Tetapi Akhirnya Berpaling dari Tuhan
Sering kita dengar mulut para pendeta berbusa-busa menyebut kuasa, mukjizat, kasih Tuhan yang telah memberikan nikmat kepada manusia. Tetapi, perhatikanlah dengan seksama tiba-tiba mulut mereka terpelintir dan berpaling dari hakikat “Tuhan Allah” yang sebenarnya beralih menyembah Yesus, anak manusia. Terjebak dalam doktrin Trinitas yang mengada-ada, hayalan dan tidak diajarkan Yesus sendiri.
Alangkah tragisnya, dibalik semangat yang berkobar-kobar itu, akhirnya terbelok terjerembab kepada kekafiran untuk menyembah manusia. Dengan tiba-tiba, dipaksa untuk PERCAYA.... PERCAYA.... dan PERCAYA. Masak iya sih?
Stop Sembah Manusia, Sembahlah Tuhan ketika Menjadi Allah
Berhentilah wahai kristen, menyembah manusia yang kau paksakan dianggap sebagai Tuhan. Jika engkau melakukan demikian berarti engkau telah menyekutukan-Nya dan berpaling dari Allah. Sembahlah Tuhan ketika Ia sedang melihat anda sekarang, ketika Ia menguasai dunia ini, ketika Ia menjadi Maha Tak Tertandingi dan mempunyai sifat-sifat ketuhanan nama-nama yang baik. Allah tidak pernah menjadi manusia, jenis makhluk yang diciptakannya. Tidak ada satu pernyataanpun bahwa Allah menjadi manusia. Karena dari Sejarah Trinitas, terbukti trinitas ini hanyalah khalayan dan mengada-ada.
Menganggap Tuhan Sebagai Manusia adalah Menghina
Ketika engkau menganggap Tuhan dalam bentuk manusia berarti, merendahkan sifat Tuhan sehina-hinanya. Tuhan adalah Maha Kuasa yang Mempunyai Nama dan Sifat-sifat Sempurna, Bukan manusia yang penuh kekurangan, kehinaan, kelemahan tiada daya, kencing, beol, kentut, tidur, pelupa, lahir dari lubang yang pesing dan lain-lain.
Namun sebaliknya, manusia dianggap sebagai Tuhan, ini mustahil dan tidak mungkin, manusia lemah terlalu hina untuk menjadi Yang Maha Sempurna. Ditinjau dari segi manapun, ini adalah sebuah kesesatan belaka.
Stop Sembah Manusia, Sembahlah Tuhan ketika Menjadi Allah
Berhentilah wahai kristen, menyembah manusia yang kau paksakan dianggap sebagai Tuhan. Jika engkau melakukan demikian berarti engkau telah menyekutukan-Nya dan berpaling dari Allah. Sembahlah Tuhan ketika Ia sedang melihat anda sekarang, ketika Ia menguasai dunia ini, ketika Ia menjadi Maha Tak Tertandingi dan mempunyai sifat-sifat ketuhanan nama-nama yang baik. Allah tidak pernah menjadi manusia, jenis makhluk yang diciptakannya. Tidak ada satu pernyataanpun bahwa Allah menjadi manusia. Karena dari Sejarah Trinitas, terbukti trinitas ini hanyalah khalayan dan mengada-ada.
Menganggap Tuhan Sebagai Manusia adalah Menghina
Ketika engkau menganggap Tuhan dalam bentuk manusia berarti, merendahkan sifat Tuhan sehina-hinanya. Tuhan adalah Maha Kuasa yang Mempunyai Nama dan Sifat-sifat Sempurna, Bukan manusia yang penuh kekurangan, kehinaan, kelemahan tiada daya, kencing, beol, kentut, tidur, pelupa, lahir dari lubang yang pesing dan lain-lain.
Namun sebaliknya, manusia dianggap sebagai Tuhan, ini mustahil dan tidak mungkin, manusia lemah terlalu hina untuk menjadi Yang Maha Sempurna. Ditinjau dari segi manapun, ini adalah sebuah kesesatan belaka.
Tak ada Kuasa Selain Milik Allah
Ingatlah ketika Yesus berteriak “Eli, Eli, lama sabakhtani?” Ini menunjukkan dua buah oknum yang sedang berkomunikasi. Kepada siapa Yesus berteriak, tentu kepada Tuhan. Ketika Tuhan dalam Bentuk Allah. Dan akhirnya Yesus diselamatkan dari penyaliban, dengan keajaiban dan mukjizat Allah, Tuhan yang sebenarnya.
2 komentar:
Salam sejahtera!
Satu tulisan yang cukup bernas di atas.Semua yang ada di langit dan bumi mengaku hanya Allah Taala Tuhan mereka.Setan setan juga mengaku tiada Tuhan selain Allah tetapi mereka tetap akan ke Neraka Jahanam kerana mendurhaka kepada Allah Taala.Tetapi bagi yang keristian,mereka cukup cerdik,bijak dan terlalu pintar sehingga dapat meneroka ke alam jagat namun tetap bodoh tidak dapat membezakan antara yang benar dan tidak dalam beragama.
Apa juga yang mereka terokai (orang orang kafir Barat) di alam jagat memerlukan tidak sedikit dollar semata mata kerana ingin memberitahu dunia akan kebesaran Allah Taala yang mempunyai kerajaan di alam jagat (Tanpa mereka sedari)Tiada siapapun yang mengetahui pada masa lampau bahawa bintang bintang adalah matahari(pada hakikat sebenarnya)tetapi telah di buktikan oleh orang orang kafir dan mereka dapat memberitahu dunia akan keadaan matahari yang sebenar nya melalui satelite.Sesungguh nya,begitulah kehendak Yang Maha Agong untuk menunjukan kebesaran Nya keatas semua maknusia kerana tanpa pantolan dari satelite,tiada siapa pon yang mampu ke sana.
Poskan Komentar