihat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;28&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Hakam   &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Menetapkan&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;29&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al `Adl       &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Adil&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;30&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Lathiif     &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Lembut&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;31&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Khabiir    &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Mengetahui Rahasia&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;32&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Haliim     &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Penyantun&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;33&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al `Azhiim    &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Agung&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;34&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Ghafuur  &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Pengampun&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;35&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;As Syakuur  &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Pembalas Budi (Menghargai)&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;36&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al `Aliy      &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Tinggi&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;37&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Kabiir    &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Besar&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;38&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Hafizh    &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Menjaga&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;39&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Muqiit   &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Pemberi Kecukupan&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;40&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Hasiib    &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Membuat Perhitungan&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;41&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Jaliil       &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Agung&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;42&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Kariim     &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Mulia&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;43&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Ar Raqiib    &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Mengawasi&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;44&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Mujiib    &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Mengabulkan&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;45&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Waasi`    &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Luas&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;46&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Hakiim   &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Bijaksana&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;47&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Waduud &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Pencinta&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;48&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Majiid     &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Mulia&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;49&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Baa`its    &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Membangkitkan&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;50&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;As Syahiid    &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Menyaksikan&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;51&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Haqq     &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Benar&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;52&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Wakiil     &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Memelihara&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;53&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Qawiyyu &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Kuat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;54&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Matiin     &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Kokoh&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;55&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Waliyy    &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Melindungi&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;56&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Hamiid   &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Terpuji&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;57&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Mushii    &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Mengkalkulasi&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;58&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Mubdi`   &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Memulai&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;59&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Mu`iid    &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Mengembalikan Kehidupan&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;60&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Muhyii    &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Menghidupkan&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;61&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Mumiitu  &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Mematikan&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;62&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Hayyu      &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Hidup&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;63&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Qayyuum       &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Mandiri&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;64&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Waajid   &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Penemu&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;65&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Maajid   &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Mulia&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;66&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Wahiid   &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Tunggal&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;67&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al `Ahad     &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Esa&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;68&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;As Shamad  &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Dibutuhkan, Tempat Meminta&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;69&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Qaadir   &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Menentukan, Maha Menyeimbangkan&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;70&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Muqtadir       &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Berkuasa&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;71&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Muqaddim  &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Mendahulukan&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;72&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Mu`akkhir     &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Mengakhirkan&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;73&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Awwal   &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Awal&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;74&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Aakhir   &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Akhir&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;75&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Az Zhaahir&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Nyata&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;76&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Baathin &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Ghaib&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;77&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Waali     &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Memerintah&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;78&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Muta`aalii   &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Tinggi&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;79&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Barri      &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Penderma&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;80&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;At Tawwaab    &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Penerima Tobat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;81&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Muntaqim   &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Penyiksa&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;82&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Afuww     &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Pemaaf&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;83&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Ar Ra`uuf    &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Pengasih&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;84&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Malikul Mulk     &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Penguasa Kerajaan (Semesta)&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;85&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Dzul Jalaali Wal Ikraam     &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;86&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Muqsith     &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Adil&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;87&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Jamii`     &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Mengumpulkan&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;88&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Ghaniyy  &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Berkecukupan&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;89&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Mughnii   &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Memberi Kekayaan&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;90&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Maani     &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Mencegah&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;91&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Ad Dhaar    &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Memberi Derita&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;92&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;An Nafii`     &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Memberi Manfaat&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;93&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;An Nuur     &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Bercahaya (Menerangi, Memberi Cahaya)&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;94&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Haadii   &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Pemberi Petunjuk&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;95&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Baadii   &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Pencipta&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;96&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Baaqii     &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Kekal&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;97&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Al Waarits  &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Pewaris&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;98&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Ar Rasyiid  &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Pandai&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;99&lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;As Shabuur   &lt;/td&gt;&lt;td style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Maha Sabar&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6682462103240029109-7099978738522124985?l=mediabilhikmah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/feeds/7099978738522124985/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6682462103240029109&amp;postID=7099978738522124985' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/7099978738522124985'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/7099978738522124985'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/2011/11/asmaul-husna.html' title='Asmaul Husna'/><author><name>mediabilhikmah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-7oSG3pdEayo/Ts2jQave_RI/AAAAAAAAARY/DU3rVOoHum0/s72-c/asmaul%2Bhusna.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6682462103240029109.post-3123742444635040747</id><published>2011-11-24T08:08:00.006+07:00</published><updated>2011-11-24T09:08:27.898+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Allah'/><title type='text'>Video Asmaul Husna (Nama-Nama Allah yang Baik)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-pjMlTf5vcp0/Ts2nChcBcqI/AAAAAAAAARk/gA16XAjS4JY/s1600/asmaul-husna.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 250px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-pjMlTf5vcp0/Ts2nChcBcqI/AAAAAAAAARk/gA16XAjS4JY/s400/asmaul-husna.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5678378366961545890" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Video Asmaul Husna (Terjemah Bahasa Inggris)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;iframe src="http://www.youtube.com/embed/mrcoYTGCXvc" allowfullscreen="" frameborder="0" height="315" width="420"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Video Asmaul Husna (Terjemah Bahasa Indonesia)&lt;br /&gt;&lt;iframe src="http://www.youtube.com/embed/3UUas96H2vI" allowfullscreen="" frameborder="0" height="315" width="420"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6682462103240029109-3123742444635040747?l=mediabilhikmah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/feeds/3123742444635040747/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6682462103240029109&amp;postID=3123742444635040747' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/3123742444635040747'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/3123742444635040747'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/2011/11/asmaul-husna-nama-nama-allah.html' title='Video Asmaul Husna (Nama-Nama Allah yang Baik)'/><author><name>mediabilhikmah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-pjMlTf5vcp0/Ts2nChcBcqI/AAAAAAAAARk/gA16XAjS4JY/s72-c/asmaul-husna.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6682462103240029109.post-5571513431191520824</id><published>2011-11-23T08:52:00.008+07:00</published><updated>2011-12-02T10:30:45.514+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bible'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Trinitas'/><title type='text'>Perubahan Ayat Alkitab dan Kebohongan Trinitas</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kebiasaan Merubah&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ayat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Apakah kamu masih mengharapkan mereka akan percaya kepadamu, padahal segolongan dari mereka mendengar firman Allah, lalu mereka &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;mengubahnya&lt;/span&gt; setelah mereka memahaminya, sedang mereka mengetahui (Q.S Al Baqarah 2: 75).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Nabi Musa mendapatkan wahyu-wahyu dari Allah yang kemudian disebut Taurat. Hanya saja umat Yahudi lebih mengunggulkan komentar atas wahyu-wahyu tersebut ketimbang wahyu itu sendiri. Maka tidak heran jika umat Yahudi sekarang lebih menyukai Talmud dengan meninggalkan Taurat. Sedangkan Talmud tersusun berdasarkan dua komentar atas Taurat yang terkenal yaitu Mishnah dan Gemara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Perjanjian Lama&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Taurat yang kini dipegang Kristen banyak berisi hal-hal yang mustahil jika dikatakan sebagai ayat-ayat Allah antara lain &lt;a href="http://mediabilhikmah.blogspot.com/2011/11/ayat-ayat-cabul.html"&gt;ayat-ayat jorok tentang seksual&lt;/a&gt;. Hal ini secara tidak langsung menunjukkan adanya perubahan dan penambahan ayat-ayat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kembali pada Taurat, setelah kepunahannya, kitab ini pertama kali ditulis antara tahun 536-456 SM oleh pendeta Ezra yang masuk dalam Perjanjian Lama sebagai “The book of Ezra”. Kitab Perjanjian Lama tertulis dalam bahasa Ibrani, walaupun ada beberapa yang tertulis dalam bahasa Aramaik seperti pada Jeremiah 10:2, Daniel 2:4-7:28, Ezra 4:8-6:16 dan 7:12-26.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penyalinan ke dalam bahasa Yunani (Aleksandria) dilakukan sejak abad III SM. namun pengerjaannya secara lengkap baru selesai sekitar abad I M. inilah yang dikenal sebagai “Septuagint” yaitu kitab Perjanjian Lama tertua dan paling umum.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Selain ini ada penyalinan lain seperti versi Siriak yang dikerjakan dari abad II SM hingga abad II M. juga versi Coptik dan Ghotik yang bersumber dari Septuagint. Baru pada tahun 382-405 M, St. Jerome menyalin ke dalam bahasa Latin yang bersumber dari versi Ibrani dan Yunani yang kemudian dikenal sebagai “Vulgate”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini naskah tertua kitab Taurat (Perjanjian lama) yang dimiliki oleh Gereja adalah yang tertulis sekitar tahun 1005. maka Kitab Perjanjian Lama yang paling modern berdasarkan salinan yang dikerjakan oleh para Masoret (yaitu kelompok penulis kitab suci Yahudi) ini. Penyalinan dari satu bahasa Re bahasa lain tidak menutup kemungkinan adanya perubahan. Hal ini semakin jelas dengan ditemukannya gulungan naskah kitab suci di Gua Qumran del:at.laut mati (The Dead Sea Scrolls). Jeffery L. Sheller &amp;amp; Joannie M. Schorf dalam komentarnya tentang The Dead Sea Scrolls menyatakan:&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Satu gulungan secara dramatis menunjukkan minimal satu kitab Perjanjian Lama telah berubah melalui abad-abad penyalinan Naskah gulungan kitab Yesaya pasal 66 – diantaranya tersimpan lerrgkap di perpustakaart Qumran-ditemukan 13 perbedaan minor dari teks modern”. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Perjanjian Baru&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Penambahan Kata “Bapa” pada Perjanjian Baru untuk  Mendukung Trinitas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-4M1TrogAvwM/Ts2swrjJpPI/AAAAAAAAARw/-wDAbm-W07c/s1600/lmp_insert_text.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 311px; height: 138px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-4M1TrogAvwM/Ts2swrjJpPI/AAAAAAAAARw/-wDAbm-W07c/s400/lmp_insert_text.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5678384657507919090" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Injil yang masuk dalam kitab Perjanjian Baru, tidaklah mengalami nasib yang lebih baik. Akibat pemaksaan doktrin trinitas pemakaian kosa kata dalam injil berubah, berikut ayat-ayat sisipan yang dapat merancukan paham monoteisme sebagai ajaran asli Yesus. Menurut Theodore Zahn, sebagaimana dikutip oleh E.J. Goodspeed di dalam The Apostolic Fathers, menjelaskan bahwa sampai sekitar tahun 250 M Kalimat keimanan itu masih berbunyi: “Saya percaya kepada Allah yang Maha Kuasa”. Antara tahun tahun 180 M sampai dengan tahun 210 M ada yang menambah kata &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“Bapa”&lt;/span&gt; di depan kata &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“Yang Maha Kuasa”.&lt;/span&gt; Tindakan ini dikecam keras oleh beberapa tokoh-tokoh gereja. Uskup Victor dan Zephysius mengutuk penambahan yang mencemari kemurnian kitab suci dan menentang pendapat yang mengatakan bahwa Yesus itu adalah oknum Tuhan. Penambahan tersebut adalah konsekwensi dari penerapan pendapat bahwa Yesus adalah ‘anak tuhan’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ayat Palsu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Selain penambahan tersebut, ternyata banyak ayat-ayat palsu, antara lain pada ayat &lt;a href="http://mediabilhikmah.blogspot.com/2011/11/ayat-palsu-by-yohanes-ting-ting.html"&gt;Yohanes&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://mediabilhikmah.blogspot.com/2011/11/ayat-palsu-by-markus-ting-ting.html"&gt;Markus&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://mediabilhikmah.blogspot.com/2011/11/ayat-palsu-by-matius-ting-ting.html"&gt;Matius&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kitab Perjanjian Lama diguncang badai penemuan arkeologi berupa gulungan kitab-kitab di Gua Qumran (1947), demikian pula kitab Perjanjian Baru juga mengalami nasib yang sama, para sarjana Bibel yang terdidik di universitas terbaik di Amerika dan Eropa berkumpul bersama dalam sebuah kajian panjang selama 6 tahun untuk menjawab pertanyaan bersama ‘Apa sebenarnya yang dikatakan oleh Yesus?”. Pertanyaan ini akhirnya terjawab dengan suatu hasil penelitian yang menggemparkan dunia Kristen bahwa perkataan yang diperkirakan asli dari Yesus hanya 18 %, dan sisanya?.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Suatu hasil kajian panjang dari para sarjana Bible terkemuka yang tidak bisa begitu saja terabaikan. Penemuan arkeologi di Qumran dan seminar 6 tahun para pakar Alkitab merupakan salah satu bukti kuat dan tidak boleh danggap remeh, sehingga kita dapat menyaksikan bagaimana mereka merubah ayat-ayat Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;b. Kebohongan Trinitas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Penetapan pendapat bahwa seorang manusia menjadi ‘anak tuhan’  yang kemudian mewujudkan doktrin Trinitas mengharuskan adanya sekian banyak kebohongan yang terus¬menerus berjalan berabad-abad. Hal ini telah menjadikan hati para pelakunya semakin mengeras. Peringatan Allah melalui beberapa dari Nazaren (bahasa al-Qur’an Nashoro) yang percaya kemurnian aqidah, mereka tanggapi dengan amat kejam, banyak dari mereka yang terbunuh.&lt;br /&gt;Kekerasan hati itu menyebabkan mereka berbuat apa saja termasuk mengganti ayat-ayat Allah yang diturunkan kepada nabi Musa a.s. kemudian nabi Isa a.s.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6682462103240029109-5571513431191520824?l=mediabilhikmah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/feeds/5571513431191520824/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6682462103240029109&amp;postID=5571513431191520824' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/5571513431191520824'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/5571513431191520824'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/2011/11/perubahan-ayat-alkitab-dan-kebohongan.html' title='Perubahan Ayat Alkitab dan Kebohongan Trinitas'/><author><name>mediabilhikmah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-4M1TrogAvwM/Ts2swrjJpPI/AAAAAAAAARw/-wDAbm-W07c/s72-c/lmp_insert_text.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6682462103240029109.post-7322317767809515271</id><published>2011-11-16T11:23:00.008+07:00</published><updated>2011-11-16T12:42:59.147+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sholawat'/><title type='text'>Rahasia Sholawat</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Keutamaan Mendoakan Saudara Tanpa Sepengetahuannya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Allah Ta’ala berfirman:&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-Ag_nMm4boGw/TsNCV0gVnaI/AAAAAAAAARM/rn0nfRykN1I/s1600/sholawat.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 356px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-Ag_nMm4boGw/TsNCV0gVnaI/AAAAAAAAARM/rn0nfRykN1I/s400/sholawat.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5675452898055921058" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-Ag_nMm4boGw/TsNCV0gVnaI/AAAAAAAAARM/rn0nfRykN1I/s1600/sholawat.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;وَالَّذِينَ جَاؤُوا مِن بَعْدِهِمْ يَقُولُونَ رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالإِيمَانِ وَلا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلاًّ لِّلَّذِينَ آمَنُو&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; font-style: italic;"&gt;“Dan orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Anshor), mereka berdoa: “Ya Rabb kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman.”&lt;br /&gt;(QS. Al-Hasyr: 10)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Allah Ta’ala berfirman tentang doa Ibrahim -alaihishshalatu wassalam-:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;رَبَّنَا اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِينَ يَوْمَ يَقُومُ الْحِسَابُ&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;“&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wahai Rabb kami, beri ampunilah aku dan kedua ibu bapaku dan semua orang-orang mukmin pada hari terjadinya hisab (hari kiamat).”&lt;br /&gt;(QS. Ibrahim: 41) &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Ta’ala juga berfirman tentang Nuh -alaihishshalatu wassalam- bahwa beliau berdoa:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;رَبِّ اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِمَن دَخَلَ بَيْتِيَ مُؤْمِنًا وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;“&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wahai Rabbku! Ampunilah aku, ibu bapakku, orang yang masuk ke dalam rumahku dalam keadaan beriman, dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan.”&lt;br /&gt;(QS. Nuh: 28)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Dan juga tentang Nabi Muhammad -alaihishshalatu wassalam- dimana beliau diperintahkan dengan ayat:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;وَاسْتَغْفِرْ لِذَنبِكَ وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Dan mohonlah ampunan bagi dosamu dan bagi (dosa) orang-orang mukmin, laki-laki dan perempuan.” (QS. Muhammad: 19)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Ad-Darda’  dia berkata: Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wasallam- bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مَا مِنْ عَبْدٍ مُسْلِمٍ يَدْعُو لِأَخِيهِ بِظَهْرِ الْغَيْبِ إِلَّا قَالَ الْمَلَكُ وَلَكَ بِمِثْلٍ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“Tidak ada seorang muslim pun yang mendoakan kebaikan bagi saudaranya (sesama muslim) tanpa sepengetahuannya, melainkan malaikat akan berkata, “Dan bagimu juga kebaikan yang sama.” (HR. Muslim no. 4912)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Dalam riwayat lain dengan lafazh:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;دَعْوَةُ الْمَرْءِ الْمُسْلِمِ لِأَخِيهِ بِظَهْرِ الْغَيْبِ مُسْتَجَابَةٌ عِنْدَ رَأْسِهِ مَلَكٌ مُوَكَّلٌ كُلَّمَا دَعَا لِأَخِيهِ بِخَيْرٍ قَالَ الْمَلَكُ الْمُوَكَّلُ بِهِ آمِينَ وَلَكَ بِمِثْلٍ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“Doa seorang muslim untuk saudaranya (sesama muslim) tanpa diketahui olehnya adalah doa mustajabah. Di atas kepalanya (orang yang berdoa) ada malaikat yang telah diutus. Sehingga setiap kali dia mendoakan kebaikan untuk saudaranya, maka malaikat yang diutus tersebut akan mengucapkan, “Amin dan kamu juga akan mendapatkan seperti itu.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Penjelasan ringkas:&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mendoakan sesama muslim tanpa sepengatahuan orangnya termasuk dari sunnah hasanah yang telah diamalkan turun-temurun oleh para Nabi dan juga orang-orang saleh yang mengikuti mereka. Mereka senang kalau kaum muslimin mendapatkan kebaikan, sehingga merekapun mendoakan saudaranya di dalam doa mereka tatkala mereka mendoakan diri mereka sendiri. Dan ini di antara sebab terbesar tersebarnya kasih sayang dan kecintaan di antara kaum muslimin, serta menunjukkan kesempuraan iman mereka. Nabi -alaihishshalatu wassalam- bersabda, “Tidak beriman salah seorang di antara kalian sampai dia mencintai untuk saudaranya apa yang dia cintai untuk dirinya sendiri.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Anas bin Malik)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Dahsyatnya Sholawat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak bisa dibayangkan betapa besarnya&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; pahala yang kembali kepada diri kita &lt;/span&gt;tatkala kita mendoakan sang Kekasih Allah, Nabi Muhammad s.a.w. Itulah hakekat do'anya, yaitu saat kita mendoakan beliau, tanpa sepengetahuan beliau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Ta’ala telah mengutus malaikat yang khusus bertugas untuk meng’amin’kan  setiap doa seorang muslim untuk saudaranya dan sebagai balasannya  malaikat itupun diperintahkan oleh Allah untuk mendoakan orang yang  berdoa tersebut. Berhubung doa malaikat adalah mustajabah, maka kita  bisa menyatakan bahwa mendoakan sesama muslim tanpa sepengetahuannya  termasuk dari doa-doa mustajabah. Karenanya jika dia mendoakan untuk  saudaranya -dan tentu saja doa yang sama akan kembali kepadanya- maka  potensi dikabulkannya akan lebih besar dibandingkan dia mendoakan untuk  dirinya sendiri. Apalagi yang kita doakan adalah Nabi Muhammad s.a.w.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dahsyat!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dahsyat! &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dahsyat! &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Sumber:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Keutamaan Mendoakan Orang Lain tanpa Sepengetahuannya. www.al-atsariyyah.com&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sumber lain.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6682462103240029109-7322317767809515271?l=mediabilhikmah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/feeds/7322317767809515271/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6682462103240029109&amp;postID=7322317767809515271' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/7322317767809515271'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/7322317767809515271'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/2011/11/rahasia-sholawat.html' title='Rahasia Sholawat'/><author><name>mediabilhikmah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-Ag_nMm4boGw/TsNCV0gVnaI/AAAAAAAAARM/rn0nfRykN1I/s72-c/sholawat.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6682462103240029109.post-551078052164974090</id><published>2011-11-16T11:05:00.007+07:00</published><updated>2011-11-16T11:16:15.313+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='shalat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sholawat'/><title type='text'>Bacaan Shalawat dalam Sholat</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Bacaan shalawat  terdapat didalam kitab “Shahih  Ibnu Hibban” dan “Sunan Tirmidzi” : Telah menceritakan kepada kami Ishaq  bin Musa Al Anshari telah menceritakan kepada kami Ma'an telah  menceritakan kepada kami Malik bin Anas dari Nu'aim bin Abdullah Al  Mujmir bahwa Muhammad bin Abdullah bin Zaid Al Anshari dan Abdullah bin  Zaid yang memimpikan adzan shalat memberitahunya dari Abu Mas'ud Al  Anshari berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam mendatangi kami  saat kami di majlis Sa'ad bin Ubadah lalu Basyir bin Sa'ad berkata pada  beliau: Allah memerintahkan kami untuk bershalawat atas anda, lalu  bagaimana (cara) kami bershalawat atas anda.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam diam hingga kami berharap  (andai) dia tidak bertanya. Setelah itu Rasulullah Shallallahu 'alaihi  wa Salam bersabda: "Ucapkanlah : &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;ALLOOHUMMA SHOLLI 'ALAA MUHAMMAD,  WA'ALAA AALI MUHAMMAD, KAMAA SHOLLAITA 'ALAA IBROOHIIMA WA'ALAA AALI  IBROOHIIMA WABAARIK 'ALAA MUHAMMAD WA'ALAA AALI MUHAMMAD KAMAA BAAROKTA  'ALAA IBROOHIIMA WA'ALAA AALI IBROOHIIMA FIL'AALAMIINA INNAKA HAMIIDUN  MAJIID " &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify; font-style: italic;"&gt;(Ya Allah, limpahkan kesejahteraan kepada Muhammad dan keluarga  Muhammad seperti Kau melimpahkan kesejahteraan kepada Ibrahim dan  keluarga Ibrahim, berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad seperti  Engkau memberkahi Ibrahim dan keluarga Ibrahim dalam seluruh alam,  sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Luhur, dan salam seperti yang  telah diajarkan pada kalian." &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6682462103240029109-551078052164974090?l=mediabilhikmah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/feeds/551078052164974090/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6682462103240029109&amp;postID=551078052164974090' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/551078052164974090'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/551078052164974090'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/2011/11/bacaan-shalawat-dalam-sholat_8347.html' title='Bacaan Shalawat dalam Sholat'/><author><name>mediabilhikmah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6682462103240029109.post-2834396223620099234</id><published>2011-11-16T10:53:00.004+07:00</published><updated>2011-11-16T10:59:32.910+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sholawat'/><title type='text'>Perintah 'Sholawat'</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bacaan Sholawat Nabi mempunyai dasar yang kuat. Sebab pada bulan Sya’ban telah diturun firman Allah SWT :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt; &lt;a href="http://pcinutaiwan.files.wordpress.com/2011/07/alahzab56.jpg"&gt;&lt;img style="width: 494px; height: 43px;" class="aligncenter size-full wp-image-1287" title="AlAhzab56" src="http://pcinutaiwan.files.wordpress.com/2011/07/alahzab56.jpg?w=468&amp;amp;h=34" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Artinya ” Sungguh Allah dan para Malaikat melimpahkan sholawat kepada  Nabi (Muhammad SAW), wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah pada  beliau dan bersalam dengan seindah-indah salam.” (QS. Al Ahzab [33] :  56).&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;“Barangsiapa yang bersholawat atasku sekali, maka Allah akan bersholawat untuknya&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; sepuluh kali&lt;/span&gt;”. (H.R. Muslim, Ahmad).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt; “Manusia yang paling utama di sisiku pada hari kiamat adalah orang yang&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; paling banyak bersholawat&lt;/span&gt; untukku.” (H.R. Tirmidzi).&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Semoga Allah SWT memberikan  kekuatan dan kemudahan kepada kita untuk memperbanyak sholawat kepada  Nabi Muhammad SAW terutama di bulan Sya’ban.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6682462103240029109-2834396223620099234?l=mediabilhikmah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/feeds/2834396223620099234/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6682462103240029109&amp;postID=2834396223620099234' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/2834396223620099234'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/2834396223620099234'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/2011/11/perintah-sholawat.html' title='Perintah &apos;Sholawat&apos;'/><author><name>mediabilhikmah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6682462103240029109.post-3187469539540294994</id><published>2011-11-16T10:27:00.007+07:00</published><updated>2011-11-16T14:57:21.966+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bible'/><title type='text'>Gejolak Hati Pendeta:  Bible Meragukan dan Cabul</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify; font-weight: bold;" class="MsoNormal"&gt;Misionaris Handal&lt;/p&gt;    &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Dewi  Purnamawati, kelahiran Solo Th. 1962. Lulusan IKIP Negeri Yogyakarta  Th. 1985. Sejak Th. 1986 menetap di Solo dan pernah bekerja sebagai guru  listrik di STM Negeri 2 Surakarta yang saat ini nama-nya SMKN V  Surakarta.&lt;/p&gt;    &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Sejak  kecil pengaruh kekristenan ibunya yang aktifis gereja sangat kuat,  berhasil dibina menjadi aktifis penginjilan yang militan &amp;amp; handal.  Mase dianggap punya kelebihan talenta. Mampu berinteraksi dan mengusir  kuasa kegelapan. Kristen menganggap emampuan metafisik/paranormal  semacam itu yang mereka anggap kelebihan dan anugerah Tuhan. (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dalam  kacamata Islam justru indikasi lemahnya Tauhid, karena menurut ajaran  Islam talenta semacam itu sebenarnya berasal dari setan)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Dia  dan 2 saudaranya dididik dengan ketat dalam kehidupan kristen yang taat  dan sangat kuat. Sejak kecil sudah dicekoki doktrin-doktrin kristen.  Merendahkan &amp;amp; apriori terhadap Islam. Harus mampu menampakkan bahwa  kristen adalah KASIH. &lt;/p&gt;    &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Dewi  Purnamawati digembleng menjadi militan untuk mampu memasuki dan  mempengaruhi kehidupan masyarakat P. Lombok yang mayoritas beragama  Islam. Dewi sekeluarga aktif dalam penginjilan/pemurtadan. &lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Adiknya  laki-laki, di tahun 1997 menjadi pendeta di daerah Cimahi setelah  menamatkan S2 nya di Institut Agama Kristen TIRANUS Cimahi Bandung. Dia  telah sukses mengkristenkan orang satu kampung melalui cara mengajarkan  dan membantu masyarakat berusaha dengan mengelola tanaman hidrophonik,  sementara adiknya perempuan, aktif penginjilan di P. Madura. Obsesinya  mengkris-tenkan para kiai. &lt;/p&gt;    &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Suami  pertama Dewi adalah aktifis HMI sekaligus pengurus pengajian yang telah  berhasil Dewi kristenkan, tetapi akhirnya kami bercerai juga. "Memang  kristen mengajarkan, Apa yang telah dipersatukan Tuhan tidak boleh  diceraikan manusia. Tetapi pendeta akhirnya mengijinkan kami bercerai,  ia tidak punya solusi" ujar Dewi.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Luapan Gejolak Hati&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;"Sebenarnya sejak kecil saya sudah sering merasa sangsi, bimbang, bingung, galau dan ragu dengan ajaran Kristen." &lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;"Banyak  sekali kejanggalan, banyak hal tidak sesuai dengan akal sehat, tetapi  saya tetap mencoba setia dengan kekristenan saya. Tetap melakukan  penginjilan walau kegalauan semakin hari semakin membengkak dan terasa  menyiksa." &lt;/p&gt;    &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;"Pindah  agama Islam? Wow…..sorry! secuilpun tak ada minat, image Islam tidak  menarik sama sekali! kalau benci… memandang rendah …. Ya!." Begitulah isi  hati Dewi gitu loh.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p style="text-align: justify; font-weight: bold;" class="MsoNormal"&gt;Tidak ada Natal dalam Bibel.&lt;/p&gt;    &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Ia mengatakan bahwa perayaan  paling meriah dan ibadah paling sakral di dalam Kristen dan dirayakan  setiap 25 Desember. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tetapi tidak satupun ayat alkitab yang membahasnya  atau minimal menyinggungnya,&lt;/span&gt; bahkan terbukti &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;perayaan Natal pada tanggal  25 Desember adalah perayaan yang merayakan kelahiran berhala-berhala  pra Kristen, yaitu dewa Mithra yang dianggap putra tuhan dan cahaya  dunia (dewa matahari), Osiris, Adonis, Dionysus, Khrisna&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Jadi  jelas Natal itu mengadopsi dan melestarikan perayaan tuhan-tuhan para  penyembah berhala. Bahkan hari suci mingguan Kristen yang semula  menghormati hari Sabat Yahudi yaitu hari Sabtu, oleh Kaisar Konstantin  digeser dan disesuaikan dengan hari suci mingguan para penyembah berhala  yang memuliakan dewa matahari yaitu Hari Matahari (SUN DAY) atau hari  Minggu.&lt;/p&gt;    &lt;p style="text-align: justify; font-weight: bold;" class="MsoNormal"&gt;Bible Tidak Sempurna, Meragukan dan Cabul&lt;/p&gt;    &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Dewi mulai meragukan kesempurnaan Bible, "Kalau buku sudah benar dan sempurna tidak usah direvisi?." &lt;/p&gt;    &lt;p style="text-align: justify; font-style: italic;" class="MsoNormal"&gt;Dalam  Islam, kalau kitab Injil sudah sempurna mengapa Allah masih menurunkan  Al-Qur’an ?” Hal inilah yang seharusnya sangat mengusik logika orang  yang sehat akalnya. &lt;/p&gt;    &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Semakin mendalami Alkitab justru ia semakin meragukan isi Alkitab sendiri, misalnya :&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);" class="MsoNormal"&gt;Janganlah  engkau minum anggur atau minuman keras, engkau serta anak-anakmu, bila  kamu masuk ke dalam Kemah Pertemuan, supaya jangan kamu mati. Itulah  suatu ketetapan untuk selamanya bagi kamu turun-temurun. Imamat 10:9&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Dalam  ayat tersebut Allah melarang minum anggur dan mabuk tetapi kenapa dalam  Injil karangan Yohanes 2:7-10 dikisahkan Mukjizat Yesus malah mengubah  enam drum air menjadi anggur yang memabukkan ?&lt;/p&gt;    &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Kenapa kisah porno dan cabul bertebaran di ‘Kitab Suci Bible’ misalnya di dalam kitab Kitab Kidung Agung misalnya :&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);" class="MsoNormal"&gt;Kiranya ia mencium aku dengan kecupan!&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);" class="MsoNormal"&gt;Karena cintamu lebih nikmat dari pada anggur KA 1:2&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);" class="MsoNormal"&gt;Tangan kirinya ada di bawah kepalaku,&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);" class="MsoNormal"&gt;Tangan kanannya memeluk aku. KA 2:6&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);" class="MsoNormal"&gt;Bagaikan seutas pita kirmizi bibirmu&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);" class="MsoNormal"&gt;Seperti dua anak rusa buah dadamu,&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);" class="MsoNormal"&gt;Seperti anak kembar kijang yang tengah makan rumput&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);" class="MsoNormal"&gt;Di tengah-tengah bunga bakung. KA 4:3,5&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);" class="MsoNormal"&gt;Pusarmu seperti cawan yang bulat,&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);" class="MsoNormal"&gt;Yang tak kekurangan anggur campur.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);" class="MsoNormal"&gt;Perutmu timbunan gandum, berpagar bunga-bunga bakung.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);" class="MsoNormal"&gt;Seperti dua anak rusa buah dadamu,&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);" class="MsoNormal"&gt;Seperti anak kembar kijang. KA 7:2-3&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);" class="MsoNormal"&gt;Sosok tubuhmu seumpama pohon korma dan&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);" class="MsoNormal"&gt;Buah dadamu gugusannya.7&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);" class="MsoNormal"&gt;Aku ingin memanjat pohon korma itu dan&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);" class="MsoNormal"&gt;Memegang gugusan-gugusannya.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);" class="MsoNormal"&gt;Kiranya buah dadamu seperti gugusan anggur dan&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);" class="MsoNormal"&gt;Nafas hidungmu seperti buah apel KA 7:7-8&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; font-weight: bold;" class="MsoNormal"&gt;Dalam Trinitas, Tiga Dipaksakan Satu&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;"Kenapa  Allah Yang Maha Esa diakui terdiri dari 3 unsur tuhan tetapi dipaksakan  dikatakan satu (trinitas/- tritunggal)? Seabreg kemusykilan dan seabreg  masalah yang jauh dari akal sehat dan tidak selaras dengan nalar?&lt;/p&gt;    &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;"Saya jadi malas pergi ke gereja dan enggan membuka injil karena ada revisinya yaitu Al-Qur’an."&lt;/p&gt;    &lt;p style="text-align: justify; font-weight: bold;" class="MsoNormal"&gt;Islam?&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Dewi  begitu ta’jub karena hal yang kecil diperhatikan dan ada tuntunan  didalam Islam. Misal sehabis bersenggama wajib mandi besar, yang lewat  lebih dulu memberi salam, istri pergi tidak cukup minta ijin tetapi  suaminya harus ridho. Tentu hal yang besar lebih diperhatikan lagi!&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Setelah  bertahun-tahun dalam kebimbangan, perenungan dan pergulatan batin serta  berdoa memohon petunjuk kebenaran kepada Tuhan yang sebenar-benarnya  Tuhan, maka Dewi memutuskan memeluk agama Islam pada Februari 1999.&lt;/p&gt;    &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;"Beberapa  bulan berikutnya saya menikah untuk kedua kalinya dan yang mengantarkan  saya pada Islam. Tetapi teman-teman saya yang mayoritas Islam tidak  berusaha mendakwahi saya, entah karena tidak PD atau tidak paham bahwa  Islam itu agama luar biasa, sempurna!. Tetapi justru saya yang getol  menyampaikan Kristen kepada mereka." ucap Dewi.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;Kisah Dewi Purnamawati, Forum Arimatea Solo. Sumber: &lt;a href="http://docs.google.com/viewer?a=v&amp;amp;q=cache:-MAQRzxk8sQJ:research.mercubuana.ac.id/proceeding/F.1.%2520Dewi%2520Purnamawati.doc+dewi-purnama-wati-isi-bibel-menghantarkannya-untuk-masuk-islam&amp;amp;hl=id&amp;amp;gl=id&amp;amp;pid=bl&amp;amp;srcid=ADGEESjb2oeJBcoVGi7qpBce-Ku2VuMloD7dqmz4jtcJ7a7Yfe22hBC6V56oR9VrLou1KwBpMW3JrwVz1OS0b-LESUNIw1c2aGjAvtAxQHtars9ar2fAl6mMustKpGZRrumG3ay9wGc0&amp;amp;sig=AHIEtbRBZ36MMJyMIQDAkZa3n0fCAadD1Q&amp;amp;pli=1"&gt;Klik&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6682462103240029109-3187469539540294994?l=mediabilhikmah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/feeds/3187469539540294994/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6682462103240029109&amp;postID=3187469539540294994' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/3187469539540294994'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/3187469539540294994'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/2011/11/gejolak-hati-misionaris-bible-meragukan.html' title='Gejolak Hati Pendeta:  Bible Meragukan dan Cabul'/><author><name>mediabilhikmah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6682462103240029109.post-4821532232036749078</id><published>2011-11-14T10:29:00.009+07:00</published><updated>2011-11-14T11:58:04.068+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Alqur&apos;an'/><title type='text'>Jumlah Kata dalam Al Qur'an</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jumlah Kata dan Perbandingan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam  Al-Quran, kata &lt;b&gt;al-barr&lt;/b&gt; dengan arti "darat" disebut 12 kali, sedangkan  kata &lt;b&gt;al-bahr&lt;/b&gt; (laut) - baik mufrad, &lt;i&gt;mutsanna, &lt;/i&gt;dan jamaknya -  disebut 40 kali. Sama dengan perbandingan luas darat dan laut sebenarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jumlah Kata dan Antonimnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;color:#ffffff;"&gt;&lt;span  lang="AF" style="font-family:Arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;table class="tableizer-table"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr class="tableizer-firstrow"&gt;&lt;th&gt;Kata&lt;/th&gt;&lt;td style="vertical-align: top;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;th&gt;Antonim&lt;/th&gt;&lt;th&gt;Jumlah&lt;/th&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td&gt;al-dunya&lt;/td&gt;&lt;td style="vertical-align: top;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;al-akhirah&lt;/td&gt;&lt;td&gt;115&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td&gt;rajul  (laki-laki)&lt;/td&gt;&lt;td style="vertical-align: top;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;imra'ah (perempuan)&lt;/td&gt;&lt;td&gt;24&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td&gt;ma’siyah dan derivatnya&lt;/td&gt;&lt;td style="vertical-align: top;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Syukr dan derivatnya&lt;/td&gt;&lt;td&gt;75&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td&gt;Iblis(La’nat ALLAH ‘alaihi )&lt;/td&gt;&lt;td style="vertical-align: top;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Isti’adzah&lt;/td&gt;&lt;td&gt;11&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td&gt;Al-israf&lt;/td&gt;&lt;td style="vertical-align: top;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;al-sur’ah&lt;/td&gt;&lt;td&gt;23&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td&gt;Malaikat&lt;/td&gt;&lt;td style="vertical-align: top;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Al-syayathin&lt;/td&gt;&lt;td&gt;88&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td&gt;Al-sulthan&lt;/td&gt;&lt;td style="vertical-align: top;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Al-nifaq&lt;/td&gt;&lt;td&gt;37&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td&gt;Al-harb (perang)&lt;/td&gt;&lt;td style="vertical-align: top;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Al-husra(tawanan)&lt;/td&gt;&lt;td&gt;6&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td&gt;Al-hayat (hidup)&lt;/td&gt;&lt;td style="vertical-align: top;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Al-maut” (mati)&lt;/td&gt;&lt;td&gt;145&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td&gt;Qalu (mereka mengatakan)&lt;/td&gt;&lt;td style="vertical-align: top;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Qul ( katakanlah)&lt;/td&gt;&lt;td&gt;332&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td&gt;Al-sayyiat&lt;/td&gt;&lt;td style="vertical-align: top;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Al-shahihat&lt;/td&gt;&lt;td&gt;180&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td&gt;Al-rahbah&lt;/td&gt;&lt;td style="vertical-align: top;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Al-ragbah&lt;/td&gt;&lt;td&gt;8&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td&gt;Al-naf’u&lt;/td&gt;&lt;td style="vertical-align: top;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Al-fasad&lt;/td&gt;&lt;td&gt;50&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td&gt;Al-nas&lt;/td&gt;&lt;td style="vertical-align: top;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Al-rusul&lt;/td&gt;&lt;td&gt;368&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td&gt;Al-asbath&lt;/td&gt;&lt;td style="vertical-align: top;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Al-awariyun&lt;/td&gt;&lt;td&gt;5&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td&gt;Al-jahr&lt;/td&gt;&lt;td style="vertical-align: top;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Al-alaniyyah&lt;/td&gt;&lt;td&gt;16&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td&gt;Al-jaza&lt;/td&gt;&lt;td style="vertical-align: top;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Kebalikan Al-Jaza&lt;/td&gt;&lt;td&gt;117&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td&gt;Al-magfiroh&lt;/td&gt;&lt;td style="vertical-align: top;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Kebalikan Al-Maghfiroh&lt;/td&gt;&lt;td&gt;234&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr&gt;&lt;td&gt;Ad-dhalala (kesesatan)&lt;/td&gt;&lt;td style="vertical-align: top;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Kebalikan Ad-dhalala&lt;/td&gt;&lt;td&gt;191&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;dan masih banyak lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jumlah Kata dan Besaran Waktu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata “Yaum” (hari) dalam bentuk tunggal disebutkan sebanyak 365 kali, sebanyak jumlah hari pada tahun Syamsyiyyah.&lt;br /&gt;Kata “Syahr” ( bulan) sebanyak 12 kali, sama dg jumlah Bulan dalam satu Tahun.&lt;br /&gt;Kata “Yaum” (hari) dalam bentuk plural (jamak) sebanyak 30 kali, sama dengan jumlah hari dalam satu Bulan.&lt;br /&gt;Kata “Sab’u” (minggu) disebutkan 7 kali, sama dengan jumlah hari dalam satu minggu.&lt;br /&gt;Jumlah “ saah” (jam) yang didahului dengan ‘harf’ sebanyak 24 kali, sama dengan jumlah jam dalam satu hari.&lt;br /&gt;Kata “Sujud” disebutkan 34 kali, sama dengan jumlah raka’at dalam solat 5 waktu&lt;br /&gt;Kata “Shalawat” disebutkan 5 kali, sama dengan jumlah solat wajib sehari semalam.&lt;br /&gt;Kata “Aqimu” yang diikuti kata “Shalat” sebanyak 17 kali, sama dengan jumlah Raka’at Sholat fardhu/ wajib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/asetow.wordpress.com/tag/al%C3%A2%C2%80%C2%99ijaz-al%C3%A2%C2%80%C2%99adadiy-fi-al-qur%C3%A2%C2%80%C2%99an-al-karim/"&gt;Secret Digit in Holy Quran&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;/span&gt;DR. Abdul Razaq Naufal  ‘ Al’Ijaz Al’Adadiy Fi  Al-Qur’an Al Karim.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Al Qur'an dan Rahasia Angka. &lt;a href="http://www.ziddu.com/download/17328065/alquran_rahasia_angka.zip.html"&gt;Download&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6682462103240029109-4821532232036749078?l=mediabilhikmah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/feeds/4821532232036749078/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6682462103240029109&amp;postID=4821532232036749078' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/4821532232036749078'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/4821532232036749078'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/2011/11/jumlah-kata-dalam-al-quran.html' title='Jumlah Kata dalam Al Qur&apos;an'/><author><name>mediabilhikmah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6682462103240029109.post-1454342765086357166</id><published>2011-11-14T09:38:00.007+07:00</published><updated>2011-11-14T10:11:44.330+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bible'/><title type='text'>Sex Porn In Bible</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.youtube.com/watch?v=Z1Q3MX7zRT8"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-K6Cxt2fs3ng/TsCDc99gkYI/AAAAAAAAARA/UXl-ERW_6bE/s400/bibleporn.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5674680064178950530" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. YEHEZKIEL&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;(16:7) dan jadilah besar seperti tumbuh-tumbuhan di ladang! Engkau menjadi besar dan sudah cukup umur, bahkan sudah sampai pada masa mudamu. Maka buah &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;xxxx&lt;/span&gt; sudah montok, rambutmu sudah tumbuh, tetapi engkau dalam keadaan &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;TELANJANG BUGIL.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(16:8) Maka Aku lalu dari situ dan Aku melihat engkau, sungguh, engkau sudah sampai pada masa cinta &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;BERAHI&lt;/span&gt;. Aku menghamparkan kain-Ku kepadamu dan menutupi auratmu. Dengan sumpah Aku mengadakan perjanjian dengan engkau, demikianlah firman Tuhan &lt;span style="color: rgb(255, 102, 102); font-weight: bold;"&gt;ALLAH&lt;/span&gt;, dan dengan itu engkau Aku punya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(16:22) Dalam segala perbuatan-perbuatanmu yang keji dan persundalanmu itu engkau tidak teringat lagi kepada masa mudamu, waktu engkau &lt;span style="color: rgb(255, 102, 102); font-weight: bold;"&gt;TELANJANG BUGIL&lt;/span&gt; sambil menendang-nendang dengan kakimu dalam lumuran darahmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(16:25) Pada setiap persimpangan jalan engkau membangun bukit pengorbanan dan menjual kecantikanmu menjadi kekejian dengan &lt;span style="color: rgb(255, 102, 102); font-weight: bold;"&gt;MEREGANGKAN KEDUA xxxxMU&lt;/span&gt; bagi setiap orang yang lewat, sehingga &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;PERSUNDALAN&lt;/span&gt;mu bertambah-tambah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(16:26) Engkau &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;BERSUNDAL&lt;/span&gt; dengan orang Mesir, tetanggamu, si &lt;span style="color: rgb(255, 102, 102); font-weight: bold;"&gt;AURAT BESAR&lt;/span&gt; itu, sehingga &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;PERSUNDALANMU &lt;/span&gt;bertambah-tambah, yang menimbulkan sakit hati-Ku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(16:28) Engkau&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt; BERSUNDAL&lt;/span&gt; juga dengan orang Asyur, oleh karena engkau belum merasa puas; ya, engkau &lt;span style="color: rgb(255, 102, 102); font-weight: bold;"&gt;BERSUNDAL &lt;/span&gt;dengan mereka, tetapi masih belum merasa puas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(16:37) sungguh, oleh karena itu Aku akan mengumpulkan semua kekasihmu, yaitu yang merayu hatimu, baik yang engkau cintai maupun yang engkau benci; Aku akan mengumpulkan mereka dari sekitarmu untuk melawan engkau dan Aku akan &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;MENYINGKAPKAN AURATMU&lt;/span&gt; di hadapan mereka, sehingga mereka melihat seluruh&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt; xxxxxxxxMU.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(16:39) Aku akan menyerahkan engkau di dalam tangan mereka dan mereka akan meruntuhkan tempatmu yang tinggi dan merusakkan bukit-bukitmu, mereka akan &lt;span style="color: rgb(255, 102, 102); font-weight: bold;"&gt;MENELANJANGI&lt;/span&gt; engkau, akan merampas perhiasan-perhiasanmu dan membiarkan engkau &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;TELANJANG BUGIL.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;------------------------------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;(23:20) Ia berahi kepada kawan-kawannya bersundal, yang auratnya seperti aurat keledai dan &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;XXXX&lt;/span&gt;nya seperti &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;ZAKAR KUDA&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(23:21) Engkau menginginkan &lt;span style="color: rgb(255, 102, 102); font-weight: bold;"&gt;KEMESUMAN &lt;/span&gt;masa mudamu, waktu orang Mesir &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;MEMEGANG-MEGANG xxxxMU&lt;/span&gt; dan &lt;span style="color: rgb(255, 102, 102); font-weight: bold;"&gt;MENJAMAH-JAMAH xxxx KEGADISAN&lt;/span&gt;mu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. AMSAL&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(7:16) Telah kubentangkan permadani di atas tempat tidurku, kain lenan beraneka warna dari Mesir.&lt;br /&gt;(7:17) Pembaringanku telah kutaburi dengan mur, gaharu dan kayu manis.&lt;br /&gt;(7:18) Marilah kita memuaskan berahi hingga pagi hari, dan bersama-sama menikmati asmara.&lt;br /&gt;(7:19) Karena suamiku tidak di rumah, ia sedang dalam perjalanan jauh,&lt;br /&gt;(7:20) sekantong uang dibawanya, ia baru pulang menjelang bulan purnama."&lt;br /&gt;(7:21) Ia merayu orang muda itu dengan berbagai-bagai bujukan, dengan kelicinan bibir ia menggodanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. 2 SAMUEL&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;(13:11) Ketika gadis itu menghidangkannya kepadanya supaya ia makan, dipegangnyalah gadis itu dan berkata kepadanya: "Marilah tidur dengan aku, adikku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(13:12) Tetapi gadis itu berkata kepadanya: "Tidak kakakku, jangan PERKOSA aku, sebab orang tidak berlaku seperti itu di Israel. Janganlah berbuat noda seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(13:14) Tetapi Amnon tidak mau mendengarkan perkataannya, dan sebab ia lebih kuat dari padanya, DIPERKOSANYALAH dia, lalu tidur dengan dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4. HOSEA&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2:2)"Adukanlah ibumu, adukanlah, sebab dia bukan isteri-Ku, dan Aku ini bukan suaminya; biarlah dijauhkannya SUNDALnya dari mukanya, dan zinahnya dari antara buah dadanya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2:3) supaya jangan Aku menanggalkan pakaiannya sampai dia TELANJANG, dan membiarkan dia seperti pada hari dia dilahirkan, membuat dia seperti padang gurun, dan membuat dia seperti tanah kering, lalu membiarkan dia mati kehausan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2:5)Sebab ibu mereka telah menjadi SUNDAL; dia yang mengandung mereka telah berlaku tidak senonoh. Sebab dia berkata: Aku mau mengikuti para kekasihku, yang memberi roti dan air minumku, bulu domba dan kain lenanku, minyak dan minumanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(3:1) Berfirmanlah TUHAN kepadaku: "Pergilah lagi, cintailah perempuan yang suka BERSUNDAL dan BERZINAH, seperti TUHAN juga mencintai orang Israel, sekalipun mereka berpaling kepada allah-allah lain dan menyukai kue kismis."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5. ULANGAN&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(23:1) Orang yang hancur BUAH XXXXnya atau yang terpotong kemaluannya, janganlah masuk jemaah TUHAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(23:2) Seorang anak haram janganlah masuk jemaah TUHAN, bahkan keturunannya yang kesepuluhpun tidak boleh masuk jemaah TUHAN.&lt;br /&gt;------------------------------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;(25:11) Apabila dua orang berkelahi dan isteri yang seorang datang mendekat untuk menolong suaminya dari tangan orang yang memukulnya, dan perempuan itu mengulurkan tangannya dan MENANGKAP KEMALUAN orang itu,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;6. KIDUNG AGUNG (Alkitab lebih sibuk mengurusi Buah &lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;XXXX&lt;/span&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(4:5) Seperti dua anak rusa BUAH XXXXMU, seperti anak kembar kijang yang tengah makan rumput di tengah-tengah bunga bakung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7:7) Sosok tubuhmu seumpama pohon korma dan BUAH XXXXMU gugusannya.&lt;br /&gt;(7:8) Kataku: "Aku ingin memanjat pohon korma itu dan memegang gugusan-gugusannya Kiranya BUAH XXXXMU seperti gugusan anggur dan nafas hidungmu seperti buah apel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(7:10) Kepunyaan kekasihku aku, kepadaku gairahnya tertuju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;masih banyak ayat2 yg mengumbar nafsu di kitab KIDUNG AGUNG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;7. KEJADIAN (Alkitab Melegalkan Incest)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(19:32) Marilah kita beri ayah kita minum anggur, lalu kita tidur dengan dia, supaya kita menyambung keturunan dari ayah kita."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(19:33) Pada malam itu mereka memberi ayah mereka minum anggur, lalu masuklah yang lebih tua untuk tidur dengan ayahnya; dan ayahnya itu tidak mengetahui ketika anaknya itu tidur dan ketika ia bangun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(19:34) Keesokan harinya berkatalah kakaknya kepada adiknya: "Tadi malam aku telah tidur dengan ayah; baiklah malam ini juga kita beri dia minum anggur; masuklah engkau untuk tidur dengan dia, supaya kita menyambung keturunan dari ayah kita."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(19:35) Demikianlah juga pada malam itu mereka memberi ayah mereka minum anggur, lalu bangunlah yang lebih muda untuk tidur dengan ayahnya; dan ayahnya itu tidak mengetahui ketika anaknya itu tidur dan ketika ia bangun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(19:36) Lalu mengandunglah kedua anak Lot itu dari ayah mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;8. KEJADIAN (asal usul Onani)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(38:8) Lalu berkatalah Yehuda kepada Onan: "Hampirilah isteri kakakmu itu, kawinlah dengan dia sebagai ganti kakakmu dan bangkitkanlah keturunan bagi kakakmu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(38:9) Tetapi Onan tahu, bahwa bukan ia yang empunya keturunannya nanti, sebab itu setiap kali ia menghampiri isteri kakaknya itu, ia membiarkan maninya terbuang, supaya ia jangan memberi keturunan kepada kakaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;iframe src="http://www.youtube.com/embed/Z1Q3MX7zRT8" allowfullscreen="" frameborder="0" height="315" width="420"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6682462103240029109-1454342765086357166?l=mediabilhikmah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/feeds/1454342765086357166/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6682462103240029109&amp;postID=1454342765086357166' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/1454342765086357166'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/1454342765086357166'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/2011/11/ayat-ayat-cabul.html' title='Sex Porn In Bible'/><author><name>mediabilhikmah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-K6Cxt2fs3ng/TsCDc99gkYI/AAAAAAAAARA/UXl-ERW_6bE/s72-c/bibleporn.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6682462103240029109.post-4400249659579627445</id><published>2011-11-10T15:28:00.004+07:00</published><updated>2011-11-10T15:36:22.714+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Terorisme'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Alqur&apos;an'/><title type='text'>Qur'an?: 'Oh, Wow!'</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-3jWzn-OcPeI/TruMVFiljFI/AAAAAAAAAQQ/n6t-umoSqYI/s1600/mustafasamuel.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 220px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-3jWzn-OcPeI/TruMVFiljFI/AAAAAAAAAQQ/n6t-umoSqYI/s400/mustafasamuel.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5673282449495657554" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Steven mulai mencari tahu sendiri tentang Islam.  Tahun 2006, ia  membeli Quraan pertamanya, yang ia baca dalam kurun waktu 2,5 tahun.  Steven mengaku syok, saat membaca isi terjemahan Quran. &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;"Saya baru tahu kalau Nabi Musa, Nabu Lut dan Nabi Nuh, serta  nabi-nabi lainnya juga diceritakan dalam Quran. Saya benar-benar kaget  dan berseru dalam hati 'Oh, wow'. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tak ada satu pun dalam Quran yang  ingin mengobarkan perang atau mengarah pada kata ekstrimisme atau  terorisme&lt;/span&gt;, atau apalah. Rasa ingin tahu saya makin besar. Oleh sebab  itu, selama dua selanjutnya saya terus mempelajari Islam. Saya baca  Quran sekali lagi," papar Steven.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Butuh waktu 25 tahun bagi Steven untuk menemukan Islam dan meyakini  bahwa Islam-lah agama kebenaran, yang mampu menjawab semua pertanyaan  yang selama puluhan tahun mengusik alam pikirannya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Steven lahir dalam keluarga penganut agama Kristen Ortodoks, dan  mengenyam pendidikan di berbagai sekolah Kristen, mulai dari yang  berbasis Katolik, Protestan, Maronit, Kristen Ortodoks dan aliran  Kristen lainnya.   Pengalaman ini membuat Steven memiliki cukup bekal  pengetahuan agama, sekaligus membuatnya berpikir kritis terhadap ajaran  Kristen yang diketahuinya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; "Saya tidak pernah benar-benar menerima dogma yang diajukan pada  saya. Saya adalah orang yang akan selalu menanyakan apa saja, termasuk  soal agama," ujar Steven.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Steven juga pernah ikut jamaah Mormon, Saksi Yehovah dan jamaah beragam aliran agama  Kristen untuk menemukan kebenaran yang saya cari. Tapi saya tidak pernah  bisa mendapatkan jawaban yang saya inginkan, 'mengapa saya di sini?',  'apa tujuan keberadaan saya?'" tutur Steven.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: &lt;a href="http://www.eramuslim.com/berita/dakwah-mancanegara/mustafa-steven-samuel-syok-saat-pertana-kali-baca-quran.htm"&gt;eramuslim&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6682462103240029109-4400249659579627445?l=mediabilhikmah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/feeds/4400249659579627445/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6682462103240029109&amp;postID=4400249659579627445' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/4400249659579627445'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/4400249659579627445'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/2011/11/quran-oh-wow.html' title='Qur&apos;an?: &apos;Oh, Wow!&apos;'/><author><name>mediabilhikmah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-3jWzn-OcPeI/TruMVFiljFI/AAAAAAAAAQQ/n6t-umoSqYI/s72-c/mustafasamuel.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6682462103240029109.post-7149236370900755225</id><published>2011-11-10T11:27:00.007+07:00</published><updated>2011-12-09T10:28:46.039+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Trinitas'/><title type='text'>Tokoh Kristen Penentang Trinitas</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“Dan sesungguhnya, di antara Ahli Kitab ada orang yang beriman kepada  Allah &amp;amp; kepada apa yang diturunkan kepada kamu &amp;amp; yang diturunkan  kepada mereka sedang mereka berendah hati kepada Allah &amp;amp; mereka  tidak menukarkan ayat-ayat Allah dengan harga yang sedikit. Mereka  (akan) memperoleh pahala di sisi Tuhannya…”.(Al-Qur’an surat Ali Imran : 199)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum Yesus lahir, wilayah Yerusalem dijajah oleh imperium  Romawi  yang agamanya beraliran politeisme. Karena sebagai penduduk yang   terjajah, bangsa Yahudi Essenes yang masih taat berpegang pada  hukum-hukum  Taurat Musa, tidak mampu mengembangkan ajaran agamanya di  tengah-tengah  masyarakat. Sedangkan Yahudi Farisi dan Saduki memakai  agamanya dalam bentuk  formalitas saja, dan sikap hidupnya selalu  menyalahi hokum-hukum  taurat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Ketika Yesus mendapat tugas  menyampaikan risalah Tuhan, dia  selalu memperingatkan penyelewengan  Yahudi Farisi dan Saduki. Oleh karena itu  dua kelompok ini sangat  membenci Yesus dan ingin membunuhnya. Untuk melaksanakan  niat jahat  itu, mereka menghasut penjajah Romawi, bahwa Yesus adalah tokoh   pemberontak yang ingin menjadi raja Yahudi, dan ingin membebaskan  bangsanya dari  pendudukan imperium Romawi. Dengan bantuan kedua  kelompok Yahudi itu, tentara  Romawi berusaha menangkap Yesus dan  membinasakan pengikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah  Yesus tiada, para muridnya  menyebarkan ajarannya secara meluas ke tengah-tengah  masyarakat yang  sudah terpengaruh oleh kepercayaan politeisme. Yang kemudian  melahirkan  dua kelompok penganut Yesus. Pertama, yang betul-betul mengikuti   ajaran Yesus secara murni, tanpa dicampuri oleh kepercayaan politeisme.  Mereka  berkeyakinan bahwa satu-satunya Tuhan hanyalah Allah, dan Yesus  adalah manusia  biasa utusan Allah. Kelompok ini lebih dikenal dengan  sebutan Unitarian. Kedua,  mengikuti ajaran Yesus yang telah disebarkan  oleh para muridnya, tetapi masih  sulit meninggalkan kepercayaan  politeisme yang sudah mendarah daging pada diri  mereka. Akhirnya mereka  mengkultuskan Yesus sebagai penyelamatnya, bahkan  diangkat menjadi  Tuhannya. Kelompok ini dipelopori oleh Paulus (Saulus) yang  kemudian  lebih dikenal dengan sebutan Kristen Trinitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses   kepercayaan kelompok kedua ini sudah menjadi fenomena biasa bagi yang  mudah kita  jumpai di mana-mana. Perjalanan kepercayaan Kristen Trinitas  periode pertama,  mendapatkan tantangan hebat dari kelompok Kristen  Unitarian. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kristen  Unitarian berkeyakinan bahwa Allah adalah  satu-satunya Tuhan yang patut disembah, dan  Yesus adalah manusia biasa  yang diberi tugas oleh Allah untuk menyampaikan  ajaran-ajaranNya,  dengan dibekali beberapa Mukjizat.&lt;/span&gt; Berkat bantuan imperium  super power  Romawi yang juga beragama politeisme itu, agama Kristen Trinitas  cepat  menyebar luas ke beberapa negara. Sedangkan beberapa ribu penganut   Unitarian disiksa dan dibunuh. Di antara tokoh-tokoh Unitarian tersebut  adalah  :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;IRANAEUS (130 - 200 M)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keti&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-49Ng72GZ6Ts/TrtLQYfXSCI/AAAAAAAAAPg/9eJGrK70WAA/s1600/200px-Saint_Irenaeus.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 124px; height: 153px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-49Ng72GZ6Ts/TrtLQYfXSCI/AAAAAAAAAPg/9eJGrK70WAA/s200/200px-Saint_Irenaeus.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5673210900427261986" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;ka Iraneus lahir,  agama Kristen yang  berpusat di Antiokia telah menyebar ke Afrika Utara  sampai ke Spanyol dan  Perancis selatan. Uskup Lyon yang bernama  Pothinus pernah menyuruh Iranaeus  membawakan surat petisinya ke Paus  Eleutherus (174 189 M) di Roma. Dalam petisi  itu, Pothinus memohon agar  Paus menghentikan pembunuhan terhadap orang-orang  Kristen yang menolak  doktrin Trinitas. Disaat Iranaeus masih berada di Roma, dia   mendengarkan berita pertikaian antar kelompok Kristen yang mengakibatkan  Uskup  Pothinus terbunuh. Setelah pulang ke Lyon, dia menjadi uskup  menggantikan  Pothinus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 190 M, dia menulis surat kepada  Paus Victor I (189 ? 198  M) untuk menghentikan pembunuhan terhadap  orang-orang Kristen yang berbeda  keyakinan. Kerusuhan antar kelompok  terulang lagi, dan pada tahun 200 M, dia  dibunuh kelompok Trinitas yang  dipelopori Paus Victor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iranaeus meyakini  bahwa Yesus bukanlah  Tuhan, melainkan manusia biasa yang diutus oleh Allah. Dia  melontarkan  kritik tajam terhadap Paulus, dan menudingnya sebagai orang yang   bertanggung jawab atas penyusupan ajaran-ajaran politeisme dan filsafat  Plato ke  dalam agama Kristen. Dalam menyampaikan ajaran yang  diyakininya, Iranaeus sering  mengutip ayat-ayat yang termaktub dalam  injil Barbanabas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TERTULIAN (160  - 220 M)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-h63Vr9NOqZE/TrtMIMg082I/AAAAAAAAAPs/l7Yp7Tu_ne0/s1600/Tertullian.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 119px; height: 194px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-h63Vr9NOqZE/TrtMIMg082I/AAAAAAAAAPs/l7Yp7Tu_ne0/s200/Tertullian.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5673211859284849506" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Tertulian  berasal dari Kartago, kemudian dia menjadi tokoh  Gereja Afrika. Dia  adalah seorang Unitarian yang mengidentikkan Yesus dengan  Meisah dalam  agama Yahudi. Beliau menentang Paus Calixtus (217 ? 222 M) yang   mengajarkan bahwa dosa besar itu bisa diampuni setelah melakukan taubat  secara  kanonik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantara pernyataan Tertulian masih tercatat  sampai sekarang  adalah :?Mayoritas manusia berpendapat bahwa Yesus  adalah manusia biasa?. Dialah  yang mula-mula memperkenalkan istilah  Trinitas dsari bahasa latin sewaktu  membahas doktrin yang dipandangnya  aneh itu. Sebab istilah seperti itu tidak  pernah dijumpai dalam kitab  suci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ORIGEN (185 - 254 M)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-yDerrFRUwsI/TrtMx041fAI/AAAAAAAAAP4/WKtcDkTGmB8/s1600/Origen.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 154px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-yDerrFRUwsI/TrtMx041fAI/AAAAAAAAAP4/WKtcDkTGmB8/s200/Origen.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5673212574497602562" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Origen  lahir di Iskandariah  Mesir. Bapaknya, Leonidas, mendirikan pusat pendidikan  teologi, dan  menunjuk Clement sebagai kepalanya. Gereja Paulus (Trinitas) sangat   membenci Leonidas, karena menganut ajaran Unitarian yang disebarkan oleh   murid-murid Yesus (Apostolic Christianity), dan menolak ajaran-ajaran  Paulus.  Oleh karena itu pihak gereja Paulus membunuhnya pada tahun 208  M. Peristiwa itu  sangat menggores di hati Origen, dan ia ingin  mempertaruhkan nyawanya untuk  menuntut kematian ayahnya, namun dicegah  oleh ibunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gurunya, Clement,  merasa terancam dan meninggalkan  Iskandariah. Karena ayahnya terbunuh dan  gurunya meninggalkan dia,  Origen menggantikan Clement sebagai kepala sekolah  teologi. Dalam  kedudukannya yang baru itu, dia terkenal sebagai cendekiawan yang   berani. Kesalehan dan semangatnya yang tinggi diilhami oleh sebuah ayat  yang  termaktub dalam kitab Matius 19:12 yang berbunyi :&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Ada orang  yang tidak  dapat kawin karena memang ia lahir demikian dari rahim  ibunya, dan ada orang  yang dijadikan demikian oleh orang lain, dan ada  orang yang membuat dirinya  demikian karena kemauannya sendiri oleh  karena kerajaan Sorga. Siapa yang dapat, mengerti hendaklah mengerti"&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada  tahun 230 M Origen menjadi  pengkhotbah di Palestina. Tetapi Uskup  Demerius memecat dan membuangnya. Dia  pergi ke Caesarea dan membangun  pusat pendidikan yang sangat terkenal di kota  itu. Konsili Iskandaria  tahun 250 M menjatuhkan kutukan kepada Origen. Dia  ditangkap dan  menjalani siksaan sampai menemui ajalnya tahun 254 M, karena  menolak  doktrin Trinitas. Origen berkeyakinan, Allah adalah Maha Agung dan Yesus   adalah hambaNya yang derajatnya tidak sebanding dengan Tuhannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia   dikenal sebagai ahli sejarah gereja yang termashur. Sejak muda sampai  akhir  hayatnya terkenal keberaninnya. Memiliki sifat-sifat terpuji  sebagai guru  kebenaran dan sangat dicintai oleh murid-muridnya. Ilmu  pengetahuannya sangat  luas, yang tidak ada duanya di kalangan Kristen  saat itu. Dia pernah menulis  kurang lebih enam ratus risalah dan  makalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DIODORUS&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diodorus  adalah uskup di Tarsus, kota  kelahiran Paulus. Dia termasuk salah satu tokoh  Kristen Antiokia. Dia  berpendapat, alam semesta ini selaludalam perubahan. Dia  proses  perubahan itu pasti ada periode awalnya yang berasal dari yang Maha  Abadi  dan Maha tidak Berubah. Yang Maha Abadi itulah sang Pencipta yang  Maha Esa.  Diodorus menegaskan, Yesus itu berkodrat manusiawi baik  ruhani maupun jasmani,  dan sama sekali tidak memiliki kodrat Ilahi  (Tuhan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;LUCIUS (Wafat 312  M)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping terkenal sebagai  ahli teologi yang menguasai bahasa Ibrani  dan Yunani, diapun sebagai  tokoh yang sangat taat kepada Allah. Dia berada di  luar lingkungan  Gereja sejak tahun 220 M sampai tahun 290 M. Kesalehan dan  luasnya ilmu  pengetahuan yang dimilikinya, mengundang kekaguman banyak orang.   Perguruan di Antiokia yang dipimpinnya, melahirkan aliran Arianisme yang   dicetuskan oleh muridnya yang bernama Arius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam memahami  kitab  sucinya, dia berpegang pada penafsiran dariu segi tata bahasa  beserta  pengertiannya secara lahiriah dan kritis. Dia menentang  penafsiran yang diambil  dari pengertian simbolik dan allegoris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lucius  berpendapat, adanya  pertentangan paham yang sangat tajam di tubuh  Gereja telah membuktikan, bahwa  orang-orang Kristen berpedoman pada  ajaran yang bersumber dari tradisi tulisan  dan mengesampingkan tradisi  lisan. Padahal Yesus atau para muridnya tidak pernah  mencatat ajaran  Yesus. Sedangkan tradisi tulisan berasal dari orang-orang yang  tidak  pernah menjadi murid Yesus. Tragedi ini menunjukkan, ajaran Yesus begitu   cepat lenyap disebabkan kekacauan isi ajaran yang berkembang sampai  penghujung  abad ketiga Masehi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lucius merevisi Septuaginta,  yakni naskah Alkitab  berbahasa Yunani. Dia membunag sekian banyak  perubahan-perubahan yang disisipkan  ke dalam Alkitab, ketika disalin ke  dalam bahasa Yunani. Dia berkeyakinan bahwa  Yesus itu bukan Tuhan,  melainkan hamba Allah. Karena tetap mempertahankan  keyakinan seperti  itu, maka dia ditangkap dan disiksa sampai mati pada tahun 312  M.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ARIUS (225 - 336 M)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan  Arius sangat erat kaitannya  dengan Constantin, kaisar imperium Romawi.  Sehingga kita tidak bisa memahami  sejarah kehidupan salah satunya,  tanpa memahami orang satunya lagi. Kisah  Constantin menaruh  perhatiannya kepada gereja berawal dari kekhawatirannya  terhadap  kedudukannya di Roma. Kaisar ini merasa cemburu terhadap putra mahkota   bernama Crispus. Putra ini sangat termashur, karena posturnya yang  menawan dan  sikapnya yang ramah, disertai keberaniannya di medan  pertempuran. Agar namanya  tetap bertahan sebagai figure kaisar Romawi,  dan tidak tenggelam oleh ketenaran  nama putra mahkotanya, maka  Constantin membunuh Crispus. Kematiannya menimbulkan  duka rakyat  Romawi. Dibalik pembunuhan itu, ada berita bahwa ibu tiri putra  mahkota  itu menginginkan putra kandungnya sendiri yang akan menjadi kaisar,   sehingga dia berniat untuk menghabisi Crispus. Akhirnya Constantin  menjatuhi  hukuman mati kepada ibu tiri itu dengan membenamkannya ke  dalam air mendidih.  Para pendukung permaisuri yang mati itu bergabung  dengan para pecinta putra  mahkota menuntut atas kematian kedua orang  itu. Constantin dalam posisi tersudut  dan meminta bantuanpendeta kuil  Yupiter di Roma. Tetapi para pendeta itu  mengatakan, tidak ada  kebaktian atau korban yang bisa menghapus dosa pembunuhan  yang telah  dilakukannya. Suasana yang tegang di Roma membikin dia tidak tentram,   sehingga Constantin pergi ke Bizantium.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah tiba di sana, dia   mengubah nama kota di pinggir selat Bosporus itu sesuai dengan  namanya,  Constantinopel. Di tempat baru itulah dia melihat perkembangan  gereja Paulus  sangat menakjubkan. Constantin mendapat pelajaran, bahwa  bila dia mau bertobat  dan mengakui dosanya di Gereja, maka dosa itu  akan diampuni. Kesempatan ini  dipergunakan sebaik-baiknya untuk  membersihkan nama dan tangannya yang telah  dikotori lumuran darah dua  pembunuhan dan keputusan-keputusan jahat selama dia  berkuasa. Setelah  merasa terbebas dari beban dosa, dia pun mencurahkan  pikirannya untuk  memecahkan masalah-masalah yang dihadapi oleh imperiumnya. Dia  melihat  adanya kemungkinan memperalat gereja untuk meraih tujuannya dan   menunjukkan loyalitasnya, dengan cara memberi kebebasan kepada Gereja  untuk  berkembang, yang sebelumnya telah ditindas dan dibinasakan oleh  Kaisar  Diolektianus (284 - 305 M). Berkat dukungan Constantin inilah  perkembangan  gereja semakin kuat dan pesat. Sebaliknya dia mendapatkan  keuntungan yang besar,  karena wilayah sekitar Laut Tengah dipenuhi oleh  Gereja, yang pemeluknya dapat  dipergunakan untuk mendukungnya di medan  perang. Bantuan pendeta merupakan  factor yang sangat penting untuk  menyatukan Eropa dan Timur Tengah di bawah  kekuasaan Constantin. Karena  rasa terima kasih kepada Gereja disatu sisi, dan  ingin menyudutkan  para pendeta kuil Yupiter di Roma yang tidak mau membantunya,  pada sisi  lainnya, dia mengajak Uskup Roma untuk membangun greja yang besar dan   megah di kota Roma. Dari posisi terjepit di kota itu, agama Kristen  kemudia  diberi fasilitas-fasilitas yang luar biasa oleh Constantin. Di  samping itu dia  membiayai pembangunan gereja yang besar dan megah di  bukit Zion,  Yerusalem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun dia telah memberikan bantuan  besar dan masuk agama  Kristen, tetapi dia belum pernah dibaptis, sebab  pengaruh agama Paganisme yang  menyembah dewa Yupiter dan dewa-dewi  lainnya masih sangat dominan. Oleh karena  itu Constantin bersikap  menjaga keseimbangan, yang kadangkala dia menampakkan  diri seakan-akan  sebagai pemuja dewa itu. Sikap seperti itu berlangsung cukup  lama  sampai meledaknya pertentangan di tubuh Kristen, antara sekte Pauline   Church (Gereja Paulus) yang bertuhan Trinitas dengan sekte Apostolic  Church  (Gereja Rasuli) yang menganut paham Unitarian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tokoh  terkemuka sekte  Unitarian waktu itu adalah Arius, salah seorang Dewan  Gereja yang sangat  terkenal dalam sejarah dunia Kristen. Dia lahir di  Libya dan belajar di  perguruan Antiokia yang dinina oleh Lucius. Ia  merupakankekuatan baru bagi  gereja rasuli yang menghidupkan dan  mempertahankan ajaran Yesus yang murni,  dengan semboyan ; ?Ikutilah  Yesus menurut yang diajarkan olehnya?, serta  menentang ajaran-ajaran  Kristen yang diciptakan oleh Paulus. Keagungan nama  Arius pada masa itu  dapat dilihat dari namanya yang sampai sekarang disinonimkan  dengan  sekte Unitarianisme, yakni aliran yang meyakini bahwa satu-satunya Tuhan   hanyalah Allah, dan Yesus adalah hamba dan utusan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gereja  Paulus  menerima pukulan telak ari pihak Arius. Mereka mengakui, Arius  bukan hanya  seorang ahli perencana saja, melainkan juga sebagai orang  yang jujur dan tidak  pernah melakukan perbuatan tercela. Pada saat  Tradisi Lisan (oral tradition) ?  yang mempertahankan ajaran Yesus ?  mulai lumpuh, dibarengi dengan pemahaman  Tradisi Tulisan semakin  menyimpang jauh, maka arius tampil dengan segala  keberanian dan  kegigihannya mempertahankan ajaran Yesus yang telah disampaikan  oleh  para muridnya secara murni, serta menentang persekutuan pihak gereja  dengan  kaisar Constantin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arius adalah murid Lucian yang paling  keras mengecam  gereja Paulus. Oleh karena dia selalu diincar pembunuhan  oleh aliran Trinitas.  Arius menyadari akan bahaya yang  mengancamjiwanya. Walaupun riwayat hidup masa  mudanya tidak begitu  jelas, tetapi dia tercatat menjadi tokoh gereja Becaulis  Iskandariah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai  pada masa Konsili Nicea tahun 325 M, perbedaan  keyakinan di kalangan  Kristen sangat beragam. Karena kepercayaan di kalangan  Kristen sangat  beragam. Karena kepercayaan berdasarkan kemauan dan pilihan   masing-masing individu. Sebelum gereja mendapatkan kebebasan dari  imperium  Romawi, perbedaan keyakinan itu menimbulkan pertentangan  sengit, yang pada  akhirnya mengakibatkan pertikaian antar kelompok  Kristen. Bahkan sering terjadi  penangkapan, penyiksaan, malah  pembunuhan gelap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Constantin  menjalin aliansi dengan  gereja, terjadilah perubahan dramatis. Meskipun waktu  itu Constantin  masih menjabat kepala negara yang penduduknya mayoritas menganut   Paganisme, tetapi secara terbuka memberi bantuan kepada gereja, yang  pada masa  itu mungkin perbedaan antara Pauline Church dengan Apostolic  Church belum begitu  tajam. Dengan demikian, agama Kristen memperoleh  kedudukan baru di bawah naungan  kaisar Romawi. Bagi kebanyakan orang,  perkembangan Kristen seperti ini  menimbulkan masalah politik. Sebagian  orang yang dulunya menentang agama itu,  berbalik mendukungnya karena  mendapat tekanan dari pemerintah. Oleh karena itu  mereka memeluk agama  Kristen bukan karena panggilan hati nuraninya, melainkan  karena  tujuan-tujuan tertentu. Perubahan situasi itu sangat menguntungkanpihak   Kristen. Gereja Paulus dan Gereja Rasuli masing-masing berkembang pesat  ke  seluruh wilayah imperium Romawi, mengakibatkan pertentangan kedua  sekte itu  semakin tajam di setiap daerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Constantin yang pada  waktu itu masih  belum memahami agama Kristen, hanya ingin mendapatkan  keuntungan politis bila  tercipta kesatuan gereja yang tunduk padanya,  dan berpusat di Roma, bukan  Yerusalem. Ketika para jemaat gereja Rasuli  (Apostolic Church) menolak untuk  memenuhi keinginan kaisar itu,  Constantin berusaha melakukan tekanan-tekanan  terhadap mereka. Tetapi  setiap tekanan itu tidak mendatangkan hasil yang  diharapkan. Para  jemaat gereja Rasuli yang menganut faham Unitarian itu tetap  menolak  untuk tunduk kepada Uskup Roma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertentangan semakin tajam   mengenai pokok-pokok keyakinan di dalam agama Kristen. Sementara itu  doktrin  Trinitas telah diterima sepenuhnya oleh pihak-pihak tertentu  dalam dunia  Kristen. Sedangkan pihak Donatus, Melitus, terutama Arius  menentang doktrin  tersebut. Setelah lebi dari dua abad, doktrin itu  menjadi bahan perdebatan,  tidak ada pihak yang bisa memberikan  penjelasan dan penafsiran yang memuaskan.  Karena banyak fihak yang  menentangnya, semakin banyak membutuhkan penjelasan dan  difinisi dogma  itu. Pihak gereja harus memberikan difinisi tentang kodrat  kemanusiaan  dan kodrat ketuhanan Yesus. Serta memberikan penjelasan mengenai   hubungan oknum yang satu dengan oknum lainnya dalam Trinitas. Gereja  harus  menunjukkan difinisi yang akurat mengenai hubungan ketuhanan  Yesus dengan  perawan Maria, ibunya. Karena setiap orang Kristen selalu  dihadapkan pada sekian  banyak problem dogma Trinitas, maka surat  pertanyaan yang dikirim kepada pihak  Paus di Roma semakin menggunung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surat  jawaban dari Paus ternyata tidak  bisa memberikan kepuasan bagi semua  pihak. Arius tampil mengajukan tantangannya  kepada pihak Paus untuk  memberikan difinisi yang logis dan rasional mengenai  doktrin Trinitas.  Arius sendiri memberikan penjelasan sebagai berikut :&lt;br /&gt;?Jika  Yesus  itu sebagai anak Tuhan, berarti Bapa (Allah) harus ada terlebih dahulu   dari pada Yesus. Justru sebelum ada anak (Yesus), harus ada jarak waktu.  Dalam  jarak waktu itu sang anak belum ada. Dengan demikian sudah  pasti, bahwa anak  (Yesus) itu dicipta oleh Allah dari esensi yang  sebelumnya tidak ada. Oleh  karena itu Yesus tidak sama dengan Bapa  (Allah)?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalangan gereja  Trinitas merasa terjungkal. Patriarch  Alexander mengundang dewan gereja untuk  mempersoalkan pendapat Arius  itu. Sekitar seratus uskup dari Mesir dan Libya  menghadiri undangan itu  untuk meminta pertanggung jawaban dari Arius. Untuk  mempertahankan  keyakinannya, Arius mengajukan argumentasi yang tidak bisa  dibantah  sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;"Ada suatu tempo, yang di dalam tempo waktu itu   Yesus belum ada, sedang Allah bersifat Maha Dulu dan Maha Abadi. Karena  Yesus  adalah makhluk Allah, maka dia bersifat fana (tidak kekal), dan  sudah tentu  tidak memiliki sifat abadi. Karena Yesus itu makhluk, maka  dia termasuk obyek  bagi perubahan seperti makhluk berakal lainnya.  Karena hanya Allah saja yang  tidak berubah, maka Yesus bukanlah oknum  Tuhan"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping menggunakan  logika, dia pun mengukuhkan  argumentasinya dengan mengutip ayat-ayat Alkitab  untuk membantah  doktrin Trinistas seperti :&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;"Jika Yesus sendiri telah  mengatakan : "Bapa lebih besar dari pada aku? (Matius 14:28), bagaimana kita  bisa  percaya bahwa Allah dan Yesus itu sama?. Kepercayaan seperti itu sangat   bertentangan dengan sabda Yesus sendiri di dalam kitab suci?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat   Arius ini tidak bisa dibantah oleh semua uskup yang hadir pada sidang  itu.  Tetapi Patriarch Alexander, dengan menggunakan kekuatan  jabatannya, menjatuhkan  vonis ?Hukuman Pengucilan Gereja? terhadap  Arius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam tradisi gereja,  siapa yang mendapat hokum  pengucilan itu, tumpahan darahnya menjadi halal. Dan  pembunuhnya akan  mendapatkan surga, karena telah berjasa membasmi pembawa ajaran  sesat  !!. Tetapi Arius mempunyai banyak pengikut yang pengaruhnya sangat luas,   dan tidak dapat dianggap enteng oleh pihak gereja Trinitas, apalagi  para uskup  Wilayah Timur tidak membenarkan vonis Patriarch Alexander   itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertentangan masalah keyakinan ini semakin memuncak.  Alexander  berada pada posisi yang terjepit, bahkan sangat kecewa karena  para uskup wilayah  timur mendukung Arius. Terutama Eusebius Nicomedia  (mati 342 M) sahabat Arius  yang sangat berpengaruh di istana  Constantinopel, dan Eusebius Caesarea (260 -  340 M) memberikan dukungan  yang sangat besar kepada Arius. Dua orang ini dan  Arius adalah murid  Lucian. Pembunuhan gelap terhadap guru mereka, membuat  hubungan ketiga  murid itu semakin erat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai sekarang kita bisa melihat  surat  Arius yang dikirim kepada Eusebius Constantinopel, setelah dia dijatuhi   vonis "hukuman pengucilan" dari Alexander. Diantara surat itu berbunyi  : "Kami  dihukum karena menyatakan, Yesus itu mempunyai permulaan,  sedangkan Allah tidak  mempunyai permulaan"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan mengenai  pertentangan tajam waktu itu,  sangat sedikit sekali yang bisa kita  jumpai. Surat-surat yang masih selamat,  menunjukkan, Arius tabah  mempertahankan ajaran Yesus yang murni dan yang bebas  dari perubahan,  dan sama sekali tidak menghendaki perpecahan dalam Kristen.  Sedangkan  kumpulan surat-surat Alexander memperlihatkan, penggunaan bahasa yang   tidak sopan terhadap Arius dan para pendukungnya. Diantara surat-surat  itu  Alexander pernah menulis sebagai berikut : "Mereka sudah dikuasai  iblis yang  merasuk dalam diri mereka. Mereka adalah tukang sulap dan  penipu yang cerdk  merayu. Mereka kelompok penyamun yang hidup dalam  persembunyian, yang siang  malam mengutuki Kristus, mereka mendapatkan  banyak pengikut dengan memperalat  wanita tunasusila"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surat yang  bernada kasar itu membangkitkan kemarahan  Eusebius. Beliau mengundang  uskup-uskup wilayah timur untuk menjelaskan duduk  persoalannya.  Pertemuan para uskup itu menghasilkan keputusan untuk mengirim  surat  pada seluruh uskup wilayah timur dan barat, agar mendesak Patrirrch   Alexander untuk mencabut hukuman yang dijatuhkan kepada Arius. Alexander  mau  mencabut vonisnya, asalkan Arius mau tunduk kepadanya. Syarat itu  ditolak oleh  Arius, dan ia pergi ke Palestina untuk membina jemaat  Kristen di tempat iru.  Alexander mengirimkan surat kecaman terhadap  Arius dan Eusebius kepada seluruh  pelayan-pelayan gereja Katolik.  Alexander menuduh, Eusebius mendukung Arius  bukan karena keyakinan yang  dianut oleh Arius, melainkan disebabkan oleh  kepentingan ambisius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaisar  Constantin melihat situasi dalam Kristen  semakin memburuk. Dia  terpaksa turun tangan dengan mengirimkan surat kepada  kedua pihak.  Kaisar itu sangat mengharapkan kesatuan pendapat dalam agama.  Karena  hal itu akan menjamin stabilitas daerah yang dikuasainya. Dia meminta   keduanya melupakan masalah yang dipertentangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu  terjadi  persengketaan antara Constantin dengan saudara iparnya,  Lucianus, yang menguasai  wilayah Tracia. Dalam pertempuran tahun 324 M.  Lucianus tewas. Karena dia  termasuk pendukung Arius, kematiannya  mengakibatkan posisi Arius mengalami  kemunduran. Sekalipun Constantin  memenangkan peperangan, tetapi dia tidak mampu  membendung kerusuhan  yang melanda beberapa wilayah Romawi. Kaisar tidak  mempunyai jalan  lain, kecuali dengan cara mengundang seluruh uskup untuk  menyelesaikan  persoalan rumit itu. Posisi dirinya yang masih menganut faham   Paganisme, bisa menguntungkan dia, karena tidak termasuk pengikut salah  satu  sekte Kristen, dan bisa menjadi pemimpin sidang dan penengah yang  tidak memihak.  Constantin direstui oleh para uskup untuk menjadi  pemimpin sidang, karena tidak  ada pihak yang menyetujui sekte lain  memimpin sidang itu. Sidang para uskup  tahun 325 Masehi yang dipimpin  oleh Constantin itu terkenal dengan sebutan  Konsili Nicea.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anggota  siding gereja sedunia yang pertama kali kebanyakan  terdiri dari para  uskup yang masih lugu, jujur dan berpegang teguh pada  keyakinan yang  dianutnya. Di saat itulah secara mendadak mereka harus berhadapan   dengan tokoh-tokoh yang menguasai filsafat Yunani. Sehingga mereka tidak  bisa  memahami ungkapan-ungkapan filosofis yang didengarnya.  Sebaliknya, mereka  kehilangan kemampuan untuk mengungkapkan  pendapatnya, apalagi harus menghadapi  argumentasi pihak lain yang  berdasarkan logika. Oleh karena itu, mereka harus  memilih salah satu  dari dua pilihan, bertahan pada keyakinannya secara  diam-diam, atau  menyetujui apa saja yang diputuskan oleh pemimpin  siding.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wakil-wakil  dari pihak gereja Paulus (Trinitas) yang  mempertahankan Tiga Oknum,  ternyata mereka mampu menunjukkan Dua Oknum, yakni  Bapa Allah dan Anak  (Yesus). Mereka tidak berdaya untuk mencari dalil dari  Alkitab bahwa  Roh Kudus itu adalah salah satu dari oknum Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para  uskup  murid Lucian seperti Arius, dengan mudah menyudutkan pihak gereja Paulus   dari masalah satu ke persoalan yang lain dalam Trinitas. Pihak  Unitarian  mengakui, di dalam Alkitab, Yesus memanggil Allah dengan kata  ?Bapa? dan  menyebut dirinya dengan kata ?Anak?, tetapi mereka  menunjukkan kepada lawannya  mengenai sabda Yesus yang berbunyi : ?Dan  janganlah kamu memanggil Bapa kepada  seorang pun di dunia ini, karena  satu saja Bapa kamu, yaitu yang ada di Sorga?  (Matius 23:9)&lt;br /&gt;Dengan demikian oknum anak itu bukan hanya satu, bukan Yesus  saja, melainkan berjuta-juta manusia!!.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pihak  Trinitian tidak mampu  mematahkan argumentasi pihak Unitarian, sebab  kepercayaan terhadap doktrin  Trinitas yang diyakini oleh mereka tidak  berdasarkan pada kitab Injil. Dengan  susah payah mereka berusaha ingin  membuktikan bahwa Bibel telah menyatakan "Yesus itu bayangan Allah yang  Maha Benar". Pihak Unitarian menjawab: "Kita  sebagai manusia adalah  bayangan dan kemegahan Tuhan. Jika dikatakan bahwa  bayangan Allah  adalah Tuhan, berarti seluruh manusia itu adalah Tuhan  !!!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perdebatan  dalam siding semakin meruncing, dan semua pihak merasa  pesimis  terhadap hasil siding itu. Pada akhirnya masing-masing pihak saling   mengharapkan dukungan kaisar yang memegang keputusan akhir. Constantia  adik  kaisar Constantin adalah penganut faham Unitarian, memberitahu  Eusebius  Nicodemia bahwa kaisar ingin mempersatukan gereja. Karena  perpecahan akan  membahayakan kekaisaran. Jika tidak tercapai  persetujuan dan kesamaan keyakinan,  mungkin kaisar akan kehilangan  kesabaran dan menarik bantuannya kepada gereja,  yang akan mengakibatkan  keadaan Kristen lebih memprihatinkan dari pada  sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eusebius  berunding dengan Arius bersama sahabat lainnya, dan  mengambil  kebulatan tekad untuk mempertahankan keyakinannya, serta menolak   doktrik Trinitas yang mungkin akan mendapatkan suara mayoritas dalam  Konsili  Nicea itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dukungan Constantin terhadap gereja Paulus  akan menambah  kekuasaan gereja, dan akan mampu mengakhiri gereja rasuli  (Unitarian) di Afrika  Utara dengan segala bentuk kekerasan. Untuk  mendapatkan dukungan itu, gereja  Paulus menyetujui perubahan-perubahan  pada agama Kristen. Karena pemujaan kepada  Dewa Matahari sudah menjadi  tradisi bangsa Romawi pada waktu itu, dan kaisarnya  dipandang sebagai  perwujudan dari dewa matahari, maka gereja Paulus menyusun  rumusan  sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li style="font-weight: bold;"&gt;Hari Minggu (hari Dewa Matahari) bangsa  Romawi dijadikan hari Sabat bagi agama Kristen.&lt;/li&gt;&lt;li style="font-weight: bold;"&gt;Hari kelahiran Dewa  Matahari tanggal 25 Desember dijadikan hari kelahiran Yesus.&lt;/li&gt;&lt;li style="font-weight: bold;"&gt;Lambang Dewa  Matahari, Salib Sinar, dijadikan lambing agama Kristen.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Untuk menyatukan  upacara ritual bagi Dewa Matahari dan Yesus, patung Dewa Matahari pada salib  diganti dengan patung Yesu&lt;/span&gt;s.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;Kaisar  merasa puas, karena jurang perbedaan  antara agama Kristen dengan agama  Pagan yang dianut oleh bangsa Romawi bisa  diakhiri. Akhirnya Trinitas  itu diterima dengan suara terbanyak sebagai  keyakinan resmi dalam agama  Kristen. Pengertian Keesaan Tuhan dalam bahasa Yesus  telah berubah  maknanya setelah disalin dalam bahasa filsafat Neo-Platonisme yang   dikenal dengan Mystic Trinity. Setelah perubahan pengertian keesaan  Tuhan  diterima oleh suara terbanyak, langkah perumusan ajaran Kristen  lkainnya semakin  jauh menyimpang dari ajaran Yesus. Rumusan Credo Nicea  yang dikenal sampai saat  ini adalah rumusan yang ditanda tangani oleh  peserta konsili itu, dengan  mendapatkan dukungan kaisar Constantin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena  pihak Arius tidak mau  mengakui keputusan konsili itu, maka diumumkan  Anathema (kutukan) terhadap  ajaran Arius, sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bagi  orang yang berkata : "Ada jarak waktu  dimana Yesus belum ada. Sebelum  dilahirkan, Yesus tidak ada. Yesus diciptakan  dari ynag tidak ada. Anak  (Yesus) berbeda zatnya dengan Allah. Yesus adalah  obyek perubahan",  maka Gereja Katolik menjatuhkan kutukan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah  peserta konsili  pulang ke daerahnya masing-masing, mereka terlibat kembali dalam   perdebatan mengenai keputusan konsili itu. Pengikut Unitarian yang  selalu  menentang keputusan konsili itu ditangkapi, dan yang tak mau  taubat untuk  menerima doktrin Trinitas dijebloskan dan disiksa di  penjara bawah tanah!!.  Arius sendiri sejak tahun 325 M, telah  dimasukkan ke dalam penjara bawah tabah  di pulau kecil sekitar selat  Bosporus. Walaupun begitu, perdebatan semakin  meruncing di wilayah  kekuasaan Romawi. Hanya Athanasius yang masih mematuhi  keputusan  tersebut, sedangkan para pendukungnya sendiri diliputi kebingungan   menghadapi berbagai tantangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabinas uskup tertua di Thracia   mengatakan, yang hadir dalam konsili Nicea itu adalah orang dungu yang  bodoh.  Keputusan Konsili itu hanya disahkan oleh orang-orang tolol yang  tidak memiliki  pengetahuan dalam masalah itu. Setelah konsili selesai,  Patriarch Alexander mati  tahun 328 M. Terjadilah perebutan jabatan  keuskupan Iskandariah. Athanasius  dipilih dan ditasbihkan menjadi uskup  di daerah itu. Pemilihan itu menimbulkan  kecaman keras, karena  dilakukan dengan intimidasi dan tindakan kekerasan  lainnya. Pengikut  Arius mengadakan perlawanan terhadap  Athanasius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cosntantina,  saudara kaisar Constantin, menentang pembunuhan  terhadap orang Kristen  Unitarian, terutama menentang pembuangan Eusebius  Nicomedia. Dia tetap  mempertahankan bahwa Arius adalah pemimpin agama Kristen  yang benar.  Alkhirnya, Constantina berhasil membebaskan Eusebius agar kembali ke   istana. Kembalinya Eusebius ini merupakan pukulan telak bagi kelompok   Athanasius. Constantin semakin condong kepada Arius. Ketika mendapat  laporan  tentang kecaman masyarakat Kristen atas pemilihan Athanasius,  dia memanggil  uskup itu agar datang ke Constantinopel. Dengan berbagai  alas an Athanasius  tidak mau datang memenuhi panggilan itu. Pada tahun  335 M, ketika dilangsungkan  konsili di kota Tyre untuk memperingati  tiga puluh tahun pemerintahan kaisar  Constantin, Athanasius diwajibkan  untuk menghadirinya. Dalam konsili itu, dia  dituduh telah melakukan  kelaliman di wilayah keuskupannya. Karena suasana siding  saat itu  menyudutkan dirinya, maka dia segera keluar sebelum konsili menjatuhkan   hukuman kutukan kepada dirinya. Para uskup kemudia melanjutkan siding  di  Yerusalem dan mengukuhkan kutukan terhadap Athanasius, serta  menerima Arius  kembali ke pangkuan gereja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Constantin mengundang  Arius dan Eusebius ke  Constantinopel. Perdamaian antara Arius dan  kaisar terjalin baik, dan para uskup  menjatuhkan kutukan kepada  Athanasius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arius diangkat menjadi Patriarch  Constantinopel,  tetapi jabatan itu tidak berlangsung lama, dia wafat secara  mendadak  pada tahun 336 M, karena makanannya diberi racun. Pihak gereja   menganggapnya suatu keajaiban, tetapi pihak istana mencurigai peristiwa  itu.  Kaisar membentuk komisi untuk menyelidikinya. Athanasius terbukti  sebagai otak  pembunuhan tersebut dan dijatuhi kutukan !!.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Constantin  yang perasaannya  sangat terguncang atas kematian Arius itu, dibawah  bimbingan Constantina,  akhirnya dia memeluk agama Kristen Unitarian,  dan dibaptis oleh Eusebius  Nicomedia. Pada tahun 377 M, kaisar Romawi  itu meninggal dunia dengan membawa  keyakinan bahwa Allah satu-satunya  Tuhan, dan Yesus adalah manusia biasa utusan  Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arius  memiliki peranan penting dalam sejarah Kristen. Bukan hanya  karena  jasanya yang berhasil menarik kaisar Constantin memeluk agama Kristen,   tetapi juga karena mewakili orang-orang yang tabah mempertahankan ajaran  Yesus  yang murni. Di saat itu ajaran Yesus tercampu aduk dengan   kepercayaan-kepercayaan pagan dan politeisme, sehingga ajaran Kristen  yang asli  dan yang palsu semakin kabur. Maka Arius dengan segala  keberaniannya dan  ketabahan hatinya, tampil mempertahankan kemurnian  ajaran Yesus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada  hakikatnya agama samawi telah mengajarkan  keesaan Tuhan. Tetapi perkembangan  berikutnya telah menyeret  pengikutnya ke dalam kemerosotan Tauhid yang  mengakibatkan mereka  melanggar batas-batas agama. Kondisi keimanan mereka  semakin memburuk,  yang pada akhirnya mereka terperosok dalam keyakinan  Politeisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah  tersebut diatas semakin meyakinkan kita bahwa ajaran  Islamlah yang  tetap memegang teguh agama Tauhid, tiada Tuhan selain Allah yang  layak  disembah adapun Nabi-nabi mulai dari Adam?.Ibrahim ..Nuh Isa dan  Muhammad  adalah utusannya!!. Mereka diutus untuk menyampaikan  risalahnya kepada umat  manusia, agar manusia mengenal jalan lebar dan  lurus yang ditunjukkanNya agar  umat manusia mempunyai bekal yang cukup  untuk kembali kepadaNya bila saatnya  telah tiba. !!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terjemah&lt;a href="http://www.amazon.co.uk/gp/customer-media/product-gallery/189794053X/ref=cm_ciu_pdp_images_0?ie=UTF8&amp;amp;index=0"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 103px; height: 145px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-CLn4gJCcECs/TrtX0AqfknI/AAAAAAAAAQE/jd9vpD_Nhhc/s200/Jesus%2BProphet%2Bof%2BIslam.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5673224706646315634" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;an Buku "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Jesus A P&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;rophet of Islam oleh Muhammad Ataur Rohim&lt;/span&gt;",  Karachi, Pakistan 1981&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6682462103240029109-7149236370900755225?l=mediabilhikmah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/feeds/7149236370900755225/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6682462103240029109&amp;postID=7149236370900755225' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/7149236370900755225'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/7149236370900755225'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/2011/11/tokoh-tokoh-kristen-penentang-trinitas.html' title='Tokoh Kristen Penentang Trinitas'/><author><name>mediabilhikmah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-49Ng72GZ6Ts/TrtLQYfXSCI/AAAAAAAAAPg/9eJGrK70WAA/s72-c/200px-Saint_Irenaeus.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6682462103240029109.post-6906407264265058333</id><published>2011-11-10T10:30:00.003+07:00</published><updated>2011-11-10T10:34:16.363+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Trinitas'/><title type='text'>Trinitas Rumit, Membuat Bingung</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-78lSkWSqpdA/TrtFg-2QftI/AAAAAAAAAPU/BKAiBQLuU6U/s1600/angela_collins.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 142px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-78lSkWSqpdA/TrtFg-2QftI/AAAAAAAAAPU/BKAiBQLuU6U/s200/angela_collins.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5673204588531973842" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;Angela Collins,&lt;/strong&gt;  perempuan Amerika Serikat ini dibesarkan di tengah-tengah keluarga yang  taat menganut Katolik, agama turun temurun keluarganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak usia  14 tahun, ia sudah menolak konsep trinitas, konsep utama dalam ajaran Katolik  yang menurutnya konsepnya yang rumit dan sulit dipahami. Oleh sebab itu  ia beralih ke aliran Kristen gereja Baptis. &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align:justify;"&gt;“Sepanjang hidup saya, saya mencari  pemahaman, tapi begitu berkaitan dengan agama (Katolik) yang saya anut,  saya betul-betul dibuat bingung, mengapa Tuhan berwujud….&lt;span id="more-879"&gt;&lt;/span&gt;sebagai manusia dan membiarkan dirinya mati untuk menebus dosa hanya untuk mereka yang percaya pada penyalibannya,” ujar Angela.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align:justify;"&gt;“Menurut saya, penjelasan itu sangat  berlebihan dan saya mendiskusikannya dengan para pastor dan agamawan  yang berusaha memberikan pemahaman tentang keyakinan dalam ajaran  Kristen itu,” sambungnya.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align:justify;"&gt;Tapi penjelasan itu tak membuat Angela  puas. Ia mempertanyakan, mengapa ajaran agamanya sedemikian rumit.  Hingga Angela beranjak dewasa, ia membuat pemahaman sendiri yang lebih  sederhana bahwa hanya ada satu Tuhan, Sang Pencipta. “Tak ada penjelasan  lainnya yang lebih rasional,” tukasnya.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Perjalanan Angela melakukan pencarian  tentang Tuhannya, mengantarkannya pada Islam. Angela akhirnya  mengucapkan kalimat syahadat beberapa minggu setelah peristiwa serangan  11 September 2001, masa di mana Islam dan Muslim sedang menjadi sorotan  banyak orang dengan pandangan yang negatif, menjadi target kecurigaan  bahkan kebencian karena propaganda dan pemberitaan media massa yang bias  tentang Islam dan Muslim pasca peristiwa itu.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sumber: eramuslim&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6682462103240029109-6906407264265058333?l=mediabilhikmah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/feeds/6906407264265058333/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6682462103240029109&amp;postID=6906407264265058333' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/6906407264265058333'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/6906407264265058333'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/2011/11/trinitas-rumit-membuat-bingung.html' title='Trinitas Rumit, Membuat Bingung'/><author><name>mediabilhikmah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-78lSkWSqpdA/TrtFg-2QftI/AAAAAAAAAPU/BKAiBQLuU6U/s72-c/angela_collins.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6682462103240029109.post-6582102066644324539</id><published>2011-11-10T10:19:00.001+07:00</published><updated>2011-11-10T10:24:08.407+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Trinitas'/><title type='text'>Tuhan Tak Butuh Mitos Trinitas</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-sUjH6W1A-Do/TrtDMY34iCI/AAAAAAAAAPI/yJ5znDViS50/s1600/abdullah-delancey.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 182px; height: 145px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-sUjH6W1A-Do/TrtDMY34iCI/AAAAAAAAAPI/yJ5znDViS50/s200/abdullah-delancey.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5673202035717605410" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;"&lt;/span&gt;Dulu, saya adalah penganut Kristen Protestan. Keluarga saya  membesarkan saya dalam ajaran Gereja Pantekosta, hingga saya dewasa dan  saya memilih menjadi seorang jamaah Gereja Baptist yang fundamental,”  kata DeLancey mengawali ceritanya. &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Menurutnya, sebagai seorang Kristen yang taat, kala itu dia kerap  terlibat dengan berbagai aktivitas gereja seperti memberikan khotbah  pada sekolah minggu dan kegiatan-kegiatan lainnya. “Saya akhirnya  terpilih sebagai pembantu pastor. Saya benar-benar ingin mengabdi lebih  banyak lagi pada Tuhan dan memutuskan untuk mengejar karir sampai  menjadi seorang Pendeta,” tutur DeLancey yang kini bekerja memberikan  pelayanan pada para pasien di sebuah rumah sakit lokal.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Keinginannya, sebenarnya menjadi seorang Pastor atau menjadi seorang  misionaris. Namun ia berpikir, jika menjadi seorang Pendeta maka akan  memperkuat komitmen hidupnya dan keluarganya pada gereja secara penuh.  DeLancey pun mendapatkan beasiswa untuk mengambil gelar sarjana di  bidang agama.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;“Sebelum mengikuti kuliah di Bible College, saya berpikir untuk lebih  menelaah ajaran-ajaran Kristen dan saya mulai menanyakan sejumlah  pertanyaan-pertanyaan serius tentang ajaran agama saya. Saya  mempertanyakan masalah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Trinitas,&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;mengapa Tuhan membutuhkan seorang anak  dan mengapa Yesus harus dikorbankan untuk menebus dosa-dosa manusia  seperti yang disebutkan dalam Alkitab,&lt;/span&gt;” ujar DeLancey yang dikaruniai  tiga anak dari perkawinannya selama hampir 20 tahun.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Hal lainnya yang menjadi tanda tanya bagi DeLancey, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;bagaimana bisa  orang-orang yang disebutkan dalam “Kitab Perjanjian Lama” bisa “selamat”  dan masuk surga padahal Yesus belum lahir. &lt;/span&gt;“Saya dengan serius  merenungkan semua ajaran Kristen, yang selama ini saya abaikan,” sambung  DeLancey. Ia mengakui tidak mendapatkan jawaban yang masuk akan dan  cukup beralasan atas semua pertanyaan-pertanyaan yang menjadi dasar  ajaran Kristen itu.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;“Lantas, untuk apa Tuhan memberikan kita akal yang luar biasa jika  kemudian kita tidak boleh menggunakannya. Itulah yang perintahkan agama  Kristen, agama Kristen meminta kita untuk tidak menggunakan akal ketika  menyatakan bahwa Anda harus punya keyakinan. Sebuah keyakinan yang  buta,” kata DeLancey, mengenang pengalamannya di masa lalu.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sejak itu, DeLancey sadar bahwa selama ini ia sudah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;menelan ajaran  Kristen dengan secara buta&lt;/span&gt; dan tidak pernah mempertanyakan hal-hal yang  sebenarnya membuatnya bingung. “Saya sama sekali tidak pernah  menyadarinya,” ujar DeLancey.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;“Saya tidak bisa menemukan jawaban-jawabannya di Alkitab. Begitu saya  sadar bahwa &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Trinitas cuma sebuah mitos &lt;/span&gt;dan bahwa Tuhan cukup kuat untuk  “menyelamatkan” seseorang tanpa membutuhkan bantuan dari seorang anak  atau siapapun, atau apapun. Semuanya kemudian berubah. Keyakinan saya  selama ini terhadap ajaran Kristen runtuh. Saya tidak lagi mempercayai  ajaran Kristen atau menjadi seorang Kristiani.”&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;“Saya meninggalkan gereja untuk selamanya dan istri saya mengikuti  langkah saya, karena ia juga mengalami hal yang sama dalam menerima  ajaran-ajaran Kristen. Inilah yang akan menjadi awal perjalanan spritual  saya, ketika itu saya tanpa agama tapi tetap percaya pada Tuhan,” papar  DeLancey Kanada.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6682462103240029109-6582102066644324539?l=mediabilhikmah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/feeds/6582102066644324539/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6682462103240029109&amp;postID=6582102066644324539' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/6582102066644324539'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/6582102066644324539'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/2011/11/tuhan-tak-butuh-mitos-trinitas.html' title='Tuhan Tak Butuh Mitos Trinitas'/><author><name>mediabilhikmah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-sUjH6W1A-Do/TrtDMY34iCI/AAAAAAAAAPI/yJ5znDViS50/s72-c/abdullah-delancey.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6682462103240029109.post-5850037624827615677</id><published>2011-11-10T08:19:00.010+07:00</published><updated>2011-11-10T10:09:02.767+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Trinitas'/><title type='text'>Alasan Kristen Menolak Trinitas</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tid&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-GtJeAKAVcVY/Trs_5uS9VVI/AAAAAAAAAO8/Mq0tL4mUUlU/s1600/menolak.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 101px; height: 154px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-GtJeAKAVcVY/Trs_5uS9VVI/AAAAAAAAAO8/Mq0tL4mUUlU/s200/menolak.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5673198416515913042" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;ak  semua umat Kristen mengakui doktrin Trinitas. Salah satu sekte Kristen  yang radikal dalam menentang Trinitas adalah Saksi Yehovah (Jehovah  Witnesses).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam buku &lt;em&gt;Should &lt;/em&gt;&lt;em&gt;You Believe in the Trinity? &lt;/em&gt;terbitan Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania (edisi Indonesia: &lt;em&gt;Menolak Mitos Trinitas&lt;/em&gt;), Saksi Yehovah membantah doktrin Trinitas dengan segudang alasan, antara lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Pe&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/--lPF5Q1F6Q4/Trs1A-myGlI/AAAAAAAAAOA/cJxZkt_PeJE/s1600/pagan.JPG"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 50px; height: 70px;" src="http://3.bp.blogspot.com/--lPF5Q1F6Q4/Trs1A-myGlI/AAAAAAAAAOA/cJxZkt_PeJE/s200/pagan.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5673186446525209170" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;rtama&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;, Trinitas adalah Kepercayaan Pagan. Terbukti dari hasil penelitian sejarah, seperti diungkap dalam buku &lt;em&gt;&lt;a href="http://www.amazon.com/Paganism-Our-Christianity-Arthur-Weigall/dp/0766135411#reader_0766135411"&gt;The Paganism in Our Chi&lt;/a&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;a href="http://www.amazon.com/Paganism-Our-Christianity-Arthur-Weigall/dp/0766135411#reader_0766135411"&gt;stianity&lt;/a&gt; &lt;/em&gt;disebutkan,  “The origin of the Trinity is entirely pagan” (Asal-usul Trinitas  sepenuhnya berasal dari kepercayaan penyembah berhala).&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Ked&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.encyclopediacenter.com/Encyclopedia-Americana-2006-p/americana-2006.htm"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 47px; height: 63px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-6VKc9kmnLdg/Trs3fNGne1I/AAAAAAAAAOM/5drqNsctazU/s200/americana-2006-2T.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5673189164836158290" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;ua&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;, Trinitas adalah ajaran yang rumit dan membingungkan, sehingga &lt;em&gt;The Encyclopedia Amer&lt;/em&gt;&lt;em&gt;icana &lt;/em&gt;menyatakan,  “Beyond the grasp of human reason” (Trinitas itu di luar jangkauan akal  manusia). Padahal Allah itu bukan Tuhan yang menghendaki kekacauan (I  Korintus 14:33). Maka tidak mungkin Allah mencetuskan doktrin mengenai  diri-Nya sendiri dengan begitu membingungkan, hingga para sarjana dan  ilmuwan pun tidak mampu menjelaskannya. &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Ketiga&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;, Trinitas tidak ada sumbernya dalam  Bibel.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://books.google.com/books?id=Z1DSxtGgEAwC&amp;amp;printsec=frontcover&amp;amp;source=gbs_ge_summary_r&amp;amp;cad=0#v=onepage&amp;amp;q&amp;amp;f=false"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;The &lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://books.google.com/books?id=Z1DSxtGgEAwC&amp;amp;printsec=frontcover&amp;amp;source=gbs_ge_summary_r&amp;amp;cad=0#v=onepage&amp;amp;q&amp;amp;f=false"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 47px; height: 71px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-EtbsUfODz70/Trs4io2VMBI/AAAAAAAAAOY/SRZ8R5uvr0M/s200/Illustrated.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5673190323335278610" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://books.google.com/books?id=Z1DSxtGgEAwC&amp;amp;printsec=frontcover&amp;amp;source=gbs_ge_summary_r&amp;amp;cad=0#v=onepage&amp;amp;q&amp;amp;f=false"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Illustrated Bible Dictionary&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, sebuah publikasi Protestan  menyebutkan, “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;The Word Trinity is not found in the Bible… It did not  find a place formally in the &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;theology of the church till the 4&lt;/span&gt;&lt;sup style="font-style: italic;"&gt;th&lt;/sup&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;  century”&lt;/span&gt; (Kata Trinitas tidak terdapat dalam Alkitab… Trinitas baru  mendapat tempat secara resmi dalam teologi di gereja pada abad ke-4).&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;a href="http://books.google.com/books/about/The_Catholic_encyclopedia.html?id=dNAbQfIWE7EC"&gt;Th&lt;/a&gt;&lt;/em&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.encyclopediacenter.com/New-Catholic-Encyclopedia-p/catholic-encyclopedia.htm"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 49px; height: 65px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-0zEMvoAO3h8/Trs5kgcsRrI/AAAAAAAAAOk/D83VpRWnhmQ/s200/Catholic-Encyclopedia-2T.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5673191454951622322" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;&lt;a href="http://books.google.com/books/about/The_Catholic_encyclopedia.html?id=dNAbQfIWE7EC"&gt;e Catholic Encyclopedia&lt;/a&gt; &lt;/em&gt;menambahkan, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“In Scripture there  is as yet no single term by which the&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; Three Divine Person are denoted  together. The word ‘Tri’as’ –of which the Latin trinitas is tran&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;slation–  is first found in Theophilus of Antioch about A.D. 180”&lt;/span&gt; (Dalam Alkitab  tidak terdapat satu istilah pun untuk menyatakan ketiga oknum Tuhan yang  disebut secara bersama-sama. Istilah ‘Tri’as’ –yaitu asal mula kata  trinitas dalam bahasa Latin– mula-mula ditemukan dalam tulisan Teofilus  dari Antiokhia kira-kira tahun 180).&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Keempat&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;, &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://books.google.com/books?id=UzlNGwAACAAJ&amp;amp;dq=The+New+International+Dictionary+of+New+Testament+Theology&amp;amp;hl=en&amp;amp;ei=2jm7TqHANcrJrAeE_qyoBg&amp;amp;sa=X&amp;amp;oi=book_result&amp;amp;ct=result&amp;amp;resnum=6&amp;amp;ved=0CEYQ6AEwBQ"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 55px; height: 72px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-IKFEmUTIHxM/Trs6mk6OrBI/AAAAAAAAAOw/HTmLAeLxcBg/s200/New%2BInternational.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5673192590020619282" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Trinitas tidak pernah diajarkan dalam Kristen yang mula-mula (&lt;em&gt;primitive Christianity&lt;/em&gt;). &lt;span style="font-style: italic;"&gt; &lt;a href="http://books.google.com/books?id=UzlNGwAACAAJ&amp;amp;dq=The+New+International+Dictionary+of+New+Testament+Theology&amp;amp;hl=en&amp;amp;ei=2jm7TqHANcrJrAeE_qyoBg&amp;amp;sa=X&amp;amp;oi=book_result&amp;amp;ct=result&amp;amp;resnum=6&amp;amp;ved=0CEYQ6AEwBQ"&gt;The New International Dictionary of New Testament Theology&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; menyebutkan,  “Primitive Christianity did not have an explicit doctrine of the  Trinity such as was subsequently elaborated in the creeds.” (Keyakinan  Kristen yang mula-mula tidak mempunyai ajaran Trinitas yang gamblang  seperti yang setelah itu dirinci dalam berbagai kredo).&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Kelima&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;, Para nabi utusan Allah selama  ribuan tahun tak satupun yang mengajarkan Trinitas kepada umatnya.  Berarti, Trinitas adalah penyimpangan dan kemurtadan dari kebenaran.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Keenam&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;, Bibel baik Perjanjian Lama maupun  Perjanjian Baru menegaskan bahwa Allah itu satu (monoteisme), bukan tiga  (trinitas). Contoh ayat, “Dengarlah, hai orang Israel: Tuhan itu Allah  kita, Tuhan itu Esa” (Ulangan 6:4)&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dalam Perjanjian Baru, Yesus menyebut Allah dengan istilah  “satu-satunya Allah yang benar.” Berarti Yesus juga menekankan  monoteisme, bukan trinitas. Yesus bersabda, &lt;em&gt;“Inilah hidup yang kekal  itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar,  dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus”&lt;/em&gt; (Yohanes 17:3).&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Di bagian akhir buku tersebut, Saksi Yehovah menutup dengan seruan  penolakan terhadap doktrin Trinitas: “Kebenaran Allah tidak dapat  dikompromikan. Maka, menyembah Allah menurut syarat-syarat dari Dia  berarti menolak doktrin Trinitas. Doktrin tersebut bertentangan dengan  apa yang Allah katakan mengenai diri-Nya dalam kitab &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Yesaya 46:9 “Akulah  Allah dan tidak ada yang lain, Akulah Allah dan tidak ada yang seperti  Aku”&lt;/span&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dengan pandangan seperti itu, jelaslah bahwa doktrin Trinitas adalah  buatan manusia dan sarat dengan &lt;a href="http://www.bibliotecapleyades.net/mistic/mistic_18.htm#Neith,%20Virgin%20Mother%20of%20the%20World"&gt;mistis&lt;/a&gt; yang bertentangan dengan ajaran ketuhanan monoteisme yang  dibawa oleh para nabi dari Adam sampai nabi yang terakhir.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;span style="color:#008000;"&gt;Dikutip dari : &lt;a href="http://kristenisasi.wordpress.com/2009/09/11/sekte-kristen-yehovah-bantah-trinitas/"&gt;A. Ahmad Hisbullah, M.Ag&lt;/a&gt;. (Dimuat di Majalah &lt;em&gt;Al-Mujtama’&lt;/em&gt; edisi 2 Th 1/29 Jumadil Ula 1429, hlm. 52-53&lt;/span&gt;&lt;span style="display: block;" id="formatbar_Buttons"&gt;&lt;span onmouseover="ButtonHoverOn(this);" onmouseout="ButtonHoverOff(this);" onmouseup="" onmousedown="CheckFormatting(event);FormatbarButton('richeditorframe', this, 8);ButtonMouseDown(this);" class="" style="display: block;" id="formatbar_CreateLink" title="Tautan"&gt;&lt;img src="http://www.blogger.com/img/blank.gif" alt="Tautan" class="gl_link" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6682462103240029109-5850037624827615677?l=mediabilhikmah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/feeds/5850037624827615677/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6682462103240029109&amp;postID=5850037624827615677' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/5850037624827615677'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/5850037624827615677'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/2011/11/6-alasan-yehovah-menentang-trinitas.html' title='Alasan Kristen Menolak Trinitas'/><author><name>mediabilhikmah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-GtJeAKAVcVY/Trs_5uS9VVI/AAAAAAAAAO8/Mq0tL4mUUlU/s72-c/menolak.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6682462103240029109.post-7197397655131484422</id><published>2011-11-09T15:19:00.002+07:00</published><updated>2011-11-09T15:20:52.387+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Qurban'/><title type='text'>Kurban Mendidik Bersyukur</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam  perspektif surah al-Kautsar, kurban merupakan salah satu ekspresi   syukur. Seperti diisyaratkan ayat kedua surah tersebut, kurban   disejajarkan dengan shalat yang dilakukan untuk mewujudkan rasa terima   kasih manusia kepada Allah atas segala pemberian nikmat-Nya yang besar   tak terhingga. Praktik kurban juga secara tersirat memperlihatkan sebuah   pengorbanan sebagai ikrar pengabdian kepada-Nya. Sedangkan secara   syariat, kurban itu diwujudkan dalam bentuk penyembelihan hewan yang   dagingnya dibagikan kepada pihak-pihak yang berhak menerimanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam   kurban, seseorang sejatinya tidak hanya tulus menyembelih hewan secara   fisik, tapi juga menyembelih sifat-sifat hewani yang melekat pada diri   para pelakunya. Sifat kebinatangan yang kerap muncul dalam bentuk   penindasan hak-hak asasi terhadap sesamanya, misalnya, dapat saja muncul   pada siapa pun. Tidak hanya pada penguasa yang dipandang memiliki   potensi lebih besar menindas rakyat, tapi juga pada rakyat yang sering   tidak sanggup mengendalikan kebebasan sehingga berakibat lahirnya   penindasan pada kekuasaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara historis, seperti tersirat   dalam surah al-Kautsar, kurban diperintahkan untuk mensyukuri nikmat.   Padahal, ketika wahyu ini diterima, Nabi Muhammad SAW tengah dalam   keadaan duka. Caci maki dan tekanan fisik ataupun mental yang dilakukan   orang-orang kafir Makkah saat itu datang bertubi-tubi. Pendeknya, Nabi   beserta para sahabatnya selama tinggal di Makkah hampir tidak pernah   merasakan suasana aman dalam hidupnya. Bahkan puncaknya, Nabi mendapat   ancaman untuk dihabisi baik raga maupun nyawanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, di tengah   duka yang amat melukai Nabi beserta para sahabatnya itu, Allah justru   memerintahkan untuk bersyukur atas nikmat-nikmat yang Allah limpahkan   kepadanya seolah semua penderitaan itu adalah nikmat. Inilah suasana   yang melatari turunnya tiga ayat Alquran yang kemudian menjadi salah   satu surah, yaitu surah al-Kautsar. Ketika Nabi tengah terjepit di   antara impitan caci maki dan ancaman, Allah mengatakan, "Sesungguhnya   telah Aku berikan kepadamu nikmat yang amat banyak." (QS al-Kautsar: 1).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu,   bagaimana cara mensyukuri nikmat? Dalam ayat berikutnya, secara   berturut-turut Allah memerintahkan Nabi untuk mendirikan shalat dan   berkurban //(fashally lirabbika wanhar). Shalat dan kurban dalam ayat   ini merupakan wujud syukur manusia atas nikmat Allah. Dalam shalat, kita   bersyukur karena Allah telah menganugerahkan banyak nikmat. Sedangkan   kurban, seperti diilustrasikan dalam ayat di atas, merupakan  simbolisasi  rasa syukur dengan cara mengorbankan sebagian harta yang  dimiliki untuk  kemudian dibagikan sesuai ketentuan syariat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua  ayat pertama  dari surah al-Kautsar ini memberikan pelajaran bahwa di  balik  penderitaan sesungguhnya ada nikmat tersembunyi. Secara lahir  kerap kita  hanya memandang penderitaan tidak lebih dari cobaan atau  bahkan  siksaan. Padahal, ketika seseorang sanggup menghadapinya dengan  tulus  dan penuh kesabaran, sesungguhnya ada kekuatan amat besar yang  sanggup  mengubah derita menjadi nikmat. Kesabaran itu sendiri adalah  nikmat yang  belum tentu setiap orang sanggup menggapainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: &lt;a href="http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/hikmah/11/11/08/lubpgr-kurban-mendidik-bersyukur"&gt;Republika&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6682462103240029109-7197397655131484422?l=mediabilhikmah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/feeds/7197397655131484422/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6682462103240029109&amp;postID=7197397655131484422' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/7197397655131484422'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/7197397655131484422'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/2011/11/kurban-mendidik-bersyukur.html' title='Kurban Mendidik Bersyukur'/><author><name>mediabilhikmah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6682462103240029109.post-456977207325755727</id><published>2011-11-09T15:13:00.004+07:00</published><updated>2011-11-09T15:18:40.740+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Qurban'/><title type='text'>Keteladanan Nabi Ibrahim a.s.</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Di bulan ini, Dzulhijjah, sosok Nabi Ibrahim &lt;em&gt;Alaihis Salam&lt;/em&gt;  (AS) pasti akan kembali dibicarakan. Itu karena di bulan ini ada dua   syariat peribadatan yang tidak terlepas dari sosok agung ini, yaitu   pelaksanaan ibadah haji dan kurban. Selain dikenal sebagai salah seorang   rasul ulul azmi (yang memiliki keteguhan), beliau juga sering disebut   sebagai Khalilullah (kekasih Allah) dan &lt;em&gt;Abul Anbiya&lt;/em&gt; (bapaknya para nabi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan   hidup manusia termulia setelah Nabi Muhammad SAW ini adalah sebuah   perjalanan peneguhan tauhid. Ketaatan dan keimanan luar biasa yang   dihadirkan oleh ayah dari dua nabi dengan dua ibu yang berbeda, yaitu   Nabi Ismail (dari bunda Hajar) dan Nabi Ishaq (dari bunda Sarah) &lt;em&gt;Alahimus Salam&lt;/em&gt;,   ini adalah sesuatu yang berat ditunaikan oleh manusia pada umumnya.   Sebuah keteladanan yang mesti kita serap dalam kehidupan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi   Ibrahim selalu berpijak di atas kebenaran dan tak pernah berpaling   meninggalkannya. Posisinya dalam agama sangat tinggi (seorang imam) dan   selalu total dalam mengabdi. Beliau pun tak pernah lupa mensyukuri   segala nikmat-Nya (QS an-Nahl: 120-121).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Ibrahim merupakan   sosok pembawa panji-panji tauhid. Perjalanan hidupnya sarat dengan   dakwah kepada tauhid dan segala liku-likunya (QS al-Mumtahanah: 4-5).   Beliau selalu mengajak umatnya kepada jalan Allah serta mencegah mereka   dari sikap taklid buta terhadap ajaran sesat nenek moyangnya (QS   al-Anbiya: 52-58). Allah SWT memilihnya dan menunjukinya ke jalan lurus   serta mengaruniakannya segala kebaikan dunia dan akhirat (QS an-Nahl:   121-122). Bahkan, Allah SWT mengangkatnya sebagai &lt;em&gt;khalil&lt;/em&gt; (kekasih). (QS an-Nisa: 125).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanannya   merupakan cermin pendidikan keagamaan yang disampaikan orang tua   terhadap anak cucunya (QS al-Baqarah: 132). Bahkan, Nabi Ibrahim AS   senantiasa berdoa dan memohon kepada Allah SWT untuk kesalehan anak   cucunya (QS Ibrahim: 35 dan 40).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan hidupnya juga   mengandung pelajaran berharga bagi para anak, karena beliau adalah   seorang anak yang amat berbakti kepada kedua orang tuanya dan selalu   menyampaikan kebenaran kepada mereka dengan cara yang terbaik (QS   Maryam: 42-45). Ketika sang bapak, Azar, sang pembuat patung Tuhan,   menyikapinya dengan keras, Nabi Ibrahim tetap santun dan berdoa untuk   kebaikan ayahnya (QS Maryam: 47).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah Nabi Ibrahim AS juga   mengandung pelajaran berharga bagi seorang ayah kepada anaknya bahwa   selalu ada ruang untuk berpendapat atas setiap keputusan sang kepala   rumah tangga kepada anak-anaknya. Perintah langsung Allah untuk   menyembelih sang anak diberinya ruang berpendapat bagi anaknya (QS   as-Saffat: 102).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan hidup sang pencetus agama hanif ini   adalah juga edukasi berharga bagi para suami istri. Asas membina   kehidupan rumah tangga tidak lain di atas keridaan perintah Allah SWT.   Hal ini tecermin dari dialog antara Nabi Ibrahim dan istrinya yang   bernama Hajar, ketika Nabi Ibrahim membawanya beserta anaknya ke Kota   Makkah yang masih tandus dan belum berpenghuni atas perintah Allah SWT.   "Apakah Allah yang memerintahkanmu berbuat seperti ini?' Ibrahim   menjawab, 'Ya.' Maka (dengan serta-merta), Hajar mengatakan, 'Kalau   begitu Dia pasti (Allah) tidak akan menyengsarakan kami'." (Lihat &lt;em&gt;Shahih Bukhari&lt;/em&gt;, No 3364)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/hikmah/11/11/05/lu6dab-keteladanan-nabi-ibrahim"&gt;Ustadz Arifin Ilham&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="display: block;" id="formatbar_Buttons"&gt;&lt;span onmouseover="ButtonHoverOn(this);" onmouseout="ButtonHoverOff(this);" onmouseup="" onmousedown="CheckFormatting(event);FormatbarButton('richeditorframe', this, 8);ButtonMouseDown(this);" class="" style="display: block;" id="formatbar_CreateLink" title="Tautan"&gt;dan sumber lainnya.&lt;img src="http://www.blogger.com/img/blank.gif" alt="Tautan" class="gl_link" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6682462103240029109-456977207325755727?l=mediabilhikmah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/feeds/456977207325755727/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6682462103240029109&amp;postID=456977207325755727' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/456977207325755727'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/456977207325755727'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/2011/11/keteladanan-nabi-ibrahim-as.html' title='Keteladanan Nabi Ibrahim a.s.'/><author><name>mediabilhikmah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6682462103240029109.post-7644176270434203667</id><published>2011-11-09T14:30:00.003+07:00</published><updated>2011-12-02T10:28:37.534+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bible'/><title type='text'>Ayat Palsu Markus</title><content type='html'>&lt;!--[if !mso]&gt; &lt;style&gt; v\:* {behavior:url(#default#VML);} o\:* {behavior:url(#default#VML);} w\:* {behavior:url(#default#VML);} .shape {behavior:url(#default#VML);} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;object classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id="ieooui"&gt;&lt;/object&gt; &lt;style&gt; st1\:*{behavior:url(#ieooui) } &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;  mso-para-margin:0in;  mso-para-margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:10.0pt;  font-family:"Times New Roman";  mso-ansi-language:#0400;  mso-fareast-language:#0400;  mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;Ayat – Markus  16:9-20&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;[Markus 16:15] Lalu Ia berkata kepada mereka: “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;[16:16] Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;Lagi-lagi ayat yang satu ini, yaitu Markus 16:15-16 adalah AYAT PALSU.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;Jadi menurut mereka Yesus memerintahkan untuk menyebarkan Injil untuk seluruh makhluk. Tapi setelah diselidiki, ternyata ayat diatas adalah ayat Palsu. Kitab Markus 16 ternyata hanya sampai ayat 8:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;[Markus 16:8] Lalu mereka keluar dan lari meninggalkan kubur itu, sebab gentar dan dahsyat menimpa mereka. Mereka tidak mengatakan apa-apa kepada siapapun juga karena takut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;Dengan singkat mereka sampaikan semua pesan itu kepada Petrus dan teman-temannya. Sesudah itu Yesus sendiri dengan perantaraan murid-muridNya memberitakan dari Timur ke Barat berita yang kudus dan tak terbinasakan tentang keselamatan yang kekal itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Ayat Markus 16:8 diatas inilah yang sebetulnya merupakan ayat penutup dari Markus 16. Sedangkan ayat Markus 16:9-20 adalah palsu dan baru disusupkan oleh gereja kemudian. Berikut ayat-ayat PALSU tersebut:&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;[Markus 16:9] Setelah Yesus bangkit pagi-pagi pada hari pertama minggu itu, Ia mula-mula menampakkan diri-Nya kepada Maria Magdalena. Dari padanya Yesus pernah mengusir tujuh setan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;[16:10] Lalu perempuan itu pergi memberitahukannya kepada mereka yang selalu mengiringi Yesus, dan yang pada waktu itu sedang berkabung dan menangis.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;[16:11] Tetapi ketika mereka mendengar, bahwa Yesus hidup dan telah dilihat olehnya, mereka tidak percaya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;[16:12] Sesudah itu Ia menampakkan diri dalam rupa yang lain kepada dua orang dari mereka, ketika keduanya dalam perjalanan ke luar kota.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;[16:13] Lalu kembalilah mereka dan memberitahukannya kepada teman-teman yang lain, tetapi kepada merekapun teman-teman itu tidak percaya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;[16:14] Akhirnya Ia menampakkan diri kepada kesebelas orang itu ketika mereka sedang makan, dan Ia mencela ketidakpercayaan dan kedegilan hati mereka, oleh karena mereka tidak percaya kepada orang-orang yang telah melihat Dia sesudah kebangkitan-Nya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;[16:15] Lalu Ia berkata kepada mereka: “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;[16:16] Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;[16:17] Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka,  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;[16:18] mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;[16:19] Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;[16:20] Merekapun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Alkitab kitab Markus pasal 16 yang diterbitkan Lembaga Biblika Indonesia yang dicetak oleh percetakan Arnoldus Ende 1986/1987, Pada catatan kakinya berbunyi:&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;“Dengan singkat. Bagian ayat ini hanya terdapat dalam beberapa naskah. Nampaknya baru dalam abad ke-2 masuk ditambahkan dalam injil Markus. Bagian akhir injil Markus ayat 9-20 bercerita mengenai penampakan Yesus. Ini memang termasuk kitab suci, TETAPI AGAKNYA TIDAK TERMASUK INJIL MARKUS YANG ASLI”.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; The Christian Counselor’s New Testament, Markus 16 berakhir pada pasal 16 ayat 8. Kemana ayat 9-20? Pada akhir kalimat terdapat catatan kaki:&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;“These verse are omitted by better MSS. An alternative shoter ending is found in same”.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;“Ayat-ayat ini dihapus oleh terjemahan MSS yang terbaik. Penutup lebih pendek seperti ini (Markus 16 berakhir pada ayat &lt;span style="mso-no-proof:yes"&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/pcok/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image001.gif" alt="8)" height="15" width="15" /&gt;&lt;/span&gt;bisa ditemukan pada beberapa versi lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;- Pada The Holy Bible New International Version pada catatan kaki ayat 8 berbunyi :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;“The two most reliable early manuscripts do not have mark 16:9-20″.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;“DUA MANUSKRIP PALING TUA TIDAK MEMILIKI MARKUS 16:9-20″.&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;- “Serious doubts exists as to whether these verses belong to the Gospel of Mark. They are absent from important early manuscripts and display certain peculiarities of vocabulary, style and theological content that are unlike the rest of Mark. HIS GOSPEL PROBABLY ENDED AT 16:8, OR ITS ORIGINAL ENDING HAS BEEN LOST. (From the NIV Bible Foot Notes, page 1528)”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;Sumber: &lt;a href="http://edwardgustaf.blogspot.com/2011/10/ayat-palsu-by-markus-ting-ting.html"&gt;Edward Gustaf&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6682462103240029109-7644176270434203667?l=mediabilhikmah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/feeds/7644176270434203667/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6682462103240029109&amp;postID=7644176270434203667' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/7644176270434203667'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/7644176270434203667'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/2011/11/ayat-palsu-by-markus-ting-ting.html' title='Ayat Palsu Markus'/><author><name>mediabilhikmah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6682462103240029109.post-1161798038321182723</id><published>2011-11-09T14:24:00.003+07:00</published><updated>2011-12-02T10:25:49.491+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bible'/><title type='text'>Ayat Palsu Yohanes</title><content type='html'>&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;object classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id="ieooui"&gt;&lt;/object&gt; &lt;style&gt; st1\:*{behavior:url(#ieooui) } &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;  mso-para-margin:0in;  mso-para-margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:10.0pt;  font-family:"Times New Roman";  mso-ansi-language:#0400;  mso-fareast-language:#0400;  mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;Ayat – I  Yohannes 5: 7-8&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;Menurut Alkitab terjemahan LAI 1984:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;[I Yohannes 5:7] Sebab ada tiga yang memberi kesaksian [di dalam sorga: Bapa, Firman dan Roh Kudus; dan ketiganya adalah satu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;[I Yohannes 5:8] Dan ada tiga yang memberi kesaksian di bumi]: Roh dan air dan darah dan ketiganya adalah satu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;Ada&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt; dua sumber berbeda yang digunakan untuk menulis Alkitab Versi NIV (New International Version) dan NASV (New American Standard Version) serta King James Version (KJV). KJV berasalkan dari teks Alkitab Bizantium, sedangkan NIV dan NASV berdasarkan terjemahan dari Teks Alexandria.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;Berikut ini akan kita lihat di mana bedanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;(&lt;span style="font-style: italic;"&gt;In the following examples the King James Version differs from the NIV, and NASV. because it bases it’s translation on the Byzantine text-type and the NIV and NASV base theirs on the Alexandrian text-type.&lt;/span&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;a. KJV [1 John 5:7-8] &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“For there are three that bear record in heaven, the Father, the Word, and Holy Ghost: and these three are one. And there are three that bear witness in earth, the spirit, and the water, and the blood; and these three agree in one.&lt;/span&gt;”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;NIV [1 John 5:7] &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“For there are three that testify: v. 8 the Spirit, the water and the blood: and the three are in agreement.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;Pada KJV tercantum bahwa yang memberikan kesaksian di surga adalah: BAPA, FIRMAN, dan ROH KUDUS, ditambahkan keterangan bahwa ketiganya adalah satu, serta ada tiga yang memberikan kesaksian di bumi, yakni: ROH, AIR dan DARAH, dan ketiganya juga satu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;Tetapi pada NIV hanya dicantumkan mengenai ROH, AIR, dan DARAH, tetapi tidak dicantumkan mengenai Bapa, Firman dan Roh.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;Di bawah ini ada keterangan mengapa terjadi demikian:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;—————————————————–&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; font-style: italic;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;1. When Erasmus first printed the Greek New Testament in 1514 it did not contain the words “in heaven, the Father, the Word, and Holy Ghost: and these three are one. And there are three that bear witness in earth,” because they were not found in any of the Greek manuscripts that Erasmus  looked at.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;(Ketika Erasmus pertama kali mencetak Kitab Perjanjian Baru berbahasa Yunani pada tahun 1514, maka hal itu tidak mengandung kalimat: ” in heaven, the Father, the Word, and Holy Ghost: and these three are one. And there are three that bear witness in earth,”, karena hal tersebut tidak ditemukan pada manuskrip Yunani yang dilihat oleh Erasmus).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p style="text-align: justify; font-style: italic;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;2. These words were not quoted by any of the Greek church fathers. They most certainly would have been used if the Trinity in the 3rd and 4th centuries.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;(Kalimat ini tidak pernah dikutip oleh para Bapa Gereja Yunani. Mereka secara pasti baru menggunakannya pada abad ke III dan ke IV saat doktrin Trinitas diperkenalkan).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; font-style: italic;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;3. These words are not found in any ancient versions of the New Testament. These include Syriac, Coptic, Armenian, Ethiopic, Arabic, Slavonic, nor in the Old Latin in its early form.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;(Kalimat ini tidak ditemukan pada versi-versi tua Perjanjian Baru, termasuk versi-versi Siria, Koptik, Armenia, Ethiopia, Arab, Slavonik, dan tidak pula pada Bhs Latin Kuno pada bentuknya awalnya).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p style="text-align: justify; font-style: italic;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;4. These words begin to appear in marginal notes in the Latin New Testament beginning in the fifth century. From the sixth century onward these words are found more and more frequently.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;(Kalimat ini mulai timbul pada catatan pinggir dari Perjanjian Baru berbahasa Latin yang diawali pada Abad ke V. Semenjak Abad ke VI dan seterusnya, kalimat ini makin sering ditemukan).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p style="text-align: justify; font-style: italic;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;5. Erasmus finally agreed to put these words into new editions of his Greek New Testament if his critic’s could find one Greek manuscript that contained these words. It appears that his critics manufactured manuscripts to include these words.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;(Erasmus akhirnya setuju untuk memasukkan kalimat ini pada edisi baru Perjanjian Baru berbahasa Yunaninya asalkan dapat ditemukan sekurang-sekurangnya satu manuskrip Yunani yang mengandung kalimat ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;Nampaknya bahwa kritik manuskrip buatannya untuk memasukkan kalimat ini).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p style="text-align: justify; font-style: italic;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;6. These additional words are found in only eight manuscripts as a variant reading written in the margin. Seven of these manuscripts date from the sixteenth century and one is a tenth century manuscript.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;(Kalimat tambahan ini ditemukan hanya pada delapan manuskrip sebagai bacaan variatif yang ditulis sebagai catatan pinggir. Tujuh dari manuskrip-manuskrip yang berasal dari Abad ke XVI dan satu buah berasal dari abad ke X – jadi relatif baru – penterjemah).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p style="text-align: justify; font-style: italic;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;7. Erasmus’ New Testament became the basis for the Greek New Testament, “Textus Receptus”, which the King James translators used as the basis for their translation of the New Testament into English.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;TAMBAHAN PENJELASAN SEHUBUNGAN DENGAN TOPIK INI&lt;/span&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;———————————————–&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;Silahkan anda membuka&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;(I YOHANES) 5: 6-8&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;[I Yohanes 5:6] Inilah Dia yang telah datang dengan air dan darah, yaitu Yesus Kristus, bukan saja dengan air, tetapi dengan air dan dengan darah. Dan Rohlah yang memberi kesaksian, karena roh adalah kebenaran.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;[5:7] Sebab tiga yang memberi kesaksian (di dalam surga Bapa, Firman dan Roh kudus dan ketiganya adalah satu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;[5:8] Dan ada tiga yang memberi kesaksian di bumi) Roh dan air dan darah dan ketiganya adalah satu. (sebelum mendapat kritikan kalimat mulai kata “di&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;dalam sorga” pada ayat 7 sampai kata “bumi” pada ayat 8 tidak memakai tanda kurung, yang ngritik DR GC Van Niftrik)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;SEDANGKAN menurut THE HOLY BIBLE international version, Zondervan Bible publisher, Grand Rapid Michigan USA, 3th printing july 1981 halaman 926 –&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;BERBUNYI :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;[I Yohanes 5:6] This is the one who come by water and blood- jesus christ. He did not come by water only, but by water and blood. And it is the spirit who tetifies, because the spirit is truth.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;[5:7] for there are three that tetify&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;[5:8] the spirit, the water, and blood. And three are in agreements.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;ARTINYA :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;[I Yohanes 5:6] INILAH DIA YANG DATANG DENGAN AIR DAN DARAH. IA TIDAK DATANG DENGAN AIR SAJA, MELAINKAN AIR DAN DARAH. DAN ROHLAH YANG MENYAKSIKAN, KARENA ROH ADALAH KEBENARAN.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;[5:7] ADA TIGA YANG MENYAKSIKAN&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;[5:8] AIR, DARAH DAN ROH DAN KETIGANYA MENJADI SATU.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;Membaca ayat diatas, tampaklah penyisipan yang dilakukan penterjemah Alkitab. Ternyata kalimat mulai dari “Didalam sorga” pada ayat 7 sampai kata “di bumi pada ayat 8 adalah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;palsu&lt;/span&gt;. Kalau ayat itu dulunya nggak ada mengapa sekarang muncul? Kalau dulunya memang ada mengapa sekarang di hilangkan?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;BERIKUT KOMENTAR TENTANG PEMALSUAN AYAT INI:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;——————————————–&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;1. DR G.C. VAN NIFTRIK DAN D.S.B.J BOLAND : Didalam Alkitab tidak diketemukan suatu istilah yang dapat diterjemahkan dengan kata TRITUNGGAL ataupun ayat-ayat tertentu yang mengandung dogma tersebut, mungkin dalam 1 Yohanes 5 : 6-8. Tetapi sebagian besar dari ayat itu agaknya belum tertera dalam naskah aslinya. Bagian itu setidak- tidaknya harus diberi kurung. (Dogmatika masa kini, BPK Jakarta, 1967 hal 418). Penterjemah Alkitab rupanya menuruti saran keduanya. Dengan memberi kurung kalimat itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;2. Drs. M E Duyverman : Menurut salinan tertua jalannya kalimatnya adalah begini : KARENA TIGA MENJADI SAKSI, YAITU ROH AIR DAN DARAH. Rupanya TAMBAHAN mulai terbubuh sebagai keterangan pinggir KALIMAT; PENYALIN KEMUDIAN MEMASUKAN KE DALAM BUNYI NAS karena berpikir ini adalah perbaikan penyalin lama. SAMPAI KINI HAL ITU MASIH TERJADI. (Pembimbing ke dalam perjanjian baru, BPK Jakarta 1966 hal 145). Mengapa keterangan pinggir itu dapat masuk menjadi ayat tuhan dengan begitu gampangnya?? Padahal ayat ini pokok doktrin trinitas. Mengapa bisa ketambahan ayat???&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;3. Jerry Falwell. Tokoh kristen RADIKAL Amerika Serikat ini mengomentari pemalsuan ayat-ayat itu sebagai berikut : &lt;span style="font-style: italic;"&gt;THE REST OF VERSE 7 AND FIST NINE WORDS OF VERSE 8 ARE NOT ORIGINAL, AND ARE NOT TO BE CONSIDERD AS APART OF THE WORDS OF GOD. &lt;/span&gt;(Jerry Falwell, Liberty Bible Commentary, thomas Nelson Publisher, Nashville, Camden New York 1983 halaman 2638). Artinya sebagian kalimat pada ayat 7 dan sembilan kata pertama di ayat 8 adalah tidak asli dan tidak bisa dianggap sebagai firman Tuhan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;Keterangan tambahan:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-fareast-language:IN"&gt;Justru dengan adanya penambahan tersebut maka menimbulkan suatu perbedaan doktrinal yang nyata, perbedaan yang ada adalah mengenai konsep tritunggal yang menjadi doktrin utama gereja Kristen dewasa ini. Karena jika kita melihat pada ayat-ayat pada manuskrip yang lebih tua, yang tidak mengandung tambahan tersebut, maka tidak ada pendukung yang kuat akan doktrin ritunggal yang dianut oleh gereja. Maka ditambahkanlah ayat tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;Sumber : &lt;a href="http://edwardgustaf.blogspot.com/2011/10/ayat-palsu-by-yohanes-ting-ting.html"&gt;Edward Gustaf &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6682462103240029109-1161798038321182723?l=mediabilhikmah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/feeds/1161798038321182723/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6682462103240029109&amp;postID=1161798038321182723' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/1161798038321182723'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/1161798038321182723'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/2011/11/ayat-palsu-by-yohanes-ting-ting.html' title='Ayat Palsu Yohanes'/><author><name>mediabilhikmah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6682462103240029109.post-3391691705469810292</id><published>2011-11-09T14:12:00.005+07:00</published><updated>2011-12-02T10:31:15.554+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bible'/><title type='text'>Ayat Palsu Matius</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Fakta-Fakta&lt;br /&gt;Matius 28:16-20&lt;br /&gt;[Matius 28] Yesus mendekati mereka dan berkata: “KepadaKu telah diberikan segala kuasa di sorga dan bumi.&lt;br /&gt;Ayat Matius 28:18 ini adalah AYAT PALSU!.&lt;br /&gt;Karena Kitab Matius fasal 28 sebetulnya hanya sampai ayat 15.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai berikut:&lt;br /&gt;[Matius 28] Mereka menerima uang itu dan berbuat seperti yang dipesankan kepada mereka. Dan CERIRA INI TERSIAR diantara orang Yahudi SAMPAI SEKARANG INI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;King James Version:&lt;br /&gt;[Matthew 28] So they took themoney, and did as they were taught: and this saying is commonly reported amongthe Jews UNTIL THIS DAY.&lt;br /&gt;American Standard Version:&lt;br /&gt;[Matthew 28] So they took themoney, and did as they were taught: and this saying was spread abroad among theJews, and continueth UNTIL THIS DAY.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fokuskan pada kata huruf besar diatas: CERITA INI TERSIAR (diantara orang Yahudi) SAMPAI SAAT INI. Ini adalah KATA-KATA PENUTUP DARI LAZIMNYA SEBUAH CERITA!&lt;br /&gt;Pada Alkitab versi King James dan American Standard diatas, jelas sekali tertulis …”Until this day” (sampai hari ini). Begitu pula kalau kita melihat Alkitab dalam bahasa sehari-hari:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Matius 28] Maka tentara pengawal itu mengambil uang itu, dan melakukan seperti yang dipesankan kepada mereka. Oleh karena itu cerita itu masih tersiar di antara orang Yahudi SAMPAI PADA HARI INI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat Matius 28:15 inilah sesungguhnya ayat terakhir dari Kitab Matius fasal 28.Sedangkan lima ayat berikutnya,Matius 28:16-20, adalah ayat-ayat yang baru ditambahkan oleh Gereja kemudian. [Matius 28] Dan kesebelas murid itu berangkat ke Galilea, ke bukit yang telah ditunjukkan Yesus kepada mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[28:17] Ketika melihat Dia mereka menyembahNya, tetapi beberapa orang ragu-ragu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[28:18] Yesus mendekati mereka dan berkata: “KepadaKu telah diberikan segalakuasa di sorga dan di bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[28:19] Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislahmereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[28:20] dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”&lt;br /&gt;Mereka yang dikaruniai akal sehat dan membaca Kitab Matius fasal 28 ini dengan cermat akan segera mendeteksi bahwa Injil Matius 28:15 merupakan penutup Injil Matius 28.“Mereka menerima uang itu dan berbuat seperti yang dipesankan kepada mereka. Dan CERITA INI TERSIAR diantara orang Yahudi SAMPAI SAAT INI” (Matius 28:15).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatikan kata-kata yang huruf besar diatas, “CERITA INI TERSIAR SAMPAI SAAT INI” (;Sampai hari ini) menunjukkan bahwa peristiwanya sudah lama berlalu. Ini memperlihatkan bahwa Injil ini sudah lama selesai ditulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita ini sudah menjadi cerita rakyat yang terus dipupuk selama puluhan tahun, baru kemudian ayat 16-20 ditambahkan.Namun karena Gereja ingin menambahkan doktrin keimanan mereka dalam Injil, sehingga tanpa malu-malu mereka menambahkan ayat-ayat palsu tersebut, walaupun akhirnya janggal di kuping yang mendengarnya.Maka tulisan yang ada pada ayat Matius 28 pasal 15 itu seharusnya akan ditaruhnya pada akhir ayat Matius 28 atau tepatnya SETELAH/PADA ayat Matius&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;28:20! Perhatikan kalimat “… CERITA INI TERSIAR DIANTARA ORANG YAHUDI SAMPAI SAAT INI!” (;sampai hari ini/until this day) Kalimat begini kan jelas merupakan SEBUAH KALIMAT PENUTUP! Semoga apa yang dimaksudkan dalam pemaparan lni bisa difahami oleh rekan-rekan sekalian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baiklah akan kita jelaskan lagi.&lt;br /&gt;- Matius 28 pasal 11-15 adalah berisikan mengenai Dusta Mahkamah Agama (cerita mengenai serdadu-serdadu romawi disogok). Menariknya adalah sebagian tulisan terakhir dari ayat Mat.28:15 itu: ‘CERITERA INI TERSIAR DIANTARA ORANG YAHUDI SAMPAI SEKARANG INI’. Kalau ibarat film kalimat macam beginikan sama artinya dengan kalimat ‘THE END’ atau kalau dalam komik ‘TAMMAT’&lt;br /&gt;- Matius 28 pasal 16 sampai 20 intinya adaalah perintah untuk memberitakan Injil kepada seluruh makhluk, padahal dulu jelas-jelas Yesus telah memerintahkan kepada murid-muridnya untuk HANYA menyebarkan Injil kepada bangsa Yahudi saja (Matius 15:5-6 &amp;amp; 15:24-26), tapi sekarang fokus kita adalah Mat.28:16-20 ini bukan ke pertentangan masalah tersebut.&lt;br /&gt;Silahkan perhatikan lagi:&lt;br /&gt;[Matius 28] ….. (Silahkan bacadiatas)&lt;br /&gt;[28:17] …..&lt;br /&gt;[28:18] …..&lt;br /&gt;[28:19] Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,[28:20] dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang kita tanya. Apakah cerita ketika Yesus memerintahkan untuk menyebarkan Injil kepada seluruh bangsa seperti dikatakan dalam Mat.28:19-20 ini TIDAK TERSIAR SAMPAI SAAT INI......?????&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jelas sampai sekarang cerita tersebut masih tersiar bahkan cerita ini JAUH LEBIH TERSIAR daripada cerita dalam Mat.28:11-15 mengenai dusta mahkamah agama (serdadu romawi disogok) itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi mengapa tullsan“…CERITA INI TERSIAR SAMPAI SAAT INI” sudah ada sebelum Mat.28:16? Yaitu tepatnya pada ayat Mat.28:15?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebabnya karena memang ayat itulah sebetulnya AYAT PENUTUP dari Injil Matius 28! Seharusnya kalau ayat-ayat Kitab Matius 28:16 itu benar-benar ada, maka sebagai ayat penutup Matius 28 adalah ayat Mat.28:20 dan isinya seharusnya sbb:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[28:20] dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman. DAN CERITA INI TERSIAR SAMPAI SAAT INI. Masalahnya adalah kalau memang ayat Mat.28:16-20 itu benar-benar ada dan merupakan kelanjutan dari Mat.28:11-15 maka kalimat “… CERITA INI TERSIAR SAMPAI SAAT INI”.. alias kalimat “THE END” atau “TAMMAT” itu harusnya baru ada setelah Ayat Matius pasal 28:20 (atau menjadi ayat terakhir dari Matius 28)!&lt;br /&gt;Karena bukankah KEDUA CERITA itu(Mat.28:15-cerita tentang serdadu romawi disogok MAUPUN Mat.28:20-cerita tentang perintah dari Yesus untuk menyebarkan Injil) MERUPAKAN SATU RANGKAIAN CERITA? Merupakan bagian-bagian cerita YANG SAMBUNG-BERSAMBUNG dalam Injil Matius 28?&lt;br /&gt;Kenapa ketika belum sampai ayat Mat.28:20, melainkan baru sampai Mat.28:15 sudah ada tulsan “memvonis” seperti lazimnya seorang kakek yang ingin menyudahi cerita ketika sedang mendongeng kepada cucunya:“KISAH/TULISAN INI MASIH TERSIAR SAMPAI SEKARANG INI CUCUKU!”&lt;br /&gt;Masalah ini kalau mau dianalogikan, ibarat komik yang terdiri dari jumlah keseluruhan 100 halaman, jelas halaman terakhirnya dari komik tersebut adalah halaman 100 (analogi dengan Kitab Matius 28; Halaman 100 itu sama dengan Mat.28:20).&lt;br /&gt;kita lanjutkan kembali. Maka seharusnya tulisan ‘THE END’ atau ‘TAMMAT’ untuk mengakhiri, atau sebagai penutup dari komik tersebut harusnya juga adanya di halaman terakhir buku tersebut, yaitu halaman 100. Seperti juga seharusnya kalimat ‘CERITA INI TERSIAR SAMPAI SAAT INI’ pada Matius 28 harusnya juga ada pada ayat terakhir pada Matius 28 itu yaitu tepatnya pada ayat Matius 28:20.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kok pada kenyataannya sekarang ini kalimat ‘CERITA INI TERSIAR SAMPAI SAAT INI’ dalam Matius pasal 28 kok sudah ada pada ayat ke-15nya -(harusnya pada Matius pasal terakhir/ke-220 donk)-?!?!? Ini sama ajatulisan ‘THE END’ atau ‘TAMMAT’ dalam komik yang saya ceritakan diatas itu sudah ada pada halaman 90! Atau malah baru di halaman 70 dsb! -(Harusnya yang benar pada halaman terakhirnya alias halaman 100 donk!)…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadinya tulisan “CERITAINI TERSIAR SAMPAI SAAT INI’ dalam Matius 28 dan tulisan ‘THE END’/'TAMMAT’ dalam komik diatas itu ibarat bayi berarti LAHIRNYA TERLALU CEPAT alias PREMATURE! Harusnya baru muncul pada ayat Mat.28:20 kok sudah ada pada ayat Mat.28:15. Harusnya baru ada pada halaman 100 kok sudah keburu nongol pada halaman 90!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai ayat-ayat palsu yang baru ditambahkan oleh Gereja ini, perhatikanlah pernyataan para pakar Alkitab dan sejarah pemikiran Kristen seperti:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Hugh J. Schonfield, nominator pemenang Hadiah Nobel tahun 1959, dalam bukunya The Original New Testament, hal. 124:“This (Matthew 28:15) would appearto be the end of the Gospel (of Matthew). What follows (Matthew 28:16-20) fromthe nature of what is said, would then be a latter addition”“Ayat ini (Matius 28:15) nampak sebagai penutup Injil (Matius). Dengan demikian, ayat-ayat selanjutnya (Matius 28:16-20), dari kandungan isinya, nampak sebagai (ayat-ayat) yang BARU DITAMBAHKAN KEMUDIAN”.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Selanjutnya, Robert Funk, Professor Ilmuu Perjanjian Baru, Universitas Harvard, dalam bukunya The Five Gospels, mengomentari ayat-ayat tambahan ini sebagai berikut:&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“The great commission in Matthew28:18-20 have been created by the individual evangelist… reflect the evangelist idea of launching a world mission of the church. Jesus probablyhad no idea of launching a world mission and certainly was not the institusion builder. (is is) not reflect direct instruction from Jesus”&lt;/span&gt; “Perintah utama dalam Matius 28:18-20… diciptakan oleh para penginjil….memperlihatkan ide untuk menyebarkan ajaran Kristen ke seluruh dunia. YESUS SANGAT MUNGKIN TIDAK MEMILIKI IDE UNTUK MENGAJARKAN AJARANNYA KE SELURUH DUNIA DAN (Yesus) SUDAH PASTI BUKANPENDIRI LEMBAGA INI (agama Kristen). (Ayat ini) tidak menggambarkan perintah yang diucapkan Yesus” &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Lagi pula meskipun SEANDAINYA (;hanya pengandaian, karena sudah terbukti ini ayat palsu) ayat tersebut benar diucapkan Yesus, belum dapat dianggap sebagai rumusan Trinitas, sebab ayat ini hanya menyebut tiga oknum, dan tidak pernah mengatakan bahwa yang tiga tersebut adalah satu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: &lt;a href="http://edwardgustaf.blogspot.com/2011/10/ayat2-palsu-by-matius-ting-ting.html"&gt;Edward Gustaf&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6682462103240029109-3391691705469810292?l=mediabilhikmah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/feeds/3391691705469810292/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6682462103240029109&amp;postID=3391691705469810292' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/3391691705469810292'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/3391691705469810292'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/2011/11/ayat-palsu-by-matius-ting-ting.html' title='Ayat Palsu Matius'/><author><name>mediabilhikmah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6682462103240029109.post-4184294618349048111</id><published>2011-11-09T13:42:00.001+07:00</published><updated>2011-11-09T13:42:39.286+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bible'/><title type='text'>Kontradiksi Perjanjian Lama</title><content type='html'>1. Siapakah anak Daud yang kedua ?&lt;br /&gt;a. Kileab (II Samuel 3: 2-3).&lt;br /&gt;b. Daniel (I Tawarikh 3: 1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Di Yerusalem, Daud mengambil beberapa gundik atau tidak ?&lt;br /&gt;a. Ya! Daud mengambil beberapa gundik dan istrei (11 Samuel 5: 13-16).&lt;br /&gt;b. Tidak! Daud hanya mengambil beberapa isteri saja (I Tawarikh 14: 3-7).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Berapa anak-anak Daud dari gundik di Yerusalem ?&lt;br /&gt;a. 11 orang (Samuel 5: 13-16).&lt;br /&gt;b. 13 orang (I Tawarikh 14 3-7).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Di Kota mana Daud mengambil tembaga ?&lt;br /&gt;a. Betah dan Berotai (II Samuel 8: .&lt;br /&gt;b. Tibhat dan dari Kun (I Tawarikh 18:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Siapa anak Tou yang diutus untuk mengucapkan selamatkepada Daud ?&lt;br /&gt;a. Yoram (II Samuel 8: 10).&lt;br /&gt;b. Hadoram (1 Tawarikh 18: 9- 1 0)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Dari orang bangsa saja Daud mengambil perak dan emas untuk Tuhan ?&lt;br /&gt;a. Aram (II Samuel 8: 11-12).&lt;br /&gt;b. Edom (I Tawarikh 18: 14-16).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Siapakah panitera (sekretaris) Daud ?&lt;br /&gt;a. Seraya (II Samuel 8: 15-17).&lt;br /&gt;b. Sausa (I Tawarikh 18: 14-16).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Berapakah tentara berkuda tawanan Daud ?&lt;br /&gt;a. 1.700 orang (II Samuel 8: 4).&lt;br /&gt;b. 7.000 orang (I Tawarikh 18: 4).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Berapa ekor kuda kereta yang dibunuh Daud ?&lt;br /&gt;a. 700 ekor (II Samuel 10: 18).&lt;br /&gt;b. 7.000 ekor (I Tawarikh 19:18).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Yang dibunuh Daud, pasukan berkuda atau pasukan jalan kaki ?&lt;br /&gt;a. 40.000 pasukan berkuda (II Samuel 10: .&lt;br /&gt;b. 40.000 pasukan berjalan kaki (I Tawarikh 19: 18).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Siapakah panglima musuh yang tewas di tangan Daud?&lt;br /&gt;a. Sobakh (II Samuel 10: 18).&lt;br /&gt;b. Sofakh (I Tawarikh 19: 18).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Daud memerangi Israel atas hasutan Tuhan atau atas bujukan iblis ?&lt;br /&gt;a. Tuhan murka Ialu menghasut Daud (II Samuel 24: 1).&lt;br /&gt;b. Setan bangkit Ialu membujuk Daud (I Tawarikh 21:1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Siapakah kepala Triwira pengiring Yahudi ?&lt;br /&gt;a. Isyabaal, orang Hakhmoni (II Samuel 23: .&lt;br /&gt;b. Yasobam bin Hakhmoni (I Tawarikh 11:11).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Kepala Triwira Daud membunuh berapa orang ?&lt;br /&gt;a. 800 orang (II Samuel 23: .&lt;br /&gt;b. 300 orang (I Tawarikh 11:11).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. Berapakah angkatan perang Daud dari orang Israel ?&lt;br /&gt;a. 800 orang (II Samuel 24: 9).&lt;br /&gt;b. 1.100.000 orang (I Tawarikh 21:5).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16. Berapakah angkatan perang Daud dari orang Yehuda ?&lt;br /&gt;a. 500.000 orang (11 Samuel 24:9).&lt;br /&gt;b. 470.000 orang (I Tawarikh 21:5).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17. Berapakah kandang kuda milik Salomo (Sulaiman ?&lt;br /&gt;a. 40.000 kandang (I Raja-raja 4:26).&lt;br /&gt;b. 4.000 kandang (II Tawarikh 2:2).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18. Berapa mandor pengawas kerajaan Salomo (Sulaiman)?&lt;br /&gt;a. 3.300 mandor (1 Raja-raja 5:16).&lt;br /&gt;b. 3.600 mandor (II Tawarikh 2:2).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19. Berapa bat air di Bait Suci buatan Salomo ?&lt;br /&gt;a. 2.000 bat air (I Raja-raja 7:26).&lt;br /&gt;b. 3.000 bat air (II Tawarikh 4:5).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20. Berapakah jumlah keturunan Yakub seluruhnya ?&lt;br /&gt;a. 66 jiwa (Kejadian 46:26).&lt;br /&gt;b. jiwa (Keluaran 1:5).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21. Yang diharamkan, kelinci ataukah kelinci hutan ?&lt;br /&gt;a. Kelinci (Imamat ll: 6).&lt;br /&gt;b. Kelinci hutan (Ulangan 14: 6).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22. Yang haramkan, babi ataukah babi hutan ?&lt;br /&gt;a. Babi hutan (Ulangan 14: 8, Imamat ll: 7).&lt;br /&gt;b. Babi (Yesaya 66: 17).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;23. Berapa lama Yoyakhim menjadi raja di Yerusalem ?&lt;br /&gt;a. 3 bulan (11 Raja-raja 24: .&lt;br /&gt;b. 3 bulan 10 hari (11 Tawarikh 36: 9).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;24. Berapa lama Yesua dan Yoab yang pulang kembali ke Yerusalem dan Yehuda dari pembuangan Nebukadnezar ?&lt;br /&gt;a. 2.812 orang (Ezra 2:6).&lt;br /&gt;b. 2.818 orang (Nehemia 7:11).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;25. Berapa anak-anak Benyamin ?&lt;br /&gt;a. 10 orang (Kejadian 46:21).&lt;br /&gt;b. 5 orang (Bilangan 26:38-39).&lt;br /&gt;c. 3 orang (I Tawarikh 7:6).&lt;br /&gt;d. 5 orang (1 Tawarikh 8:1-5).&lt;br /&gt;Komentar Silsilah anak Benyamin itu, semuanya tidak sama baik nama maupun jumlahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;26. Berapa cucu Benyamin (anak-anak Bela) ?&lt;br /&gt;a. 5 orang (I Tawarikh 7:7).&lt;br /&gt;b. 9 orang (I Tawarikh 8:3-5).&lt;br /&gt;c. 2 orang (Bilangan 26:40).&lt;br /&gt;Buka dan bacalah ayat yang dimaksud. Terlihat jelas bahwa semua nama dan jumlah cucu Benyamin tidak ada yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;27. Tuhan salah dalam batasan usia ?&lt;br /&gt;a.  Tuhan membatasi umur manusia hanya 120 tahun saja "Berfirman Tuhan:  "Roh-Ku tidak akan selama-lamanya tinggal di dalam manusia, karena  manusia itu adalah daging, tetapi umurnya akan seratus dua puluh tahun  saja" (Kejadian 6:3). "Maka berkatalah TUHAN,'Aku tidak memperkenankan  manusia hidup selama-lamanya; mereka mahluk fana, yang harus mati. Mulai  sekarang umur mereka tidak akan melebihi 120 tahun" (Kejadian 6:3,  Alkitab Bahasa Indonesia Sehari-hari).&lt;br /&gt;b. Batasan usia dari Tuhan itu  salah besar, karena banyak orang yang usianya melebihi 120 tahun. Adam  hidup selama 930 tahun (Kej. 5:3-5), Set hidup selama 912 tahun (Kej.  5:6- , Enos hidup selama 905 tahun (Kej.9-11), Keenam hidup selama 9 1 0  tahun (Kej. 5:12-14), Mahalaleel hidup selama 895 tahun (Kej. 5:15-17),  Yared hidup selama 962 tahun (Kej. 5:18-20), Henokh hidup selama 365  tahun (Kej. 5:21-23), Metusalah hidup selama 969 tahun (Kej. 5:25-27),  Lamekh hidup selama 777 tahun (Kej. 5:28-32), Nuh hidup selama 950 tahun  (Kej. 9:29), Sem hidup selama 600 tahun (Kej. 11: 10-11), Arpakhsad  hidup selama 438 tahun (Kej. 11:12-13), Selah hidup selama 433 tahun  (Kej. ll: 14-15), Eber hidup selama 464 tahun (Kej. ll:16-17). Peleg  hidup selama 239 tahun (Kej. ll:18-19), Rehu hidup selama 239 tahun  (Kej.11: 22-21), Serug hidup selama 230 tahun (Kej. 11: 24-25), Sara  hidup selama 127 tahun (Kej. 23: 1-2), Ismael hidup selama 137 tahun  (Kej. 25:17), Nahor hidup selama 148 tahun (Kej. ll: 24-25), Yakub hidup  selama 147 tahun (Kej. 47: 28), Lewi hidup selama 137 tahun (Kej.  6:15), Kehat hidup selama 133 tahun (Kej. 6:19), Harun hidup selama 123  tahun (BH 33:39), Ayub hidup selama 140 tahun (Ayub. 42: 16-17).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;28. Tuhan menyesal atau tidak ?&lt;br /&gt;a. Tuhan tidak punya sifat menyesal (I Samuel 15:29, Bilangan 23:19).&lt;br /&gt;b.  Tuhan menyesal dan pilu hati karena telah menciptakan manusia yang  akhimya cenderung berbuatjahat di muka bumi (Kejadian 6:5-6). Tuhan  menyesal karena telah Saul sabagai raja di Israel (I Samuel IS: 10-11,  35). Tuhan menyesal setelah mengacungkan tangan ke Yerusalem (II Samuel  24:16).Tuhan menyesal karena telah merancang malapetaka (Yeremia, 26:3,  Yeremia 42:10, Keluaran 32: 14).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;29. Tuhan bisa dilihat atau tidak ?&lt;br /&gt;a. Tuhan tidak bisa dilihat dan didengar (Yohanes 5: 37,I Timotius 1:17, I Timotius 6:16, Keluaran 33: 20, I Yohanes 4:12).&lt;br /&gt;b.  Tuhan bisa dihhat dengan mata kepala (Keluaran 33:11), Kejadian 18:1,  Yohanes 5:37), Keluaran 33:20; I Timotius 6:16, I Timotius 1: 17,I  Yohanes 4:12, Kejadian 26:24).&lt;br /&gt;c. Tuhan kelihatan kaki-Nya (Keluaran 24:9-10).&lt;br /&gt;d. Tuhan kelihatan sedang duduk (Yesaya 6:1).&lt;br /&gt;e. Tuhan bias dilihat dari jauh(Yeremia 31:3).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya  masih ada ratusan lagi daftar kontradiksi dalam Perjanjian Lama. Tapi  karena keterbatasan ruang muat, maka dalam indeks ini dicukupkan sampai  disini daftar ayat kontradiksi dalam Perjanjian Lama. Untuk selengkapnya  baca buku "Fakta Dan Data Kepalsuan Alkitab (Bibel)" yang akan segera  terbit.&lt;br /&gt;Kontradiksi Perjanjian Baru :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silsilah Yesus dalam  Alkitab bisa dilihat di dua kitab Injil yaitu Injil Matius 1:1-17 dan  Injil Lukas 3: 23-38. sementara injil Markus dan Injil Yohanes diam  seribu bahasa tak tahu menahu tentang silsilah Yesus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Siapakah leluhur Yesus dari Adam sampai dengan Abraham?&lt;br /&gt;a. Lukas menuliskan 21 nama dalam silsilah dari Adam sampai dengan Abraham.&lt;br /&gt;b.  Matius tidak menuliskan satu nama pun dalam silsilah dari Adam sampai  dengan Abraham. Apakah Tuhan tidak memberikan inspirasi Yesus kepada  Matius ? Apakah Tuhan pilih kasih terhadap Lukas ? Padahal Lukas  termasuk dalam daftar murid Yesus di Injil Matius 10:2-4.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Berapa nama silsilah dari Abraham sampai dengan Daud ?&lt;br /&gt;a. Lukas mencatat 15 nama dari Daud sampai dengan Yesus.&lt;br /&gt;b. Matius hanya mencatat 14 nama dari Daud sampai dengan Yesus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Dalam silsilah dari Abraham sampai dengan Daud, siapakah anak Hezron?&lt;br /&gt;a. Anak Hezron adalah Arni (Lukas 3: 33).&lt;br /&gt;b. Anak Hezron adalah Ram (Matius 1: 3).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Berapa nama silsilah Daud sampai dengan Yesus ?&lt;br /&gt;a. Lukas mencatat 43 nama dari Daud sampai dengan Yesus.&lt;br /&gt;b. Matius hanya mencatat 28 nama dari Daud sampai dengan Yesus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Siapakah kakek Yesus ?&lt;br /&gt;a. Yakub (Matius 1:6).&lt;br /&gt;b. Eli (Lukas 3:31).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Siapakah anak daud yang menurunkan Yesus ?&lt;br /&gt;a. Salomo (Matius 1: 6).&lt;br /&gt;b. Natan (Lukas 3:31).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Yesus memasuki Yerusalem naik apa ?&lt;br /&gt;a. Seekor keledai (Markus ll:7; Lukas 19:35).&lt;br /&gt;b. Seekor keledai betina dan seekor keledai (Matius 21:7).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Ketika Yesus bertemu Yalrus, apakah anak perempuan Yairus sudah mati?&lt;br /&gt;a. Ya! Sudah mati! (Matius 9:18).&lt;br /&gt;b. Belum mati! Masih sakit dan hampir! (Markus 5: 23).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Bolehkah membawa tongkat dan kasut dalam pedalanan ?&lt;br /&gt;a. Ya, boleh ! (Markus 6: 7-9).&lt;br /&gt;b. Tidak, tidak boleh!! (Matius 10: 9- 1 0, Lukas 9: 1-3).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Kesaksian Yesus tentang dirinya, benar atau salah ?&lt;br /&gt;a. Tidak benar (Yohanes 5: 31).&lt;br /&gt;b. Benar (Yohanes 8:14).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Berapa jumlah orang buta yang bertemu Yesus di Yerikho?&lt;br /&gt;a. Dua orang buta (Matius 20:29-30).&lt;br /&gt;b. Hanya satu orang buta saja (Markus 10:46).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Dimana Yesus menemui orang kerasukan setan ?&lt;br /&gt;a. Di Gedara (Matius 8:28).&lt;br /&gt;b. Di Gerasa (Markus 5:1-2).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Berapa jumlah orang kerasukan setan yang ditemui Yesus ?&lt;br /&gt;a. Ada 2 orang (Matius 8:28).&lt;br /&gt;b. Hanya 1 orang saja (Markus 5: 1-2).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Apa yang diucapkan Yudas di hadapan Yesus ?&lt;br /&gt;a. Salam Rabi (Matius 26: 49).&lt;br /&gt;b. Rabi (Markus 14: 45),&lt;br /&gt;c. Yudas tidak mengucapkan apa-apa/diam (Lukas 22:47).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. Ketika Yesus berjalan di atas air, bagaimana respon para muridnya ?&lt;br /&gt;a. Mereka menyembah Yesus (Matius 14:33).&lt;br /&gt;b. Mereka tercengang dan bingung (Markus 6:51-52).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16. Jam berapa Yesus disalibkan ?&lt;br /&gt;a. Jam sembilan (Markus 15:25).&lt;br /&gt;b. Jam 12 Yesus belum disalibkan (Yohanes 19:14).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17. Yesus membawa damai dan keselematan atau onar ?&lt;br /&gt;a. Yesus menyelamatkan dunia (Matius 5:9, Yohanes 3:17, Yohanes 10:34-36).&lt;br /&gt;b. Yesus membawa onar, pedang dan kekacauan keluarga (Matius 10: 34-36).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18. Apa hukumnya bersunat ?&lt;br /&gt;a.  Sunat itu wajib (Kejadian 17:10-14, 17:14, Kejadian 21:4). Yesus tidak  membatalkan sunat, (Matius 5: 17-20, Lirkas 2:21). Yesusjuga disunat  (lukas 2: 21). Dan orang yang tidak disunat, tidak dapat diselamatkan  (Kisah Para Rasul IS: 1-2).&lt;br /&gt;b. Kata Paulus, sunat tidak wajib, tidak berguna dan tidak penting (Galatia 5:6, I Korintus 7:18-19).&lt;br /&gt;19. Bolehkah makan babi ?&lt;br /&gt;a. Babi haram dimakan (Ulangan 14:8, Imamat 11:7, Yesaya 66:17).&lt;br /&gt;b.  Kata Paulus, semua daging binatang halal dimakan, tidak ada yang haram  (I Korintus 6: 12, I Korintus 10:25, Kolose 2:16, I Timotius 4-5, Roma  14:17).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20. Selain Yesus, adakah yang naik ke sorga ?&lt;br /&gt;a. Tidak ada! Hanya Yesus saja yang pemah naik ke sorga (Yohanes 3: 13).&lt;br /&gt;b. Henokh dan Elia telah naik ke sorga (Kejadian 5: 24, II Raja-raja 2. 1 1).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6682462103240029109-4184294618349048111?l=mediabilhikmah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/feeds/4184294618349048111/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6682462103240029109&amp;postID=4184294618349048111' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/4184294618349048111'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/4184294618349048111'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/2011/11/kontradiksi-perjanjian-lama.html' title='Kontradiksi Perjanjian Lama'/><author><name>mediabilhikmah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6682462103240029109.post-3823224433969779549</id><published>2011-11-09T13:33:00.002+07:00</published><updated>2011-11-09T13:37:36.005+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bible'/><title type='text'>Kontradiksi Perjanjan Baru</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1) Kapan si kusta ditahirkan hingga sembuh?&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;A. (Matius 8:2 -3 &amp;amp; Matius 8:13 -14) Yesus menyembuhkan si kusta dulu sebelum mengunjungi rumah simon petrus&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;B. (Markus 1:29-30 &amp;amp; 1:40-42) Yesus menyembuhkan si kusta setelah mengunjungi rumah Simon Petrus.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;2)  Siapa yang mendekati Yesus untuk menyembuhkan bawahan Perwira ?&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;A. (Matius 8:5-7) seorang perwira mendekati Yesus, memohon bantuan untuk seorang hambanya yang sakit.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;B. (Lukas 7:03 &amp;amp; 7:6-7) Perwira itu menyuruh beberapa orang tua-tua Yahudi untuk menemui Yesus.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;3)  Bagaimanakah kondisi anak perempuan Yarius, sudah mati atau sekarat ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;A. (Matius 9:18) Yarius meminta bantuan, dan mengatakan putrinya sudah meninggal.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;B. (Lukas 8:41-42) Yairus meminta bantuan, karena anak perempuannya sedang sekarat.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;4) Bekal apa saja yang diperintahkan Yesus untuk dibawa dalam pejalanan ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;A. (Matius 10:10) Yesus memerintahkan mereka untuk tidak membawa, kasut atau tongkat.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;B. (Markus 6:8-9) Yesus memerintahkan murid-muridnya untuk membawa tongkat dan alas kaki dalam perjalanan mereka.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;5) Siapa yang membuat permintaan kepada Yesus agar bisa duduk disamping kanan-kiri yesus dalam kerajaan Nya ?&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;A. (Matius 20:20-21) ibu anak-anak Zebedeus serta anak-anaknya meminta, agar bisa duduk di samping Yesus dalam Kerajaan-Nya.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;B.(Markus 10:35-37) Yakobus dan Yohanes, anak-anak Zebedeus meminta agar mereka duduk di samping Yesus dalam Kerajaan-Nya.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;6) Berapa keledai yang dibawa kepada Yesus dari Belfage?&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;A. (Matius 21:2-7) dua dari murid Yesus membawa keledai betina itu bersama anaknya&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;B. (Markus 11:2-7) Mereka membawakan hanya seekor keledai muda.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;7) Kapan pohon ara menerima kutukan dari yesus?&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;A.(Matius 21:17-19) Yesus mengutuk pohon ara setelah membersihkan bait Allah&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;B.(Markus 11:14-15 &amp;amp; 20) Yesus mengutuk pohon ara sebelum pembersihan bait Allah&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;8) Kapankah pohon ara itu kering setelah dikutuk oleh yesus?&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;A. (Matius 21:19) seketika itu juga itu pohon ara itu kering&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;B.  (Markus 11:12-14 &amp;amp; 20) Pagi hari setelah Yesus mengutuk para murid  terkejut melihat pohon ara itu kering hingga akar-akarnya&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;9) Apakah yohanes pembabtis adalah Elias??&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;A.(Matius 11:14) dialah Elia yang akan datang itu.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;B.(Yohanes l: 21) Kalau begitu, siapakah engkau? Elia. ?" Dan ia menjawab: "Bukan!"&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;10) Siapa ayah Yusuf?&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;A. (Matius 01:16) Ayah dari Yusuf adalah Yakub.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;B.( Lukas 3: 23) Ayah dari Yusuf adalah Eli.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Catatan:&lt;br /&gt;Kristen  akan mencoba mengelabuhi anda dengan mengatakan bahwa ini dari garis  keturunan Maria dan Yusuf lainnya. Ini adalah omong kosong karena budaya  Ibrani dan Yunani tidak pernah memakai garis keturunan ibu. Mereka  adalah masyarakat patriarki yang hanya peduli dari garis keturunan  ayah.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6682462103240029109-3823224433969779549?l=mediabilhikmah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/feeds/3823224433969779549/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6682462103240029109&amp;postID=3823224433969779549' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/3823224433969779549'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6682462103240029109/posts/default/3823224433969779549'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mediabilhikmah.blogspot.com/2011/11/kontradiksi-perjanjan-baru.html' title='Kontradiksi Perjanjan Baru'/><author><name>mediabilhikmah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' he
